NovelToon NovelToon
Purnama Kedua

Purnama Kedua

Status: tamat
Genre:Action / Misteri / Horor / Balas Dendam / Spiritual / Tamat
Popularitas:167.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Yamazakura

Membaca story ini seperti menonton film horor anti mainstream. Tidak perlu waktu lama dan bertele, satu dua jam sudah selesai.

Dalam kehidupan yang semakin kompleks dan kompetitif, kadang orang-orang yang terobsesi menghalalkan segala cara. Korban-korban berjatuhan menyisakan misteri dan kengerian.

Hitam putih dunia hiburan, Persahabatan, Cinta dan perjuangan hidup yang menarik untuk dibaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yamazakura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Haris dan Tina

Haris mengecap teh yang disuguhkan Nani. Tina sudah berada di sampingnya. Ada rasa canggung di antara keduanya, ada jarak dan hanya keduanya yang tahu. Haris tidak habis pikir, bagaimana caranya Tina tiba-tiba tersesat di Jakarta dan kini Julius membawa Tina ke hadapannya. Dunia begitu sempit.

Malam belumlah larut, tapi sepi terasa membungkam hati. Julius dan Nani sepertinya memberi privasi pada Haris dan Tina untuk ngobrol berdua.

"Maaf, Abang Tidak hadir di pemakaman kakakmu," ucap Haris sambil menelan sisa manis minuman hangat yang barusan dikecapnya. Tina Hanya mengangguk dan terdiam. Tina adalah saksi hidup hubungan Kakaknya dengan bang Haris.

"Tidak ada penyesalan yang lebih menyakitkan, daripada perasaan bersalah ini Tina. Maafkan Abang Tina." Tina tetap terdiam. Sesekali Haris melirik Tina. Sungguh Tina seperti Wini di masa 8 tahun lalu, masa-masa terindah sepanjang hidup Haris.

Kecantikan Tina alami, kulitnya putih lembut alami, rambutnya hitam lembut alami dan lentik bulu matanya, Sungguh membuat Haris mati berdiri ketika kemarin pertama kali bertemu lagi dengan Tina.

***

Keesokan harinya, Angela menjalani pekerjaannya. Semua lancar tanpa kendala. Bahkan Sutradara memujinya habis-habisan. Angela merasa lucu sendiri, bisa jadi ucapan tante Silvi itu benar. Kalung itu memiliki daya pelet.Terbukti kini banyak kru yang mengajaknya bercanda.

"Kamu tampak beda sekali Angela, luar biasa. Terima kasih," ucap sang Sutradara di sela kesibukan mereka. Sampai Sutradara pun memuji penampilannya. Padahal Angela merasa biasa saja. Bahkan kostum yang ia kenakan adalah kostum norak yang sesuai dengan setting film itu yang menceritakan kehidupan kota di era 90an.

***

Hari demi hari, scene demi scene Angela lalui tanpa hambatan yang berarti. Sampai pada suatu sore, ketika ia kedatangan tamu tak diundang di lokasi syuting itu. Dia adalah Julius. Julius yang berpenampilan necis dan rambutnya klimis. Julius datang berdua bersama seorang pria tinggi besar dan sepertinya sudah berumur. Pria yang bersama Julius itu menatap lekat ke arah kalung yang dikenakannya. Angela jadi bete, lagi-lagi kalung itu.

Saat break makan siang Julius dan Pria yang menatapnya aneh itu menghampiri.

"Selamat ya, akhirnya kamu jadi pemeran utama," ucap Julius dengan manis sambil menjulurkan tangan. Ingin rasanya ia tepis tangan itu sambil membentak Julius. "Kenapa kamu lebih memilih wanita kerdil itu daripada aku?!" Tangan yang dulu sering membelainya dengan lembut dan kini menyisakan kenangan pahit dihatinya itu ia jabat dengan biasa. Ia cukup dewasa dan berpura-pura cuek dan berlaku lembut. Meraih dan bersalaman dengan biasa. Pria itu juga turut ia jabat tangannya.

"Oh, iya Jel, ini Ayah angkat aku, yang dulu suka aku ceritakan itu."

Sedikit Angela ingat cerita tentang orang itu, atau ia memang tidak mau mengenang masa lalu.

"Oh, iya, saya ingat," bohong Angela dengan senyum palsu.

"Kami ke sini mau menemui om Gio," tukas Julius.

"Oh, tuh, om Gio-nya," tunjuk Angela. Gio tampak sedang berbincang dengan sutradara.

"Ya sudah, kami ke sana dulu yah," pamit Julius dan Angela hanya tersenyum palsu. Se-palsu palsunya kepalsuan.

Sementara Julius dan Haris mendatangi Gio di sudut yang agak jauh dari keberadaannya, Angela mengambil jatah makan siangnya. Sambil makan, ia sesekali memperhatikan Julius.

***

Setelah beberapa hari kemudian, barulah Angela tahu maksud Julius dan ayah angkatnya itu mendatangi Gio. Rupanya Julius mencarikan pekerjaan buat ayah angkatnya itu. Terbukti sekarang Ayah angkatnya itu menjadi asisten sutradara. Posisi yang seharusnya diisi Dandi.

***

Tina diantar pulang oleh Julius dan Nani. Di sepanjang jalan Tina jadi ingat, bagaimana awalnya ia mengenal Jakarta. Dimulai dari kedatangan Haris ke rumahnya yang tiba-tiba itu dan membawa keluarganya berlibur ke taman mini. Taman yang sejak SD ia mimpikan, Haris yang mewujudkannya. Lebih dari itu, Haris juga yang membuka dunia yang sama sekali baru baginya dan Wini. Dunia yang berkesan dan seperti khayalan yang terwujud. Bahkan memimpikannya pun tidak. Seorang gadis desa pemetik teh bisa-bisanya menjadi model beberapa rumah mode terkenal.

***

Sepulang kerja, bang Haris mengajak Julius ngobrol di beranda belakang.

"Jul, Abang yakin, kalung yang dikenakan Angela adalah kalung yang sama persis seperti yang dikenakan Wini dulu," bilang bang Haris dengan wajah serius. Julius tidak langsung menanggapi. Ia malah berpikir, sangat mungkin, Wini yang telah membuat bang Haris tergila-gila dan jatuh bangkrut. Terbukti, hal sekecil itu ia ingat betul.

"Ah, mungkin hanya kebetulan sama saja Bang," ucap Julius dengan santai.

"Ah, kamu ini, Abang mau jujur. Tapi tolong, kamu jangan bilang apa-apa sama orang lain," ucap bang Haris. Lebih serius kali ini.

"Oke, sepertinya ini penting sekali." Julius membuka kupingnya lebar-lebar.

"Bahkan, saat pertama kali Abang melihat Angela. Abang melihat sosok Wini tersenyum sama Abang," ucap bang Haris dengan suara pelan tapi ditekan. Begitu menyakinkan. Lagi-lagi soal Wini. Julius jadi bete. Tapi Julius sudah dewasa dan menanggapinya saja.

"Maksudnya?"

"Bisa jadi arwah Wini menempel di kalung itu," tandas Haris. Kali ini Julius benar-benar merasa kasian sama bang Haris. Sepertinya ia perlu melakukan sesuatu untuk membuat bang Haris itu sembuh. Membawanya ke psikiater mungkin.

***

Besoknya, Haris memberanikan diri mendekati Angela disela kesibukan mereka.

"Maaf Angel, bisa kita bicara sebentar," pinta Haris. Angela tidak merasa terganggu. Haris bagi Angela terkesan baik dan penuh semangat.

"Ya, soal apa?" ucap Angela dengan sopan.

"Soal kalung itu, maaf, maaf banget, dari mana kamu mendapatkan kalung itu?" tanya Haris sambil lirik kiri-kanan takut ada orang yang ikut mendengar. Angela pun menjawab apa adanya.

"Ini kalung milik sahabatnya Julius. namanya Wini. kenapa emang?" Angela jadi ingat sesuatu.

"Astaga! Om-om ini selingkuhan Wini?" pikir Angela.

"Sudah ku duga?" Haris menghela napas dan seperti menyesali satu hal. Tapi Angela jadi curiga, bisa saja Haris lah pelaku membunuh itu. Haris balas dendam dan kini mendekati dirinya. Bisa jadi dirinya adalah target berikutnya. Angela ingat betul, menurut cerita Julius, ayah angkatnya itu adalah orang yang berbakat tapi belakangan kariernya hancur. Lebih hancur lagi setelah selingkuhannya itu mati bunuh diri karena tidak mau diperkosa. Dalam hal itu, Angela yakin, ayahnya dan Dandi turut bertanggung jawab. Angela kini jadi menatap Haris dengan ngeri. Soal kalung itu, Angela juga punya dugaan tersendiri. Bisa saja kalung itu Haris yang kirimkan ke apartemennya. Kalo yang sama persis seperti yang Tina berikan.

"Terima kasih Angela, sebentar lagi kita mulai. Maaf sudah mengganggu." pamit Haris.

"Ah, gak apa-apa, jangan sungkan," ramah Angela palsu. Ekor matanya kini mengamati Haris yang mulai kembali bekerja. Tatapan Angela tak lagi sama. Kini penuh curiga menatap Haris.

1
Yamazakura
ngumpulin dulu materi untuk bagian ke tiganya
Ummu Rizki Ummu Rizki
lah,itu kelanjutan nya gimana thooor apa dah tamat aja, terus gimana itu nasib si gio dan istri nya setelah anaknya kerasukan.
Yamazakura: ada bagian ke tiga/true ending, tapi saya masih sibuk
total 1 replies
Ermi Suhasti
semangat thor ..
Yamazakura: siap terima kasih sudah mampir
total 1 replies
🍾⃝ ᴋɪͩʀᷞᴀͧɴᷡᴀͣ 🏘⃝Aⁿᵘ
Mampir...
Yamazakura
siap 👍 Terima kasih masukannya
🍒⃞⃟🦅ᖴᵃⁿᵗᵃՏⁱᶻᵉIndras💕
maaf..sedikit saran kak: minggat=pergi tanpa kabar, biar lebih lebih halus sedikit🤗
makasih
☠༄⃞⃟⚡ᴹᵃᵐ ᶠᵉⁿ 𒈒⃟ʟʙᴄ zc❖🍒⃞⃟🦅
aku mampir thor🙏semangat ya
Yamazakura: terima kasih 👍
total 1 replies
ariasa sinta
bang author harusnya pemberitahuan ini sambungan dari sang purnama d jelasin d detail bang, jd yg mau baca tau biar baca dulu sang purnama trus kesini, biar lebih ngerti alurnya z bang, ini saran z bang thor
Yamazakura: iya, sorry
total 1 replies
ariasa sinta
ngeri ngeri sedep neh
ariasa sinta
q blik baca lagi, krna baru baca yg pertama jd biar lbh paham alurnya
Mulya Fadiba Insung
semangat ya thor...
Yamazakura: asssiaaaappp
total 1 replies
Mulya Fadiba Insung
like ya..
Mulya Fadiba Insung
hadir thor 👣👣👣
Yamazakura: terima kasih
total 1 replies
Chamomile🌼
mampir gan
Yamazakura: thank u 👍👍👍🙏😁
total 1 replies
Noer Row_ling
hadir 👍
Yamazakura: siapppp
total 1 replies
🦈Bung𝖆ᵇᵃˢᵉ
semangat
Yamazakura: makasih bangettt
total 1 replies
ariasa sinta
kayanya kalungnya sesuatu deh
Zana Maria
aku udah mampir ya Thor,, ceritanya bagus banget saya suka banget Thor
Yamazakura: makasih makasih
total 1 replies
几ㄖㄒ卂乃卂几乇シ︎
mampir
Yamazakura: makasih makasih
total 1 replies
coni
Aster Hadir kakak, semangat dan mari saling mendukung 🥰🥰
Ditunggu feedback nya!!

Salam ANGKASA 🥰
Yamazakura: otw ga pake rem
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!