NovelToon NovelToon
Cewek Tomboy VS Cowok Tsundere

Cewek Tomboy VS Cowok Tsundere

Status: tamat
Genre:Romansa-Teen school
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Erni Permata Dewi

Novel ini bercerita tentang cewek tomboy dan juga cowok dingin.

Anggraini
Dwi Deka Sasendri gadis tomboy yang berpakaian seperti laki-laki, bahkan di sekolah pun malah menggunakan celana bukan rok. Apalagi hobinya olahraga dan juga beladiri menambah kesan laki-lakinya. Anggra selain tomboy dia juga gadis yang periang dan banyak teman.

Namun bagaimana jadinya bila ia harus sekelas dengan Dion Albarnista. Dion adalah pria yang pendiam dan juga suka menyendiri. semua Dion lakukan karena ada alasannya tersendiri.

Anggra yang sebagai ketua kelas ia ingin semua orang saling berteman. Bagaimana cara Anggra membuat Dion untuk bergabung?

Selain itu, ada kejadian yang membuat mereka di paksa menikah dengan berbagai syarat. Akankan mereka dapat membatalkan pernikahan itu? Lalu bagaimana kehidupan setelah pernikahan mereka? Akankah menumbuhkan cinta? Akankah banyak rintangannya?

Yuk saksikan kisahnya.

Jangan lupa baca juga
I hate You status (kisah orang tua Anggra)
Sifat tersembunyi my husban (kisah orang tua Dion)

Ibarat lagu waktu yang salah cinta ini bersemi. Kau masih mencintainya dan aku menyukai orang lain. walau ku ingkari perlahan hati ini memilihmu.
-Angraini Dwi Deka Sasendri

Kamu datang dihidupanku ibarat lagu lumpuhkan ingatanku, karena kamu datang menghapuskan dia dari hatiku. Lalu jika kamu pergi siapa yang menghapuskan kamu dari hatiku wahai gadis tomboyku
-dion albarnista

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erni Permata Dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

“Kalau loe mau cerita. Gua siap kok dengerin. Kata orang cerita bisa mengurangi beban” Anggra melihat Dion dan tersenyum “Karena loe mau cerita. Gua mau kasih tau satu rahasia aku juga. Biar kita impas.

“Apa?” tanya Dion penasaran.

"Apa ya, Dion? Gua juga bingung"

"Lah. Loe nanya sama gua? Gua nanya sama siapa?"

"Hehehehe. Gini aja. Kamu tanya apa yang ingin kamu tau dari aku. Aku akan jawab jujur deh"

"Bener ya?" ucap Dion semangat.

"Tanya apa ya?" Dion meletakkan tangannya di dahinya menandakan iya sedang berpikir dengan keras.

"Serius amat, dion"

"Kok perasaanku jadi engga enak ya. Dia mau nanya apa sih?"

" Udah belum mikirnya? Lana banget sih mau nanya apa sih sebenarnya?" ucap Anggra yang penasaran.

"Oke. Mau nanyain aja deh.emmm...."

"Apa?"

"Jawab dengan jujur kan?"

" Iya loh. Gua jawab dengan jujur"

"Okay okay. Tapi lo jangan marah ya."

"Iya. Cepetan napa buat gua penasaran aja"

"Em. Nggra gua mau tau...."

Dret dret hape Anggra bergetar.

"Nanti nanti Dion. Ada yang nelpon" Anggra merogoh kantungnya mengambil benda persegi itu.

Tertulis nama bocah tegil.

"*B*ocah tengil?"

Anggra langsung mengangkatnya dan meletakkan hp itu di kuping.

"Anggra loe baik-baik aja kan? Tidak terjadi sesuatu kan?" teriak David yang membuat Anggra menjauhkan hpnya dari kuping.

"Bisa engga ngomong pelan-pelan aja. Kuping aku mau pecah rasanya."

"Bocah. Bunda khawatir nanyain terus dari tadi kok kamu engga pulang-pulang. Supermarket atau ke tempat lain sih supermarket engga jauh loh. Tapi kok engga sampai-sampai."

"Sebentar lagi gua pulang kok. Bilang sama bunda engga usah khawatir aku baik-baik saja."

"Cepetan. Gua butuh ngemil"

"Dikulkas keknya banyak makanan. Bunda buat kue tadi pagi. "

"Gua mau kuaci lah"

"Dih apa enaknya kuaci engga buat kenyang juga"

"Siapa bilang untuk buat kenyang? Udah makan kali. Itu itu untuk teman nonton."

"Kue di kulkas bisa jadi temen nonton juga"

"Gua engga mau tahu loe harus pulang cepetan. Kalau engga pulang-pulang gua engga mau nemenin loe minggu"

"Lah jangan dong. Gau pulang sekarang ..."

Tut tut telpon ditutup David sepihak

"David dasar bocah nyebelin" gumam Anggra masih kedengeran Dion.

"*H*a? Jadi itu David? "

"Siapa, Nggra?" tanya Dion ingin memastikan.

"Eh. Itu David"

"David? anak IPA 1?"

"Iya."

"Apa hubungan loe sama David keknya dekat banget? Teman apa sahabat?"

"...." Angra diam. Dia bingung David itu teman, sahabat, kakak dan adik, merangkap semuanya

"Anggap aja ini pertanyaan yang ingin aku tau tentang loe"

"Eh. Oke. David itu bisa dibilang teman, sahabat, adik dan kakak aku..Dia merangkap semuanya musuh juga keknya. Sama kek loe sama Tion"

"Maksudnya?"

"Saudara kembar gua. Karena itu dia merangkap semuanya."

"Kalian. Kembar?"

"Em"

Entah kenapa Dion merasa lega mendengarnya.

"Eh engga mirip, ya? Aku sama David kembar tidak indentik tidak seperti loe sama Tion yang hampir mirip susah ngebedainnya. selain itu, kita beda...." angra berhenti

"Selain itu? Kita beda apa?"

"Ya. Pokoknya dia saya saudara kembar aku"

"Tapi kenapa tidak ada yang tau"

"Siapa bilang tidak ada yang tau? Mungkin karena engga terlalu mirip dan beda kelas juga jadinya kami tidak tersebar. Mungkin mereka akan mengira kami hanya teman atau sahabat. Aku juga engga harus kan buat pengumuman ngasih tau kami kembar"

"Iya juga sih"

"Nggra"

"Em"

Dret dret. Hp Anggra berbunyi kembali. Anggra melihat hapenya

"Entar Dion. Bocah tengil ini ya. Sabar kenapa" Anggra mengangkat telpon.

"Sabar. Sabar gua pulang" ucap Anggra sedikit berteriak

"Sayang, ini udah malem loe" jawab Siska.

"Eh. Bunda."ucap Anggra cengengesan karena yang nelpon bukan David tapi Siska.

"Iya. Bunda ini udah mau pulang kok."

"Jangan malem-malem kejahatan semakin banyak sayang"

"Ok. Bunda. Setelah bunda matiin telpon nya Anggra langsung otw pulang"

" Oke hati-hati. Wassalamu'alaikum" Siska mematikan telpon.

"Waalaikumsalam" angra langsung memasukkan handphone nya ke dalam saku.

"Dion. Gua udah ditungguin di rumah. "

"Loe kek cewek ya. Engga boleh pulang malem" ejek Dion

"Em...." Anggra diam.

"Udah cepetan udah ditungguin juga"

"Oke. Gua balik Dion"

Anggra naik motornya dan mengenakan helm. Aaat Anggra mau menghidupkan motornya.

Dion memberhentikannya.

"Nggra" Dion memegang tangan angra di stang motornya.

"Kenapa, Dion?" Anggra melihat wajah Dion.

"Boleh engga gua jadi teman loe?"

"Lah kek gitu aja di tanya. Tentu dong. Loe gabung aja"

"Tapi bagas..."

"Kenapa dengan Bagas? Kalian berantem ya?" tanya Anggra penasaran.

"Engga"

"Lalu?"

"Sepertinya dia engga suka sama gua"

"Ya elah. Bagas orangnya baik kok. Udah ah. Gua pulang entar diomelin lagi. "

"Em okey" Dion melepaskan tangan Anggra.

Anggra menghidupin motornya.

"Engga usah sedih lagi Dion semoga loe bisa cepetan nemuin dia"

"Amiin. Terima kasih"

"Em. Gua balik ya. Sampai ketemu besok ya" Anggra melajukan motornya dan menjauh. Dion terpaku dengan kepergian Anggra.

Kenangan saat Anggra datang kesitu sampai pergi berputar kembali di kepala Dion.

Dion melihat lampu pemukiman tapi fikiranya melayang. Tanpa sadar dia tersenyum.

Dion mendongakkan kepalanya melihat bintang di langit kemudian memejamkan matanya. Menghirup napas dalam-dalam

"Gua udah gila keknya" Dion mengaruk kepalanya yang tidak gatal.

Ssampainya Anggra di rumah.

Anggra menaruh barang-barangnya di atas meja depan tv.

"Dari mana aja loe?" tanya David.

"Supermarket" anggra duduk di dekat David.

"Supermarket itu cuma 10 menit kecepatan normal. Kecepatan loe kan tidak normal bisa hanya 5 menit."

"Loe kita gua terbang. Nih" Anggra menyisihkan barangnya David.

"Udah engga mood gua makan kuaci"

"Bodo amat"

"kok baru pulang, Rin? " tanya Siska yang datang dan duduk disampingnya Anggra. Anggra hanya cengengesanm

"Lah malah cengengesan" ujar David.

"Sust" Anggra melototi David dan memberikan kode untuk diam.

"Ini aja barang belanjaan kamu, Rin?" tanya Siska sambil memegang plastik-plastik belanjaan Anggra.

" Iyaa, bun"

" Bunda tadi hampir nyuruh David jemput bawa mobil"

"Untuk apa, Bun?"

" Untuk bawa barang belanjaan kamu. Bunda kira kamu kesusahan bawa barang belanjaan sampai lama pulangnya" ucap Siska yang membuat David tertawa.

"Bunda"

"Kemana tadi sayang? Ini udah malem engga bagus cewek keluar malem-malem"

"Tuh dengerin"

"Anggra bisa jaga diri kok Bun. Anggra kan kuat" Anggra menunjukkan otot lenganya yang biasa aja dengan sombong.

"Sayang kalau lawan 1, 2 orang mungkin bunda percaya. tapi preman banyak sayang. kalau kamu dikeroyok 10 orang. Bukan bunda doain. Tapi bunda cuma mau kasih tau aja "

"Iya Bun Anggraini ngerti"

"Pinter" jawab David.

" Nyambung aja loe. Kek kabel listrik"

"Kesetrum dong"

"Itu loe tau"

" Tadi Anggra ketemu temen sekelas jadinya bun. Jadi gobrol dulu deh"

"Oke. Lain kali jangan lama-lama sapa aja kalau udah malem."

"Siap bunda ku"

"Ayah mana, bun?"

"Udah tidur. Kecapekan."

"Oma?"

"Tidur lah. Emang loe keluyuran" guyon David membuat darah angra naik.

"Elo emang minta di tinju ya."

Anggra mendekati David dan mulai memukuli David.

"Ampun ampun. Bunda tolong David."

Siska hanya ngeleng-ngelengkan kepala.

"Bunda mau tidur juga deh" ujar Siska dan berlalu masuk kamar.

Anggra sudah puas kembali duduk.

"Ketemu siapa tadi?"

"Kepo!"

"Jangan-jangan bukan temen"

"Emang gua loe tukang bohong"

"Temen apa temen"

"Bodo amat. Gua mau tidur juga" Snggra mengambil plastik belanjaannya dan naik untuk tidur.

David yang ditinggalkan sendiri

"Gua tidur juga deh"

Ia mematikan tv dan naik untuk tidur.

See you next time

jangan lupa like,komen, dan follow.. ya 😘

1
RINAWATI AZZA
knp tion dimatiin Thor 😭😭😭
Muhya Savira Sari
hebat
Muammar Zumar
anngaea pergi ya biar di onnya kapok
Muammar Zumar
anngaea pergi ya biar di onnya kapok
Wiwin Iskandar
seruu woyy
atheina_ARA
cuma novel tp bikin aku mewek
Glya: pas aku menulisnya juga mewek 😭😭😭
total 1 replies
atheina_ARA
orang baik itu adlah David
atheina_ARA
masak gurunya gak tau klu dia cewe. datanya kan pasti ada,
deejah
kan judulnya tsundere neng
Wilda Maulida
menyesal kmu dion awal2 aku respek sma dion ahir2 nie aku hedek.. kenapa gk jjur aja sich kebohongan itu bagai bom waktu.. apalagi itu menyangkut masalalu.. ntar rini kevewa berat n ninggalin kmu baru menyesal...
Wilda Maulida
dion cari penyakit
Wilda Maulida
kalau najwa bener yg drawat david kenapa gk pda penasaran sich cari tau asal usulnya.. msa nolong orang dh 1tahun gk dlanjuti...
Wilda Maulida
apakah orang yg dbantu david itu najwa ya... mnurut aku dion ke najwa bkan perasaan cinta...
Izna Nur'aini
penuh dengan bawang... ceritanya bagus.
Izna Nur'aini
tapi yang aku bungg yang di incar siapa dan karena apa ya...tk tunggu lanjutannya thor
Izna Nur'aini
ceritanya seru...ndk selingkuh melulu
Izna Nur'aini
bagas
Izna Nur'aini
Thailand
Kesedihan
dionnya ganti dong..

pendek banget
Putraa Siktuss
jantung ku copot
mampus Dion huuuu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!