NovelToon NovelToon
PENGANTIN PENGGANTI

PENGANTIN PENGGANTI

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda
Popularitas:32.2k
Nilai: 5
Nama Author: sputri_23

Seorang gadis bernama Kinara Stevania Wijaya yang harus rela menggantikan posisi kakaknya Levina Nindia Wijaya sebagai mempelai wanita saat hari pernikahan kakaknya dengan pria bernama Cakra Aditama.

Kinara menggantikan posisi kakaknya karena pada saat hari pernikahan sang kakak kabur, karena tidak setuju dijodohkan dengan pria yang belum ia kenal.kedua keluarga tidak memiliki pilihan lain, sehingga terjadilah pernikahan antara Cakra dan Kinara

bagaimana kah kelanjutan dari pernikahan yang tidak dilandasi cinta itu?


jangan lupa mampir dan beri kritik, saran serta dukungan ya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sputri_23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kelicikan Nindi

Warning...

Wajib buat yang baca untuk like, komen berupa saran atau kritik ya biar author makin semangat up episode nya.Semoga nggak membosankan ya alurnya.

Saat sampai di dalam kelas...

"huh gila banget si Daren dah"Kinara mengumpat

"ngapa Ra?"tanya Indah yang tengah membaca bukunya, kini mereka tengah menunggu pengawas ruangan untuk ulangan

"lo ta nggak Ndah, tadi pas gue baru dateng sampe depan gerbang sekolah tiba tiba aja gue ketemu sama Daren."ucap Kinara

"terus terus?"tanya Indah penasaran

"dia bilang cuma mampir karena sekalian lewat mau ke tempat dia di tugaskan tapi,"ucapannya ia jeda

"tapi apa?"Indah meninggikan tambah penasaran

"tapi apanya anjir"Siva bangkit dari duduknya menghampiri Kinara dan Indah membuat Sita yang tengah duduk membaca bukunya juga ikut datang mendekat kepada Kinara dan juga Indah.

"lo nggak usah heboh juga kali Ndah, itu si tuyul tuyul pada ikutan kepo juga kan"omel Kinara

ya maap, lo sih bikin gue penasaran.udah lanjutin"Indah

"ceritain dulu ke kita awalnya bego, malah asal lanjut aja"Siva kesal

"dih nggak usah, salah sendiri dari tadi nggak mau denger"Indah

"Awas lo Ndah"Siva

"nggak takut gue sama lo"Indah

"heh diem."Sita menghentikan perdebatan antara Siva dan Indah

"coba ceritain dari awal Ra"Sita menatap Kinara membuat kedua temannya mendelik

"dih gue pikir bakalan ngapain ternyata lo ikutan kepo juga?"Siva

"gue kepo sama semua urusan temen temen gue, gue juga lagi menyelidiki kalian satu persatu takut ada yang salah jalan ke neraka"ucap Sita enteng

"sok paling bener banget ya nih nenek lampir satu"ucap Siva yang kemudian diangguki Indah

"kalian mau adu debat atau dengerin cerita gue?"tanya Kinara heran dengan ketiga temannya ini yang tidak pernah habis perkara debatnya.

"dengerin cerita lo dong.udah yuk cerita nggak usah peduli in kutu dua itu"ucap Siva yang langsung mendapat pukulan dari Indah dan juga Sita.

"jadi gini, gue tadi kan sampe disekolah pas di gerbang tiba tiba gue ketemu sama si Daren. Dia manggil gue dan datengin gue.Katanya dia cuma mau mampir ketemu gue karna sekalian dia tugasnya ngelewatin sekolah kita.setelah itu gue bilang sama dia kalo gue nggak bisa lama lama karna udah kesiangan dan mau ulangan juga, gue pamit masuk kelas sama dia.eh tiba tiba-"ucapan Kinara terpotong

"tiba tiba apaan Ra?dia ngasih duit ke lo?"tanya Siva heboh membuat seketika ketiga temannya mendelik kesal

"diem bego, ganggu banget emang lo"Sita kesal menatap Siva

"iya Siv, lo nggak bisa diem?kalo nggak biar gue ambilin lakban buat ngelem mulut lo yang nggak bisa diem itu"Indah

"wih tumben si Indah ngeluarin kata kata psikopatnya"Siva heran

"diem nggak lo?"Sita mulai kesal

"iya astaga, galak bener lo pada"Siva

"tiba tiba aja dia narik tangan gue sehingga tubuh gue ikut ketarik dan jatuh di pelukan dia.dia meluk gue erat banget, sumpah disitu gue gedeg banget sama dia mana di tempat umum lagi"Kinara dengan ekspresi kesalnya

"Dia siapa Ra?"tanya Siva polos membuat Sita dan Indah langsung memukul lengannya.

"Daren bego"Sita dan Indah bersamaan meninggikan suaranya membuat seluruh perhatian kelas terarah kepada mereka.

"eh sorry sorry, kita keceplosan"Sita cengengesan

"bener bener ya lo pada, malah teriak nama dia lagi disini"Kinara

"ya kan kita kesel sama ni bocah satu Ra, loading tingkat dewa banget"Sita menunjuk Siva

"apa lo mau duel"Siva

"sini, lo kira gue takut"Sita

"diem nggak lo pada"Kinara mulai kesal

"ye maap Ra, nggak usah galak gitu napa"Siva mulai diam.

Indah yang melihat Sita dan juga Siva tiba tiba diam menahan tawanya karena mendapat gertakan dari Kinara.

"tapi Ra"Siva

"tapi apa lagi?"Kinara

"tadi lo bilang lo gedeg banget karena dipeluk sama Daren di depan umum.berarti kalo di tempat sepi lo suka dong?"tanya Siva tersenyum dengan ekspresi jahilnya kemudian langsung pergi menuju tempat duduknya meninggalkan Indah, Sita dan Kinara yang tengah menahan kesal.

"sabar Ra, nanti kita balas bareng bareng sama tu bocah"ucap Sita sambil menatap Siva yang tengah tertawa.

Beberapa saat kemudian datanglah guru pengawas sehingga ulangan pun dimulai.

Sedangkan Cakra di kantor...

Hari ini Cakra begitu sibuk karena harus mengadakan pertemuan dengan para staf di bandara.Cakra tidak sempat memeriksa ponselnya karena ia menaruh ponselnya di ruang kerjanya.sampai akhirnya sekarang sudah jam makan siang, itu artinya Kinara pasti sudah pulang sekolah dan ia pergi jalan jalan bersama dengan teman temannya.sedangkan Cakra baru kembali dari ruang pertemuan dan tengah duduk di ruangannya.

Cakra kemudian mengambil ponselnya dan hendak menelfon Kinara namun ia urungkan karena ada sebuah pesan dari nomor tidak dikenal.ia kemudian membuka pesan itu.alangkah terkejutnya ia melihat Kinara istrinya yang tengah dipeluk oleh seorang pria dengan seragam loreng yang sudah jelas bahwa pria itu adalah seorang Tentara.Cakra mendadak emosi dan meremas ponsel yang tengah ia genggam.ia bertanya tanya, siapa pria yang berani memeluk istrinya itu dan kenapa juga Kinara mau dipeluk oleh pria lain.dan siapa pemilik nomor yang mengirimkannya gambar itu? adalah pertanyaan yang ada dalam benak Cakra.tiba tiba Cakra bangkit dari duduknya dan keluar dari ruangan.Saat di luar ruangan Cakra berpapasan dengan Galih sahabatnya namun Galih bingung karena tidak seperti biasanya Cakra tidak menyapanya saat bertemu.

Galih kemudian mengikuti Cakra, namun telat ia sudah kehilangan jejak sahabatnya itu.

"kemana tu anak.mukanya gitu amat kaya nggak dikasih jatah bulanan aja"Galih heran kemudian ia masuk ke ruangan Cakra menaruh berkas yang ia bawa.

Cakra kini tengah keluar kantornya menuju mobil.saat didalam mobil Cakra mencoba untuk menelfon Kinara istrinya namun sudah beberapa kali ia menelfon tapi tidak mendapat jawaban dari Kinara.ia tiba tiba memukul stir, Cakra tidak bisa mengontrol emosinya karena sekarang rasa cemburu sudah menyelimuti pikirannya

"argh siapa pria yang berani memeluknya?dan kemana dia sampai tidak menjawab telfon dari ku?" umpat Cakra kemudian menjalankan mobilnya.Cakra pulang ke rumah berharap Kinara ada disana namun sialnya ia lupa kalau Kinara sempat pamit akan jalan jalan dengan temannya.saat sampai dirumah, Cakra naik tangga dan mengecek ke kamar namun ternyata tidak ada Kinara disana ia kemudian menuruni tangga dan tiba tiba ia bertemu dengan Nindi, kakak Kinara.

"Loh mas Cakra kok udah dirumah?emang nggak kerja"ucap Nindi menghampiri Cakra yang tengah gelisah dengan ponselnya.sepertinya ia tengah menelfon seseorang.

"apa Kinara belum pulang?"tanya Cakra kepada Nindi

"belum mas?emang kenapa?dia pergi nggak ijin ya?"Nindi basa basi terhadap Cakra namun Cakra tidak menjawabnya, tiba tiba Nindi mengambil ponselnya dan membuka sebuah obrolan pesan di aplikasi WhatsApp miliknya, kemudian ia memperlihatkan kepada Cakra.

"mas Cakra tau ini?tadi ada nomor tidak dikenal yang mengirimi aku foto Kinara pelukan dengan pria yang kalau nggak salah dia itu mantan pacarnya"ucap Nindi memanasi Cakra

"mantan pacar?"tanya Cakra

"iya mas sebelum nikah sama mas, Kinara itu sempat berpacaran dengan seorang tentara dan mereka itu terlihat sudah sangat dekat dan saling mencintai.mungkin Kinara tidak bisa melupakan mantannya itu"ucap Nindi membuat Cakra emosi mengepalkan tangannya.

1
Arum Ranggawati
lanjut thorr yang banyak
sdng mimpi
follow aku ya!!😊
Arum Ranggawati
lanjut thorr
Eka Novia
lanjut thor
Arum Ranggawati
semoga cepat belah duren ya Thor 😁
Arum Ranggawati
lanjut thorr
Tinah Haryati
mana lanjutan nya thorr
Emgeha
lanjut yuk tor, semangat ... biar yg nabur bunga jg semangat
Arum Ranggawati
lanjut thorr yang banyak
sdng mimpi
Jangan lupa follow aku ya temen temen🙂
Arum Ranggawati
lanjut kakak
Arum Ranggawati: pasti itu mah
total 2 replies
Emgeha
yuk lanjut...
semangat thor .
Narsha
kecewa nih
Arum Ranggawati
lanjut kak tapi yang banyak hehehe
Narsha
kok berhenti .di lanjutin ding
Narsha
lanjut dong
Wisna Wanti
lanjut donk seruu bangett
Emgeha
bagus ceritanya
Wisna Wanti
lanjut donk seruu bangett
sdng mimpi: terima kasih kk🙏😊
total 1 replies
Wisna Wanti
lanjut donk seruu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!