Jaehyun adalah hantu terkuat di daratan, tidak ada hantu yang tidak mengenali dia. Namun ia adalah hantu yang sangat kesepian, karena telah kehilangan kekasihnya. Beratus tahun berlalu, Jaehyun yang sedang lontang lantung di dunia milenial ini bertemu dengan Hana yang dari, wajah, suara, bahkan gayanya mirip sekali dengan kekasihnya. Akhirnya Jaehyun pun mengikutinya setiap hari sehingga energi mereka berpadu, dan Hana pun dapat melihat Jaehyun dalam sosok hantunya. Mereka pun akhirnya saling jatuh cinta, apakah kisah mereka akan terulang? Bisakah Jaehyun dapat menjaga kekasihnya kali ini?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eny Noona, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Do Kae Bi
Di sebuah desa, tinggal lah seorang Roh yang sangat di agungkan oleh para warga desa. Roh tersebut di yakini dapat membawa keberuntungan, kesehatan, dan umur yang panjang.
Roh tersebut sering disebut dengan Goblin, selain membawa keberuntungan, Goblin juga memiliki banyak kemampuan, seperti terbang, mengubah bentuk suatu benda, dan bahkan memunculkan benda yang tadinya tidak ada.
Goblin merupakan roh yang sangat dermawan, di setiap tempat akan di berkati dengan berbeda goblin, sehingga pada zaman tersebut jarang ada desa yang kelaparan, kesusahan, dan sengsara. kebanyakan desa di zaman tersebut sangat makmur dan damai.
Begitu pula di desa yang di tinggali dengan masyarakat yang sangat terkenal dengan keramahannya.
Di desa tersebut juga di berkati dengan salah seorang goblin yang sangat baik dan dermawan. goblin tersebut selain banyak di sembah oleh para warga desa, ia pun dapat berubah menjadi manusia dan berbaur dengan warga desa. sehingga ia tahu apa yang menjadi keluhan desa tersebut, misal saat kemarau sangat sulit bagi mereka mendapatkan air. dan sang goblin pun tidak ingin masyarakat tersebut kesusahan, hingga ia berikan lah hujan saat musim kemarau, yang bahkan seharusnya mustahil terjadi.
Dalam kalangan roh dan hantu, goblin tersebut sering panggil dengan sebutan Do Kae Bi.
Selain umurnya yang memang masih terbilang muda, Do Kae Bi adalah goblin yang pandai berbaur dengan semua mahluk, baik itu manusia ataupun sebangsa roh, hantu, bahkan siluman.
Hingga pada suatu pagi, Do Kae Bi yang tengah melintasi hutan dengan maksud ingin melihat desa seberang pun bertemu dengan seorang gadis yang sangat cantik, gadis tersebut tengah memanen sayur liar di dalam hutan.
Do Kae Bi yang terus memandang gadis tersebut pun merasakan ada perasaan yang menggelitik hatinya.
Ia tidak pernah merasakan hal itu sebelumnya, walau umurnya sudah menginjak 100 tahun, ia tidak pernah mengikat seorang istri, baik dari kalangan roh ataupun manusia.
Do Kae Bi merasa tertarik dengan gadis tersebut, dan kemudian mencoba mendekatinya.
"Halo Nona," sapa Do Kae Bi,
"Ahh!" Sang gadis terkejud dengan suara Do Kae Bi yang tiba tiba ada di sebelahnya.
"Siapa kau?" tanya gadis tersebut dengan sedikit waspada.
"Ahh, jangan takut, aku hanya seorang musafir yang kebetulan saja lewat sini, eee, aku hanya ingin menanyakan adakah desa di dekat sini?" tanya Do Kae Bi berpura pura tidak tahu.
"Oh, maaf akhir akhir ini banyak bandit berkeliaran, jadi aku sedikit takut. dan juga, ada desa di depan sana jika tuan ingin kesana, berjalan lah ke arah tenggara.
" Aahhh, begitu, baiklah nona terima kasih, apa kau ingin ku temani selagi mengambil tumbuhan ini? aku jadi tidak tega meninggalkan mu sendirian," Do Kae Bi menawarkan diri agar ia dapat lebih lama bersama gadis tersebut.
"Oh, tidak perlu, aku tinggal di dekat sini. jadi jika terjadi suatu hal q tinggal berlari ke arah rumah ku." jawab gadis tersebut menolak Do Kae Bi.
"Aaaa, begitu kah? emm begini saja, aku akan datang ke kampung mu, anggap saja kau penunjuk jalan ku." ucap Do Kae Bi.
"Baiklah kau bisa mengikuti aku kesini tuan," jawab gadis tersebut sambil berjalan menuju rumahnya.
Di perjalanan menuju desa.
"Apa kau tidak takut sendirian di hutan?" tanya Do Kae Bi,
"Tentu saja aku takut, apalagi terhadap manusia, hah karena manusia bisa melukai seseorang, jadi aku bisa setakut itu pada mereka," jawab gadis tersebut.
"Hah? aku tidak mengerti, kenapa kau malah menjelekkan kaum mu seperti itu?" ledek Do Kae Bi.
mereka pun tertawa dan saling bercanda hari itu.
Bikin haluku lancar jaya. Pen punya pacar kek protagonis pria, tapi sadar dia ini hantu. Rasanya kek tertampar, tapi menolak sadar( ╹▽╹ )