NovelToon NovelToon
This Rain

This Rain

Status: tamat
Genre:Romansa / Persahabatan / CEO Amnesia / Tamat
Popularitas:10.7k
Nilai: 5
Nama Author: OrThoChie

This Rain adalah karya pertama ku yang menceritakan tentang seorang CEO yang mempunyai banyak musuh dari kalangan perusahaan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon OrThoChie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 17

"Gue kira,Lo ngikutin gue, rupanya Lo malah asik disini! ngapain?" gadis itu sewot.

"Lo, masih mual?" gadis itu terlihat khawatir.

Pria itu menggelengkan kepalanya, "Aku, ke toilet umum sebentar," setelahnya laki-laki itu bergegas mencari toilet.

"Gue tunggu didepan! " teriak gadis itu.

Pria Itu terus mengusap perutnya yang masih tidak merasa nyaman, saat ia ingin masuk kedalam salah satu bilik toilet, Ia berpapasan dengan seorang laki-laki yang baru saja keluar dari bilik sebelahnya.

Pria asing itu memberikan respon kaget saat melihat wajah Delio, pria itu merasa seperti pernah melihat Delio. Setelah pria bertubuh tegap itu masuk kedalam bilik, si pria asing tampak menelpon seseorang.

Tapi sayangnya orang yang dituju malah tidak merespon, Pria asing itu memilih keluar dari toilet dan pergi menjauh sambil terus berusaha menelpon tujuannya.

Berkali-kali pria asing berwajah sangar itu mengotak Atik benda pipih ditangannya. Setelahnya ia keluar dari area pasar malam dan pergi dengan mobilnya.

Key merasa lelah menunggu pria tampan yang menemaninya malam ini belum juga muncul.

"Apa dia malah tidur di toilet? kok lama!" Gadis itu terus menggerutu dan akhirnya memilih menyusul Delio ke toilet.

Saat Kaki Key hampir mendekati toilet, pria bermata kelabu itupun keluar. Key mengurungkan niatnya lalu memilih menunggu pria itu.

"Kamu, masih kuat?"

"Hem," Delio hanya sanggup bedeham.

Key pun dengan rasa khawatirnya membantu memapah pria tampan itu yang tampak sangat lemah dimatanya.

Padahal malam ini cuaca sangat bagus, bintang-bintang tampak bertaburan di langit, sebab itu pengunjung pun semakin ramai. Tapi karena kondisi Delio sedang tidak baik, jadi Key pun berinisiatif mengajak laki-laki bermata kelabu itu untuk pulang saja.

Karena gadis beralis tebal itu tidak tega melihat kondisi Delio yang lemah.

"Kenapa kita pulang," tanya laki-laki itu heran.

"Nggak tega Gue, lihat kondisi Lo! " jawab gadis itu santai.

"Tidak apa-apa, Kamu lanjut saja bermainnya, Aku cukup menunggumu disini" tawar Delio.

"Nggak apa, masih ada besok-besok. Yang penting kita pulang dan Lo bisa istirahat. Lagipula ini juga sudah malam,Gue takut Bunda khawatir."

Delio akhirnya menurut saja, lagipula tubuhnya juga sangat lemah.

Gadis itupun memapah Delio hingga ketempat parkir. Delio sempat melirik gadis disampingnya,

'Walaupun cara bicaranya agak beda, tapi Dia cukup baik dan perhatian" batinnya bicara.

Key memboncengi Delio hingga sampai di depan pintu garasi. Beruntung kondisi jalanan sedang tidak macet, makanya mereka bisa tiba di rumah lebih cepat.

Setelah motor dimasukan kedalam garasi, Delio dan Key segera masuk kedalam rumah. Dan mereka pun berpisah masuk ke kamar masing-masing.

Setelah berada didalam kamar Delio pun merebahkan dirinya di atas kasur empuk tersebut. Dalam hati kecilnya masih saja merasa bersalah dengan kejadian malam ini. Sebab gara-gara Dirinya, Key tidak jadi bermain di pasar malam tadi

Lama Dirinya benegatif thinking, tanpa terasa matanya akhirnya terpejam karena begitu sangat kelelahan setelah mengeluarkan isi perutnya.

***

Senin pagi,

Gadis cantik 18 tahun itu sedang bersiap-siap didepan cermin riasnya. Pagi ini jadwalnya gadis itu akan mengikuti ujian akhir di sekolahnya. Ya karena Dia sudah kelas 12, dan sebentar lagi Dia akan menjadi mahasiswi di universitas favoritnya.

Tiba-tiba saja Dia dikagetkan dengan suara guntur yang datang terdengar bersahut-sahutan, dan juga dibarengi hujan deras.

Gadis itu kembali berbaring ditempat tidurnya. Matanya tertuju pada langit-langit dengan perasaannya yang campur aduk.

Tiba-tiba benda pipih di atas meja belajarnya berbunyi, dengan segera gadis itu meraihnya.

Tertera nama sahabatnya Arya calling. Lalu bergegas menggeser ikon telpon berwarna hijau.

"Hmm " gumam gadis itu malas.

"Lo masih ngorok bro! " sapa Arya diseberang.

"Aarrrgh__ "

"Napa Lo, kok gitu" Pria muda itu seketika kaget mendengar suara sahabatnya yang sedang kesal.

"Lo, kesal sama siapa!!" sambung pemuda itu lagi.

"Gue kesal sama cuaca!! " teriak gadis itu sambil mengacak rambutnya yang sudah rapi menjadi seperti singa.

Terdengar seseorang mengetuk pintu kamarnya, Iapun dengan malas beranjak dari tempat tidurnya dan saat membuka pintu, tampak wajah garang ibunya yang kaget karena mendengar teriakan anak gadisnya itu. Maka itu beliau buru-buru naik kelantai dua.

Dan lebih kaget lagi saat melihat kondisi dan gadis yang sangat berantakan. Mata wanita paruh baya itupun seketika melotot.

"Kamu kenapa? berantakan sekali!!" marahnya.

Si gadis hanya bisa menggaruk kepalanya mendengar omelan wanita yang sudah melahirkannya itu.

"Ayo cepat bereskan pakaian kamu, dan turun sarapan!!" perintahnya.

Wanita itu turun kebawah masih sambil mengomeli anak gadisnya.

Setelah sang ibu turun, Key bergegas meraih ponselnya kembali. Ternyata Arya mendengar semua omelan ibu sahabatnya itu.

"Kondisi Lo parah banget?? sampe Bunda kaget dan omelin Elo?? " tanya Arya.

"Hehe " gadis itu menanggapi pertanyaan sahabatnya cuma dengan cengengesan.

"Ya udah cepat siap-siap, bentar lagi Gue jemput pakai mobil bokap."

"Oke!!"

Gadis cantik yang punya rambut hitam legam itupun segera membenah dirinya yang tampak berantakan. Setelahnya Diapun turun untuk ikut sarapan.

Setelah beberapa menit saat Key selesai sarapan, terdengar suara mesin mobil dari arah depan. Key sudah tau siapa yang datang, ia pun segera berpamitan dengan bundanya. Tak lupa menyapa Delio yang sedang duduk sarapan di depannya.

Key setengah berlari kearah depan, memakai sepatu di teras, dan setelahnya segera masuk kedalam mobil hitam tersebut, sebelum Arya sempat turun dari mobilnya.

Ibunya melepas sang buah hati didepan pintu. Setelah mobil yang dikendarai Arya tak tampak lagi, barulah ia kembali masuk kedalam rumah.

Hujan sudah tampak sedikit mereda, hanya tinggal gerimis kecil, awan mendung pun sudah berkurang.

Setelah sarapan, Bu Nar mengajak Delio berbincang sejenak.

Delio pun mengikuti wanita itu duduk di teras samping rumah.

"Ada apa Bunda?" tanyanya bingung.

"Oh tidak, Bunda cuma ingin menanyakan keadaanmu nak, apakah kau baik-baik saja?"

"Saya, baik Bunda" jawabnya.

"Bunda lihat wajahmu pucat, kamu minum obatnya kan?" tanya wanita paruh baya itu dengan lembut.

"Iya, saya minum obatnya dengan rutin. Cuma semalam perutnya merasa tidak enak dan muntah-muntah terus. Mungkin efek dari itu wajah saya pucat" terangnya sambil tersenyum tipis.

"Kok, bisa? Kenapa kamu bisa muntah-muntah? kamu dikasih makan apa semalam sama Key?" curiga wanita itu.

"Saya cuma diajak naik kora-kora saja, tapi efeknya lah yang membuat saya mual dan muntah." Delio menerangkan agar tidak terjadi kesalahpahaman antara ibu dan anak gadisnya.

Wanita itupun mengangguk paham. Setelahnya ia mengajak Delio untuk cek up ke rumah sakit.

1
yosh—
novelnya serius banget thor..
ane kagak bisa ngakak macam othor...
telenovelaa...
yosh—
sabar brooow...


😮‍💨😮‍💨
yosh—
menggelengkan.
yosh—
gua suka Lombok...
suasana tenang...adem...
yosh—
bukan narsis... tapi sedang mensyukuri pesona diri sendiri...


literally me.../Grin//Grin/
yosh—
lanjut...
yosh—
ans nge-lag... si mamah diadopsi? sama keluarga sang suami?
վմղíα | HV💕
siapa ya pria itu ikut penasaran kk🤭
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
walah ternyata ada yang daritadi jadi cctv toh, selamat Key dapet Kaka baru hihi
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
Tapi sepertinya si Key malah bakal bersama nya nih hehe
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
Hem tapi bukannya iya yah itu dia tapi kok si Key juga gak ngeh ya apa bentukannya beda ya
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
cakep si Key peka an ternyata melihat situasinya rada serius langsung izin balik aja takut ngengaggu
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
ih si Key habis sedih langsung cengengesan aja, dirimu belum siap cerita ya makannya menghindar aja
‎◌ᷟ⑅⃝ͩ●‎𝓐𝔂⃝❥Jin❀∂я❀ ⃟⃟ˢᵏ●⑅⃝ᷟ
si Key pasti pas ngeliat si Delio pake baju ayahnya jadi membuat dirinya teringat akan sosok ayahnya yang dirindukan selama ini
Ney ѕ⍣⃝✰
siapa sihh🤔🤔🤔
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
pasti mereka yg mencelakakan Delio 😏
Ñůŕšý😘
Awal sentuhan bagai tersengat listrik namanya juga masih pengantin baru. Kalau sudah lama berumah tangga boro-boro sengatan itu ada.....biasa aja ga ada rasa deg deg seeeer lagi. Eh ngomong2 authornya sdh menikah belum??😅
💋ᴰᵉᵈᵉรωεεƭყˡᵉⁿ🤎•§¢•🦢🍒
Lantai apa pantai kak?? 🤭🤭
🔵❀∂я🤎Aₙᵢₜₐ🏫⃟Sᵐᵖ☘𝓡𝓳
akhir'y km di angkat anak juga ama ibu y Key, Delio krn mungkin dah agak lama km hilang ingatan , gk ingat apapun
nama mu sekarang adalah Panji
Key, sekarang km Puy abang ketemu gede 🤭jangan ngintip2 nanti bintitan Key😅
💋ᴰᵉᵈᵉรωεεƭყˡᵉⁿ🤎•§¢•🦢🍒
waduhhh bakal ngapain nata buat ngebalas sakit hati nya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!