NovelToon NovelToon
Luka Yang Terdalam

Luka Yang Terdalam

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:5M
Nilai: 4.7
Nama Author: Lili Anti

"aku ingin menikah lagi " ucap seseorang, seseorang yang sedang berkutik di dapur langsung di membalikan badan mendengar seseorang yang datang. sebelum menghampiri suaminya Hana menyelesaikan pekerjaan nya terlebih dahulu, dan langsung menghampiri suaminya mencium tangan suaminya.
" menikah lah jika itu yang membuat mas bahagia " jawab nya dengan senyum yang sangat manis dia tunjukan pada suaminya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lili Anti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 16

BUGHH

Tanpa bekas kasih Riska mendorong Hana sampai terbentur pada meja kaca.

"auuuu ...... " pekik Hana, maid langsung berlari mendekati Hana. beda halnya dengan Riska yang tanpa acuh.

"gitu saja lemah " ucap riska, dan langsung meninggalkan Hana yang masih meringis kesakitan.

"nona, apa nona terluka " tanya maid panik, Hana menggeleng sebagai jawaban atas pertanyaan maid.

"tidak bik, hanya sedikit perih " beritahu hana, bisa di pastikan bagian kiri perutnya akan memar.

"sini biar bibik beri salap nona " usul bibik lagi.

"tidak bik, ini tidak apa-apa, lebih baik bibik lanjutkan pekerjaan bibik sebelum ibu marah " ucap Hana mengalihkan topik pembicaraan.

"tap..... " belum selesai bibik berbicara sudah terdengar teriak yang sangat mereka kenali .

"BIBIK,,,APA AKU PEKERJAKAN MU UNTUK BICARA " teriak riska.

"itu baru saja Hana bilang bik, sudah sana lanjutkan pekerjaan bibik " ucap Hana lagi.

"tapi nona " tanya maid.

"saya akan pergi sekarang, bibik tetap lah di sini tunggu saya kembali " pesan Hana.

"cepat lah kembali nona, bibik akan menunggu kedatangan nona " ucap bibik sedih.

"assalamualaikum " pamit Hana .

"nona " Hana berbalik saat merasa dirinya di panggil, dan tanpa aba-aba tubuh rampingnya langsung dipeluk erat oleh wanita paruh baya yang sudah dianggap nya seperti ibu nya.

"jaga diri baik-baik di sana nona, dan jangan lupa untuk kembali " pesan bibik sedih.

"bibik tenang saja, saya tidak akan lupa " jawab Hana .

"maaf nona, di depan ada taksi " beritahu satpam.

"ah,,, iya terima kasih pak " jawab Hana, setelah melepaskan pelukan perpisahan nya .

"bibik saya pergi dulu, jaga diri baik-baik " bibik mengangguk sebagai jawaban, Hana mengitari ruangan mansion sebelum Hana meninggal kan tempat yang sudah memberinya kenangan indah selama ini, tapi sekarang tidak semuanya sudah hilang.

"assalamualaikum " pamit Hana, kali ini dia langsung melangkah tanpa berbalik, dia tak tega melihat kesedihan wanita yang sudah dia anggap seperti ibu.

"waalaikumsalam " jawab bibik, tanpa niat untuk meninggalkan tempat posisinya sebelum mobil taksi yang membawa nona muda mereka pergi.

"semoga dengan ini nona bisa bahagia " doa bibik, saat taksi sudah menatap gas membawa Hana.

"sampai kapan berdiri di sana, bibik berharap dia akan kembali " ucap Riska tiba-tiba.

"nyonya .... " kaget bibik.

"saya tidak seperti setan bukan " tanya Riska polos .

"tidak nyonya, saya permisi melanjutkan pekerjaan saya " pamit bibik.

"ya bukan setan, tapi hati nyonya melebihi dari setan " bibik membatin.

sedangkan Hana di taksi, dia tak tau kemana tujuannya sekarang, dia pergi tanpa pikir panjang tapi jika dia bertahan sampai kapan dia akan di hargai, sebegitu rendahkah diri nya sampai selalu di perlakukan layaknya bukan manusia.

"maaf nona kita akan pergi kemana " tanya supir taksi, membuyarkan lamunan hana.

"maaf, bapak bicara apa " tanya hana saat dia sadar dari lamunannya.

"nona ingin pergi kemana, karna kita hanya keliling saja dari tadi " beritahu supir, walau pun dia di bayar tapi sampai kapan dia akan mengelilingi tempat ini.

"apa bapak pernah melihat rumah, atau kost yang di kontrakan " bukan nya menjawab Hana malah bertanya balik.

"kost,,,, embbb,, sepertinya bapak pernah melihat rumah minimalis yang di sewakan tak jauh dari sini " beritahu supir.

"bisa bapak antarkan saya ke sana " pinta Hana.

"baik nona " setelah itu sunyi tak ada yang memulai bicara, mereka sibuk dengan pikiran masing-masing.

mohon kritik dan saran nya 🙏 dan jangan lupa jadikan favorit ♥️

1
Yusria Mumba
amit2 mertua begitu jahat
Yusria Mumba
kenapa hana masih bertahan sudah sakit hati mening pergi aja
Yusria Mumba
kadiang hana
Maria Magdalena
yg dikandung maya benih dr laki2 tersebut
Maria Magdalena
ya langdung tembak dave ayo gaskeun😄😄
Maria Magdalena
🤣🤣🤣 rasain maya dikerjain
Maria Magdalena
berarti yg jahat yg jadi dalang mertuanya alvin wahhrs dibasmi nih
Maria Magdalena
penasaran siapa nih dalang yg menyebabkan kecelakaan klrg hana/tiara.
Maria Magdalena
thor kok bnyk typo sih siapa tuh ardian 😄😄😄
Maria Magdalena
semoga cepet ketemu klrg siapa nih hana?nama aslinya tiara ya
Maria Magdalena
mertua koplak twrnysta sang cucu benih org lsin🤣🤣🤣
Praised26
1. cerita terlalu cepat seperti maraton saja sehingga dalam satu bab jadi pendek pendek
2. banyak tokoh cerita tiba tiba muncul namanya tidak dijelaskan siapa orang tsb dan apa latar belakangnya, misal nama A muncul harusnya penjelasannya adalah CEO PT .... usia sekian tahun belum nikah dari 3 bersaudara bla bla dll.
3. kerangka cerita kurang jelas alur nya dimulai dari mana dan ujungnya dimana
4. penulisan dialog membingungkan pembaca ini siapa yang. berbicara
Praised26
stempel adalah cap
Heriyani Lawi
sdh 4 th dilamar masa belum nikah? dan balas dendamnya kapan? aneh ceritanya bertele2
Heriyani Lawi
bukannya maya udah ketemu dg laki2 itu, atau ada yg lain lgkh?
Heriyani Lawi
aneh aja ada org dtg main tampar dan bilang pembawa sial, yg ditampar malah diam ga melawan 😄
melody17
Baim ga tuhh🤣
Pustanty
mosok gak ada feeling ikatan batin antar ibu & anak...??? pdhl kan ngliat wajahnya
Pustanty
Ardian kembarannya alviankah thor... 😄
Pustanty
mls dgn. istilah kekasih halal... jgn gitu thor, kasihan hana... gak. usah diperhalus gitu tulisannya.. bikin sebel dech
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!