Khayrani Pratiwi seorang wanita muda yang selalu menjadi no.2. Di dalam keluarga,dalam pergaulan maupun dalam percintaan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
17. Episode17
" Khay. Khayrani. " Panggil Nenek yang baru masuk kerumah .
" Iya Nek, aku dikamar Alessia" jawab Khay.
" Sedang apa khay ?," tanya Nenek yang sudah berada dikamar.
" Ini Nek, Khay kemarin lihat ada lomba design untuk para pemula. Khay mau coba saja," jawabnya .
" Sebenarnya Nenek ingin menanyakan Alex, tapi kamu sedang sibuk," ucap neneknya hati hati.
" Nek, aku dan Alex itu menikah hanya diatas kertas. Aku memang sudah menandatangani beberapa berkas untuk melegalkan pernikahan kami tetapi sudah selesai atau belumnya aku tidak tahu. Karena dia mempunyai kewajiban pada anaknya, agar statusnya jelas ," jawab nya tersenyum.
" Apakah Khay tidak mempunyai perasaan apa apa ?."
" Saat ini belum Nek, Khay fokus dengan kuliah yang sebentar lagi selesai serta mengurus Alessia lebih dulu. Perasaan dan yang lainnya saat ini Khay tidak ingin memikirkannya karna itu semua bisa menyusul ."
" Baiklah, kalau itu memang keputusan Khay. Alessia cucu yang manis, dia tidak rewel hingga usianya menginjak setahun lebih." kata nenek memperhatikan Alessia.
Selama setahun pernikahan Alex dan Khayrani, Alex baru berkunjung dua kali. Saat kunjungan yang pertama Alex datang saat usia Alessia tujuh bulan dan Alex terlihat sangat bangga dengan pertumbuhan putrinya dan kunjungan kedua yaitu 5 bulan lalu saat usia Alessia setahun.
Hari ini Khayrani sedang berada dikampus dan dia diantar oleh Jenny, karyawan Alex yang ditugaskan untuk menjaganya.
Sementara itu di Jakarta, Alex sedang berada dikantornya menerima laporan dari Jenny melalui telpon.
" Selamat siang Tuan," ucap Jenny hormat .
" Hemm, bagaimana ?."
" Saya sedang berada di kampus menemani Nyonya, saat ini beliau sedang bersama temannya untuk menerima ucapan selamat ," lapor Jenny.
" Ucapan selamat, untuk apa ?."
" Nyonya mendapat beasiswa ke Korea Tuan, tepatnya Hannam University South Korea, menurut info yang saya terima Nyonya akan menyelesaikan S.2 disana selama satu setengah tahun Tuan."
" Mengapa harus mengandalkan beasiswa bila ingin kuliah keluar negeri, bukankah dia tinggal katakan saja apa yang dia mau ?," ucap Alex dengan kasar.
" Maaf Tuan, setahun saya menemani Nyonya, saya merasa Nyonya pribadi yang mandiri. Dia tidak mau mengandalkan orang lain,. meskipun tuan suaminya. Sampai saat ini Nyonya masih menerima pesanan teman-temannya yang meminta dibuatkan pakaian," lapor Jenny dan ia tahu tuannya akan murka.
" Jadi itu yang menyebabkan dia tidak pernah memakai kartu yang aku berikan karna ia mempunyai penghasilan sendiri," ujar Alex dengan suara dingin, " Baiklah, kamu awasi dan jaga keamanan mereka !," perintah Alex dan menutup pembicaraan.
Alex baru saja akan menghubungi Mitha agar memesan tiket untuk ke Malang ketika ponselnya berbunyi dan yang menelpon ternyata Khayrani.
" Hallo Tuan ?," sapa Khay dengan kalem.
" Ya Khay, nanti sore aku akan kerumah dan mendengarkan semua penjelasan mu. Sekarang aku masih sibuk," ucap Alex masih kesal.
" O o, okey. kalau begitu aku tutup telponnya, kalau sedang marah itu harus di salurkan, bukankah tembok di sebelah mu itu sangat keras, coba pukul aku mau lihat hasilnya nanti sore !," dan Khay pun memutuskan pembicaraan membuat Alex menatap handphone dengan kesal.
" Bagaimana dia bisa bersikap konyol seperti itu, Khayrani Khayrani, mengapa setiap menelpon selalu membuat jengkel," ucap Alex pelan.
Khayrani dan Jenny sudah berada di mobil dalam perjalanan pulang.
" Apa kamu selalu melaporkan apa yang aku lakukan Jen ?," tanya Khay pelan.
" Maaf Nyonya, itu adalah salah satu tugas utama saya ," jawabnya singkat.
" Semuanya kamu laporkan ?."
" Benar Nyonya."
" Sudah berapa lama kamu bekerja dengan Tuan Sioulus ?."
" Tahun ini sudah 4 tahun Nyonya."
" Bagaimana penilaian mu pada Ku ?."
" Maaf Nyonya, secara pribadi saya kagum pada Nyonya yang mandiri, tetapi sebagai istri dari Tuan Sioulus, Anda membuat pekerjaan saya lebih menantang ," jawabnya tersenyum begitu juga Khay yang mendengar nya.
" Kau tau, sore ini Tuan mu akan datang ?, aku jadi berpikir bagaimana kalau aku mengundang teman temanku menginap dirumah ," ucapnya geli dengan pemikirannya.
" Nyonya sangat pintar, tentunya dapat mengatasinya," jawab Jenny tertawa kecil.