NovelToon NovelToon
The Chronicle Of Jawata (Edisi Trial Kompilasi)

The Chronicle Of Jawata (Edisi Trial Kompilasi)

Status: tamat
Genre:Petualangan / Kultivasi / Epik Petualangan / Kehidupan Tentara / Perperangan / Persahabatan / Barat / Tamat
Popularitas:110.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: hidayanthi alifa

Teror negeri Jawata, sosok Bocah Malapetaka yang mampu membasmi seluruh negeri dengan api. Seorang penguasa Sekte Kakilangit, Paduka Jayasinggih justru menginginkan kekuatan Bocah Malapetaka, yakni Dunia Bawah yang menyimpan kekuatan ribuan Pasukan Ular. Di bawah kendalinya, pasukan pembantai memburu Bocah Malapetaka untuk dibunuh.

Di sisi lain, sekumpulan praja dikirim ke Kakilangit untuk misi latih tanding. Namun sebenarnya mereka hendak dibantai dan diubah menjadi tentara zombie.

Satu kejahatan tersingkap. Bocah Malapetaka mematahkan ketangguhan Sekte Kakilangit.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hidayanthi alifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Syair Waktu

’Ksatria mati. Raja menari.

Pukul Babi Jantan.'

Suasana malam sunyi senyap, tanpa suara apapun kecuali gema gong dipukul dua kali, diiringi sebait puisi berkumandang. Kelam mencekam, larut malam berselimut kabut lebih menakutkan siapapun yang terjaga. Itulah yang terjadi pada Tamma, bersama Baiyan dan Purwa, menginap di Graha Pengobatan, setelah berpekan-pekan dihujat lelah. Namun ia tak bisa tidur nyenyak.

Tamma termenung di pembaringan. Cahaya remang-remang. Pandangan menerawang ke langit-langit. Sesekali ia menengok Baiyan.

“Dua belas kali dalam sehari, penjaga mengitari istana, mengumandangkan syair-syair bersamaan tabuhan gong," ujar Tamma sendirian.

"Dua belas kali pula mereka melakukan itu pada malam hari. Aku benar-benar tidak bisa tidur. Bagaimana denganmu, Bai?“ tanya Tamma mengamati punggung Baiyan.

Tubuh Baiyan melingkar di balik selimut mulai dari ujung kaki sampai kepala. Tidak ada tanggapan darinya selain dengkuran lembut. Tidak salah lagi, rupanya dia memang sudah terlelap sejak tadi.

“Puisi-puisi aneh …,” gumam Tamma.

“Bukan puisinya yang aneh, tetapi itu pertanda waktu ...,” sebuah suara dari pembaringan sebelah lainnya. Tamma terkejut, ada yang belum tidur juga. Ternyata, Purwa terjaga di dipan sebelah, bersandar di bantal.

“Belum tidur juga rupanya?” tanya Tamma lega, ternyata masih ada yang senasib tak bisa tidur malam itu, "Apa yang membuatmu gelisah?" tanya Tamma tanpa beranjak dari pembaringan. Mereka sama-sama bersandar di dipan masing-masing.

“Serapat apapun mataku terpejam ... tetapi pikiranku tidak,“ jawab Purwa sekedarnya.

“Hei, apa maksudmu ... itu pertanda waktu?“ tanya Tamma, ingat kalimat Purwa sebelumnya.

“Rupanya kamu belum hafal tentang waktu. Tanapura memiliki sistem penanda waktu. Para penjaga bertugas mengawasi waktu, menabuh gong ketika saatnya tiba, juga membacakan syair-syair legenda," jawab Purwa menjelaskan.

“Hafalkan ini," kata Purwa, lalu merentangkan sepuluh jari, mulai menekuk satu-persatu sebagai hitungan.

Ayam jantan, pukul 4 pagi

Ayam Betina, pukul 5 pagi

Biyan Padi, pukul 6 pagi

Merpati Sepasang, pukul 7 pagi

Kera Bakul, pukul 8 pagi

Macan Wulung, pukul 9 pagi

Singa Putih, pukul 10 pagi

Singa bersarang, pukul 11 siang

Naga Laut, pukul 12 siang

Naga Terbang, pukul 1 siang

Naga Sakti, pukul 2 siang

Elang bukit, pukul 3 sore

Hiu Tarung, pukul 4 sore

Ular Betina, pukul 5 sore

Angsa Ngapung, pukul 6 sore

Elang Klawu, pukul 7 sore

Kadal Bersolek, pukul 8 malam

Naga Mimpi, pukul 9 malam

Babi Jantan, pukul 10 malam

Tikus Nyanyi, pukul 11 malam

Tikus Nyarang, pukul 12 malam

Serigala Wiru, pukul 1 malam

Serigala Bulan, pukul 2 malam

Serigala Menari, pukul 3 malam

"Dalam sehari semalam, terdapat 24 tanda waktu, mengerti?” kata Purwa mengakhiri penjelasannya dengan senyum kecil, terlebih melihat ekspresi muka Tamma bingung.

"Wah, kau menghafal semuanya?" Tamma takjub pada Purwa.

”Begitu banyak pertanda waktu, belum lagi beragam puisinya ...,” Tamma garuk-garuk kepala bukan karena gatal. Kewalahan juga setelah mendengar penjelasan Purwa yang sangat cepat menghafal semua itu.

“Mengapa puisi-puisinya berkisah tentang Ksatria dan Raja?”

“Sekarang bulan Honggura, bulan sejarah para Ksatria. Tiga puluh hari penuh dalam bulan ini akan mengisahkan puisi tentang Ksatria dan Raja,“ jelas Purwa. Tamma manggut-manggut.

“Jadi, setiap bulan akan berbeda puisinya?” Tamma menyimpulkan dan Purwa mengiyakan sambil mengangguk kecil.

“Lalu, maksud puisi-puisi itu?” tanya Tamma lagi.

“Banyak artinya, tergantung orang masing-masing menafsirkannya. Ada yang menganggap puisi-puisi itu sebagai kiasan, renungan, selain ada juga yang mendengarnya sekedar kisah atau hiburan,“ Purwa bersandar.

“Hiburan? rasanya aku tidak terhibur oleh puisi pukul Babi Jantan," ujar Tamma.

“Maksudmu puisi pukul 10 malam tadi?” tanya Purwa memastikan. Tamma pun mengangguk.

“Ksatria mati. Raja menari," jawab Tamma.

“Pengorbanan. Maksudnya adalah pengorbanan seorang pembela sejati untuk negeri dan raja, rela gugur demi berlangsungnya negeri yang makmur. Ksatria gugur, Raja berkuasa," kata Purwa menjelaskan.

“Kamu sangat pandai mengartikan puisi. Bisakah kau ceritakan tentang puisi-puisi lain?” pinta Tamma.

“Tidak semua puisi aku dapat mengartikannya, tetapi ... aku kenal puisi-puisi bagus," balas Purwa.

“Ceritakan yang kau tahu saja,” pinta Tamma, kali ini beranjak ke dipan Purwa. Tampaknya, Tamma tertarik tentang puisi.

* * *

1
Eneng Bariono
hemmm
JWT Kingdom
😁😁😁😁😁😁
JWT Kingdom
Apa kabar semuanya 😁😁😁
JWT Kingdom
😁😁😁😁😁😁
Karya yang menarik... semangat berkarya...
JWT Kingdom: Terimakasih 🥰🥰🥰
total 1 replies
FDR
aku mmpir nih kk tolong mmpir di karya aku juga ya kk judul nya HARIMAU AULIA 🙏
JWT Kingdom: oke oke 👌👌👌
total 1 replies
Dhita Sativa
baru baca part 1 udh terpana dgn bahasanya.. keren kak.. 🥰
JWT Kingdom: iya iya oke. terimakasih 🥰
total 3 replies
¸.•♥•.¸¸.••[SKY]•♥•.¸¸.•♥•🎤🎧
SANGAT BAGUS DAN MENARIK
JWT Kingdom: terimakasih atas dukungannya 🙏🥰🤗
total 1 replies
Nikodemus Yudho Sulistyo
Jujur, ini awal yg baik. tidak bnyak yang memulai dengan tema 'sastra' dan cenderung langsung ke 'ilmu kanuragan' atau politik ketatanegaraan. Semangat. selalu saya dukung.
JWT Kingdom: Terimakasih atas kunjungan dan dukungannya. Maag baru balas ya. 🙏🌹
total 1 replies
Nikodemus Yudho Sulistyo
Bagus banget nih. Terencana sekali semestanya. Akan sya ikuti. Semangat!

Salam dari NALA dan PENDEKAR TOPENG SERIBU 🙏🏻
JWT Kingdom: Semangat balik Kakak. 🙏🌹🌹🌹
total 1 replies
Nikodemus Yudho Sulistyo
Indah kata2nya nih
JWT Kingdom: terimakasih 🙏🤗🥰
total 1 replies
M.Nawawi
mantaaap
JWT Kingdom: 😆😆😆😆🙏🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
JWT Kingdom
iya, terimakasih 🥰🥰🥰
nina hariah
cerita nya bagus dan menarik
JWT Kingdom: Terimakasih atas dukungannya 🥰🥰🥰
total 1 replies
One Tea
Keren thor... Dpt ide dr mna ini yak.... Salut pkonya
JWT Kingdom: terimakasih Kak. ide dari imajinasi di kepala kak. 😁😁😁
total 1 replies
🦋⃟ℛ ᴬ∙ᴴᴀᷟ N⃟ʲᵃᵃ ᭙⃝ᵉˢᵗ
mantap 👍👍👍👍👍👍
JWT Kingdom: terimakasih 🥰🥰🥰
total 1 replies
𝒯ℳ
👍🏿
JWT Kingdom: Terimakasih atas dukungannya 🙏🙏🙏
total 1 replies
🦋⃟ℛ ᴬ∙ᴴᴀᷟ N⃟ʲᵃᵃ ᭙⃝ᵉˢᵗ
untuk ucup juga yah thor 🤭🤭🤭
JWT Kingdom: iya, bang Ucup. 🤗🤗🤗
total 1 replies
Mantap bro. Alur ceritanya bagus 👍
JWT Kingdom: terimakasih banyak 🙏🙏🙏
total 1 replies
🦋⃟ℛ ᴬ∙ᴴᴀᷟ N⃟ʲᵃᵃ ᭙⃝ᵉˢᵗ
salam kenal dari ucup Taja 🤭🤭🤭🤭
sehat selalu dan sukses terus 🤲
🦋⃟ℛ ᴬ∙ᴴᴀᷟ N⃟ʲᵃᵃ ᭙⃝ᵉˢᵗ: sama sama nyikmas pendekar 🤭🤭🤭🤭🤭
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!