NovelToon NovelToon
Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Fantasi Timur / Balas Dendam / Dan budidaya abadi / Ahli Bela Diri Kuno
Popularitas:10.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Sang Guru ADW

Menceritakan perjuangan dan perjalanan hidup seorang pemuda yang Bernama Zhen Long yang ingin membalaskan dendam guru dan keluarganya namun urung dilakukannya demi menjaga amanah gurunya yang memimpikan terciptanya kedamaian di dunia yang sedang dilanda kekacauan akibat keserakahan manusia akan Kekuatan, kekayaan, dan kekuasaan..
penuh intrik dan strategi dalam mencapai sesuatu syarat dengan pesan moral

Genre : Action, Strategi ,Fantasi, Adventure dan Romansa

Note : Cover bukan milik saya, hanya karena kesamaan karakter utama sehingga dipakai...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang Guru ADW, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Utusan Aliansi Negara Durham dan Negara Bursa

Di wilayah Negara Xiang Raja Shu Chan menerima utusan Negara Aliansi

“Ijin berbicara yang mulia "ucap panglima Fang membuka pembicaraan dengan sedikit gerakan tangan Raja Shu Chan memberi tanda mengijinkan..

“yang mulia beliau adalah Jenderal Nandis dari Negara sahabat Durham” kata Panglima Fang sambil mengarahkan tangannya kearah utusan Negara Durhan yang berada disisi kanannya "dan beliau adalah Jenderal Mahmed dari Negara sahabat Bursa” lanjut Panglima Fang sambil mengarahkan tangannya kearah utusan Negara Bursa yang berada disisi kirinya..

“Beliau ingin menyampaikan pesan dari raja mereka yang mulia” laporan panglima Fang dengan penuh rasa hormat kepada rajanya..

Raja Shu Chan mempersilahkan untuk berbicara "silahkan dan jangan sungkan Jenderal" Raja Shu Chan berkata dengan penuh persahabatan, Jenderal Nandis maju kehadapan Raja Shu Chan sambil memberi hormat dan menggenggam kedua tangannya kedepan.. “ yang mulia Raja Xiang , hamba menyampaikan pesan dari Raja Konery pengusa Durham, bahwa yang mulia Raja Konery akan menurunkan semua armada tempur Negara Durham apa bila putra dari panglima Zhen Hui yang datang meminta bantuannya” ujar Jenderal Nandis dengan penuh wibawa menyampaikan pesan dari rajanya...

“apa” itu sama saja Negara Durham secara halus menolak bekerja sama dengan Negara Xiang” dengan nada terkejut Raja Shu Chan mendengar pesan Raja Konery yang sangat dihormatinya...

“Mohon maaf yang mulia Raja Xiang ,Yang mulia Raja Konery bersekutu dengan Negara Xiang karena menghargai persahabat dengan Raja Shu Kang, Putri Shu Liang dan Panglima Zhen Hui... yang mulia juga berkata bahwa Pangeran Zhen Long masih hidup sehingga sekiranya sesegera mungkin pangeran Zhen Long ditemukan, yang mulia Raja Konery berencana mengangkat pangeran Zhen Long sebagai muridnya”

Mendengar perkataan Jenderal Nandis, Raja Shu Chan mulai memahami dan menjadi tenang mengingat Raja Konery sangat terkenal di dunia persilatan yang memiliki kemampuan melebihi adik iparnya..

“sampaikan rasa hormat dan terima kasihku kepada yang mulia raja Konery kami akan sesegera mungkin menambah regu khusus untuk menemukan Pangeran Zhen Long” ujar Raja Shu Chan sebagai balasan pesan Kepada Raja Konery..

“Dan satu hal lagi yang mulia, Raja Konery akan mengirim 1 Jenderal utama dan 50.000 pasukan tempur Negara Durham untuk membantu menjaga Negara Xiang sehingga kekaisaran Wei tidak seenaknya menyerang Negara Xiang serta meminta Panglima Fang untuk mengatur dan mengkordinir pasukan tersebut” ujar Jenderal Nandis melanjutkan pesan Rajanya

“ hampir saja saya salah bicara” gumam Raja Shu Chan dalam hati yang telah beranggapan negatif terhadap sahabat ayahnya...

“ sekali lagi tolong sampaikan rasa terima kasihku kepada Raja Konery serta sampaikan pula pasukan Durham akan di layani dengan baik dan akan di berikan sumber daya yang layak untuk mereka" Raja Shu Chan berkata dengan penuh bahagia karena mendapatkan bantuan pasukan infanteri terbaik di dataran tengah..

“siap yang mulia saya undur diri dan akan melaporkan hal ini segera kepada Yang mulia Raja Konery” ujar Jenderal Nadis sekaligus pamit meninggalkan aula Negara Xiang…

Kemudian utusan Negara Bursa maju menghadap Raja Shu Chan sambil menundukkan kepalanya dan mengayun tangan kanannya kearah kepala lalu berkata “salam yang mulia Raja Xiang,,.. semoga yang mulia di berikan rahmat dan hidayah dari tuhan yang maha Esa, hamba Jenderal Mahmet utusan dari Negara Bursa ingin menyampaikan amanat yang di berikan kepada hamba dari raja junjunganku baginda Yasir Al Mahmud…” ucap Jenderal Mahmet dengan penuh sopan santun..

Raja Shu Chan mempersilahkan Jenderal Mahmed untuk melanjutkan pembicaraannya dengan memberi gerakan mengangkat tangan kanannya dengan fokus Raja Shu Chan mendengarkan utusan Negara Busan..

“ yang mulia baginda Yasir Al Mahmud juga mempertanyakan keadaan Pangeran Zhen Long , beliau berkata tak elok apabila memulai perang tanpa dasar yang jelas, jadi beliau juga akan mengutus 2 Jenderal dan 100. 000 pasukan terbaik Negara Bursa untuk membantu menjaga Negara Xiang dari serangan kekaisaran Wei… " ujar Jenderal Mahmet tanpa berbasa basi...

Raja Shu Chan berkata “tolong sampaikan terima kasih dan salam buat baginda Yasir Al Mahmud, petuah beliau akan segera dilaksanakan" dengan senyum kegembiraan mengetahui dirinya mendapatkan bantuan pasukan Kaveleri terbaik di dataran tengah..

"sekalian tolong sampaikan rasa terima kasihku kepada yang mulia baginda Yasir Al Mahmud serta sampaikan Pula Pasukan Bursa akan dilayani dengan baik dan akan diberikan sumber daya yang layak"

“kemudian yang mulia saya ingin memberikan informasi penting dari sumber kami mengenai pergerakan kekaisaran Wei dalam kurun waktu 2 tahun ini?” lanjut Jenderal Mahmet yang membuat Raja Shu Chan sangat penasaran, dengan antusias Raja Shu Chan berkata “apa itu Jenderal?” dengan nada penasaran

“menurut sumber kami kekaisaran Wei telah berhasil merekrut kurang lebih 300 pendekar dewa tahap awal dari berbagai aliran di dunia persilatan serta sekitar 1000 pendekar pertapa yang memiliki nama untuk memperkuat pasukan militernya sehingga diharapkan yang mulia lebih berhati hati dalam mengambil sikap” ujar Jenderal Mahmet meneruskan amanat dari baginda Yasir Al Mahmud

Sambil menepuk kursinya Raja Shu Chan mengumpat "sial … mereka lebih cepat bergerak dari kita” setelah menarik nafas yang dalam kemudian Raja Shu Chan melanjutkan perkataannya "terima kasih informasi yang anda berikan Jenderal kami akan bergerak cepat untuk mengantisipasi dampak buruk yang akan terjadi” dengan penuh pemikiran Shu Chan mencoba mencari solusi yang terbaik...

“kalau demikian saya undur diri yang mulia… salam..salam..salam” Jenderal Mahmet meninggalkan aula kerajaan Xiang..

“ Panglima Fang bagaimana dengan delegasi yang kita kirim dari Negara dan kekaisaran lain?” tanya Raja Shu Chan dengan penuh pengharapan

“ Negara Taili ingin menstabilkan kondisi negaranya dahulu yang mulia sepeninggalan putri Bai Rong,,kondisi Negara Taili sangat buruk yang mulia" ujar panglima Fang melaporkan

kekaisaran Tang Beserta Negara Aliansinya masih tidak mempercayai Negara Xiang yang mulia sehingga enggan menerima delegasi dari Negara Xiang sejak 2 tahun yang lalu" Panglima Fang menjelaskan, Raja Shu Chan memahami sikap Kekaisaran Tang dan Negara Aliansinya karena selama ini Negara Xiang memiliki andil dalam peperangan antara kekaisaran Tang Dan Kekaisaran Wei..

untuk Negara dan Kekaisaran lainnya maaf yang mulia permintaan mereka diluar kendali kami”ujar Panglima Fang dengan penuh pertimbangan

“apa itu panglima ?” tanya penasaran Raja Shu Chan

“Mereka sebahagian besar meminta salinan kitab Shu Ron yang mulia” Panglima Fang Chen Menjelaskan dengan penuh penghormatan

“huftzzz…. Sudah saya duga sebelumnya…” Raja Shu Chan memahami tidak mungkin memberikan ilmu warisan leluhurnya sebagai pertukaran kekuatan maupun sebagai media kerja sama...

“Sudahlah Chan'er jangan kamu terlalu memikirkan masalah Negara dan Kekaisaran lainnya, yang jelas Raja Konery dan Sultan Yasir Al Mahmud ada bersama kita” sambil tersenyum tipis Shu Fei melanjutkan perkataannya "Raja Konery belum pernah kalah bertempur selama ini dan memiliki pasukan yang loyal kepadanya, Hui'er konon bertarung seimbang dengannya namun saya didak menyakini kabar tersebut karena menurut penjelasan adikku Shu Kang hampir tidak ada pendekar dewa tingkat puncak berani menantang dan berurusan dengan Raja Durham tersebut jadi jangan terlalu merisaukan 1300 pendekar yang direkrut oleh kekaisaran Wei, mereka tidak akan menyerang Negara Xiang dalam waktu dekat ini karena apa bila mereka melukai pasukan Durham dan Bursa… para Raja tersebut tidak mungkin tinggal diam sekarang fokuskan mencari cucuku Long'er saya melihat cahaya perbintangannya sangat terang menandakan dia hidup dengan baik” penjelasan Shu Fei yang membuat Raja Shu Chan merasa tenang dengan keamanan Negara Xiang dalam kendali yang baik..

Raja Shu Chan berkata "benar kata paman Fei begitu banyak pasukan khusus yang saya kerahkan mencari Long'er namun semua sia sia… ada berita kalau Long'er berada didasar lembah iblis namun hal itu tidak masuk akal karena perbintang Long'er begitu terang sehingga membuatku ragu bagaimana mungkin anak sekecil Long'er dapat bertahan hidup di dasar lembah iblis sudah lebih 20 pendekar suci yang saya utus untuk turun kebawah lembah iblis namun semua meregang nyawa dan tak pernah kembali lagi paman Fei” Raja Shu Chan berkata dengan nada yang kurang semangat..

“sabar… sabar Chan'er setidaknya kita harus bersyukur Long'er masih selamat” ujar Shu Fei dengan bijak

Sebelum mengakhiri pertemuan Raja Shu Chan memerintahkan Panglima Fang untuk merekrut pendekar pendekar Pertapa dan Pendekar suci dari aliran putih dan Netral untuk menjadi bagian dari pasukan Negara Xiang dan menyediakan sumber daya yang sama untuk para pasukan Negara Xiang, Negara Durham Dan Negara Bursa tanpa ada perbedaan…

Panglima Fang Chen meninggalkan aula dengan segera melaksanakan semua yang diperintahkan Raja Shu Chan..

1
Labib Zack Lee Jr
Luar biasa.
Sederhana tapi penuh makna.
Eko
pedang penguasa jagad kok keluar darikitab,bukanya tertancap bareng senjata lain di dalam cincin ya....
Eko
kelamaan...dr bab awal meridian mulu yg diurusin
Sis Wandi
gak sopan
Tongam
mls jdnya aq bc. novel apaan ini.
Tongam
lebih bc kolom komentar thor. tamatkan aja thor
Tongam
thour kamu jd guru sejarah aja jangan jd penulis novel. ga jelas
Tongam
aq bingung thour mc nya sdh ratusan tahun berlatih ntah di ranah mn kultipasinya cerita oon
Budi Purdan
cerita yg baik,TPi terlaluuuu banyaknya penjelasan ,ini hanya komen kritikan ,di baca t gk terserah author nya
Budi Purdan
masalalu melulu
Budi Purdan
dibawah kemana cerita ini Thor
Budi Purdan
haduuuh...
Budi Purdan
terlalu banyak penjelasan
NiZUMi**02
salfok sma suara nangisnya, kok kyk suara di piggy/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Mardiyanto
kapan petualangannya kalo cuman latihan terus
Citayam Aja12345
terlalu detail ulasanya
Zzz: Mampir kak, judulnya Iblis 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚎𝚛𝚊𝚙 𝚍𝚊𝚛𝚊𝚑, 𝚔𝚊𝚕𝚒 𝚊𝚓𝚊 𝚜𝚞𝚔𝚊🙏
total 1 replies
Frengky Sultani
skip SJ ceritanya
Ebes Saja
apa nggak berlebihan seorang pendekar sakti di keroyok banyak pendekar dewa
Ebes Saja
belum² musuhnya sdh berada di puncak kekuatan sbg pendekar dewa...angel...angel
Eti Eti
Lumayan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!