NovelToon NovelToon
Love Me Please, My Husband

Love Me Please, My Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:301.5k
Nilai: 5
Nama Author: Siti Jenab

Kisah cinta seorang gadis cantik yang rela mengorbankan masa depan demi kakak kesayangannya. Anin rela menikah dengan pria yang sama sekali tidak dikenalnya.

Anindira, harus menjadi pengantin pengganti kakaknya yang kabur. Tak disangka sebelumnya, jika hari ini dia akan menjadi seorang pengantin dan menikah dengan calon suami kakaknya sendiri.


Akankah rumah tangga Anin dan Rico bertahan lama dan membuahkan benih cinta atau sebaliknya?

ikuti terus kisahnya....


ig :sitijenab451

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Jenab, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembalinya Tiara Bramantyo

Tak lama kemudian, seorang gadis cantik dan sexy menerobos masuk tanpa permisi, Anin terbengong menatap gadis tersebut.

“Kak tiara” Lirih Anin sendu ketika gadis itu sudah bergeleyut manja di lengan suaminya.

Rico pun hanya diam saja, membiarkan Tiara menempel dan bergelayut manja di lengannya.

“Aku ada meeting, kamu tunggu disini” Titah Rico menatap Anin, Anin hanya diam menatap kakaknya yang diam tanpa ekpresi.

Sangat diluar kebiasaan mereka, yang biasa berpelukan ketika bertemu. Tapi kenapa hari ini seperti bukan kak tiara. Apakah dia masih mencintai Rico? Jika memang begitu tapi kenapa dia malah kabur di hari pernikahan mereka dan menjadikan ku kambing hitam dalam pernikahan itu.

Anin menatap sendu tangan suaminya yang melepas tangan Kak Tiara masih bergeleyut manja, dadanya serasa sesak. Udara seakan mau habis karena terhisap cemburu.

Cemburu? Benarkan dia cemburu terhadap kekasih kakaknya? Tidak dia suamiku.

Rico melenggang pergi ketika sudah menatap tajam kepada Tiara, membuat Tiara cemberut. Anin hanya memerhatikannya, mereka seolah tidak menganggap kehadiran Anin.

“De, maafin kakak” Ucapnya ketika sudah menghampiri Anin dan duduk di sampingnya.

Anin tidak menjawab, dia masih menatap kakaknya dengan tatapan tak menyangka.

“Kakak tau kakak salah, maafin kakak. Tapi sungguh kakak sangat mencintai Rico begitupun dengan Rico. Kami pasangan yang sangat serasi”

Ck, serasi katamu? Anin menatap jengkel kepada Tiara.

Kebersamaan Tiara dan Daniel membuat Anin kecewa, Anin ikut merasakan sakit yang dialami Rico.

“Tapi kenapa kakak kabur waktu itu?”

Tiara tertunduk, Anin masih menatap lekat wajah kakaknya yang penuh penyesalan.

Tiara meraih tangan Anin dan menggenggamnya.

“Kakak dijebak, waktu itu ada telpon dari seseorang yang mengatakan jika kakak masih berani menikahi Rico, maka nyawa Rico yang menjadi taruhannya.”

Anin menunduk mendengar penjelasan kakanya.

Benarkah?Anin terdiam

Tapi aku sudah resmi menjadi istri sahnya.

Orang tua Rico sudah menitipkan putra mereka kepadaku dan memintaku untuk menjaga rumah tangga kami.

Sejenak terbayang wajah penuh harap orang tua Rico dan kedua orangtuanya.

“Tidak!” Anin beranjak membuat Tiara ikut beranjak.

“Maafkan aku kak, tapi Rico sudah menjadi suamiku. Aku juga sudah menjadi istri sahnya sekarang, kami sudah sah dimata hukum dan agama”

“De, maafkan kakak. Kamu tau kan kakak sangat mencintai Rico. Kalian masih bisa cerai dan kamu bisa menikah lagi dengan pria yang kamu cintai.”

Anin menatap tak percaya, bisa-bisanya Tiara mengatakan hal itu dengan mudah. mempermainkan sebuah pernikahan yang suci.

“Tidak, aku tidak akan bercerai dengan suamiku!” Ucapnya dan langsung melenggang pergi dengan air mata yang sudah terjun di pelupuk matanya.

Kenyataan ini sungguh tak adil bagiku, setelah diriku menggantikan posisi sulit itu, dengan mudahnya kakak kembali dan memintaku bercerai dengan suamiku?Tidak!.

Anin berlari, ada banyak karyawan yang melihatnya. Mereka menatap dengan penuh iba, ada pula yang cuek tidak peduli.

Tidak ada Ilma maupun Sekertaris Juna diluar. Sepertinya Ilma sudah pulang lebih dulu.

Huft.

Gadis itu menarik nafas, kemudian melangkah pergi. Anin sangat kecewa dengan sikap Rico yang membiarkan Tiara bertindak semaunya. Anin merutuki kebodohannya sendiri.

Mereka sudah bertemu dipesta kemarin, lalu kenapa dia dengan begitu mudahnya luluh hanya dengan ciuman sialan itu.

Anin mengusap kasar air mata yang keluar tanpa ijin, berlari cepat menjauhi tempat yang menyakitkan ini….

Waktu berputar begitu cepat, matahari yang bersiaga kokoh kini sudah mulai redup perlahan meninggalkan bumi. Anak-anak kecil berlarian kesana kemari, para orangtua mereka berteriak mengingatkan anak mereka agar tidak lari. Sedangkan seorang ayah, duduk menunggu tak jauh dari mereka. Pemandangan sederhana namun sangat berharga.

Seperti biasa, taman ini adalah tempat ternyaman baginya. Meski hari sudah mulai gelap, namun masih ada pengunjung hanya untuk bermain atau bersantai. Untung saja taman itu tidak terlalu ramai hari ini,  sudah beberapa jam Anin duduk termenung di pojokan taman.

Tak lama kemudian, Daniel kembali datang, duduk disampingnya. Pria ini, sudah seperti semut yang akan datang kapan saja jika ada gula ditaman ini. Jujur, Anin sangat senang  kala Daniel selalu datang dan

menghiburnya. Namun sekarang sudah berbeda, andai saja dia belum menikah. Mungkin dia akan menerima cintanya.

Tapi, Anin tau batasan. Status dirinya yang kini sudah menjadi seorang istri membuatnya kuat dan lebih menutup diri. Anin tau betul tata krama yang selama ini diajarkan oleh ibu.

“Hay little girl”

Anin terdiam tak mengindahkan.

“Sedang ada masalah?” Tak ada jawaban.

“Minumlah, ini akan sedikit menenangkan mu” Ucapnya sambil menyodorkan sebotol minuman.

Anin menerima dan meneguknya.

“Jika kau tidak bahagia dengannya kembalilah padaku” Ucapan Daniel membuat Anin menoleh kearahnya.

“Aku siap menunggumu an” Lanjut Daniel.

Tidak ada percakapan apapun selama Anin disana, dia membiarkan Daniel duduk disampingnya sambil berceloteh sendiri. Hingga akhirnya Anin mulai merasa sedikit tenang kemudian pamit.

“Aku pulang” Ucap Anin membuat Daniel tersenyum karena bisa mendengar suara gadis pujaannya.

“Oke, aku antar” Anin mengangkat tangan tanda tidak setuju.

“Baiklah, baiklah. Hati hati my girl” Ucapnya semangat sambil tersenyum menatap Anin yang sudah berjalan menjauh.

Bukan Daniel namanya jika tidak membuntuti pujaan hatinya, dia mengikuti Anin hingga tiba mansion Rico. Memastikan keselamatan gadis yang ia cintai sampai kerumah sahabatnya.

“Aku akan membawamu nanti”

Tepat pukul 19:00 WIB, Anin baru kembali kekediaman keluarga William menggunakan taksi online. Perlahan Anin menarik nafas beberapa kali guna mendapatkan kekuatan agar bisa masuk kedalam rumah itu dengan tenang tanpa kesedihan.

“Sudah kubilang jangan dekati pria brengsek itu!!?” baru saja hendak melewati pintu utama suara Rico mengejutkannya dan sudah berdiri disana sambil melipat dada.

Wajahnya ia tundukan kebawah dengan kaki dilipat.

Rico membayangkan Anin yang bertemu dengan pria lain tanpa ijin dan dengan menggunakan baju sexy yang sukses mengekpos kemolekan tubuhnya. Memikirkan hal itu membuat amarah Rico naik, darahnya mendidih, nafasnya memburu tak karuan.

“Bukan urusanmu!” Tukas Anin dan langsung melenggang pergi ke kamar bawah.

“Heh beraninya kau mengatakan itu!”

Rahang Rico mengeras, dia menarik lengan Anin dengan sangat kuat.

“Apa kamu lupa dengan ucapanmu sendiri tuan?!?”

“Aku tidak peduli denganmu meski kamu mati sekalipun.” Lanjut Anin dengan tegas sambil menatap wajah suaminya yang hanya diam tanpa ekpresi.

Ucapan itu masih terngiang-ngiang di kepala Anin, sungguh Anin ingin berlari dari semua masalahnya. Meninggalkan beban yang selama ini ditimpahkan padanya.

Rico tidak lagi menjawab ucapan Anin dan membiarkan istrinya masuk kedalam kamar yang berada di lantai dasar. Ucapan Anin memang benar, tapi kenapa mendengar Anin mengatakan hal itu sangat menyakitkan?

Arghhh!

Rico mengerang frustasi, kemudian melenggang pergi setelah menyambar kunci mobil dan malajukannya dalam tingkat tinggi. Rico memutuskan akan pergi ke hotel Sekertaris Juna dan menenangkan diri disana.

1
flower
/Sob//Sob//Sob/
Hari Saktiawan
cerita nya bagus tapi upnya lama banget /Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
Hari Saktiawan
kapan lanjut lagi /Cry//Cry//Cry//Cry//Cry//Cry/
Tutiks
kapan ya kelanjutan lagi .....ditunggu up nya lagi
Widya Setyorini
lanjut thour
Hermawati Wiwi
finish sdh,ini kali la gw baca crt yg lama........sekali baru mau update,sampai org lupa sdh crtny🤭🤦‍♀️
Hermawati Wiwi
halllo thor,ini crt tdk mau dikasih lanjut lg ka?klo tdk biar dihapus dari wall🤭lamaaaa amat sambungannya??
Firlmala Sari
ni tdk ada kelanjutanya thour
re
Next
Firlmala Sari
thour jgn lama2 up nya ditggu kelanjutanya
Tutiks
kapan ini up lagi ditunggu ya up nya
Tutiks
lanjut tanya mana ya ....di tunggu up nya
Tutiks
lanjut lagi up nya
Akmal Ramadhan
horor banget thor😅😅😅😅
Firlmala Sari
Panass..panasss badan ini panas pushing..pushing...pala INI pushing 🤣🤣🤣🤣
Karaeng Simbaa
lanjut
Atthaya Nasyauqi Munafisa
Knpa jarang up thor
Neri Wulandari
next thor...
Karaeng Simbaa
Mau baca dari awal lagi krn udah lupa...plizz thor jgn kelamaan upnya krn bikin lupa ceritanya
Ratna Dewi
jng lama"lah thor up'y
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!