NovelToon NovelToon
Phuket Story (3rd Series Billionare Love Story)

Phuket Story (3rd Series Billionare Love Story)

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:4.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nipi Nupu

Novel ini merupakan series terakhir dari trilogy Billionare Love Story dimana Edward, seorang laki-laki terakhir diantara 3 orang billionare yang diceritakan. Cerita mengenai kisah Dave dan Calvin masih akan didapatkan ceritanya disini. Jadi yang belum baca series pertama dan kedua, lebih baik dibaca dulu biar nyambung ceritanya.

Kali ini author menceritakan tentang Edward yang merasa sakit hati atas semua kejadian yang terjadi setelah kepergiannya ke Phuket. Semua kebetulan, dendam dan sakit hati akan ditemukan dinovel ini.

Clara, seorang wanita muda dengan keseksian tidak tertandingi harus mendapatkan kejadian yang mengubah kehidupannya setelah ia bertemu dengan kakaknya dan pria yang telah ia buat patah hati dalam waktu semalam.

Bagaimana kelanjutan series ini? Kalian akan menemukannya setelah membaca series terakhir ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nipi Nupu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebahagiaan Desy

Sudah satu minggu Clara kehilangan ayahnya. Ia tidak berani menampakkan wajahnya pada siapapun. Ia terus mengurung dirinya dikamar. Ia menutup gorden agar ia tidak dapat melihat dunia luar. Ia yakin kedua wanita yang ada didalam rumahnya sedang bersenang-senang. Untungnya ada Bi Rumi yang mengerti dan perhatian padanya. Setiap hari ia memaksanya untuk makan dengan rayuan ia harus tetap hidup agar ia bisa bertemu dengan kakaknya.

Clara turun dari tempat tidur dan berjalan menuju meja rias. Ia melihat wajahnya. Mengkhawatirkan, pikirnya. Ia sulit tidur setelah kematian ayahnya. Kedua matanya terdapat lingkaran hitam. Wajahnya pun sedikit pucat karena ia terus menangis. Setelah kejadian seperti ini, apa yang harus ia lakukan. Tiba-tiba terdengar ketukan pintu kamarnya. Ia langsung melihat gagang pintu dengan penuh kewaspadaan. Terdengar suara Bi Rumi memanggilnya. Ia dapat bernafas dengan lega. Iapun membuka pintu kamarnya. Ternyata bukan hanya Bi Rumi yang ada disana. Tapi Om Sakti pun ada disana. Om Sakti adalah pria yang paling menolongnya ketika ia bisa pergi dari Phuket dengan cepat. Ia bahkan menyewa sebuah jet pribadi. Ia tidak yakin akan semurah yang ia bayangkan.

"Katanya udah seminggu ini kamu gak keluar kamar ya, Clara?"tanya Sakti.

Clara mempersilahkan pria itu masuk kekamarnya. Ia kemudian duduk di sofa yang ada dikamarnya diikuti oleh Sakti.

"Ada apa om kesini?" tanya Clara

"Om mau tau tentang kabar kamu. Ternyata sedikit menyedihkan." Sindirnya.

"Kenapa om bilang begitu?" protes Clara

Sakti membetulkan kacamatanya. "Maafkan om. Tapi papa kamu akan kecewa melihat kamu seperti ini."

Clara langsung teringat sesuatu. "Om, apa yang menyebabkan papa meninggal?"

Sakti menghela nafas. "Akan om ceritakan kejadian sesungguhnya. Tapi enggak sekarang. Nanti om kasih tau kamu sebulan lagi. Sekalian om membacakan surat wasiat papa kamu."

Clara menatap Sakti serius. "Papa sempet bikin surat wasiat?"

"Iya. Kamu harus sabar dan bersiap untuk melanjutkan pekerjaan papa kamu." jelas Sakti.

Tidak terlihat oleh mereka, Desy berada diluar untuk mencuri dengar. Ia menggerutu kesal. Iapun berjalan kekamar Adriana.

"Adri\, ternyata Aditya membuat surat warisan. Kamu tau apa yang pengacara t*l*l itu bilang?" Ucap Desy menggebu-gebu.

Adriana melepaskan airphone nya. "Ada pengacara Aditya?" tanyanya.

"Iya, dia nyuruh anak itu buat siap-siap sama perusahaan Aditya. Kita harus berbuat sesuatu, Adri. Mama gak mau usaha kita sia-sia." jawab Desy.

"Mama mau apa?"tanya Adriana serius.

"Kita harus melenyapkan anak itu. Apapun caranya."

Adriana sedikit mundur. "Aku takut ma. Aku gak berani." ucapnya ragu.

"Mama yang kerjain. Kamu ikut omongan mama aja." jawab Desy sambil berjalan keluar kamarnya. Adriana menatap ibunya yang menghilang dibalik pintu.

Clara terbangun karena suara bising dirumahnya. Baru saja ia bisa tidur, kedua wanita itu sudah mengganggunya. Iapun keluar untuk pertama kali karena kesal. Suara musik yang sangat keras itu terdengar dibelakang rumahnya. Ia terkejut ketika melihat halaman belakang rumahnya telah disulap menjadi acara pesta coctail oleh ibu tirinya. Clara geram dan marah. Kali ini sudah tidak ada ampun lagi bagi mereka berdua.

"Pergi kalian!" teriak Clara.

Musik berhenti. Desy menoleh untuk melihat Clara. Itulah yang diinginkannya. Clara keluar dari kamar dan ia bisa  melakukan aksinya. Ia tersenyum puas.

"Kalian gak ngerti juga? Pergi kalian semua! Kalian gak tau kalo papa baru aja meninggal! BR***S*K kalian!" Ucap Clara sambil terus berteriak. Semuanya terdiam. Beberapa orang telah meninggalkan pesta itu. Ia berbalik untuk naik lagi kekamarnya\, namun tiba-tiba matanya ditutup oleh sesuatu. Tubuhnya ditarik oleh beberapa orang. Clara tidak bisa berteriak karena mulutnya dibekam. Ia hanya merasakan tubuhnya dibawa kesebuah tempat yang iapun tidak tahu. Terdengar pintu ditutup dengan kencang.

Tak lama kemudian ia mendengar ada langkah kaki mendekatinya. Ia mundur dan tidak bisa bangun karena kaki dan tangannya diikat.

"Aku cuma mau denger kamu berteriak kesakitan\, Clara. Anak S**L*N!" ucap wanita itu. Clara tersenyum. Mendengar namanya saja ia langsung tahu siapa yang akan menyakitinya.

"Ma, jangan terlalu jauh." ucap Adriana takut.

Desy mendekati tubuh Clara dan menendangnya dengan sekuat tenaga. Clara mengeluh kesakitan. Ia tidak bisa berteriak karena mulutnya masih ditutup. Ia hanya mengerang kesakitan.

"Sakitkah?"tanya Desy. "Itu belum seberapa, sayangku." tambahnya.

Beberapa orang yang iapun tidak tahu mendekati mereka. Mereka mulai memukul tubuh Clara dengan berbagai benda. Clara tak berdaya. Ia kesakitan diseluruh tubuhnya. Ia sudah tidak bisa mengerang kesakitan karena ia sudah kehilangan kesadaran.

"Buang gadis ini ke mana saja. Kalau bisa kalian B***** tanpa menghilangkan jejak."geram Desy sambil berjalan keluar.

"Kamu tega B**** nona Clara?"tanya salah satu pria itu. Hampir 2 jam ia pergi mencari tempat aman untuk membuang Clara. Tubuh Clara dibawa sangat jauh dari rumahnya.

Pria yang satu menangis. "Siapa yang tega Ben, Dia baru saja kehilangan papanya."

"Kita gak bisa berbuat apa-apa karena kita diancam." ucap pria satunya.

Beni, salah satu dari mereka melihat tubuh lemas Clara. Wajah gadis itu babak belur karena tamparan dan pukulan. Wajahnya sudah tidak terlihat cantik lagi.

"Kita bawa ke gunung aja Ben, nanti mungkin ada yang nemuin. Jujur, aku gak tega."

"Iya, kita turunin didepan aja. Inikan malem."

"Iya."

Tubuh Clara diangkat oleh Beni dan disandarkan ke batang pohon.

"Non, jangan pernah kembali lahi kerumah. Mereka sangat berbahaya. Maafkan kita non, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi non Clara masih layak untuk hidup."

Walaupun masih lemas, tapi Clara masih dapat mendengar ucapan pria-pria itu. Terima kasih karena masih membiarkan aku hidup, ucap Sandra dalam hati. Semuanya terasa sunyi. Clara tidak dapat bergerak sedikitpun. Ia ingin bertemu dengan ibu dan kakaknya. Hanya mereka yang dapat menolongnya.

"Ada orang mati!!!"teriak seseorang. Clara terbangun namun ia masih tidak bisa membuka matanya. Ia hanya merasakan ada seseorang yang mengangkat tubuhnya.

"Ed, bawa ke puskesmas aja. Masih hidup." Teriak seseorang.

Ed? Edward? Tidak mungkin itu Edward kan? Pria itu pasti marah besar padanya. Maafin aku Ed, Aku bener-bener minta maaf."

1
Anonim
Bagus
🌾lvye🌾
ya elahhh edd eddd dendam sama clara cuma karena gitu 😡
Endang Puspitasari
Kecewa
Ran Aulia
👍😍
Prolice Sadarita
perasaan edwart tidak ada pungsinya sama sekali untuk melindungi clara, clara berjuang sendiri memberantas musuh2 nya, untung ada om nya, klu tidak udah mati si clara
Manda P Wulandani
elisa ??
Manda P Wulandani
kok sandra
Manda P Wulandani
kok calvin
Putri Pink
ibarat kata...
berakit rakit kehulu
berenang renang ketepian..
bersakit sakit dahulu
bersenang senang kemudian..
Pasangan yg absurd..
Salsha Bila Maharani
penasaran dengan cerita nya si cantik kembar
💟노르 아스마💟
biarkn ami dgn penyesalanx
💟노르 아스마💟
ngakakk ahh🤣🤣🤣
💟노르 아스마💟
lebih seru deh ...tpi 2 yg lain jg seru koq
💟노르 아스마💟
tgu penyesalan menghampiri mu edward
Rini Haryati
ceritanya bagus
sukses
seamngat thor
mksh
Fa Rel
rasain lu di tolak
Fa Rel
enak bgt pengen balik uda nampar lagi benci ma edward emaknya jg sialan
Fa Rel
alena kayak g sayang ma adeknya aduh malah adeknya di biarin ma orang asing aneh lu
ayeaye
saya kangen thor sama cerita phuket story
udh perbah baca dulu,tpi pengen baca lagi
Yilove
thor.. pesona sutradara knp dihapus?? pindah k mn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!