Perusahaan keluarga Reno Mahesa di Jerman mengalami kehancuran setelah di pimpin oleh Arabella, anak pertama dari zevano dan Isabella.
Arabella jatuh cinta pada seorang pria dan mengorbankan segalanya. siapa sangka pria tersebut justru merebut takhta perusahaan milik Mahesa grup.
Sanggupkah Arabella merebut kembali perusahaan sang kakek?
kisah ini lanjutan dari kisah kelurga Reno Mahesa. kisah anak-anak, cucu-cucu Reno dan Delena. kisah ini mengusung percintaan, balas dendam, keterpurukan dan mengharu biru.
ikuti terus kelanjutannya dan jangan di skip, biar kalian tahu alur ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon enny76, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Surprise untuk Arra
Perkantoran Mahesa grup.
"Bu Arra, apa Anda yakin ingin berikan kontrak pembuatan kapal pesiar ini pada pak Chandra?!"
"Iya, saya akan beri kesempatan pada pak Chandra untuk membuat kapal pesiar terbaru tahun 20027."
Pamella menaikkan satu alisnya "Apa tidak berlebihan Bu Arra! setahu saya perusahaan cemerlang corp milik pak Chandra, belum pernah membuat kapal pesiar. Masih banyak perusahaan bonafit yang menunggu kerjasamanya dengan perusahaan Mahesa grup. Mereka jauh lebih unggul dalam pembuatan kapal pesiar terbaru, tapi pak Chandra...'
"Sudah cukup!" bentak Arra "Nona Pamella, anda hanya Sekertaris saya dan anda tidak berhak ikut campur urusan saya. jangan terlalu menggurui, apa saya tidak boleh berikan kesempatan untuk perusahaan yang ingin berkembang. Apa lagi pak Chandra dosen saya di universitas dan dia sudah banyak menolong saya."
(Nona Arra tidak bisa bedakan mana pekerjaan, dan mana urusan pribadi. Kalau perusahaan di campur aduk dengan urusan pribadi, bisa kacau semuanya) gumam Pamella dalam hati
"Maaf bu Arra, kalau saya menyinggung anda. Kedepannya saya tidak akan ikut campur lagi. Saya hanya akan bekerja bila ibu perintahkan.' ujar Pamella merasa bersalah.
"Baiklah Pamella, kamu sangat kompetitif dan bisa saya andalkan. Kedepannya bantu saya untuk urusan perusahaan. Mengenai pak Chandra biar jadi urusan saya."
"Lalu, bagaimana dengan PT Dana Reksa, PT Angkasa dan PT Maju mandiri?" mereka sudah kirimkan proposal, tinggal di setujui Bu Arra."
"Batal kan semuanya, saya sudah putuskan tidak ada kerjasama lagi dengan perusahaan mereka. Sekarang fokus pada perusahaan Cemerlang corp milik pak Chandra!"
Bola mata Pamella membuat "Ap-apa?! Di batalkan semua Bu!"
"Iya!"
"Tapi, perusahaan mereka sudah puluhan tahun bekerjasama dengan perusahaan Mahesa grup. Kenapa harus memutuskan kerjasama sepihak?!'
"Saya tidak mau memberikan alasannya. Saya rasa nona Pamella sudah sangat tahu, dan saya tidak perlu menjelaskan berkali-kali."
"Baik bu!"
"Buatkan proposal kerjasama dengan perusahaan Cemerlang corp."
"Berapa jumlah dana untuk diberikan pada PT cemerlang corp."
"Satu triliun.'
"What?! Pamella terkejut, hampir saja ia jatuh dari kursinya.
Arra berdiri, lalu berkata dengan nada dingin. "Lakukan semua perintah ku dan jangan ada yang kurang sedikitpun."
"Ba-ik bu."
Sebelum melangkah pergi Arra meraih ponsel dalam tas kecilnya, lalu menghubungi seseorang.
"Chandra, temui saya di kafe mawar nanti malam."
"Baik sayang, saya akan jemput kamu di kampus. kebetulan hari ini tidak ada jadwal mengajar ku."
"Oke sampai nanti.'
"Pemella, kamu langsung ke kantor saja. Saya izin masuk kantor. kalau ada yang tanya, bilang saja saya sakit."
"Baik bu Arra."
Arra melangkah pergi meninggalkan kafe privat, tempat rahasia Arra dan sekertaris nya.
Pamella buru-buru bereskan berkas-berkas di atas meja. Hells nya seperti menginjak sesuatu. Ia menurunkan pandangannya ke lantai putih. Lalu berjongkok dan mengambil card berwarna gold.
Alisnya berkerut "Card gold milik siapa ini?!
Pemella membaca nama timbul di kartu berwarna kuning keemasan. "Reno Westin Mahesa" Hah?! Ini kartu gold milik tuan Reno?! Wanita cantik berusia 28 tahun itu terus berpikir
"Apa jangan-jangan Bu Arra telah menjatuhkan kartu ini? Sepertinya Card gold ini sangat istimewa, lebih baik aku simpan dulu."
Pamella melangkah pergi meninggalkan kafe privat tersebut menuju perkantoran Mahesa grup.
***
Tepat pukul delapan malam Chandra sudah menunggu di depan gerbang kampus. Arra menyunggingkan senyuman saat Chandra berjalan mendekat sambil menyerahkan bucket bunga tulip kesukaan Arra.
"Ayo kita pergi, aku akan tunjukkan sesuatu padamu."
Arra dan Chandra masuk kedalam mobil dan menuju suatu tempat. Mobil terus melaju tanpa hambatan, memasuki perbukitan yang indah dan menghijau.
"Chandra Kamu mau bawa aku kemana?!"
"Nanti kamu juga akan tahu."
Satu jam kemudian, mobil berhenti di sebuah gerbang yang menjulang. Seorang satpam membuka gerbang pintu, mobil masuk kedalam pekarangan rumah yang luas.
"Woww rumah siapa itu?!" pekik Arra terkejut. ia melihat sebuah rumah besar berlantai tinggi, rumah tersebut mirip kerjaan jaman dulu, ada benteng-benteng warna hitam pekat yang menjulang.
"Ini bukan rumah, tapi kastil peninggalan nenek buyut ku."
"Ap-apa kastil?! Untuk apa kamu membawa ku kesini?!"
"Aku akan memberimu suprise, ayok kita masuk."
Arra turun dari mobil bersama Chandra, lalu mereka berjalan kearah kastil yang jaraknya 300 meter dari mobilnya terparkir.
"Chandra aku sangat takut." tukas Arra sambil mengaitkan tangannya ke lengan Chandra
"Tidak usah takut ada aku disini."
Chandra membuka pintu kayu berwarna hitam pekat, pintu terbuka lebar dan mereka masuk kedalam ruangan yang minim cahaya.
"Chandra, kenapa tempat ini sangat redup. Tidak ada lampu, cuma ada obor di dinding."
"Kastil ini ada yang mengurus, bila malam hari mereka akan pulang."
"Wilona duduk lah di sofa, aku akan ambilkan minum."
"Chandra jangan pergi, aku sangat takut. Tempat ini sangat horor."
"Hey! Apa yang kamu takut kan? disini tidak ada apa-apa?"
"Tunggulah sebentar, jangan kemana-mana."
Chandra melangkah pergi masuk kedalam ruangan, hanya cahaya obor yang menerangi ruangan tersebut. Arra terlihat ketakutan dan hawa dingin menerpa tubuhnya.
Satu jam kemudian.
"Kemana Chandra? Kenapa sudah satu jam tidak muncul juga." Arra terus menatap arloji di tangannya.
"Chandra dimana kamu?! Seru Arra, suaranya menggema di udara dan terdengar nyaring.
Arra terus memanggil sosok pria tinggi tegap itu, namun tidak ada jawaban sama sekali. Tiba-tiba terdengar suara benda terjatuh dari dalam ruangan. Bersamaan jam dingin besar yang berbunyi sangat nyaring. Arra terkejut sambil menutup telinganya.
Suara dengung jam dinding berbunyi 12 kali, tandanya jam sudah pukul 12 malam. Arra benar-benar ketakutan, ia melihat seperti ada sosok bayangan tinggi besar berjubah hitam, mendekat kearahnya.
"Chandra tolong aku!!!!! Teriak Arra sambil meringkuk di bawah kursi.
Seketika ruangan berubah terang benderang, bersama suara tepuk tangan. Arra terlihat bingung, ia mengadahkan wajahnya dan melihat sosok pria berjubah berdiri kokoh didepannya.
Arra mengedarkan pandangannya keseluruh ruangan, melihat beberapa teman-teman kampusnya dan orang-orang yang tidak ia kenal.
"Siapa kamu? Dimana Chandra?! Pekik Arra
Pria berjubah itu melepaskan jubahnya dan berlutut didepan Arra. "Wilona, maukah kamu jadi kekasih ku dan kita bertunangan."
Arra terkejut sambil membekap mulutnya. "Chandra Kamu...?"
"Hampir dua tahun sudah kita bersama, aku sangat mencintaimu dan ingin bertunangan dengan mu. Apakah kamu menerimanya?" tanya Chandra seraya menatap penuh cinta.
"Terima.. Terima.. Terima..." seru mereka sambil tepuk tangan.
Tanpa terasa air mata Arra berjatuhan, lalu ia mengangguk "Iya aku menerima pertunangan mu Chandra."
Pria itu berdiri dan menyematkan cincin berlian ke jari manis Arra. "Terimakasih Will, kamu mau menerima tunangan ku." ucapnya sambil mencium punggung tangan Arra.
"I love you forever Wilona."
"Love you to " balas Arra.
Mereka berdua saling berpelukkan, lalu Chandra mencium kening Arra. "Tetapkan tanggalnya, kita akan bertunangan."
Arra menyunggingkan senyuman lebar. "Aku akan beritahu papa dan mama."
(Tadinya aku yang akan berikan Chandra kejutan kontrak kerjasama perusahaan. Ternyata aku yang diberi kejutan) gumam Arra sambil sumringah.
KOK MAKIN KESINI JARANG LIKE,! TOLONG BANTU LIKE SETELAH BACA, BERIKAN VOTE, RATE BINTANG 5, DAN SERTAKAN KOMENTAR KALIAN 🥰🥰
💜💜💜💜💜💜💜