Lin Wu Ji, seorang Immortal Tertinggi yang tak terkalahkan. Suatu hari, ia dikhianati dan dihancurkan oleh Gu Zhong, rekan terdekatnya. Alih-alih binasa, jiwa Lin Wu Ji bereinkarnasi ke dalam tubuh Lin Hao, seorang anak dari keluarga fana biasa di desa terpencil yang dianggap lemah. Dibekali dengan sistem dewa yang tiada tandingannya, Lin Hao bangkit untuk memulai perjalanannya demi membalas dendam dan kembali mencapai puncak kekuasaan.
Update 1-2 kali dalam seminggu.
Note: Cerita ini adalah karya original author bukan novel terjemahan!
Genre : Fantasi timur, Reincarnation, Balas Dendam, System, Xianxia, Xuanhuan, Adventure, Original, Romansa Fantasi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zan Apexion, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 15: Sosok Misterius Di Puncak Bintang
Setelah beberapa kegagalan yang memalukan dari peserta lainnya, Penatua Wei mengumumkan nama samaran Lin Hao.
"Peserta berikutnya! Bai Fen!, Dipersilahkan untuk maju"
Lin Hao melangkah maju, sambil berpura-pura ia memasang ekspresi gugup yang sangat meyakinkan.
Saat ia berjalan menuju balok batu Formasi Dasar Tingkat 3, ia sudah memetakan jalur True Qi Formasi itu secara keseluruhan.
Formasi ini ternyata memiliki satu Batu Spiritual Rendah sebagai inti daya, yang posisinya terletak secara terbuka tepat di bawah altar batu milik Penatua Wei.
tanpa aba-aba, Lin Hao pun memasuki Formasi tersebut.
Dengan Seketika, tekanan spiritual dan ilusi tingkat ringan datang menyerangnya. Meskipun Bagi Kultivator Tingkat 6 biasa, ini akan menjadi siksaan. Tapi, Bagi Lin Hao sendiri, tekanan itu hanya terasa seperti embusan angin sepoi-sepoi saja (Sepele).
Eksekusi Presisi: Asap yang mengandung tekanan spiritual serta ilusi tingkat ringan itu yang biasanya butuh berjam-jam bagi Kultivator lain untuk menyelesaikan nya, bagi dirinya(Lin Hao) hanya membutuhkan tiga detik saja.
Formasi itu pun menguji daya tahannya, Lin Hao merespon dengan mengangkat tangan kanannya, Bukannya melancarkan teknik serangan, ia justru melakukan Segel Tangan Penstabil.
Teknik ini adalah turunan dasar dari Manual Formasi Primordial, digunakan untuk menenangkan gangguan Qi di suatu Formasi.
Namun, Cara Lin Hao menggunakannya saat ini sangatlah berbeda dari biasanya dan ini merupakan tujuan yang sangat berlawanan.
Cara yang digunakan Lin Hao ini adalah dengan hati-hati menyalurkan 1% dari True Qi Tingkat 6-nya, sambil masih menjaga penyamaran Tingkat 3 nya.
True Qi itu juga terlihat dialirkan ke arah Rune Formasi. Meskipun jumlahnya kecil, kualitas True Qi yang dikeluarkan sangatlah murni dan terkonsentrasi, hal ini membuatnya tampak mustahil menghasilkan Qi setingkat ini untuk seorang kultivator biasa di ranah yang sama.
Dengan berhati-hati dan Untuk menghindari kecurigaan, volume energi yang dikeluarkan dijaga sangat seminimal mungkin, sehingga tidak menarik perhatian praktisi lainnya.
Dengan cara ini, diharapkan bisa mengaktifkan Rune Formasi tersebut secara perlahan dan pasti.
Energi murni yang dihasilkan tadi tidak hanya tidak menghancurkan Formasi, melainkan hanya menargetkan titik kritis di jalur sirkulasi Qi Fana Formasi tersebut, sehingga menyebabkan gangguan kecil yang bersifat non-destruktif saja
Fzzzzzt!
Tekanan di dalam Formasi tiba-tiba melonjak, tetapi hanya di wilayah atau zona pinggiran saja, meskipun begitu hal ini menciptakan efek suara yang keras disertai dengan terciptanya kilatan ilusi yang tajam.
Penatua Wei yang sedang di posisi bermeditasi segera tersentak kaget. "Apa yang sedang terjadi?!" raungnya, mengaktifkan Sense Spiritual-nya yang kuat untuk menstabilkan Formasi tadi.
Disisi lain, Kedua penjaga Foundation Establishment Tingkat 3 di gerbang, kini juga mengalihkan fokus mereka pada hal tersebut.
Mereka menyimpulkan: Seorang Qi Gathering yang lemah secara tidak sengaja telah memicu dan mengganggu Formasi, ini bukan serangan eksternal kan?, kenapa hal mustahil ini bisa terjadi? Sangat tidak mungkin dan Karena hal ini membuat mereka kebingungan.
Infiltrasi di Sepersekian Detik
Momen dua detik kekacauan dan pengalihan fokus inilah yang ditunggu Lin Hao.
Saat semua perhatian terfokus pada stabilitas Formasi Dasar Tingkat 3 yang sedang kacau, Lin Hao mengaktifkan Langkah Harimau Hitam Bayangan (Black Tiger Shadow Form Step Technique).
Teknik ini, meskipun hanya dieksekusi dengan True Qi Qi Gathering Tingkat 6. namun, dapat mencapai kecepatan luar biasa karena didukung oleh pemahaman Teknik Primordial nya.
Lin Hao bergerak dalam waktu sepersepuluh detik saja, tentu hal ini terlalu cepat untuk dilihat oleh penglihatan orang yang berada di ranah yang sama dengannya, dan terlalu halus juga untuk disadari oleh Sense Spiritual yang sedang terfokus pada Formasi yang sedang kacau ini.
Lin Hao melompat keluar dari Formasi, bukan menuju kamp, melainkan langsung ke jalur setapak tersembunyi yang merupakan area terlarang, tempat ini lah yang diidentifikasi oleh Jiwa Supreme-nya sebagai jalur terpendek menuju Leyline utama yang mengarah ke Formasi Kuno di puncak.
Beberapa saat kemudian, setelah Formasi kembali stabil, penatua wei mengerutkan kening. "Di mana peserta ujian yang bernama Bai Fen? Apakah dia pingsan?", ia bertanya kepada bawahannya.
Sementara itu, tanpa ada satu pun yang menyadari Bai Fen(Lin Hao) sudah menghilang entah kemana.
Gerbang Menuju Puncak
Lin Hao tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, ia segera meluncur ke jalur gunung, dengan berlari dalam mode stealth penuh. Qi Fana-nya yang lemah menjadi berkah, karena ia tidak menimbulkan gelombang energi berlebihan yang dapat diketahui oleh tim patroli.
Setelah mendaki selama lima menit, ia mencapai sebuah gerbang batu yang dijaga oleh kabut Qi yang lebih tebal. Gerbang itu memancarkan aura tekanan ranah Foundation Establishment yang kuat.
Ding!
[Notifikasi Sistem]
[System telah mendeteksi]
Status: Host Saat ini telah sampai di Puncak Bintang
*********************************************
Di depan gerbang, hanya ada satu penjaga yang bermeditasi, disana terlihat seorang Kultivator tua bernama Lao Tian Ye dengan aura Foundation Establishment Tingkat 7.
Di tangannya terdapat benda yang mirip lencana Artefak Spirit Tier yang fungsinya digunakan untuk mengontrol bagian luar Formasi Kuno.
Lin Hao terdiam sesaat di balik bayangan sebuah batu besar. Penjaga Tingkat 7 ini, adalah rintangan yang jauh lebih besar daripada Penatua Wei(Foundation Establishment Tingkat 5).
"Aku tidak bisa melewatinya dengan paksa," Lin Hao menyimpulkan.
"Foundation Establishment Tingkat 7 ini, seharusnya memiliki True Qi yang setidaknya sepuluh kali lebih padat dari ranah ku saat ini. Aku harus mencari cara atau menggunakan keahlianku yang lain untuk menghadapi situasi ini."
Sementara itu, saat Lin Hao berpikir tentang cara untuk mengatasi situasi yang dihadapi nya sekarang, dari kejauhan ia melihat Artefak di tangan penjaga itu.
Disini terungkap sebuah fakta bahwa Artefak itu memiliki fungsi yang jauh lebih kompleks yakni sebagai 'kunci' ke Formasi Kuno.
"Sekarang situasi yang Aku hadapi semakin bertambah yang dimana, harus mencari cara agar bisa melewati Lao Tian Ye, Kultivator tua Ranah Establishment tingkat 7 dan bagaimana cara nya agar aku bisa merebut kunci itu?"
Setelah berpikir kerasa ia menyimpulkan, "bagaimana kalau aku mencoba mencari cara agar bisa masuk dan mengunci diriku sendiri di dalam Formasi sehingga dia tidak bisa berbuat apa-apa dengan ku," gumam Lin Hao, rencana baru yang berani terbentuk di benaknya.
Bersambung.......
Oh iya, sebagai pencinta genre fantim dan donghua saya sukak banget nih dengan ceritanya.
Tetap semangat terus dalam berkarya ya Thor☺
Apa salah nya menggunakan bahasa indonesia sendiri ????
apakah sang penulis lebih mengutamakan bahsa luar dari pada bahas bangsa sendiri ????
Aku ada saran buat kombinasi kombat, daripada terlalu fokus ke tokoh, coba perspektif atau subjek kalimat jangan cuma fokus ke karakter tapi bisa diganti ke senjata atau barang yang terlibat di dalamnya.
Contoh:
Lin Lin menyerang maju, menusukkan tombaknya hingga darah bercucuran keluar.
bisa jadi:
Tombak tajam menusuk tubuh musuh Lilin, menyebabkan darah bercucuran keluar.
Biasanya aku pakai gaya bahasa ini biar aksinya lebih mengalir
biasanya yg tengil2 begini berakhir jadi debu
ikut capek bareng lin hao 😪