NovelToon NovelToon
Mendadak Menikah

Mendadak Menikah

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:521.7k
Nilai: 5
Nama Author: Myhani

Ashallina cerry, gadis yatim piatu yang sejak kecil tinggal di panti asuhan.

Karena kebaikan hatinya yang pernah menolong seorang kakek. Lalu suatu hari kakek itu memintanya menikah dengan cucu nya. Pewaris kelurga Prasetya. Darrel Arka Prasetya.

Akankah Ashallina gadis yang baru berumur 17 tahun dan kini masih duduk di bangku SMA itu menerima permintaan kakek tersebut?

Dan

Akankah Darrel, sang tuan muda yang kini sudah berumur 27 tahun mau menuruti keinginan kakeknya dengan menikahi gadis kecil yang sama sekali tidak ia kenal?

Bagaimana kisah mereka selanjutnya??

Ikuti kisahnya!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Myhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16

Ting

💬 "Masku yang ganteng, udah makan siang belum? Oh iya Cerry mau ijin, sepulang sekolah nanti Cerry mau ada kegiatan di luar! Jadi tidak usah jemput, Cerry akan pulang dengan bus sekolah. "

Sebuah pesan masuk di handphone Darrel dari istrinya. Lelaki yang tengah fokus memperhatikan seorang karyawan yang tengah presentasi di depan ruangan meeting pun menoleh, melihat ponselnya yang tergeletak tak jauh dari tangannya di atas meja.

Senyumnya tiba tiba terbit di wajahnya yang sedari tadi memberenggut kesal. Karena ulah lalai dari beberapa karyawan, pekerjaannya jadi tidak sesuai dengan keinginan dan target awal.

Darrel menekan tombol panggil pada nomor yang bertuliskan 'my wife'. Namun sebelum panggilannya tersambung, ia berdiri dari tempat duduknya, membuat kening Sandi dan seluruh karyawan yang berada di ruang meeting mengernyit bingung.

"Tunggu sebentar! " Setelah mengatakan itu, kemudian ia berjalan sedikit menjauh dari meja yang saat ini di kelilingi sekitar delapan orang. Ia berdiri di depan jendela besar dengan sebelah tangan di saku celana dan sebelah lagi memegang handphone yang menempel di telinga.

"Mau kemana? " Tanyanya to the point, ketika teleponnya tersambung.

"Ke pantai, kata guru tadi mau bersih bersih sampah di pantai gitu. Go green katanya mas! Boleh kan, boleh yaaa.. Kan ini kegiatan sekolah, ya ya ya.. Mas ganteng deh!! "

Darrel mengatupkan bibir menahan agar tidak tersenyum, wajahnya tiba tiba bersemu merah. Ia menunduk menatap ujung sepatunya. Ia gemas sangat gemas mendengar rayuan gadis kecilnya di sebrang sana. Andai kini mereka sedang berhadapan ingin rasanya ia mencubit kedua pipi cubynya sepuasnya.

"Ekhm.. " Darrel berdehem sebentar untuk menetralkan suaranya agar tak terdengar aneh "pulang jam berapa? "

"Cerry kurang tau, tapi kayaknya gak sampai malam kok? "

"Oke, "

"Jadi boleh nih? Yeeeyy thank you, mas ku yang ganteng.. Mmuuaachhh.. "

Cerry menutup teleponnya, namun Darrel masih sempat mendengar gadis itu menciumnya dari sebrang sana. Matanya membulat ketika seketika.

Senyumnya semakin lebar, ia menggeleng pelan dengan tatapan masih pada handphone di tangannya. Semua orang yang berada di ruangan itu menatap sang CEO dengan aneh.

Darrel berbalik, ia melihat semua yang berada di belakangnya menatap dirinya dengan bingung. Darrel berdehem dan merubah kembali mimik wajahnya menjadi serius seperti tadi.

"Ada yang aneh? Kenapa tidak di lanjutkan! " Ucapnya dengan tegas, kemudian ia kembali duduk di kursinya dengan santai seolah tidak terjadi apa apa.

Semua orang menelan ludah dengan paksa, melihat wajah garang sang bos telah kembali. Namun fikiran mereka treveling mengingat kejadian sebelumnya, apa yang menjadi mood boster atasannya itu. Tentu kecuali Sandi asisten peribadinya, karena hanya dia yang tau apa aja yang telah terjadi pada bosnya.

~

Beberapa anak SMA yang mengikuti acara go green hari ini, terlihat bersemangat ketika tau tempat yang akan mereka kunjungi adalah pantai. Cerry dan Nina berjalan dengan menenteng sebuh kantong plastik hitam besar sebagai tempat sampah yang mereka temukan, sambil mengobrol ringan.

Di belakangnya Dito dan Atta yang tidak pernah jauh dari kedua gadis di depannya. Dito yang sampai saat ini belum berani menyatakan perasaannya pada Cerry, hanya bisa mencintai gadis itu dalam diam, sepertinya ia sudah terjebak dalam suatu hubungan yang sulit ia ubah, yaitu friendzone.

waktu sudah hampir gelap dan mereka baru saja selesai dengan kegiatannya. Atta menyenggol lengan Dito, memberi kode dengan dagunya, ketika melihat Cerry duduk seorang diri di pinggir pantai, sedangkan Nina tengah ke toilet.

Peluang itu tak di sia sia kan pemuda tersebut, ia menghampiri Cerry dan duduk di sampingnya. Memberikan sebuah botol air mineral padanya. Cerry tersenyum seraya menyambut botol yang di ulurkan Dito padanya.

"Makasih! " Ucapnya setelah ia meneguk setengah isi dari botol tersebut. Dito balas tersenyum tangannya terulur mengusap puncak kepala Cerry.

"Kamu ngapain sendiri di sini? " Ia meluruskan kedua kakinya ke depan.

Cerry menggeleng pelan "cuma lagi menikmati suasana sore aja, kapan lagi kan kita dapat pemandangan indah gini? Lihat deh, langit jingganya indah banget ya? " Cerry menujuk langit yang mulai gelap. Hanya cahaya jingga yang terlihat di sana.

Dito mengikuti arah telunjuk Cerry "Huum apalagi melihatnya di temani gadis cantik kayak kamu. " Ucapnya dengan tatapan masih lurus ke depan.

"Dasar gombal! " Cerry memukul paha Dito, namun tak membuat laki laki itu bergeming.

"Aku serius, " Dito menarik kaki dan melipatnya, ia beralih menatap Cerry dengan serius "Cer, aku mau ngomong ini dari lama, tapi aku gak punya keberanian? " Dito memegang kedua tangan Cerry yang tiba tiba berubah dingin, melihat wajah dan ucapan Dito yang serius. Jantungnya berdetak lebih cepat, apalagi ketika Dito memegang kedua tangannya.

"Cer, mungkin ini aneh, kita berteman sudah hampir tiga tahun tapi aku diam diam menyimpan rasa sama kamu. Awalnya aku fikir ini hanya perasaan kagum aja, tapi lama kelamaan aku sadar kalau ini cinta. Aku tidak punya nyali mengatakan ini karena takut merusak persahabatan kita, jika kamu menolak aku. Makanya aku lebih memilih diam, tapi Cer, hari ini aku ingin kamu tau kalau aku sangat mencintai kamu, terserah kamu mau jawab iya atau tidak. Aku cuma kamu ingin kamu tau perasaanku. Cer, andai kita bukan sahabat apa kamu mau jadi pacar aku? "

Cerry menunduk, menyembunyikan wajahnya. Ia bingung harus menjawab apa. Kalau ia menerima rasanya itu tidak mungkin, tapi kalau menolak? Dito pasti patah hati dan mungkin akan menjauhi dirinya.

"Kamu tidak perlu ja__"

"Aku mau, " jawab Cerry dengan cepat memotong ucapan Dito.

Mata Dito berbinar, ia menggenggam tangan Cerry dan membawanya ke pangkuannya "beneran? " tanyanya meyakinkan. Cerry mengangguk dengan kedua sudut bibir terangkat.

"Makasih, Cer. Aku sangat mencintai kamu! " Dito membawa Cerry kedalam pelukannya. Cerry diam ia hanya mengangguk pelan dalam pelukan Dito.

"Maafin Cerry mas, "

.

.

.

.

1
Nnek Titin
aku penasaran niih lanjutan nya si Fariz
Nnek Titin
aku cari cari d NT ko gada thooor
Nnek Titin
sayap pelindung tuuh awalnya aja udah bikin hati teremas remas
bikin penasaran bgt
Nnek Titin
terkadang lupa buat ngelike nya karena fokus baca ceritanyaa
jgn d bikin sad dong thoor kasian Cheryl
Nnek Titin
duuh aku udah deh degan lhontjor takut darel kejebak cewek seksi kan kasian Cherryl
Nnek Titin
pasti si Dito lemes mulutnya
Nnek Titin
waah sepertinya ceryl hamidun
gawaatt dia kan msh sekolah
Nnek Titin
visual Daren kurang macho
Nnek Titin
Dito baru berbunga alamat langsung layuuu PES kempes Iki yooow
Nnek Titin
Hah ko ceryy gitu apa dia amnesia yaa
dia kan udah punya suami...???
Nnek Titin
sukaaaa jadi berasa remaja lagi hahahah
Qaisaa Nazarudin
Cantik banget visual Nina,cocok sama Sandi..👍👍🥰
Qaisaa Nazarudin
Kayaknya Sandi bener2 serius dgn Nina,Mau di jadiin isterinya..Wah untung Sandi dan Darrel dapat daun muda, Apalagi isteri mereka sahabatan lg .👏👏👍👍
Qaisaa Nazarudin
Waaahh gentle banget Sandi,to the point aku suka..🥰🥰😍😍💃💃
Qaisaa Nazarudin
Cari yg gambang namanya thor,Terbelit lidah ku menyebut namanya 😂😂😜😜
Qaisaa Nazarudin
Trauma Daffin ditinggal Nara selama 4 tahun..
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah akhirnya Darrel udah pulang,Semoga Darrel bisa memberikan pelajaran ke Dito,kesel aku..
Qaisaa Nazarudin
Cinta dan Dendam lebih menguasai diri Dito,Harusnya kalo dia tulus sama Cerry dia pasti merelakan Cerry,Aku tau disini emang Cerry yg salah,Tapi begini kah sikap seorang SAHABAT???!! Ck miris banget,Atta juga ikut ikutan sok tersakiti, seharusnya sebagai seorg sahabat Atta cari tau apa yg sebenarnya berlaku,Atta yg harusnya jadi penengah,Tapi ini apa?? 🙄🙄🙄🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Senjata makan tuan..
Qaisaa Nazarudin
Udh ku duga saat Sandy berbisik ke Darrel,pasti Sandi punya rencana licik,mampos tuh jalang..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!