NovelToon NovelToon
PENCULIKKU, CINTA MATIKU

PENCULIKKU, CINTA MATIKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:13.8k
Nilai: 5
Nama Author: CACASTAR

Bram, lelaki yang berperawakan tinggi besar, berwajah dingin, yang berprofesi sebagai penculik orang-orang yang akan memberi imbalan besar untuk tawanan orang yang diculiknya kali ini harus mengalah dengan perasaan cintanya.Ia jatuh cinta dan bergelora dengan tawanannya. Alih-alih menyakiti dan menjadikan tawanannya takut atas kesadisan. Dia malah jatuh cinta dan menodai tawanannya atas nama nafsunya. Ia mengulur waktu agar Belinda tetap jadi sandranya. walaupun harus mengembalikan uang imbalannya dan ancaman dari pembunuh bayaran ketiga, dia tidak peduli. malam itu dia menodai Belinda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CACASTAR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BELINDA YANG BAIK

"Heii, perempuanku menyuruh kalian makan, berarti itu perintah!"

"Makanlah!"

"Siap, Bos!"

mereka lalu berebutan mengambil makanan yang ada di ransel hitam, lalu mengambil masing-masing satu makanan dan memakannya.

Belinda tertawa melihat ke arah belakang tingkah kaki tangan yang menurutnya lucu. Dia belum pernah merasakan pengalaman berjalan-jalan di hutan dan memiliki pengawal yang lucu seperti mereka.

Pengawal ayahnya mukanya menyeramkan, wajahnya dingin, tidak pernah tersenyum dilihatnya. Para pengawal ini beragam ada yang pendek, tinggi, ada yang kurus, gemuk, dan banyak tingkahnya. Ada yang mukanya lucu, ada yang mukanya hancur, ada yang di pipinya penuh jahitan, dan ada yang giginya rontok menghitam.

"hahahaha!"

Belinda tertawa melihat tingkah mereka. Belinda senang sekali ada di sini bersama Bram, orang yang dia sayangi. Ia juga senang Para kaki tangan itu menemani mereka. Bram memberikan suasana baru dalam hidupnya, pengalaman baru, dan sensasi percintaan yang belum pernah dialaminya sebelumnya.

Hidupnya dulu serasa di penjara dan terkekang. Bram memberikannya pengalaman tak terlupakan. Bahkan pengalaman petualangan dunia percintaan orang dewasa yang dilihatnya di telenovela dirasakannya, malahan lebih dari itu. Malam menggairahkan dan membuatnya ketagihan. Dia bahagia, dia bahagia bersama Bram.

11 jam perjalanan memasuki kedalaman hutan untuk sampai ke pondok kecil itu. Sebuah pondok kecil ada di dalam hutan. Yang ada cerobong asapnya.

Mereka memasukinya. Bram menurunkan Belinda. Punggungnya terasa kebas, gadis ringan ini kalau dipangku berjam-jam juga akan terasa berat.

Belinda yang kepanasan lalu minum air dari botol tadi. Ia kian kemari memasuki seluruh ruangan. Lalu masuk kamar kecil yang ada di pondok itu. Ahh, ini kamar mungil seperti cerita dongeng. Pangeran dan tuan putri dalam pondok kecil, bersama 8 kurcaci.

Belinda lalu membaringkan badannya, meregangkan badan, tangan, dan kakinya..dia sangat senang.

Sementara Bram dan 2 kaki tangan duduk di depan perapian menunggu malam berganti pagi. Sementara 6 kaki tangan yang lain berjaga di luar, membuat api unggun dan memanggang seekor kelinci.

Malam yang dingin di tengah hutan membuat Belinda terlelap.

Dia menguap.

"Apakah ini cuma mimpi dan besok aku akan terbangun?"

Dia memegangi perutnya yang sedikit nyeri.

Harusnya dia sudah menstruasi tapi kenapa belum sampai hari ini gumamnya. "Duh, perutku nyeri."

Belinda mengingat-ingat kembali kapan pastinya tanggal ia menstruasi, dia lalu menghitung dengan jemarinya. Ya, dia sudah telat beberapa hari. Ditambah pula perutnya yang sakit ini membuat ia tidak nyaman. Sakit perut yang tidak pernah ia rasa sebelumnya.

Dulu pernah ia merasakan sakit perut karena usai makan sayuran yang disajikan oleh pelayan di rumahnya. Pelayan itu lalu dipecat ayahnya karena teledor menyajikan sayuran yang kurang higienis padanya.

Tapi sakit perut kali ini berbeda, ini lebih seperti kembung tapi menekan di bagian bawah perutnya. Padahal dia mengantuk sekali. Tapi sakit perut ini menyita perhatiannya. Dia berusaha memicingkan matanya. Mengelus perutnya dan berharap sakit di perutnya hilang rasanya.

Ia ingin tidur nyenyak malam ini.

Brrrr...udara di Hutan Larangan dingin sekali. Dia enggan ke perapian itu. Lebih enak berbaring di kasur pondok ini.

Kasur yang sangat tipis, sangat tipis dibandingkan springbed di kamarnya. Apalagi aroma di kamar itu, lembab. Sangat berbeda dengan aroma kamarnya.

1
@ Yayang Risa Selamanya
Bram kamu terpesona sama Belinda nanti kamu bakal di bunuh
@ Yayang Risa Selamanya
Belinda tahu rencana Bram ternyata ya
@ Yayang Risa Selamanya
Astaga berantakan itu ruang ulang tahun
@ Yayang Risa Selamanya
Bram pasti bakal terpesona sama tawanannya
@ Yayang Risa Selamanya
Belinda kamu bakal di culik oleh Bram
Bahagia Bersama Dirimu😍😍😍🥰
Belinda ayo kabur kamu dong
Bahagia Bersama Dirimu😍😍😍🥰
Bram itu memang tega membunuh orang pasti dapat karmanya
Bahagia Bersama Dirimu😍😍😍🥰
Belinda sampai mengguncang guncang badan Patricia
Bahagia Bersama Dirimu😍😍😍🥰
Utusan Raja Qutaldo mengingatkan supaya misinya berhasil
Bahagia Bersama Dirimu😍😍😍🥰
Apa Belinda bakal bisa di culik atau bisa menghindari penculikan
Suamiku Paling Sempurna
Belinda jangan cuma injak kakinya Bram tapi tendang juga burungnya Bram
Suamiku Paling Sempurna
Belinda tahu kalau Belinda akan di bunuh oleh Bram
Suamiku Paling Sempurna
Belinda ternyata ngga pernah menonton peperangan dan kekerasan
Suamiku Paling Sempurna
Raja Qudalto sampai menelpon menegaskan untuk menculik Belinda
Suamiku Paling Sempurna
Ternyata Belinda itu anaknya jendral Gondesh
@Yayang Risa Couple Happy
Belinda kasihan kamu di jadikan tawanan oleh penculik
@Yayang Risa Couple Happy
Belinda kamu sangat berisik menurut Bram
@Yayang Risa Couple Happy
Kasihan Patricia sampai berlumuran darah
@Yayang Risa Couple Happy
Bram rencana kamu gagal kalau kamu tergoda dengan Belinda
@Yayang Risa Couple Happy
Belinda pasti wajahnya cantik ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!