NovelToon NovelToon
My Ex Sagara

My Ex Sagara

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Anak Yatim Piatu / Mengubah Takdir / Cintapertama / Tamat
Popularitas:60.7k
Nilai: 5
Nama Author: Mhaya Yanti

Wajah dan mata itu mirip sekali dengannya. Aku rindu sekali dengan kehadirannya, Tak bisakah Tuhan mempertemukan kita walau hanya sejenak.

Apakah dia sudah melupakanku bahkan sudah memiliki penggantiku.?

Aku menunggumu Sagara

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mhaya Yanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 16: Pingsan

"Aleshaa... " Teriak Saga menangkap tubuh luruh Alesha ke dalam dekapannya. Alesha tak sadarkan diri setelah menangis histeris di toilet seorang diri.

Saga menangkup wajah lelah Alesha dan menepuk- nepuk pipi itu. Mata Alesha tak ada tanda- tanda mau terbuka hal itu membuat Saga menjadi semakin panik.

"Sayang pliss jangan bikin aku takut Alesha. " Timpal Saga tak bisa menyembunyikan wajah khawatirnya. Ia dekap tubuh itu dengan erat sembari menghujani wajah menyedihkan itu dengan beberapa kecupan.

Mata Alesha masih terpejam seakan gadis itu enggan membuka mata. Tanpa pikir panjang, Saga mengangkat tubuh tak berdaya itu didalam gendongannya. Tak mungkin dirinya membiarkan sesuatu terjadi pada gadis yang dicintainya.

Ia akan menyalahkan dirinya sendiri jika itu terjadi. Bahkan mati di tangannya sendiripun ia tak peduli.

Didalam gendongan Saga ala bridestyle membuat tatapan para tamu mengarah padanya. Bahkan Jihan dan Aldric yang melihat adegan tersebut tak luput menyorotnya.

Ada apa dengan Alesha mengapa Saga terlihat begitu panik batin semua orang yang melihat kejadian itu.

Bukannya tak mau membantu Saga ketika memaksa Alesha tadi. Namun pikir Jihan, Alesha dan Saga harus ngobrol berdua sebelum Alesha berkesimpulan lain.

Tetapi bukan mendukung hubungan keduanya akan terjalin kembali. Namun yang ia rasa, Cukup berdamai dengan masalah itu akan membuat hati lega.

"Ale" Pekik Jihan melihat Saga membopong Alesha, Raut kepanikan tercetak jelas di wajah pria berwajah blasteran tersebut.

Jihan dan Aldric berinisiatif mengejar langkah lebar milik Saga. Mereka ingin menanyakan ada apa dengan Alesha keduanya takut jika Saga akan menyakiti Alesha bahkan berbuat hal yang tak diinginkan pada gadis itu

Mobil yang dikendarai Saga sudah berjalan dengan sedikit kecepatan penuh. Jihan dan Aldric yang melihat itu tak kalah cepat, Bahkan kini kedua mobil itu saling berkejaran.

"Kita ikuti di belakangnya aja Aldric, kalau kayak gini kita semua bakalan mati. " Pekik Jihan meremas dasbort depan. Ia tahu bahwa Aldric mencemaskan Alesha. Tapi tak segitunya juga kan, Bisa mati berjamaah ceritanya.

"Aku rasa Saga membawa Alesha ke rumah sakit, Tapi kenapa Alesha sampai dibawa kesana" Timpal Jihan yang merasa lega ketika mobil yang ditumpangi Aldric tak ngebut seperti tadi.

"Aku rasa Saga sudah melakukan sesuatu pada Alesha. Aku tadi mau melawan Saga tapi kamu menggagalkannya. Setelah mendengar apa yang kamu ceritakan tadi bahkan perlakuan Saga pada Alesha itu sudah membuktikan bahwa Saga bukanlah pria baik Jihan" Cecar Aldric mencengkram kemudi karena emosi apalagi telah membiarkan Saga memaksa membawa Alesha.

"Iya aku tau Aldric, tapi Alesha butuh berbicara empat mata dengannya. Biar hatinya lega dan bisa memilih langkah yang diambil selanjutnya. Aku tau Alesha kecewa bahkan mungkin benci, tapi berdamai dengan keadaan apa salahnya. " Papar Jihan membela diri sembari mengungkapkan keinginannya.

"Salah Jihan, lihat sahabatmu sekarang bagaimana kondisinya. " Sarkas Aldric memasuki parkiran rumah sakit.

Terlihat disana Saga berlari sembari menggendong tubuh lemah Alesha dalam dekapannya. Tak peduli pandangan mata yang berlalu lalang menatapnya.

Jihan dan Aldric juga ikut berlari menyusuri koridor rumah sakit mengikuti langkah kaki Saga. Mereka terhenti kala Saga berhenti di depan ruangan UGD sembari menaruh tubuh lemah Alesha yang masih memejamkan mata di atas brankar.

"Cepat sadarkan dia. " Ucap Saga pada dokter yang baru saja datang setelah kedatangannya.

Sang dokter setengah baya itu hanya bisa meneguk ludahnya kasar kala netranya menatap pria yang berbicara padanya. Titahnya seakan harus di patuhi tanpa bantahan.

"Cepat." Bentak Saga ketika dokter itu masih menatapnya.

"B- baik tuan" Ucap wanita paruh baya tersebut dengan tubuh gemetaran. Darahnya seakan membeku setelah mendapatkan bentakan dari sosok yang tak asing didepannya ini.

Sosok yang dikenal kejam bahkan tak kenal ampun. Dan dirinya baru saja berhadapan dengannya. Entah bagaimana nasibnya nanti jika ada sesuatu yang terjadi pada gadis yang menjadi tanggung jawabnya sekarang.

Bughhhhh....

bughhh

bughh....

Saga terpelanting ke lantai dengan sudut bibir mengeluarkan darah bahkan sudut matanya juga ikutan membiru saking kerasnya pukulan itu.

"Bangsat, bajingan. Kamu apakan Alesha hah. Dasar pengecut, beranimu hanya pada seorang wanita. Tak tau malu. " Sarkas Aldric membabi buta memukuli Saga.

Mungkin jika Jihan tak mencekal lengan pria itu mungkin Aldric akan kembali memukul Saga hingga puas.

Bugghnn

Bughh.

Saga tak ingin kalah, Ia bangkit dan memukul tubuh Aldric hingga terjatuh di bawah Jihan.

Saga yang sedang terbawa emosi membuatnya menyalurkan semua emosinya pada sosok pria yang hampir saja menyentuh wanitanya.

Saga kembali menindih tubuh Aldric dan kembali membabi buta memukul Aldric tanpa ampun. Jihan yang melihat itu mencoba melerai, namun apalah daya usahanya sia- sia. Kekuatannya jauh lebih lemah dari keduanya.

"Hentikannm." Teriak Jihan namun tak ada hasil keduanya masih sibuk dengan aktifitasnya.

Ketiga satpam berlarian ke arah kedua pria yang tengah berkelahi. Apalgai teriakan histeris dari perempuan yang tak mampu memisahkan membuat ketiganya sesegera mungkin datang ke tempat.

"Tolong jangan bikin kegaduhan disini. Jangan bikin rumah sakit ini tercemar karena tingkah kalian. " Ucap salah satu satpam dengan kumis tebal.

Saga menghentikan pukulannya bahkan tubuhnya di pegang kedua satpam karena jika hanya satu satpam tak bisa membuatnya berhenti memukul Aldric . Apalagi wajah Aldric kini sudah babak belur di tangan Saga.

Nafas Saga dan Aldric terengah- engah, Matanya masih bisa menampilkan sorot mata mematikan dari keduanya. Saga tau jika pria didepannya ini menargetkan Alesha bahkan ingin memiliki gadisnya.

Namun semua itu takkan Saga biarkan meskipun nyawa taruhannya.

"Lepas" Sentak Saga ketika kedua pergelangan tangannya masih dipegang erat oleh Satpam.

Kakinya melangkah ke arah kursi tunggu yang berada di depan ruangan Alesha. Tatapannya mengisarstkan kepanikan, bahkan rasa bersalah juga mulai mengeuar di dada.

"Alesha kenapa Saga? " Tanya Jihan berdiri tepat dihadapan Saga yang tengah terduduk bertumpu dengan siku kakinya.

"Pingsan" Celtuk Saga tanpa memandang ke arah Jihan, Keramik rumah sakitlah yang ia pandang .

Mata Jihan membulat ketika mendengar ucapan Saga. Bukankah sejak bersamanya Alesha baik- baik saja bahkan tertawa. Mengapa belum beberapa jam bersama Saga Alesha di nyatakan pingsan.

"Kamu apakan Alesha Saga, kenapa kamu sangat kejam sekali sekarang. Jika tak mencintai Alesha lagi berhentilah menyakitinya. " Sarkas Jihan penuh emosi, ia tak tahu lagi bagaimana menyikapi ini. Padahal Jihan berfikir dengan berdamai meskipun tak berbalikan apa salahnya.

Namun semuanya sudah terlanjur dan Jihan kini akan terus menjaga Alesha dari Saga. Cukup malam ini, ia dengan berlapang dada membuat Alesha pingsan di tangan Saga.

"Pergilah Sag" Perintah Jihan dengan mata mengembun. Menyesal tentu saja, Kalau dirinya semalam menghalangi Saga untuk tidak membawa Alesha. Semuanya masih akan baik- baik saja dan Alesha mungkin masih tertawa bersamanya.

"Apa maksudmu? " Tanya Saga berdiri, melihat wajah Jihan yang lebih pendek darinya. Enak saja gadis di depannya ini malah menyuruhnya pergi, Apa dia tak tau bagaimana paniknya Saga ketika Alesha pingsan .

bersambung....

1
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
waitress thor yg artinya pelayan wanita, bukan waithers. banyak typo sih thor
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
kebiasaan nulis lift jadi life. perhatikan lg tulisannya thor. eman klo cerita bagus tp bnyak typo
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
lift thor bukan life 🤣
falea sezi
akhirnya mati kn
falea sezi
alesa keras kepala bgt
falea sezi
blg bicth kn artinya. pelacur jangan bgt sih omongan saga
ZasNov
Kayaknya Saga ada sesuatu sama putri keluarga Wilson.. Mungkin itu juga ada kaitannya sama perubahan sikap Saga..
Rini Antika
berakhir dengan Sad ending 😭😭😭
Dhevandra Alfariano_03
sad ending
Ibunya Mirza
saya kira alesyax bs disembuhin thor
💞Amie🍂🍃: Insyaallah nanti ada kelanjutannya kak🤭🤭
total 1 replies
Atha Diyuta
mampir kesini, lempar bunga buat authornya
💞Amie🍂🍃: Terimakasih kaka
total 1 replies
Teteh Lia
aq mampir kesini dulu, sambil menunggu up terbaru karya terbaru kaka 🙏
💞Amie🍂🍃: Terimakasih kakak sudah setia menemaniku.. Eakkk🤭🤭
total 1 replies
rhy_vt🌹
wah wah, aku mampir say
💞Amie🍂🍃: terimakasih loh ya udah mampir🤭🤗
total 2 replies
Senajudifa
waduh ketahuan
Senajudifa
iya bener sih apalg ada tunangan nya si saga itu
TK
Lima bunga semangat
💞Amie🍂🍃: Duh matur nuhun kak
total 1 replies
Senajudifa
lanjut thor
Senajudifa
sadar jg tuh kulkas 1000 pintu
Zenun
sad ending
💞Amie🍂🍃: Iya kak, mampir kekaryaku yang baru kak🤭
total 1 replies
Zenun
menegangkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!