Demi mendapatkan surat izin praktik kedokteran tanpa pengawasan, Ozman harus melakukan magang di sebuah rumah sakit . Tetapi, kedatangan Ozman di rumah sakit Bunda Kasih, tak diharapkan oleh banyak orang, terlebih lagi Ozman dalam kondisi spektrum autisme.
Bagaimana jadinya jika ternyata orang yang mereka remehkan kemampuannya karena keterbatasan, adalah sebenarnya dokter genius?
Semuanya terbukti ketika Ozman mampu menolong dan memberikan pertolongan darurat untuk seorang anak yang mengalami kecelakaan. Dari situ nama Ozman dikenal dan diperhitungkan dalam dunia kedokteran.
Dia bahkan diberikan kesempatan untuk magang di Rumah Sakit Bunda Kasih. Tetapi, banyak hal yang Dokter Ozman lalui ketika dia magang. Dokter Ozman menemukan sebuah penyakit yang langka, penyakit yang tidak banyak diketahui dan diderita oleh banyak orang.
Mampukah Dokter Ozman menangani penyakit tersebut? Dan menemukan cara untuk menyembuhkan penyakit langka itu?
Yuk simak kisah Ozman di Dokter Oz!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 16
Dokter Rendy masih menolak Dokter Ozman untuk bergabung dalam tugas bersama dengannya. Dokter Rendy masih ragu akan kemampuan Dokter Ozman. Oleh sebab itu saat ini Dokter Rendy berada di dalam ruangan yang sama dengan Dokter Ozman. Direktur Selly, memanggil Dokter Ozman dan juga Dokter Rendy dalam ruangan yang sama.
"Dokter Ozman, apa kamu bisa memberi bukti terhadap kami kalau kamu bisa menjadi salah satu dokter hebat di rumah sakit ini, melihat kondisi kamu jujur saja kami ragu,"ujar Direktur Selly. Dokter Ozman duduk di samping Dokter Rendy tepat di depan meja milik Direktur Selly.
"Aku tidak memiliki bukti, tetapi jika Direktur mau membuktikan dan menguji silakan,"ucap Dokter Ozman pelan, Direktur Selly tersenyum remeh mendengar hal itu.
"Menguji kamu? Jika kamu tidak mampu silakan tinggalkan tempat ini!"titah Direktur Selly, Dokter Rendy tersenyum mendengar ucapan itu karena Direktur Selly juga tak menyukai Dokter Ozman.
Suara ketukan pintu membuat mereka bertiga menoleh ke arah pintu ruangan.
"Masuk!"
Dokter Rain datang untuk mencari Dokter Rendy. Mereka sedang mencoba meneliti sebuah penyakit yang belum diketahui penyebabnya.
"Dokter Rendy, Anda harus ikut saya keruangan utama! Kita harus ke ruang NICU untuk colon study,"ucap Dokter Rain,
"Ayo pergi! Saya permisi,"Dokter Rendy berpamitan dengan Direktur Selly, Dokter Ozman juga mengikuti mereka berdua hingga keruangan utama yang ternyata bersebelahan dengan ruangan Dokter Rendy.
Tiba di ruangan utama, Dokter Rendy segera membuka layar monitor di mana Dokter Rendy dan Dokter Rain dapat melihat sejenis gambar berbentuk cacing yang bergerak di layar monitor tersebut.
"Ini adalah microcolon. Untuk sekarang, kita belum bisa memastikan kalau ini penyakit bawaan atau bukan, kita perlu memeriksanya lebih lanjut lagi. Pertama, kita perlu melakukan biopsi,"
"Baik, Dok."
Dokter Rain melihat kearah Dokter Ozman yang sedang berada di dalam ruangan Dokter Rendy bahkan duduk di kursi milik Dokter Rendy, membuat Dokter Rain penasaran dengan apa yang tengah dilakukan Dokter Ozman di ruangan tesebut.
Ruangan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) dan PICU (Pediatric Intensive Care Unit) adalah ruang perawatan intensif untuk bayi (sampai usia 28 hari) dan anak-anak yang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus, guna mencegah dan mengobati terjadinya kegagalan organ-organ vital. Sedangkan, Colon adalah kanker yang menyerang pada usus besar.
"Dokter Ozman, apa yang Anda lakukan?" Dokter Rain bertanya sembari mendekati Dokter Ozman yang segera berdiri dari tempat duduknya. Sedangkan, Dokter Rendy masih sibuk dengan layar monitor.
"Tidak ada, permisi!" Dokter Ozman segera pergi meninggalkan itu. Tetapi, begitu Dokter Ozman pergi Dokter Rain melihat TTS milik Dokter Rendy yang sudah terisi semua hingga sampai habis, bahkan Dokter Rendy sendiri butuh waktu hingga berminggu-minggu untuk mengisi TTS tersebut hal itu kini membuat Dokter Rain semakin yakin sama Dokter Ozman.
"Dia menyelesaikan TTS ini dalam waktu sesingkat itu?"Dokter Rain melihat Dokter Ozman yang pergi, kemudian masuk Dokter Rendy. Pria itu langsung mengambil bukunya di tangan Dokter Rain.
"Kau mengisinya?"
"Bukan, itu Dokter Ozman yang isi. Aku pergi dulu masih ada jadwal pengecekan di laboratorium,"ucap Dokter Rain. Dokter Rendy hanya menganggukkan kepala nya saja.
Dokter Rendy, kembali ke meja untuk memeriksa TTS yang di isi oleh Dokter Ozman, semua terlihat benar. Tidak ada yang salah setelah Dokter Rendy memeriksa melalui kunci jawaban.
malah tamatnya nggak jelas 🤧
RS ribut bener 🤭
tapi ini mereka dokter lho,moral e neng endi kalian lulus cara apa ,astoge
dr, Rendi tak sumpah i dirimu mencret2 sampe nggak sempat ke toilet,bleber2neng dalan 🤣🤣🤣