NovelToon NovelToon
Lepaskan Aku, Tuan Muda!

Lepaskan Aku, Tuan Muda!

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:57.9k
Nilai: 5
Nama Author: EsKobok

Seorang gadis cantik dan muda bernama Gea, terpaksa menerima pekerjaan sebagai seorang pelayan. Karena kebutuhan yang mendesak, ia tidak memilih pekerjaan apa yang akan ia jalani. Seseorang memilihkannya untuk bekerja sebagai pelayan di salah satu keluarga terkaya di wilayahnya. Seorang Tuan Muda bernama Zidane pun tertarik dengannya, tetapi Gea merasa dirinya tak pantas untuk Zidane. Apakah mereka akan tetap bersama, walaupun beda kasta?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EsKobok, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penjelasan

Tuan Zidane menunduk mendengarkan penjelasan dari dokter. Beberapa kali ia pun menanyakan keadaan Gea.

"Calon istri anda memang keadaannya kurang baik mungkin dia mengalami kelelahan yang luar biasa bisa jadi dia juga mengalami stress pikiran." Tuan Zidane pun mengangguk mendengarkan penjelasan dari dokter. Dia memang tidak mengetahui secara utuh bagaimana kisah kia sebelumnya tetapi dia juga pernah mengantarkan dia pulang dan kelihatannya Gea memang sebagai tulang punggung keluarga sekaligus dia masih menempuh pendidikan perguruan tinggi. Pikiran Tuan Zidane pun langsung melayang, membayangkan betapa lelahnya menjadi Gea yang harus pandai mengatur waktu dan mengatur keuangan tentunya. Dengan bekerja di rumahnya dia merasa gajinya cukup kecil.

"Terima kasih dokter atas penjelasan Anda." Setelah mendapat kejelasan tentang penyakit yang diderita oleh Gea, tuan Zidane langsung keluar menuju ke kamar inap Gea.

Sengaja Tuhan Zidan memilihkan kamar yang berfasilitas lengkap untuk asistennya. Sebenarnya dari pihak koordinator pelayan di rumah Tuhan sidang setiap pelayan yang mengalami sakit sudah di cover oleh asuransi tetapi Gea ini berbeda karena tuan Zidane yang meminta agar perawatan rumah sakit kali ini menggunakan jaminan dirinya.

Sesampainya di kamar tuan Zidane perlahan membuka pintunya. Terlihat Gea sedang tertidur pulas di atas ranjang. Tuansi dan pun tidak mau mengganggu Gea agar nyenyak beristirahat apalagi saran dokter, untuk beberapa hari ini dia tidak boleh melakukan kegiatan yang begitu berat artinya dia harus cuti dari pekerjaannya. Bagi tuan Zidane itu tidak masalah mengizinkan Gea untuk berhenti sebentar sampai kondisi kesehatannya benar-benar pulih.

Beberapa kali ponsel Tuan Zidane pun bergetar tetapi ia enggan mengangkatnya. Sebab dia tahu panggilan itu berasal dari seseorang yang tidak dia inginkan saat ini. Siapa lagi kalau bukan Grace, wanita pilihan mamanya untuk dijadikan calon istri bagi Tuan Zidane. Namun Grace bukanlah wanita tipe Tuan Zidane. Grace adalah seorang yang glamor dan sebenarnya cantik tetapi dia terlalu manja, merupakan anak dari salah satu rekan mamanya.

Mereka memang belum resmi kenal hanya sebatas diperkenalkan oleh kedua orang. Tuan Zidane juga enggan untuk melanjutkan perkenalan tersebut karena dia merasa tidak penting kehadiran Grace di dalam hidupnya. Baginya karir lebih penting daripada pernikahan apalagi seorang wanita.

Meski dikelilingi oleh banyak wanita cantik, kaya dan glamor tetapi entah mengapa hati Tuan Zidane langsung terpaut kepada Gea saat pertama kali bertemu. Mungkin inilah uniknya cinta. Tidak pernah memandang kasta, harta maupun tahta.

Panggilan telepon itu sangat membuat Tuan Zidane merasa terganggu. Tanpa basa-basi ia langsung meraih ponselnya dan menekan tombol power off. Dengan begitu presiden bisa terbebas dari gangguan Grace.

*

Sepanjang hari ini Tuan Zidane sudah menunggu Gea, kini saatnya dia pulang untuk makan malam bersama Merry. Jelas dia tidak ingin mengubah adat kehidupannya bersama dengan Merry, apalagi waktu bertemu dengan Merry hanyalah saat di meja makan saja itu pun pada waktu malam hari. Jika di pagi hari dia sudah tidak sempat sarapan jikalau sempat hanya menyeruput susu dan langsung berangkat ke kantor.

Presiden mengendarai mobilnya menuju ke rumah dan meninggalkan Gea sendirian. Sejujurnya dalam hati, Gea merasa sangat takut berada di rumah sakit sendiri tetapi ia juga tidak ingin membuat Tuan Zidan repot harus menunggunya sepanjang hari.

"Selamat malam, Nona Gea, saya akan mengecek kondisi Anda terlebih dahulu," kata suster berlesung pipi memamerkan senyum termanisnya membuat Gean merasa sedikit nyaman dengan kondisi rumah sakit.

"Silahkan."

*

Begitu sampai di rumah Tuan Zidane langsung melirik arlojinya ternyata jam 07.00 masih kurang 5 menit artinya dia belum telat sampai di rumah. Tidak lama kemudian tuan Zidane pun masuk disusul dengan Merry yang ternyata baru bangun tidur.

"Astaga, kamu baru bangun tidur, Dek?" tanya Tuan Zidane dengan ramah menatap adiknya yang masih muka bantal.

"Iya, Kak, sehabis pulang dari les piano aku merasa lelah sekali jadinya aku tertidur malah kebablasan." Presiden pun tersenyum mengangguk artinya alasan adiknya kali ini bisa diterima oleh akal. Menjadi Merry sangatlah melelahkan. Dari jam 07.00 hingga jam 16.00 harus belajar di sekolah setelah itu dilanjutkan dengan berbagai les setiap harinya yang berbeda-beda. Sebenarnya tuan sidang sudah memperingatkan kepada mamanya agar tidak memasukkan Merry ke berbagai les dan fokus dengan satu bidang saja tetapi rupanya pandangan mamanya ternyata berbeda.

"Jika kamu merasa keberatan dengan lesmu lebih baik kamu keluar dan tekuni salah satu ekskul yang kamu suka," saran Tuan Zidane kepada adik tercintanya.

"Iya, Kak, Merry inginnya seperti itu tapi bila ketahuan Mama, Merry takut Mama pasti marah." Tuan Zidane menghela nafas. Dia pernah mencoba memberikan saran kepada mamanya tetapi tetap saja tidak bisa diterima. Mungkin nanti dia akan mencobanya sekali lagi demi kesehatan mental Merry.

"Aku dari tadi kok tidak melihat Mbak Gea?" Merry celingukan.

"Dia sakit." Tuan Zidan menjawab tanpa menoleh adiknya. Dia malah sibuk mengunyah ayam goreng buatan Mbak Ranti.

"Kok Kakak tahu?" Gadis berusia 17 tahun itu mengejutkan bibirnya kepada Tuan Zidane.

"Ya, Kakak tadi menunggunya di sana."

"What??" Mata Merry hampir keluar dari tempatnya mendengar penuturan dari tuan sidang jika dirinya tadi menunggu Gea sepanjang hari di rumah sakit.

"Kenapa? ada yang salah?" Tuan Zidane mengerutkan keningnya.

"No, tapi memang ada yang salah sedikit." Merry menganggukan kepala dan menggaruk alisnya yang terasa tidak gatal tetapi ini aneh jika Tuan Zidane sampai menunggui Gea rumah sakit seharian. Ini tidak lazim.

"Apa?"

"Kakak beneran menunggu Mbak Gea atau ketemuan sama Grace itu?" Merry mengerlingkan matanya sebelah menggoda kakaknya yang sudah dijodohkan dengan Grace.

"Huh, ngawur kamu, Kakak tidak mau dengan dia."

"Makanya kalau nggak mau, cari calon sendiri, dan dibawa pulang, dikenalkan ke mama biar mama tidak memburu-buru Kakak untuk menikah terus menerus." Merry berbicara kurang jelas karena sambil mengunyah nasi yang tinggal satu suapan lagi.

"Kau pikir cari calon itu semudah beli es krim di setiap swalayan pasti ada?" Tuan Zidane menggeleng dengan pendapat adanya yang masih terlalu dangkal untuk mengetahui masalah percintaan orang dewasa.

"Lho asalkan satu visi misi pasti yo jadi." Merry masih belum mau kalah dari abangnya.

"Iyain aja deh, daripada kamunya ngambek." Tuan Zidane menoel bahu Merry seraya meninggalkan adiknya sendirian di ruang makan karena dia sudah selesai terlebih dahulu.

"Kok aku ditinggal," protes Merry mencomot satu paha ayam yang masih tersisa, tidak lupa mencocolkan paha ke sambal instan. Merry pun berlari mengikuti Kakaknya ke ruang keluarga.

1
Yani Agustina
typo-nya parah sekaliiiii
Fenny Utari
lah gak seru,gak ada lanjutannya
freya septa
Luar biasa
Cantika PG
ini masih ada lanjutanya kan min? plss bkin gea nyatu sm zidan😭😭
Cantika PG: ih pdhl asik crtnya tb' tamat aja😭
total 2 replies
Eni Rokhani
siip
random acts of pastel
Keren kak 🤩🤩 Semangat terus...
saltsanddanmoothies
Ceritanya makin seruuuu! Semangat Thor!
Jastiah Tia
semangat author
salt sand and smoothies
Thor, aku doain sehat terus ya, soalnya kalau othor gak sehat, aku bisa gak tidur mikirin cerita ini :(
Garang Anggriawan
Kalau lagi patah hati, paling tepat emang baca-baca karya author. Bisa melupakan semua kesedihan~
enjouecollectif
Kau membangkitkan jiwa kekepoan ku thor! Next, next, next~
RainbowSweety
Thor, aku kepo lanjutannya!
Bulbul
Bang! Hayati gak bisa tidur nih gegara othor gantungin ceritanya :(
ShySnicker
Harus berapa lamakah aku menunggumu kembali, Thor! Aku kepo lanjutannya, Thor!
Wajah Boneka
Aku mah anti mendua deh Thor! Aku di sini menunggumu~
LilCutie
Gausah minder sama karya lain ya thor. Tiap karya dibuat dengan ciri khas penulisnya masing2 kok! Mangatseee~
SnuggleKitty
lanjut semngat menulis karya karya mu thorr sehat sll😍😘
Respati Wijaya
Aduh aku sampe tahan napas baca beberapa bagian ceritanya. Excited banget
TexasTiger
aaa thanks Thor ma bonus nya makin sayang author deh😘
꧁༒☬Sa̶d̶B∆Y☬༒꧂
Permisi thor izin bertanya.. kapan kiranya ceritanya bisa lanjut? Saya sudah menunggu.. tapi akan terus saya tunggu hingga ribuan purnama huhu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!