NovelToon NovelToon
World Of Shelter

World Of Shelter

Status: tamat
Genre:Zombie / Mengubah Takdir / Perperangan / Kumpulan Cerita Horror / Sci-Fi / Tamat
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: Daffa Rifky Virziano

Ketika infeksi misterius yang berasal dari bunga menyebar ke seluruh dunia, mengubah manusia menjadi kawanan zombie, Virz—seorang bocah yang selamat—berjuang untuk bertahan hidup di dalam sebuah shelter. Bersama dengan sekelompok penyintas lainnya, mereka berusaha mencari penyebab wabah tersebut dan melawan para zombie di dunia yang berada di ambang kehancuran. Di tengah kekacauan dan ketakutan, mereka harus menemukan harapan dan jawaban sebelum segalanya benar-benar hancur.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daffa Rifky Virziano, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Secret

Esoknya, langit Distrik Kupu-Kupu tampak sedikit lebih kelabu dari biasanya. Suara langkah kaki berat terdengar di sepanjang jalan-jalan sempit, menyiratkan aktivitas di balik dinding-dinding tua. Virz, Hafiz, Deni, dan Keith berkumpul di lobi penginapan, bersiap untuk pertemuan mereka dengan Komandan Jack si Berdarah.

"Kita harus tetap waspada," kata Virz sambil memeriksa senjata di pinggangnya. "Jack dikenal tidak mudah dipercaya

Hafiz, yang bahunya sudah dibalut dengan perban, mengangguk setuju. "Aku setuju."

Mereka berempat keluar dari penginapan dan berjalan menuju pusat distrik. Bangunan-bangunan tua yang mereka lewati dipenuhi dengan graffiti dan tanda-tanda kehidupan yang kumuh, mencerminkan ketegangan yang selalu hadir di tempat ini.

Setibanya di depan markas Komandan, mereka disambut oleh dua penjaga berbadan kekar. "Kalian yang dari Palabea Shelter?" tanya salah satu penjaga dengan suara dingin.

"Ya, kami dijadwalkan bertemu dengan Komandan Jack," jawab Virz tegas.

Setelah pemeriksaan singkat, mereka diizinkan masuk. Di dalam, suasana berubah drastis. Ruangan itu dipenuhi dengan ornamen mewah yang kontras dengan kesan luar yang kumuh. Di tengah ruangan, duduk seorang pria bertubuh besar dengan rambut hitam panjang dan mata yang tajam—Jack si Berdarah.

"Selamat datang, prajurit Palabea," sambut Jack dengan suara beratnya. "Aku dengar kalian mengalami perjalanan yang sulit. Jadi, apa yang bisa aku bantu?"

Virz maju ke depan. "Kami di sini untuk melanjutkan misi pengiriman bantuan dan informasi dari Palabea Shelter menuju Mado Village"

Jack tersenyum tipis, tapi tidak menyembunyikan tatapan tajamnya. "Kalian memang prajurit yang Hebat. Setelah perjalanan panjang kalian tetap Fokus pada misi aku suka, Bagaimana kalau kalian urus beberapa masalah disini dahulu? "

Virz dan Hafiz saling pandang. Mereka tahu bahwa jawaban mereka bisa menentukan nasib misi mereka—dan mungkin juga hidup mereka

"Kami di sini bukan untuk mencampuri urusan internal Distrik Kupu-Kupu," jawab Virz akhirnya. "Tugas utama kami adalah melindungi Palabea dan orang-orang yang berada di bawah perlindungannya. Namun, jika ada ancaman yang bisa membahayakan wilayah kami, kami harus mengambil tindakan. Tapi setidaknya biarkan kami menyelesaikan misi Utama kami"

Jack tertawa kecil. "Bagus. Kalian prajurit yang loyal, aku suka itu. Tapi ingat, di Distrik Kupu-Kupu, banyak yang tidak seperti yang terlihat. Jika kalian ingin tetap hidup dan menyelesaikan misi kalian, berhati-hatilah dengan siapa kalian berbicara dan apa yang kalian mau."

Pembicaraan berlanjut, dan mereka membahas detil pengiriman bantuan yang harus dilakukan dan Jack memberikan 1 unit kendaraan Baja dan 2 kendaraan Support dengan Prajurit dari distrik Kupu-kupu untuk mengangkut Suplai di perbatasan hutan Oak. Tapi ada ketegangan di udara, semacam peringatan bahwa ini tidak akan semudah yang mereka duga.

Saat pertemuan berakhir dan mereka meninggalkan markas, Hafiz menarik napas dalam. "Kau merasakan itu, Virz? Dia menyembunyikan sesuatu, aku yakin."

Virz mengangguk. "Aku tahu. Kita harus tetap waspada. Tapi untuk sekarang, kita selesaikan misi utama kita."

Dengan pemikiran itu, mereka berempat bersiap untuk ke tempat Suplai berada,Mereka tahu bahwa tantangan yang sebenarnya mungkin baru saja dimulai, dan Distrik Kupu-Kupu masih menyimpan banyak rahasia yang harus mereka ungkapkan.

Mereka sadar bahwa waktu mereka terbatas, dan mereka harus bertindak cepat jika ingin sukses dalam misi mereka.

Virz dan yang lain berkumpul di wilayah Militer yang kecil bersiap segera menuju Lokasi pengambilan Suplai.

"Semua terlihat baik," kata Hafiz, memeriksa kotak-kotak yang berisi Peluru dan senjata dan kendaraan yang akan dibawa.

Virz matanya menyapu ruangan. "Kita harus cepat. Aku tidak ingin mengambil risiko lebih besar lagi."

Saat mereka memastikan untuk berangkat, tiba-tiba Seorang wanita dengan rambut hitam panjang dan mengenakan pakaian lusuh namun tampak kuat, melangkah mendekati Virz dan yang lain. Wajahnya terlihat lelah, namun sorot matanya penuh kewaspadaan.

"Kalian dari Palabea, kan?" tanyanya dengan suara pelan namun tegas.

Virz dan Hafiz merespons dengan siaga, namun tetap tenang. "Ya, ada yang bisa kami bantu?" tanya Virz, mencoba memahami niat wanita itu.

"Aku ingin bicara dengan kalian, tapi tidak di sini. Ada terlalu banyak telinga yang mendengar," katanya sambil melihat sekeliling dengan cemas. "Ikuti aku, aku tahu tempat yang aman."

Hafiz memandang Virz sejenak, mencoba membaca pikirannya. Virz mengangguk, memberi isyarat agar mereka mengikuti wanita itu. Mereka keluar dari tempat Militer dan berjalan menyusuri jalan-jalan sempit Distrik Kupu-Kupu, melewati gang-gang gelap yang bahkan lebih sunyi dari biasanya.

Wanita itu akhirnya membawa mereka ke sebuah ruangan kecil di bawah tanah, yang tampak seperti tempat persembunyian rahasia. Ruangan itu hanya diterangi oleh cahaya lilin, dan di dalamnya terdapat peta besar serta beberapa dokumen yang terlihat penting.

"Aku tahu kalian sedang dalam misi penting, tapi Distrik Kupu-Kupu ini menyimpan rahasia yang lebih besar dari yang kalian duga," katanya, menatap langsung ke mata Virz.

"Siapa kau sebenarnya?" tanya Hafiz, semakin curiga.

"Namaku Laira. Aku pernah bekerja sebagai ilmuwan untuk pemerintah sebelum semuanya hancur." Jawabnya

"Apa kau Sang sayap??" Tanya Virz dengan berani tanpa basa basi

"Wah wah sudah lama aku tak mendengar sebutan itu,tapi sayang sekali aku bukan dia Sekarang aku mencoba bertahan di sini sambil mencari cara untuk menghentikan penyebaran mutasi zombie yang semakin parah," jawabnya.

"Mutasi zombie?" Virz mengulang dengan alis berkerut.

"Ya," jawab Laira sambil menunjukkan beberapa dokumen di mejanya. "Bila kau ingin sang Sayap dia sudah Mati 1 tahun lalu,Sekarang Jack si Berdarah lah yang memegang Gelar itu didunia Bawah tidak hanya seorang pemimpin distrik. Dia terlibat dalam eksperimen rahasia yang dilakukan di daerah ini. Dan aku punya bukti bahwa dia mungkin sedang mencoba mengendalikan mutasi zombie untuk keuntungannya sendiri."

Hafiz dan Virz saling pandang. "Jack?dia terlibat sesuatu disini dan??" Jawab Virz. ini bisa menjadi ancaman besar bagi misi mereka.

"Laira, ini informasi yang sangat penting. Tapi kami di sini untuk menyelesaikan misi pengiriman suplai ke Desa Mado. Kami tidak bisa mengalihkan fokus kami sekarang," kata Hafiz dengan tegas.

"Aku mengerti," jawab Laira. "Tapi kalian harus tahu bahwa Jack akan melakukan apa saja untuk memastikan kontrolnya atas distrik ini. Jika suplai itu bisa membantunya, dia tidak akan segan-segan menghentikan kalian."

Virz terdiam, memikirkan situasi yang semakin rumit. "Apa kau tahu apa rencana Jack dengan suplai ini?"

Laira menggeleng. "Aku tidak tahu pasti. Tapi yang jelas, dia bukan sekadar penguasa kecil di distrik ini. Dia punya rencana yang jauh lebih besar, dan aku yakin kalian terlibat di dalamnya. Ingat jangan percaya siapapun Berhati-hatilah"

Hafiz mengepalkan tangannya. "Kita harus menyelesaikan misi ini, tapi kita juga harus berhati-hati dengan setiap langkah yang kita ambil."

Virz mengangguk, merasa bahwa situasi ini menjadi lebih berbahaya dari yang mereka duga. "Laira, terima kasih atas informasimu. Kami akan berhati-hati. Tapi, kami juga harus memastikan suplai ini sampai ke Desa Mado."

"Aku paham," jawab Laira. "Aku akan membantu kalian dengan cara apa pun yang aku bisa. Kalian bisa mempercayai aku"

Setelah percakapan mereka selesai, Virz dan Hafiz meninggalkan tempat persembunyian itu dengan perasaan berat. Mereka tahu bahwa misi ini telah berkembang menjadi sesuatu yang jauh lebih besar dari sekadar pengiriman suplai. Jack si Berdarah menyimpan rahasia gelap, dan sekarang mereka terjebak di tengah konspirasi yang bisa menghancurkan segalanya.

Setelah kembali ke Wilayah Militer, mereka berkumpul dengan Deni dan Keith, memberi tahu mereka tentang apa yang baru saja mereka ketahui.

"Jadi, kita harus menghadapi Jack sambil tetap melanjutkan misi kita?" tanya Keith dengan suara yang menunjukkan kekhawatiran.

"Ya," jawab Virz tegas. "Tapi kita harus pintar dalam melakukannya. Kita tidak tahu siapa yang bisa kita percaya di tempat ini."

Mereka semua mengangguk, menyadari bahaya yang mereka hadapi. Dengan rencana baru di tangan, mereka bersiap untuk menuju hutan Oak mengambil suplai, mengetahui bahwa setiap langkah yang mereka ambil bisa berarti hidup atau mati.

Misi mereka tetap sama: mengirimkan suplai ke Desa Mado. Tapi sekarang, mereka juga harus menghadapi Jack si Berdarah dan rahasia gelap yang dia sembunyikan. Apa pun yang terjadi, mereka tidak akan mundur. Mereka telah datang sejauh ini, dan mereka akan menyelesaikan apa yang mereka mulai—bagaimanapun caranya.

Namun, suasana tegang masih menyelimuti mereka. Hutan Oak bukanlah tempat yang ramah, terutama setelah mereka dikepung oleh zombie yang waktu itu. Saat mereka mendekati perbatasan, pohon-pohon besar dengan cabang-cabangnya yang menjuntai seperti tangan-tangan hantu menghalangi pandangan, menambah aura misterius dan bahaya yang mengintai.

"Sunyi sekali tidak seperti waktu itu" Ucap Hafiz

"Berikan sinyal ke tim Support di belakang untuk tetap waspada" Ucap Virz kepada Deni

Deni pun mengedipkan Senter 3x untuk memberi isyartmat berhati hati

Tak lama setelah itu mereka berhenti sejenak di tepi hutan. Virz mengeluarkan peta dan menunjukkan jalur yang harus mereka tempuh. "Kita akan melewati jalan ini. Jangan berpisah dan tetap fokus pada lingkungan sekitar. Apa pun yang terjadi, kita harus tetap bersama."

"Siap pak" ucap semua Prajurit

Mereka melanjutkan perjalanan dengan hati-hati, suara dedaunan yang terlindas di Roda kendaraan mereka terdengar jelas dalam keheningan hutan. Setelah berjalan beberapa waktu, mereka melihat sekumpulan kendaraan yang terparkir di sebuah clearing—tempat suplai yang harus mereka ambil.

 "Akhirnya kita sampai," kata Keith dengan lega, namun tetap waspada.

Mereka mulai memeriksa suplai, memastikan semuanya dalam keadaan baik dan siap untuk diangkut. Hafiz dan Deni menjaga perimeter sementara Virz dan Keith mengurus logistik. Namun, ada perasaan tidak nyaman yang menggelayuti Virz. Hutan Oak terlalu sunyi, seolah-olah sesuatu sedang mengawasi mereka dari balik pepohonan.

Tiba-tiba, Hafiz memberi isyarat untuk berhenti. " Semuanya bersiap Ada sesuatu di sana," bisiknya, menunjuk ke arah bayangan yang bergerak cepat di antara pepohonan.

Sebelum mereka sempat bereaksi prajurit bantuan yang diberikan oleh Jack tertangkap oleh sesuatu

"Aaaa Tolong" Ucap Prajurit lain "aaah tidak sial" Prajurit lain ikut tertangkap, Suara tembakan menembak segala arah secara membabi buta tanpa disadari kini hanya tersisa Virz, Hafiz,Deni dan Keith dan 7 orang yang lain hilang.

*Dor* Virz menembak sesuatu dan mengenai sasaran dan ternyata Zombie itu adalah Jumper.

"Jumper!? tapi mengapa mereka secepat itu" Ucap Hafiz

*Pyuh* sebuah lendir berwarna Hijau mengarah ke arah Virz dan yang lainnya membuat batang Pohon meleleh hampir mengenai mereka

"Cairan Korosi?Asam? Apalah itu dari mana ini???" Teriak Keith

"Apa ini Chaser? Berhati hati semua!! " Teriak Virz

"Mereka datang!" teriak Hafiz. "Bersiaplah untuk bertempur!"

Pertempuran pecah dengan cepat, suara tembakan dan jeritan zombie yang menyayat Hutan. Deni dan Keith bekerja sama untuk menahan serangan dari samping, sementara Hafiz dan Virz menjaga posisi di depan. Namun, zombie ini lebih tangguh dari yang mereka bayangkan. Setiap kali satu jatuh, dua lagi muncul dari kegelapan.

"Apa-apaan ini? Mereka terus berdatangan!" seru Keith sambil menembak satu zombie yang mencoba mendekatinya.

"Kita harus segera pergi dari sini!" teriak Hafiz. "Kita tidak bisa mengalahkan mereka semua!"

Lalu dalam kegelapan perlahan sesuatu muncul, Zombie yang tinggi berkisar 190cm, memiliki Rambut panjang dan mengeluarkan lendir hijau ditubuhnya dan mengalir banyak dari mulutnya di ikuti zombie lain dibelakangnya

"Itu Chaser sudah dipastikan!! Semua bersiap" Teriak Virz

Virz tahu mereka harus membuat keputusan cepat. "Ambil segera mungkin suplai dan siapkan kendaraan! Kita tidak bisa tinggal di sini lebih lama lagi! Aku dan Hafiz akan menjaga kalian" Teriak Virz memberi perintah ke Deni dan Keith

"Baiklah" Ucap Mereka

Dengan penuh ketegangan, mereka berhasil memuat sebagian besar suplai ke kendaraan dan memulai perjalanan keluar dari hutan Oak. Tetapi musuh mereka tidak memberikan perlawanan yang mudah. Zombie mengejar mereka, melompati rintangan dengan kecepatan yang menakutkan.

Saat mereka melesat di jalan berlumpur, kendaraan bergoyang keras, hampir terbalik beberapa kali. "Cepat! Kita hampir keluar dari hutan!" seru Virz, berusaha tetap tenang meski adrenalinnya memuncak.

Akhirnya, setelah perjuangan yang berat, mereka berhasil mencapai ujung hutan Oak. Udara segar dan terbuka menyambut mereka, memberikan sedikit kelegaan meski ancaman masih membayangi.

Virz menoleh ke belakang, melihat hutan yang baru saja mereka tinggalkan. "Itu terlalu dekat," gumamnya. "Tapi kita berhasil."

"Ya itu mengerikan meski Tim Jack yang diberikan tak ada yang selamat" Ucap Hafiz

"ya bagaimanapun aku berterima kasih pada mereka aku menyesal tidak bisa menyelamatkan satu pun" Ucap Virz dengan menyesal

"Itu bukan kesalahan mu bahkan 30 orang dari kita hanya tersisa ber-4'' Ucap Hafiz menghibur

"Tapi Chaser itu mengerikan sekali Evolusi yang mengerikan bila terkena muntahan nya saja kita bisa langsung jadi Bubur" Ucap Keith

"Ya bersyukurlah untuk kali ini" Ucap Deni

"Ya benar, suatu saat kita akan menghadapi 2-5 Chaser haha bersiaplah" Ucap Virz

"Yah meski itu menyebalkan semoga kita beruntung" Ucap Hafiz

"Baiklah selanjutnya kita pergi ke Desa Mado dan setelah ini kita selesaikan Masalah lain di Distrik Kupu Kupu, waktu kita terbatas. Kira-kira kita bisa sampai Desa Mado sekitar 2 Jam Perjalanan" Ucap Virz

"Baiklah kita harus kesana Ucap Hafiz

Mereka melanjutkan perjalanan menuju Desa Mado dengan ketegangan yang masih terasa di udara. Misi mereka belum selesai, dan ancaman dari Zombie serta rahasia gelap yang berada di Distrik Kupu Kupu masih membayangi setiap langkah mereka. Namun, dengan keberanian dan tekad, mereka bertekad untuk menyelesaikan tugas mereka dan mengungkap kebenaran yang tersembunyi.

1
Ig : Author_fanie.liem
Aku kasih saran ya harus ada spasi di setiap tanda baca.
NRLY_RCH
aku juga tinggal di Depok-_-
Daffa Rifky V: wkqkw sama kita brarti
total 1 replies
Resmi
tolong perbaiki author
Daffa Rifky V: oke siap hehe
total 1 replies
Romeo Shavana
ditunggu lanjutannya
aizen
jadi inget yang lidah panjang game Left4Dead
aizen
Best For U Beb
Daffa Rifky V: thank uu
total 1 replies
aizen
Menarik untuk dibaca
Khilmi Nur Sahira
sereemmmmm
Nightcore Yagami
cracker keren nih asli
Nightcore Yagami
akwkwkw maap tor gue kira tuyul
Nightcore Yagami
kalo udah zona ijo smua mantep ni
Nightcore Yagami
latar indonesia ? mantap
Hentai Man
baca baca taunya udah chapter sgini/Casual/
Romeo Shavana
ngeship Virz sama erlina/Angry/
Romeo Shavana
hai author, aku lagi kepo kepo cari karya zombie ternyata ada yang menarik, mnurutku ceritanya bagus aku suka karya karya begini, semangat aku akan baca terus novel kamu yang ini sampe tamat/Drool//Drool//Drool/
Daffa Rifky V: makasih dukungannya nantikan ya
total 1 replies
Pande
nice
Khilmi Nur Sahira
semangat torre sehat selalu
Daffa Rifky V: aamiin
total 1 replies
Pande
update lagi tor mantap
Ig.tinasali85
up
Ig.tinasali85
Lanjut Thor 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!