NovelToon NovelToon
Syakir Dan Syakira

Syakir Dan Syakira

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta pada Pandangan Pertama / Identitas Tersembunyi / Romansa / Tamat
Popularitas:87k
Nilai: 5
Nama Author: Melisa

Apa yang terjadi jika ada dua nama yang sama tetapi berbeda karakter?

Syakir.

Pemuda tampan yang merupakan adik Annisa dari Ayah Emil dan Bunda Zizi.

Ia harus dihadapkan pada seorang gadis yang namanya sangat mirip dengannya. Setiap kali bertemu mereka selalu saja ribut. Ada saja yang menjadi kesalahannya.

Hingga pada akhirnya mereka berdua di nikahkan karena kedua orang tua mereka saling mengenal.

Mampukan Syakir dan Syakira bertahan di dalam pernikhan terpaksa yang di jodohkan kedua orang tua mereka?

Inilah Kisahnya!

Berkarya tidaklah mudah. Selalu dukung othor ye? Jika kalian suka, kalian baca. Jika tidak, tinggalkan!

See you..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Setuju

Setelah berbicara dengan sang ayah, kini Syakira sedang menghubungi Uwak Ridwan dan bertanya dimana keberadaannya.

Sambungan telepon terhubung.

"Iya Sya, Uwak lagi dikantin rumah sakit. Sedang makan siang!" jawab suara di seberang sana membuat Syakira terkejut bukan main.

Ternyata sudah siang. Ia sibuk menangisi dirinya hingga lupa dengan tamunya. Padahal makanan itu sudah ia sediakan.

Syakira merasa bersalah. "Maaf Wak. Kenapa uwak pergi? Aku udah nyiapkan makan siang untuk kita makan. Uwak balik lagi ya?"

"Ayo pak. Saya sudah siap makan siangnya. Mak udah juga kan?"

"Sudah," terdengar suara Syakir dan Bunda Zizi disana.

"Ya sudah, Uwak balik sekarang. Kamu tunggu disana saja."

"Ya," jawab Syakira dengan segera masuk kembali ke dalam ruangan ayahnya dimana seorang suter baru saja mengantarkan makan siang untuk sang ayah.

Syakira tersenyum, "aku suapi ayah ya?" katanya pada Ayah Rajis yang kini menggeleng padanya.

"Tidak nak. Seluruh tubuh ayah memang terkena stroke. Tetapi tidak dengan tangan kanan Ayah."

"Tapi Yah.."

"Udah, ambil makanan kamu lalu duduk disini dan kita makan bersama. Pastilah Ibu mertua dan calon suami mu sudah dibawa makan 'kan sama uwak kamu?" terkanya yang membuat Syakira mengangguk.

Dengan cepat Syakira mengambil makanan yang terbungkus plastik dan segera duudk didekat bngakr ayhanya.

Mereka pun makan bersama.

Sepuluh menit berlalu, kini dua keluarga kecil itu sudah berkumpul untuk membicarakan tentang perjodohan kedua anak mereka.

"Maafkan Paman Zi. Kalian sampai harus makan di kantin. Padahal Syakira tadi sudah membelikan makanan untuk kita makan." Ucap ayah rajis merasa tidak enak pada Bunda Zizi.

Syakira diam saja. Ia memilih menunduk tidak ingin melihat siapapun. Sementara Syakir edari masuk terus saja memperhatikan Syakira.

Mata menatap padanya, tetapi hati dan pikiran meraba-raba entah kemana.

"Jangan dipikirkan Paman. Paman Ridwan udah memberikan kami makan kok. Tenang aja. Kami tidak akan kelaparan. Lagipun, saya punya seorang putra. Mana mungkin putra saya membiarkan mak nya kelapran sedang dirinya memuliki uang yang cukup untuk bisa memberi Mak nya yang sudah tua ini makan?" seloroh Bunda Zizi disambut gelak tawa oleh Paman Ridwan Dan Paman Rajis.

"Kamu benar Zi. Putramu memanglah sangat bertanggung jawab. Maka dari itu, Paman sangat ingin jika Syakir yang menjadi suami dari anak Paman. Bagaimana Syakir? Apakah kamu bersedia menikah dengan Putri sulung Ayah?" katanya pada Syakir yang kini sedang melamun sambil menatap Syakira.

Ketiga orang itu terkekeh melihat Syakir yang melamun sembari menatap Syakira. Bunda Zizi pun menepuk bahunya.

Syakir yang terkejut karena tepukan lembut dari Bunda Zizi pun menghela nafasnya. "Jika memang keputusan kalian para orang tua merupakan yang terbaik untukku, aku mengikutinya. Aku setuju. Tetapi apakah Syakira menyetujui untuk menikah dengan ku? Sementara kita ini seringkali bertengkar setiap kali bertemu. Syakira!"

Deg, deg, deg..

Jantung gadis itu berdegup tidak karuan saat mendengar suara tegas tetapi lembut itu. Ia menoleh pada Syakir yang kini menatapnya.

"Ya,"

"Apakah kamu setuju menikah dengan pemuda sepertiku? Maaf sebelumnya, jika kehadiran ku selama hampi dua bulan ini membuatmu tidak nyaman. Aku bukanlah pria yang romantis yang pandai mengatur kata-kata indah untukmu. Tetapi aku hanya ingin bertanya. Apakah kamu bersedia menikah denganku? Menikah denganku, berarti kamu harus siap hidup sederhana bersamaku dirumah Mak Zizi. Aku hanya punya satu orang tua. Jadi, aku ingin berbakti padanya. Dan kita akan tinggal bersamanya kelak setelah kita menikah. Apakah kamu bersedia untuk menjadi istriku dunia dan Akhirat Syakira Fadillah Siregar??"

1
Sativa Kyu
👍👍
Maria Kilis
Luar biasa
Alby Mukfu
Syakira berjilbab tp ngomongnya kasar sekali,boleh bar2 tp umpatan kasar jnganlah,maaf thur kl salah komen 🙏
Melisa Author: Tak. Othor takkan marah. Memang seperti itu kasrakter syakira yg othor buat karena suatu sebab. baca aja sampai tuntas, maka kamu akan tahu kisah yg sebenarnya! Terima kasih udah mampir!
total 1 replies
Hasniyah Hasniyah
cerita bagus,keren
manda_
😍😍
manda_
akhirnya kehidupan syakir Syakira bahagia 😍😍😘😘🤗🤗🤗
manda_
lanjut thor dasar bocil 😂😂🤣🤣🤣
manda_
lanjut thor semangat buat up lagi ya jd rumit salah paham
Tria Hartanto
kenapa jadi runyam
manda_
lanjut thor semangat buat up lagi ya ditunggu
Niel Locot
kenapa udah aja Thor belum kenyang baca x juga 😔😔
manda_
lanjut thor semangat buat up lagi ya ditunggu
manda_
ayo thor jelesain berarti Syakira hamil kembar tiga ya thor
manda_
lanjut thor semangat buat up lagi ya ditunggu 😭😭😭😭
manda_
lanjut thor semangat buat up lagi ya ditunggu thor ada masalah apa lagi ini syakir
manda_
lanjut thor semangat buat up lagi ya ditunggu
manda_
🤣🤣🤣🤣🤣
Niel Locot
itu bagai mana ma sodara2nya Thor😁
Niel Locot
sulit di jelaskan .. intinya kita bisa ambil hikmah x yg paling aku suka dari persaudaraan x
Niel Locot
kaya x seru Thor anak x anissa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!