New Account IG= min_09maret
Yunita gadis yang tak pernah di pandang oleh pria dingin dan tampan bernama Regan,Ia sudah lama menyukai pria itu bahkan sudah sering menyatakan perasaannya namun selalu di tolak bahkan dengan kata kata kasar,hingga membuat nya menyerah dan memilih menjauh lalu mereka kembali bertemu,bagaimana kisah selanjutnya? Baca Yuk🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NisaJm, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 16
Budayakan like setelah baca ya, Author juga menerima kritikan dan saran, happy reading 😘
“hah? Tuan muda? Siapa tuan muda kalian?” jujur saja kini ia tak mengerti dengan ucapan kedua pria itu,siapa yang mereka maksud tuan muda? Regan? Ah rasanya tidak mungkin ia memiliki anak buah karena ia hanya seorang dokter bukan mafia! Apa mungkin ia meminta anak buah kakak iparnya untuk menjaga nya? Tapi kenapa wajah mereka asing di penglihatan Yunita?
Banyak sekali pertanyaan yang muncul di benak Yunita kini. “Tuan Muda Regan maheswara nona!” satu nama yang membuat Yunita terkejut luar biasa,jadi benar dugaan nya yang mereka maksud tuan muda adalah Regan? Tapi bagaimana bisa?. “Apa kalian dari kediaman Adiwijaya?” tanya nya pada kedua pria itu
Kedua pria itu menggeleng. “Kami dari kediaman Maheswara nona,tuan muda sendiri yang meminta kami untuk menjaga nona!” Yunita membeku mendengar penuturan dari salah satu pria itu. “Siapa sebenarnya Regan?” ucap nya bermonolog dengan dirinya sendiri. “Apa aku tanya saja ya? Atau aku cari tau sendiri?” rasanya tak enak jika menanyakan status atau harta kekayaan pada Regan,takut jika nantinya ia di cap sebagai wanita yang gila harta
Ia pun kembali ke kamar nya mengambil ponsel yang tertinggal di tempat tidur. “kau kembali?” tanya Yoonia melihat Yunita kini kembali masuk ke kamar. “kenapa?” tanya Yunita sedikit ketus,kenapa kakak nya harus bertanya seperti tidak suka padahal ini adalah kamar nya. “Tidak! Hanya saja aku sedang tidak menyukai wajahmu!”
Jika selama ini kakak nya sering mengeluh tidak suka melihat wajah suami nya maka hari ini kakak nya mengeluh tidak suka melihat wajah nya,jelas saja hal itu membuat Yunita kesal karena baru saja mereka bertatap muka dan berbicara tapi sekarang kakak nya mengeluh tidak suka melihat wajah nya
“Keluar saja dari kamar ku!” terlanjur kesal ia pun meluapkan kekesalan nya,tak peduli jika kini kakak nya tengah mengandung. “dasar menyebalkan!” bukan Yunita yang mengatakan nya tapi Yoonia,jika di ingat ingat bukan kah yang menyebalkan di sini adalah Yoonia tapi kenapa dia yang mengeluh?
“Aku do'a kan anak kakak nanti nya mewarisi kelakuan ku supaya kakak selalu mengingat ku!” setelah mengatakan hal itu ia pun berlari keluar kamar setelah berhasil mengambil ponsel nya. “hei kau tarik kata katamu sekarang juga!” pekik Yoonia yang tak terima jika nanti anak nya akan mewarisi kelakuan Yunita yang bar bar itu. “Amit amit ya dek!” ucap nya mengelus perut nya
Sedangkan Yunita kini sudah berada di luar kamar nya dengan sedikit tertawa setelah berhasil membuat kakak nya itu kesal. “Sesekali ngerjain ibu hamil tidak masalahkan?” jika bunda nya tau ia mengerjai kakak nya maka habis lah dia
“oh astaga aku lupa tujuan ku mengambil ponsel.” gara gara mengerjai Yoonia ia pun lupa tujuan awalnya mengambil ponsel,kini ia duduk di sofa dan kedua pria itu berdiri di kedua sisi nya membuat Yunita merasa tak bebas. “Kenapa kalian mengikuti ku?” kesal rasanya karena harus diikuti terus menerus padahal diri nya tak keluar dari rumah itu
“Kami hanya mengikuti perintah tuan muda,nona.” astaga Yunita pun tau jika mereka menuruti perintah tuan muda mereka,tapi tidak bisa kah mereka sedikit menjauh? Yunita bahkan tidak berniat kabur dari rumah itu sama sekali. “Baiklah kalau begitu kalian menjaga diluar saja!”
“Tidak bisa nona,kami hanya menuruti perintah tu...”
“Ya ya ya.. kalian hanya menuruti perintah tuan muda kalian kan?” muak juga mendengar ucapan mereka yang kekeh menuruti perintah tuan muda nya itu, Yunita pun tak menghiraukan keberadaan kedua pria itu di samping nya. “Tutup mata kalian! Aku sedang search sesuatu!” kedua pria itu langsung menutup mata tanpa bertanya atau membantah sedikit pun
Yunita mengetik nama keluarga maheswara dan seketika keluar lah beberapa berita tentang keluarga maheswara yang membuat pupil mata nya melebar. “jadi dia bukan dari keluarga sembarangan? Astaga jadi aku akan menikah dengan orang kaya?” Yunita menutup mulutnya,kini ia sadar jika kedua pria itu hanya menutup mata bukan menutup telinga
“Apa kalian dengar ucapan ku?” ketus sekali ia berbicara padahal baru saja ia berbicara dengan lembut pada dirinya sendiri. “Dengar nona!” ucap kedua pria itu serempak. “Ah sial! Apa aku bilang mending kalian jaga di luar saja! Kan aku jadi malu!” ia pun beranjak dari sofa meninggalkan kedua pria itu yang saling menatap dengan raut wajah bingung
Yunita memilih untuk duduk di taman belakang rumah nya merasa di sana aman dari kedua pria yang mengganggu nya sejak pagi. “Dasar pria kutub itu, sangat berlebihan sekali sampai harus menyuruh penjaga untuk menjaga ku!” gerutu nya sambil kembali search tentang keluarga Maheswara
“Kenapa? kau tidak suka?” Yunita tersentak sesaat,Regan mengambil posisi duduk di samping Yunita lalu mata nya melirik ke layar ponsel Yunita. “Kau sedang mencari tahu tentang diriku?” kembali Yunita tersentak kala Regan mengetahui kegiatan nya. “Tidak! Aku hanya kebetulan sedang search sesuatu lalu tiba tiba nama keluarga mu muncul.”
Alasan yang mungkin tidak masuk akal karena telrihat di search dia mengetik nama keluarga maheswara namun tak ada lagi alasan yang bisa ia gunakan untuk menjawab pertanyaan Regan. “Benarkah? Coba aku lihat?” Regan mencoba mengambil ponsel Yunita namun secepat kilat Yunita memasukan ponselnya kedalam baju nya ,ya jalan satu satu nya agar Regan tidak bisa mengambil ponsel nya hanya itu
Regan menatap gaya pakaian Yunita ketika dirumah,hanya menggunakan celana hitam pendek dan kaos putih crop.
“Kenapa pakaian mu selalu terbuka?” Yunita pun ikut menatap pakaian yang sedang ia gunakan. “Tidak terlalu terbuka,lagi pula aku hanya dirumah.” memang sesantai itu ia berbicara jika menyangkut pakaian,ia tak pernah merasa mengenakan pakaian seksi karena memang sudah terbiasa
“apa kau pikir dirumah mu ini tidak ada pria lain?” Yunita tampak berpikir sambil mengetuk dagu nya dengan jari. “Ada,dua pria yang kau tugaskan untuk menjaga ku itu.” tunjuk Yunita pada kedua pria itu menggunakan bibir nya
“Itulah sebabnya,aku tidak ingin tubuh mu dilihat pria lain,kau tidak tau jika pria itu mata keranjang?”
“Jadi kau juga?” tanya Yunita dengan santai membuat Regan gelagapan.
”Tidak semua Yunita,hanya beberapa saja!” Regan terjebak dengan pertanyaan yang ia lontarkan sendiri. Ia tak menyangka jika pikiran Yunita akan secepat itu bekerja dan memberi nya skakmatt. Regan kembali fokus pada Ponsel Yunita secepat kilat ia mengambil ponsel nya dan Yunita pun dengan cepat mencoba merebut kembali ponsel nya
Namun Regan mengunci pergerakan tangan Yunita hingga tak bisa membuat Yunita bergerak. “Sudah ku duga kau memang memata-matai ku.” sebenarnya hanya alasan Regan saja kembali membahas pokok awal pembicaraan agar Yunita tak lagi membahas tentang mata keranjang laki laki
“Apa aku salah jika mencari tahu tentang calon suami ku?” entah kenapa mendengar Yunita menyebutnya calon suami membuat Regan tak dapat menahan senyum yang meronta ronta ingin terlihat di wajah Regan. “Kenapa? Selama ini kau tidak pernah mencari tahu tentang ku!” bukan tak ingin hanya saja selama ini Yunita tak berpikir ke arah sana
“Kenapa? Apa kau takut aku ini akan meracuni mu lalu setelah itu aku akan mendapatkan warisan mu begitu?” kenapa Ia malah marah marah? Padahal Regan hanya bertanya pada nya.
“Tidak.. karena aku tahu betapa bodoh nya kau saat menyukai seseorang!”
Tanpa beban atau merasa khawatir jika orang yang menjadi lawan bicaranya itu tersinggung,Regan mengatakannya dengan enteng Tanpa dosa sama sekali, sedangkan Yunita mendelik tajam ke arah Regan,ingin menyangkal namun apa yang Regan katakan adalah benar
“Sana pulang! Dari pada bikin mood ku berantakan!” bukan hanya omongan nya saja,kini tangannya juga bergerak mendorong tubuh Regan agar menjauh dari nya. “dengan setengah tenaga Regan menahan dirinya agar tidak bergerak dari sana sama sekali,namun Yunita semakin kuat mendorong nya hingga terpaksa ia mengambil jalur peluk.”
Author minta tolong kasi rate nya⭐⭐⭐⭐⭐ sesuai penilaian kalian, terima kasih 🥰🙏
apakah masalalu regan??