DILARANG BOOM LIKE,
Ling wei adalah salah satu tokoh pendukung yang harus diperankan lea. Ling wei lemah, tidak berani melawan, pendiam dan penurut.
sejak lea yang memerangkannya, dia mengubah nasib ling wei menjadi karakter utama dalam novel. Bahaya dan hambatan selalu membuat lea terjatuh, demi bisa mengubah dirinya dalam novel, lea bangit dan memulainya lagi.
kerja keras dan usaha lea tidak sia-sia. Dia berhasil menjadi tokoh utama dalam cerita.
ig: wahyuniunit2
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon UNI NANNI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menghapus Cctv
Setelah fui man kembali normal, fao man mendorong tubuh woobin dan berjalan di dekat ling wei. Fao man ingin melepas alat bantu pernapasan ling wei, woobin yang melihatnya bangkit dan menahan tangan fao man.
"Kau ini kenapa, apa kau ingin melukai ling wei?" Tanya woobin sambil mengengam erat tangan fao man.
"Lepas, aku ingin membuat ling wei menghilang. Kau yang melepas alat bantu pernapasan adikku hanya untuk ling wei, iyakan?" Teriak fao man tidak mau kalah.
"Aku sudah mengatakannya padamu, bukan aku pelakunya. Alat bantu pernapasan fui man sudah terlepas sewaktu aku datang"
"Aku jelas melihat dengan mataku sendiri, kau berdiri di dekat adikku memegang alat bantunya"
"Fao man, aku ingin memasang alat bantu pernapasan fui man. Bukan mau melepasnya"
"Bohong, sudah ketahuan masih tidak mau mengaku" kata fao man melepas genggama woobin dan kembali mendaratkan pukulan.
"Kau pantas untuk mendapatkanya" kata fao man setelah memukul woobin.
Woobin tidak terima, ini sudah berapa kalinya fao man memukulnya. Woobin bangkit dan membalas pukulan fao man. Mereka kembali berkelahi sampai yanami datang melerai.
"Apa-apaan kalian ini, ini klinik dan ada dua orang sakit. Kalian malah berkelahi di sini, kalau terjadi apa-apa dengan fui man dan ling wei bagaimana? Kalian mau bertanggung jawab" kata yanami dengan lantang.
Woobin dan fao man berhenti, merenung perkataan yanami sampai akhirnya woobin angkat bicara.
"Fao man menuduhku jika aku yang melepas alat bantu pernapasan fui man"
"Jelas kamu, aku melihat dengan mata kepalaku sendiri"
"Aku hanya ingin memasang kembali alat bantunya, saat aku datang alat bantu pernapasan fui man sudah terlepas" kata woobin memberi penjelasan.
"Hanya karena itu kalian ribut? Di sini ada cctv, kenapa tidak periksa saja" kata yanami menyarankan.
Woobin dan fao man diam, kenapa tidak kepikiran dari tadi, pikir mereka.
****
Di kelas, Raniya dan jian merasa lega, mereka telah berhasil membuat fui man menghadap maut.
"Dengan begini, fui man tidak akan bisa hidup lagi" kata jian memulai.
"Benar, dia tidak akan membuat kita terancam lagi" timpah raniya.
"Aku penasaran, siapa orang yang menyelamatkan fui man di danau? Padahal tidak ada orang di danau waktu itu" kata jian.
"Apa kak ling wei? Ah, tidak mungkin. Kak ling wei tidak tau jika fui man tergelam"
"Tidak perlu dipikirkan, yang jelas kita sudah selamat" kata jian tidak ingin mengambil pusing.
Seorang teman masuk ke kelas dan menghampiri teman lainnya yang duduk bergosip.
"Guys, ada gosip terhot dan terupdate" katanya.
"Apa tuh?" Tanya yang lain.
"Fui man hampir saja celaka, ada orang yang melepas alat bantu pernapasanya"
Jian dan Raniya yang mendegar gosip tersebut jadi gabung dengan teman-temannya. Hanya ingin mengetahui keadaan fui man.
"Wah ngeri, siapa yang berani dengan fui man. Hanya ling wei yang berani, tetapi diakan tidak sadarkan diri juga"
"Yang lebih heboh, fao man memergoki woobin yang melakukannya"
"Masa sih woobin pelakunya, woobin tidak mungkin melakukannya"
Jian dan raniya saling menatap, dia tidak mengerti kenapa woobin yang di tuduh.
"Makanya itu, yanami menyarankan untuk melihat cctv. Dia ingin memastikan siapa pelaku sebenarnya"
Jian dan Raniya yang mendengarnya panik, bagaimana jika mereka ketahuan. Jian memegang tangan raniya keluar dari kelas.
"Bagaimana, mereka ingin melihat cctv. Kita bisa ketahuan" kata jian yang sudah ketakutan.
"Aku juga takut, kita harus cegah yanami memeriksa cctv" kata raniya memberi saran.
"Aku cegah yanami ke ruang cctv, kamu langsung ke ruang cctv dan hapus video itu" kata raniya memberi perintah.
Jian dan raniya bergegas cepat, Raniya melihat yanami dilorong menuju ruang cctv. Dia menghentikan langkah yanami.
"Kak yanami mau kemana? Buru-buru amat" kata raniya
"Aku mau ke ruang cctv, ada sesuatu yang harus aku cek" kata yanami
"Sesuatu apa kak? Aku dengar woobin dan fao man berkelahi lagi?"
"Benar, makanya aku mau memperbaiki masalahnya. Mohon maaf, aku harus cepat" kata yanami melanjutkan langkahnya.
Jian berhasil menghapus, dia ingin keluar tetapi mendengar suara langkah kaki. Jian mencari cara untuk tidak ketahuan, di keluar lewat jendela. Setelah jian pergi, yanami masuk dan mulai mengecek cctv. Yanami tidak bisa menemukan cctv di ruang klinik.
Yanami kembali dan mengatakannya pada fao man. Fao tidak terima, dia menduga jika yanami telah menghapus cctv tersebut.
"Aku tau jika kau menghapusnya agar aku percaya jika bukan woobin pelakunya. Apa kau sudah melihat cctv tersebut dan ternayat woobin palakunya, makanya kau menghapusnya"
"Untuk apa aku melakukan semua itu?" Tanya yanami
"Karena woobin adalah adikmu, kau ingin melindunginya"
"Woobin adalah adikku tetapi aku selalu bersikap adil. Jika woobin bersalah aku pasti akan menunjukkannya, tetapi kamera cctv benar sudah terhapus" kata yanami berusaha meyakinkan fao man.
"Ah sudahkah, aku seharusnya tidak percaya padamu" kata fao man sambil meninggalkan yanami.
Sebelum jian datang, sudah ada seseorang yang menyalin cctv. Dia tau jika pelakunya akn bergerak cepat untuk menghapusnya.
udah dibuat penasaran 😕
Authornya gemar banget buat pembacanya penasaran 😂😂😂
Auto ngebut 😈😈
Panggung, tokoh pendukung, dan lain-lain! Yang kutangkep, So-hee ini udah sadar ya?
My Ice girl saranghae mampir ksih dkungan..
semangat ya..
klo smpat mampir jg..