Kehidupan yang semula biasa - biasa saja berubah ketika desi bertemu dengan ceo itu...
Dia yang berusaha bekerja keras untuk bisa menjadi pegawai tetap sepertinya akan sia - sia....
gumana kelanjutan nya....
Baca yuuk gUys....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MAREDH_EV, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AKHIRNYA RIA TAHU
kira - kira dia mengatakan ini berfikir bahwa aku ini siapa ya. Apa dia punya seorang wanita yang dia cintai ? Karena dia mabuk jadi dia mengira aku wanita itu.
" Ternyata kau ada disini, selama ini aku mencarimu "
Apa yang dia katakan ? apa dia tertidur lagi? kenapa terasa berat sekali ?
" kamu gak akan tahu betapa susah nya aku mencarimu. Aku selalu berharap dapat bertemu denganmu walau hanya sekali saja, kamu pasti tak tahu bahwa aku selalu memimpikan mu di setiap malam ku "
Apakah dia sedang menyatakan perasaan nya pada seorang wanita ? Kira - kira dia menyatakan cibta nua pada siapa ?.
" Tak masalah kamu tak mengetahui nya, yang penting kamu sekarang ada disini bersama ku "
Kenapa aku yang mendengar nya mengatakan cinta bisa merasakan sakit.
" Sekarang kamu akan selalu disamping ku kan ? Kamu tak ku ijin kan pergi lagi dari hidupku, kamu tak akan meninggalkan aku lagi bukan ? "
" iya " dia memeluki dengan erat nya.
" Sesungguh nya aku merasa sangat sulit, hingga sekarang aku sudah menunggu mu lama. meskipun begitu aku akan menahan nya sebentar lagi, jadi kamu jangan membuat ku menunggu lebih lama lagi, aku sudah tak sanggup "
Aku harus berpura - pura menjadi orang yang dia cintai, dalam pelukan ini aku berharap ini bukan mimpi.
" kamu mau kan ?"
" iya "
Ini membuatku merasakan sakit yang dia alami. Aku merasakan perasaan yang sangat dalam, rasa sakit nya yang menunggu pujaan hati datang. Bagaimana bisa boss yang ganteng seperti ini dikecewakan oleh seorang wanita, seberapa cantik nya wanita itu. Aku iri dengan wanita yang dia rindukan. Dia masih mengigau dan berkata " jangan pergi ".
Sudah beberapa menit berlalu, pelukan nya yang tadi erat kini sudah bisa ku lepaskan. Akhirnya dia tertidur lagi. Apa yang harus kulakukan sekarang.
Tak lama setelah nya sekertaris han's datang, aku kira dia pergi dan pulang, ternyata hanya membeli kopi, mungkin agar tetap terjaga. Bagaimana pun juga kan dia yang membawa boss kesini jadi dia harus mengantar nya pulang juga.
" Desi, bagai mana apa sudah berbicara dengan bos ?" han's bertanya.
" hmm, dia hanya tertidur pulas." aku menyerahkan kunci mobil nya.
" apa - apaan boss ini, tadi rewel minta di antar kesini, sekarang malah tidur" malaz untuk berkata
" ya sudah kalau begitu aku antar bos pulang dulu"
Mereka pergi, dam aku dengan rasa sakit ini kembali ke rumah.
Ketika aku balik ke kamar kenapa pintuku terbuka, ternyata ria masih menungguku pulang.
" Kamu belum tidur ?"
" bagaimana aku bisa tidur ? Aku khawatir padamu yang tengah malam begini keluar " ria menyilangkan tangan nya ke atas dada nya seolah - olah dia akan menginterogasiku.
"Aku perhatikan kamu akhir - akhir ini aneh, apa ada masalah ?"
Aku duduk disamping ria yang duduk di ranjang tempat tidurku.
" bagaimana kau mengetahui kalau aku sedang ada masalah ?"
" Des, yang benar saja, kita uda berapa tahun dekat ? lagi pula kamu beberapa hari terakhir tidak pernah makan malam dirumah, apa ini masalah cowo ?"
" iya".
" Cerita kan lah, aku siap mendengarkan setiap ceritamu des "
" Ria, aku mulai bersikap bodoh lagi, bukan tapi aku menyukai seseorang lagi, tidak. Sepertinya aku mencintai nya "
" memang nya dia siapa ?"
" Dia Ceo perusahaan ku "
" Maksud mu Adam Wijaya ? kok bisa ?"
Lalu aku mulai menceritakan hal itu mulai dari awal ketika aku menumpahkan air galon tanpa sengaja, dan mulai di panggil ke kantor ceo sehari sekali.
Sudah semua nya aku ceritakan pada ria baru dia mereapon ku.
" Rupanya kamu ber urusan dengan sese orang yang tak sepatut nya kamu cintai "
" iya memang tak kan memungkiri melihat wajah nya setiap hari wanita mana yang tak akan jatuh cinta pada nya, aku mengerti perasaan mu desi. "
" bukan wajah nya yang membuatku menyukai dia ..!"
" Lalu apa nya ?" muka serius bertanya.
" sikap nya terhadapku sangat baik dan perhatian, setiap bertemu pasti ngajak makan, setelah itu pasti mengantarkan aku pulang kerumah ".
"hmmm, apa itu. Dia menyukaimu des ?"
" Coba kamu pikir des, dia menyukai mu jadi ngajak makan berdua, dia perhatian padamu setiap hari diantar pulang sampai rumah, karena dia khawatir padamu "
" Dia kan sedang minta yolong padaku, dia berlaku seperti itu pasti karena merasa bersalah kan ? Kalaupun merasa bersalah paling ngajak makan sekali, tapi ini hampir setiap hari dia ajak aku makan bareng ? Hanya seperti teman untuk menemani dia makan, agar dia bisa makan dengan nyaman karena di temani ".
" laki - laki itu Gak serius sama perempuan, pasti banyak kirban yang termakan rayuan maut nya, kalian gak cocok bersama, lelaki macam apa begitu kelakuan nya "
" ria, dia itu bos ki "
" oh ya benar, itu hal yang gak asing baginya berlaku seperti itu. Owh ya tadi kamu keluar buat nemuin dia kan ? dia mengatakan apa padamu ?"
" Dia mabuk berat, dan sepertinya dia salah mengira bahwa aku orang lain "
" Aku tidak tau pasti, tapi dia menyukai seroang dengan sepihak, atau bisa dikatakan cinta nya bertepuk sebelah tangan. Dia begitu sangat tulus menyukai nya. "
" kalau begitu, intinya hanya ada satu, ada bagian dirimu yang mirip dengan wanita yang dia sukai, makanya dia memperlakukan mu dengan samgat baik ".
Kalau yanh di katakan ria memang benar lalu apa arti ciuman dari bos ? apa ali hanya wanita pengganti ?
" kenapa aku tidak bisa belajar dari kesalahan yang telah ku alami, kan tidak ada lelaki yang menyukai ku dengan tulus hati. Kalau pun ada yang memperlakukan ku dengan baik pasti ada tujuan nya. Kenapa alu lupa akan hal dasar itu, bodoh nya diriku ".
" jangan bilang begitu, kamu belum bertemu dengan jodoh mu saja. suatu saat pasti ada satu lelaki yang menyukai mu dengan sungguh - sungguh ". berusaha menghiburku yang sedang sedh.
" tapi des, lebih baik kamu cepat melupakan rasa sayang mu pada Adam, Dia bukan sepeda yang mudah kamu kayuh setelah beberapa kali jatuh, tapi dia seperti pesawat terbang yang sangat tinggi di awan sana, cepat lupakan sebelum kamu terluka dalam "
" Dan berhentilah jadi mata - mata nya, atau segera selesaikan tugas mu itu "
" iya, benar juga, setelah ku selesaikan tugasku, aku tak punya alasan untuk menemui nya ".
Aku harus cepat menemukan buktinya dan menyudahi perasaan ini padanya, sebwlum luka ini terlalu menusuk ku. Benar ini cara yang terbaik.
" sudah lah tidur lagi, lumayan masih ada waktu sebelum bekerja " ria pun berjalan kembali ke kamar nya.
Keesokan hari nya.
Setelah memperhatikan tim kepala Jeny, setiap ada telfon dia pasti keluar dan membawa buku catatan kecilnya. Itu bukan buku catatan kantor, tapi dia selalu membawa nya ketika mengangkat telfon. Dan pasti dia telfon sambil mencatat di buku itu. Aku harus melihat isi dari buku kecil nya itu.
Bersambung....
Trimakasih sudah mampir ke novelku..
Jangan lupa like, komen dan vote nya..
Trimakasih sebelum nya🙏