hati gadis mana yang tak hancur ketika keadaan harus memaksanya menerima perjodohan yang di inginkan kedua orang tuanya ,dimana dia harus merelakan melepas pria yang begitu dicintai,mampu kah pernikahan keduanya berakhir bahagia ataukah berakhir dengan perpisahan?
mampukah Arga mendapatkan cinta istrinya?
akankah Selly bertahan dengan Arga ataukah Selly akan memilih kembali kepada Zaky cinta pertamanya ?
mampukah kebencian antara keduanya berakhir bahagia atau akan berakhir perpisahan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mis r, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
penolakan
sejak kejadian kemarin malam Selly enggan masuk sekolah dia tidak ingin bertemu dengan cowok yang paling dia benci,saat menuruni tangga dia merasakan aneh melihat semua pelayan sibuk dia pun segera menghampiri mamahnya
" mah ada acara apa?kenapa semua orang sibuk?tanya Selly sambil menghampiri mamahnya yang sibuk menata bunga kedalam vas
" temen papah mau berkunjung" ucap mamah yang masih sibuk dengan kegiatannya
Selly yang tak mau menggangu pun segera berjalan menuju ke taman belakang,untuk sedikit menghilangkan rasa bosannya setelah sampai ditaman belakang dia pun segera duduk di kursi
" aneh sepertinya teman papah bukan orang biasa sehingga semua orang sibuk" gerutu Selly seraya kembali pokus menikmati udara sore itu
bunyi ponsel pun membuyarkan lamunan Selly dia segera meraihnya dan melihat dilayar nama kekasihnya dengan cepat dia mengangkat panggilan itu
"hallo"
" yank kamu baik- baik aja?
" hmm
"kamu masih marah sama aku?
" gak
" maafin aku gara- gara ajakan aku kejadian itu menimpa kamu
seketika Selly menarik napas kasar dia tak sepenuhnya menyalahkan Zaky namun kenapa dia harus terlibat dengan permusuhan mereka
" gak usah bahas itu lagi
" ya udah aku kerumah kamu iya
" gak usah yank,aku pengen nenangin diri dulu
" baiklah kalau gtu,besok aku jemput kamu sekolah
" iya
tanpa menunggu jawaban di sebrang sana Selly segera mematikan teleponnya sedangkan Zaky yang kaget ketika sambungan teleponnya dimatikan sepihak mencoba memahami keadaan Selly
"aku janji akan membalas perbuatannya kepadamu" ucap Zaky seraya menggenggam erat ponsel ditangannya
sedangkan Selly yang masih duduk di taman belakang dikagetkan dengan kedatangan mamahnya yang sudah berdiri disampingnya
" mamah bikin kaget tau gak? kesal Selly seraya memegang dadanya
" lagian kamu mamah panggil gak dengar" bela mamah seraya duduk disamping Selly
Selly hanya mendengus kesal mendengar perkataan mamahnya,dia segera menoleh ke arah mamahnya Karna jujur dia penasaran apalagi semua orang sangat sibuk
" mah" panggil Selly
" iya sayang" jawab mamah seraya menoleh ke arah Selly
"kenapa semua orang sibuk?apa temen papah itu sangat penting?tanya selly penasaran
" nanti juga kamu tau" jawab mamah seraya mengusap puncak kepalanya
Selly yang kesal jawaban mamahnya segera beranjak dengan wajah kesal sedang mamah Rani menatap bingung dengan tingkah Selly dengan cepat dia pun mengikuti langkah anaknya itu ketika sampai ruang tengah seketika Selly berlari
byan yang melihat adiknya berlari ke arahnya segera merentangkan tangannya dengan cepat Selly masuk ke dalam pelukan byan
" kakak aku kangen"ucap manja Selly
" gak usah lebay " goda byan
Selly segera melepaskan pelukannya sambil menatap marah lelaki dihadapanya byan yang gemas segera mengacak rambut Selly sehingga semakin membuat Selly marah
" udah jangan gangguin adikmu" pinta mamah seraya menghampiri keduanya
" habis seneng sih mah" jawab byan seraya tersenyum seketika mendapat tatapan tajam dari Selly
" tumben kamu pulang cepet" tanya mamah
" kalau bukan karna acara kolot ini,aku gak akan pulang cepat" ketus byan mengingat pesan papahnya
" acara apa? tanya Selly memandang bergantian kedua orang dihadapannya
"per- " ucapan byan terhenti melihat tatapan tajam dari mamahnya Selly semakin bingung dengan keduanya
" per apa maksud kakak" desak Selly
" bukan apa- apa " jawab mamah dengan cepat byan pun mengangguk
byan segera pamit untuk membersihkan diri,mamah Rani segera menghampiri Selly" sayang kamu siap- siap? titah mamah Rani
" apaan sih mah kenapa aku harus siap- siap? tanya Selly seraya mendengus kesal
" udah gak usah banyak tanya" jawab mamah Rani seraya mendorong tubuh Selly dengan kesal Selly mengikuti keinginan mamahnya