Perceraian orang tua membuat Nayla menjadi sosok yang dingin,kasar dan sedikit liar.
Nayla tergabung dalam sebuah geng motor yang mayoritasnya adalah pria.
Mereka sering melakukan balapan liar hingga saat Polisi berpatroli di kawasan mereka dan membuat seluruh anggota kabur berhamburan,tak terkecuali dengan Nayla.
Sialnya saat Nayla melarikan diri dari kejaran Polisi,dia menabrak sebuah mobil milik seorang CEO terkenal.
"Kalau aku tidak bisa mendapatkanmu dengan cara yang baik , maka aku akan mendapatkanmu dengan caraku yang sedikit licik" gumam Rafa dalam hati dengan smirk di wajahnya
Dan apa yang terjadi selanjutnya...???
Pantau terus kelanjutan cerita yang buat jantung deg-degan ini...
Follow My Ig please_puterirezky69
Merupakan Karya Pertama dari saya,,,
Jika terdapat banyak kesalahan dalam penulisan saya minta maaf,karena pada dasarnya saya masih baru belajar😅😅😅
Harap di maklumi ya semuanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Rezeki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 16. Pacar Dadakan
Setelah semua orang di Basecamp mendengar suara nyaring Nayla,mereka otomatis datang menghampiri Nayla dan seperti biasa akan menggodanya.Tapi
tetap saja tidak ada yang berhasil diantara mereka untuk menggodanya . Karena Nayla tidak akan membiarkan mereka menyelesaikan kata-katanya dengan menutup mulut mereka dengan ucapan savage nya yang membuat mereka terdiam seketika jika mendengarnya berbicara.
Nayla masih terus menatap Jaka seperti memikirkan sesuatu yang buruk dan itu membuatnya kebingungan.Pasalnya sejak beberapa hari setelah mereka pergi touring Jaka masih terlihat seperti jomblo ngenes . Bahkan Jaka tidak menunjukkan tanda-tanda PDKT pada wanita manapun.
( canda yee 😅😅😅)
Jaka yang merasa di tatap tajam pun menjadi salah tingkah dan tersedak saat memaksakan memakan cemilan yang ia pegang.
Setelah beberapa saat berfikir untuk menyusun kata akhirnya Jaka memutuskan untuk menceritakan pacar baru nya pada temannya, Nayla dari sejak bertemu beberapa hari yang lalu.Jaka dengan sabar menceritakan pertemuannya dengan Shinta ( pacar baru beberapa hari😂😂😂) di kompleks penginapannya sedang menangis sendirian.Jaka yang melihatnya menjadi tidak tega walaupun wanita itu sama sekali tidak ia kenal.Jaka yang sudah bersiap akan berangkat itu pun akhirnya menghentikan motornya di depan Shinta dan menanyakan apa yang terjadi,kemudian Shinta menjawab kalau dirinya baru saja di copet sedangkan rumah Shinta berada di Jakarta juga ia tidak memiliki siapapun disini .Karena awalnya ia hanya ingin berlibur beberapa hari di tempat ini.Karena mendengar tempat tinggal Shinta berada di kota yang sama dengannya dan juga teman-temannya,Jaka mengajak Shinta untuk tinggal bersamanya untuk sementara waktu sampai mereka kembali ke Jakarta.Shinta dengan senang hati ikut bersama Jaka yang pasti akan memudahkan misi nya.Selang beberapa saat berjibaku di jalanan yang ramai akhirnya Jaka dan Shinta sampai di depan Basecamp dan mendapatkan tatapan tajam dari seluruh anggota geng gabungan.Jaka hanya cengengesan ketika Dion memarahi keterlambatannya dan juga membawa wanita yang tidak mereka kenal.Agar tidak mendapat masalah yang lebih besar lagi ,Jaka memperkenalkan Shinta sebagai pacarnya dan membuat Shinta menjadi kaget dan salah tingkah.Namun Shinta tidak membantah ucapan Jaka dan hanya tersenyum paksa untuk menyelamatkan dirinya sendiri.Jadilah kini mereka pacaran bohongan sampai nanti mereka kembali ke Jakarta.
Tapi sepertinya Jaka tidak memberi tahukan Nayla bahwa dirinya dan juga Shinta hanyalah pacaran bohongan karena takut Nayla akan memarahinya.
Selesai berbincang panjang lebar,Dion dan yang lainnya bergabung dengan Nayla dan Jaka setelah mereka tertidur karena sangat kelelahan.
"Nay jadi gimana rencana lo selanjutnya ? ini uda seminggu kita di Semarang" tanya Dion yang menyahut snack di atas meja.
"Huhhh,gue bakal sepuluh hari disini Ion,Nyokap gue belum balik.Kalau lo pada mau balik ya silahkan aja" ujar Nayla.
"Gak bisa gitu dong Nay,kan kita perginya bareng ya berarti pulang juga harus bareng. Bener gak bro...?" protes Dion yang memprovokasi anggota geng nya agar mendapatkan dukungan.
"Bener tuh Nay" ujar yang lain serentak.
Nayla merasa sangat senang mendengar ucapan teman-temannya.
"Oke,itu kemauan lo semua ya,,,jangan tiba-tiba ntar pada ngeluh ke gue.Awas aja lo pada.." ancam Nayla yang sebenarnya merasa terharu.
"Al,lo ada kegiatan apa hari ini ?" tanya Dion pada Aldi yang sejak tadi sibuk dengan ponselnya.
"Ntar malem gue mau balapan sama geng sebelah.Taruhannya lumayan bro,Lo mau ikut gak?" tanya Aldi yang bersemangat ketika mengingat hadiah taruhan .
"Aman gak?" tanya Dion yang tidak yakin karena ini bukan kota tempat dirinya berkuasa.
"Elo tenang aja,dijamin deh lo pada bakal suka" ujar Aldi berusaha meyakinkan Dion yang terlihat ragu.
"Gimana Nay?" tanya Dion meminta pendapat Nayla.
"Gue ngikut lo pada aja deh,asal nyokap gue gak tau berati gue aman" jawab santai Nayla.
Saat nayla sedang bersantai dengan ponselnya tiba-tiba Nayla mendapat telepon dari Papanya namun Nayla seperti tidak ingin mengangkatnya dan mengabaikannya.
Malam hari...
Setelah Geng Naga yang dipimpin Aldi telah menyiapkan motor yang akan mereka gunakan untuk balapan,Mereka pergi ke lokasi secara serentak tak lupa membawa logo geng mereka masing-masing.
Ketika mereka sampai di lokasi ternyata geng lawan telah lebih dulu sampai dan mereka terlihat sedang saling bercumbu tanpa merasa malu sedikitpun yang malah membuat Nayla dan yang lain yang melihatnya merasa jijik.
Untuk menghentikan kegiatan mereka,Aldi sengaja berdehem agak sedikit keras untuk menunjukan kehadiran dirinya dan rombongannya.
Hmmm...Aldi berdehem.
"Bisa kita mulai sekarang?" tanya Aldi tanpa basa-basi.
"Tentu,apa kau membawa taruhannya ?" jawab pemimpin dari geng lawan.
"Aku sudah menyiapkannya ,kau bisa mengambilnya jika kau bisa mengalahkanku" ujar Aldi dengan sombongnya.
"Hahahaha " Pemimpin Geng Curut itu tertawa mengejek. Ayo langsung saja kita mulai" sambungnya lagi dengan tatapan sinis.
Perwakilan dari Geng Naga dan Geng Curut telah bersiap-siap mengambil posisi.Setelahnya mereka melakukan pemanasan setelah di pandu oleh juri perwakilan yang telah mereka tentukan.
Nayla duduk diatas motornya sambil fokus menatap kearah pembalap yang akan segera memulai balapan.Untuk sekejap Nayla terpesona oleh seorang pria yang berada di seberang pandangannya.Baru kali ini Nayla tertarik pada seorang pria . Nayla terus menatapnya sampai Dion mengejutkannya dan Nayla mulai sadar dengan pikirannya.
"Nay, lo ngelamunin apa? lo tenang aja kita pasti bakal menang kok" ujar Dion yang tiba-tiba menepuk pundak Nayla dan membuat Nayla kaget karena berfikir Nayla mencemaskan perlombaan.
Hasil balapan kali ini adalah seri. Untuk itu balapan akan diulang dengan perwakilan yang berbeda.Dan saat ini Dion berpartisipasi sebagai peserta dengan keyakinan tinggi tapi entah kenapa perasaan Nayla menjadi tidak enak namun Nayla tidak mengatakan apapun dan malah menyemangati Dion dengan memberikan senyuman andalannya.
Dan pada saat bersamaan terdengar suara sirine yang berasal dari rombongan polisi patroli yang berada di belakang mereka yang membuat mereka semua panik dan dalam sekejap berhamburan tak tentu arah.Sayangnya para polisi yang mengendarai motor patroli telah mengepung mereka ke segala arah dan membuat mereka semua terperangkap tanpa terkecuali.
Ternyata lokasi mereka melakukan balap liar saat ini adalah tempat incaran para polisi sejak lama.
Makasih uda mampir di karya receh aku😅😅😅
Jangan lupa dukung author selalu dengan memberi like,komen dan vote ya🙏🙏🙏
Author juga meminta maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan yang buat kalian tidak nyaman dikarenakan author baru belajar...
Karena Author tidak bisa rutin up setiap hari,,,jadi untuk para readers tersayang boleh menumpuk episode terlebih dahulu hingga episode sudah agak banyak agar lebih nyaman di baca,,,
Sebelumnya Author minta maaf ya...
...Visual...
...Jaka_Anggota Geng Elang...
...Nayra Rewaldi...
...Jake_Asisten Pribadi Rafael Wijaya...
btw bu Dita sm Nayra baik dh keknya
gk spt cerita2 ibu tiri & sdr tiri yg jht & licik
ish.. tp Rafa udah kepala 3 weh