NovelToon NovelToon
Suamiku Calon Suami Sahabatku

Suamiku Calon Suami Sahabatku

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:288.9k
Nilai: 5
Nama Author: Fadhila dila

Aqila dan Arga adalah sepasang suami istri yang terpaksa menikah. Ini adalah keinginan dari Sherly sahabat dan juga calon istri dari Arga.

"Kumohon ini adalah permintaan terakhirku." Kata kata itu yang membuat mereka bersatu. Meskipun awalnya mereka terpaksa untuk menikah. namun lama kelamaan meraka merasa nyaman satu sama lain.

Apakah mereka akan selalu bahagia? Bagaimana jika Sherly kembali? Siapa yang akan di pilih Arga pada akhirnya?

Yuk simak cerita selengkapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fadhila dila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

eps 15

Hari Minggu pagi Aqila dan Arga bersiap siap untuk pulang dan melanjutkan aktifitasnya seperti sedia kala.

"Ibu Aqila pulang ya bu.. Maaf Aqila gak bisa lama lama disini nemenin ibu.. soalnya besok Aqila harus kerja lagi bu." ucap Aqila sambil memeluk Ibu Santi.

"Ga apa apa sayang.. ibu ngerti kok.. kamu baik baik ya disana." ucap Ibu Santi sambil mengurai pelukan anaknya. "kamu harus nurut apa kata suami kamu. kalo ada permasalahan harus di hadapi dengan kepala dingin. bicarakan baik baik. tidak memakai emosi. karena emosi bisa menjerumuskan kita nak." Lanjutnya.

"Iya bu. Aqila akan ingat itu." jawab Aqila.

"Ayah gak di peluk nih. masa cuma Ibu kamu yang di peluk." Ucap Ayah Rey.

"Sini Ayah aku peluk.. aku gak bakalan lupain ayah aku yang ganteng ini. Ayah kan cinta pertama aku." Ucap Aqila manja kepada Ayahnya.

"Kamu sakit sayang. kok perasaan Ayah badan kamu aga anget." ucap Ayah Rey khawatir.

"Ga apa apa kok Ayah. nanti juga baikan. cuma agak pusing sedikit." ucapnya sambil cengengesan.

"Kamu sakit sayang? kita ke dokter dulu ya sebelum pulang." Ucap Arga khawatir.

"Ga apa apa mas. palingan istirahat sebentar juga baikan kok." jawab Aqila "Ya udah Ayah Ibu Aqila sama Mas Arga pulang dulu ya. Assalamualaikum." Ucap Aqila sambil melambaikan tangan ke arah orangtuanya.

"Wa'alaikum salam.." jawab Ayah dan Ibu bersamaan.

Mereka memasuki mobil sedangkan orangtua Aqila masih setia menunggu di depan rumah mereka. Ibu dan Ayah Aqila melihat bahwa Arga sangat perhatian terhadap putrinya. sebelum berangkat Arga mengubah kursi yang diduduki Aqila agar Aqila bisa tiduran di dalam mobil. Lalu Arga menyuruh Aqila untuk tidur. tak lupa Arga menyelimuti Aqila dengan selimut yang tersedia di dalam mobil. Arga pergi dengan membunyikan klakson mobilnya.

"Ayah.. Ibu bahagia sekali melihat putri kita satu satunya diperlakukan seperti itu." Ucap Ibu Sinta

"Sama bu.. Ayah juga ga nyangka kalo Arga bisa mencoba yang terbaik buat putri kita. meskipun Ayah yakin kalo Arga belum bisa melupakan Sherly. Tapi ayah yakin kalau Arga tak akan menyakiti putri kita bu. karna yang ayah lihat Arga sudah mulai terbiasa dengan kehadiran putri kita. Arga juga mau membuka hatinya untuk putri kita. begitupun sebaliknya." balas Ayah.

Setelah itu mereka memasuki rumah dan melanjutkan aktivitasnya.

Di tempat lain sambil menyetir mobilnya sesekali Arga melihat ke arah Aqila yang tertidur memunggunginya. tampak raut khawatir di wajah Arga. Saat Arga membenarkan posisi selimut yang agak turun tak sengaja Arga menyentuh kulit Aqila. Arga kaget karena badan Aqila sangat panas. Arga segera menepikan mobilnya. Arga membalik tubuh Aqila. dilihatnya wajah Aqila tampak sangat pucat. Aqila juga tak mau bangun dari tidurnya.

"Sayang.. bangun sayang.." tapi tak ada respon dari Aqila. "Sayang bangun dong.. jangan bercanda sayang." lanjutnya.

Arga memperkirakan sepertinya Aqila dalam keadaan tidak sadarkan diri. dengan keadaan panik Arga mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi untuk menuju rumah sakit terdekat.

Sesampainya di rumah sakit. Arga segera membawa Aqila ke UGD.

"Dok tolong istri saya dok." Ucap Arga panik

"Baik Pak. tolong baringkan istri anda di ranjang ini pak." Ujar salah satu suster.

suster itu segera memeriksa tanda vital Aqila. lalu seorang dokter datang menghampiri dan memeriksa Aqila. Setelah selesai dokter menghampiri Arga.

"Bagaimana keadaan istri saya dok. tadi dia sampai tidak sadarkan diri dok."ucap Arga panik.

"tak usah khawatir Pak. Istri bapak hanya terlalu kelelahan." ucap sang dokter.

"Tidak ada yang serius kan dok?" tanya Arga lagi.

"Tidak ada Pak. tapi sebaiknya istri bapak dirawat disini sampai suhu tubuhnya menurun. saat ini panas tubuhnya mencapai 39° Pak." Ucap dokter menjelaskan.

setelah mendapatkan penjelasan dari dokter. Arga lalu memesan kamar VIP untuk Aqila menginap. Tak lupa Arga menelfon orang tua dan mertua nya. ia memberi kabar bahwa Aqila di rawat di rs. tak lupa ia juga meminta izin ke Rendi yang tak lain adalah atasan Aqila di kantor dan sahabat dari Arga.

Ia lalu menelfon Dimas agar Dimas bisa mengambil alih kerjaan nya untuk beberapa hari kedepan.

Tak lama Orangtua Aqila datang. menanyakan keadaan Aqila kepada Arga. Arga menjelaskan apa yang dokter katakan padanya. orang tuanya pun datang. tak lama Rendi datang bersama Ben.

"Ngapain lo dateng kesini?" tanya Arga kepada Rendi.

"Dia bawahan gue. Gue harus memeriksa kondisinya." jawab Rendi.

"Kalian ini sahabatan dari dulu tapi tetep kaya kuncing dan tikus. kalian itu gak pernah berubah." Ucap mamih Elisa.

Sedangkan Arga dan Rendi hanya terkekeh. orang tua dan mertuanya pamit ke kantin untuk makan siang. karena sekarang sudah menunjukan pukul 1 siang. Tak lama Arga melihat mata Aqila mengerjap mengerjap menyesuaikan cahaya yang masuk ke matanya. Dengan segera Arga mendekati Aqila.

"Sayang.. kamu udah sadar." ucap Arga.

Aqila memandang wajah Arga yang terlihat raut muka takut khawatir dan lega menjadi satu. Aqila membelai wajah Arga.

"Aku ga kenapa kenapa kok mas. ga usah khawatir ya." ucap Aqila.

"ga kenapa kenapa gimana kamu tadi sampai pingsan. ga kenapa kenapa di mananya." balas Arga. "makanya jangan ngeyel. kalo aku bilang kita ke dokter ya dokter." lanjutnya

"Maaf mas." ucap Aqila sambil menunduk.

"Kalem aja napa sih. bukannya bersyukur istri kamu udh bangun malah marah marah. dasar aneh." Ucap Rendi yang duduk di sofa kamar tersebut. "Dia tuh dari tadi panik banget loh Qila gak yangka pas kamu bangun reaksi dia malah kaya gini."Lanjutnya sambil berjalan mendekat ke arah Aqila.

Aqila langsung melirik ke arah suara.

"Pak Rendi ngapain ke sini?" tanya aqila.

"Aku khawatir aja takut kamu kenapa kenapa. soalnya tadi suami kamu nelfon tuh dengan suara yang panik banget kaya orang gila. makanya aku cepet cepet nyusul kesini takut dia jadi gila beneran di biarin sendiri." jawab Rendi.

"Sialan lo ngatain gue gila." ucap Arga sambil melemparkan gulungan tisu ke arah Rendi. "Maaf sayang aku terlalu khawatir sama kamu. ga ada niatan aku buat bentak kamu. maaf ya sayang." ucap Arga sambil mencium kening Aqila dan Aqila hanya mengangguk.

"Jangan mesra mesraan disini dong. hati gue yang jomblo meronta ronta nih." ucap Rendi.

Arga yang melihat raut wajah Rendi tertawa terbahak bahak. sedangkan Aqila hanya tersenyum.

"Mas sejak kapan kamu akrab sama Pak Rendi?" tanya Aqila.

"Kita tuh udah sahabatan dari kuliah dulu. kita bersahabat tuh bertiga. Aku. Rendi dan 1 lagi perempuan namanya Mega. lain kali aku ketemuin kalian biar kalian kenal." ucap Arga.

"trus kenapa kalo ketemu untuk urusan bisnis kalian seperti tidak saling mengenal?" tanya Aqila lagi.

"itu profesionalisme pekerjaan Qila. biarpun di luar kita sahabat. tapi di dunia bisnis kita hanya sekedar rekan bisnis. kita harus bisa membedakan masalah pekerjaan dan masalah pribadi." kali ini yang menjawab Rendi. sedangkan Aqila hanya mengangguk mengerti.

Tak berselang lama suster masuk membawakan makan siang untuk Aqila.

Tok.. Tok.. Tok..

"Maaf mengganggu.. ini makan siang untuk anda nyonya." ucap suster tersebut.

"Terima kasih sus." Arga yang menjawab.

"Wah beruntung banget jadi wanita ini. dia di tunggui oleh 3 lelaki yang tampan. kalo aku jadi wanita ini aku rela sakit selamanya." batin suster. " hush ngomong apa aku ini." lanjutnya sambil menggelengkan kepalanya.

Melihat suster yang menggelengkan kepalanya. Ben bertanya kepada suster tersebut.

"Anda baik baik saja sus?" tanya Ben.

"hah.. ah iya maaf." jawab si suster salah tingkah dan berlalu keluar kamar rawat Aqila.

"Mau makan sekarang sayang?"tanya Arga kepada Aqila. di balas anggukan kepala oleh Aqila.

Arga mencoba mendudukan Aqila dan mulai menyuapi Aqila. sedangkan Rendi dan Ben duduk kembali di sofa dengan kegiatan mereka masing masing.

1
Sundari Sekariputi
bgs ceritanya thor 👍👍👍
amalia gati subagio
1lg ciwi o on pengemis cinta halu, ngeramai in klan pengemis he
Tiwik Firdaus
semoga pernikahannya bahagia dan seandainya sherly sembuh bisa menerima tajdir dirinya dan arga yang tidak berjodoh kan dia sendiri yang menyuruh menikah arga dan aqila
Pak Eko
lelaki sep Arga TDK tegas, buat Aqila menjauh biar Arga tau bahwa Aqila berarti buatnya. lagian Arga menyetujui permintaan Shelly, sdgkan qila sempat nolak. buat Arga nyesal..
Syifa Syifa
disetiap novel mesti ada nasi gorengy
Parisya khaibar
suka critanya,ga bertele2,tkoh2nya jg ga lebay2,episodenya jg ga bnyak.semngat thor
Nasyiah Buniamin
Terima kasih thor sehat dan sukses selalu dalam berkarya, semangat thor
Shanty Katsu
kesel mudah banget maafin🤦‍♀️
Vindi Anisa
emak sama anak sama sja,dulu yg mhon2 ke qila untuk nikah sama Arga,skrg nyrh pisah sama Arga😠
prodi kelas pati
maaf ya...kayak g relialistis banget gitu, masa bantu sampai segitunya, rela g pulang, hidup 1 apartemen, padahal ada hati yang harus di jaga
Ida Blado
ribet bgt jdi arga
mawar
sakit bangettttt sumpah,😭😭😭😭
Ira
Heemm, udh end
Shen月呀: halo kak jangan lupa mampir juga di karyaku 🙃
total 1 replies
Ramadani Yanti
cerita bagus thor
cuman kurang greget ceritany,tp tetap semangat ya thor,dan semoga banyak yg baca ceritamu 😊😊😊
Ramadani Yanti
ya ela,masak bs lupa sm istri gr2 ngobrol am cewek,klo aq jd aqila tak
Ramadani Yanti
suka dgn jalan ceritany😃😃😃
Hasrinawati Hasan Basri
mantap
Nur Hidayah
lanjut thor
Roro Ayu Murwani
awal yg manies
pahit ditengah
ending yg maies
Roro Ayu Murwani
jgn2 sherly ma mamanya sekongkol
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!