Setelah sekian lama pelan pelan Riza sanggup melepaskan Jack Aderado, lelaki yang seharusnya bertanggung jawab atas kehamilannya. Tetapi setelah Riza sudah menemukan kebahagiaan dengan lelaki lain Jack kembali untuk menebus semua kesalahan di masa lalunya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon San san 💕, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
15 Dia sahabatku 1
Aku terbangun oleh belaian tangan halus yang hangat . Pipiku seperti ada yang mencium. Ibu selalu membangunkanku dengan cara seperti itu. Kasih sayangnya benar benar membuatku tak bisa berkata apa apa. Aku menggeliat, ibuku masih menggoyang goyangkan badanku agar aku cepat bangun.
" Al sudah siang , waktunya kamu berangkat kerja. Hari ini ibu ke dokter, untuk memeriksakan paru paru ibu, tidak ada cucian baju hari ini. Entahlah sekarang sudah jarang orang memakai jasa ibu, mungkin mereka sudah berpindah ke mesin cuci."
"Al antar ke rumah sakit ya bu. biar Al minta ijin."
"Gak usah, ibu bisa sendiri, bekal kamu sudah ibu siapin"
"Ibu... Al sayang ibu ." Al melompat, tidak lupa menggoda ibunya muach muach..ibu hanya tersenyum melihat putrinya.
Dalam sekejap Al sudah selesai mandi dan memakai seragam kerja. Setelah sarapan di sempatkannya mencuci piring dan peralatan dapur lainnya biarpun hanya sedikit, Al tetap membantu ibunya.
Al berangkat kerja dengan menaiki bus. Dia membawa tentengan yang berisi sepatu hitam kusus untuk Kerja.
Tiga puluh menit kemudian dia sudah sampai di halte dekat mall. Al berjalan pelan sambil menunduk. Tak jauh dari tempatnya berjalan, di dalam mobil sport sepasang mata sedang mengawasi Al.
Dia Jack pandangan matanya sangat membara menahan rindu yang selama ini di pendamnya. Ingin rasanya Jack mendekatinya dan menciumnya. Tapi teringat penolakan Al, hatinya serasa di tusuk belati.
Sungguh Jack tidak menerima alasan tentang penolakan Al. Padahal di lubuk hati Al..sebenarnya juga mencintai Jack. Tetapi beban hidupnya yang membuat mengesampingkan masalah asmara.
Setelah Al memasuki mall Mega M. Jack melajukan mobilnya menuju kampus. Hari ini Jack membawa mobil sendiri tanpa di kawal Ryan. Karena jack berencana sore nanti akan mengantar Al pulang.
Alriza memasuki tempat kerjanya, bersama sinta dia sibuk melayani pelanggan. Hari ini mall begitu ramai. Tidak jarang Al mendapat godaan dari pelanggan. Tak terasa jam menunjukkan angka 19.00 menjelang waktu jam operasional mall. Al dan sinta sudah mulai membereskan barang sisa stok. Merapikan meja etalase.
Gawai Al berbunyi di lihatnya ada SMS masuk.
' Tiga puluh menit lagi aku sampai. kamu tunggu di halte terdekat.' William
Sejenak Al akan membalas SMS tersebut untuk menolak tapi tidak berani melawan bosnya, akhirnya di diamkan saja.
xxxxxxx
Jack sudah sudah sampai di seberang mall Mega M yang berhadapan dengan Mega Corp. Mobil Jack mengawasi setiap karyawan yang keluar dari pelataran Mall terdebut. Tetapi sebuah mobil Sport lain keluar dari Kantor Mega M. dan menuju halte. Pengemudi mobil itu tampak menunggu seseorang. Jack berpikir siapa gerangan pemilik mobil sport itu?
Beberapa menit kemudian Al keluar dari mall dan menuju mobil sport yang berhenti di halte. Pengemudi mobil itu ternyata William Bos Mega Corp. Willi membuka pintu mobil dan mempersilahkan Al untuk masuk.
Jack meradang menahan amarah. Apalagi yang pemilik mobil itu adalah orang yang di kenal dan di bencinya. Jack berpikir apa yang akan di lakukannya. Menghentikan mobil itu jelas tidak mungkin, karena mobil sudah berangkat meninggalkan halte. Akhirnya Jack membuntuti mobil sport itu. Jack penasaran akan ke mana pria itu akan membawa Alriza. Jack bertekat tidak ada yang berhak mendapatkan cinta Al kecuali dirinya. Beberapa menit kemudian Mobil itu nampak berbelok menuju cafe Cerita. Mobil Jack ikut berbelok dan memasuki pelataran parkir.
Jack keluar mobil menuju cafe Cerita. Cafe itu terkenal tempat romantis, tersedia private room. Jack duduk dan memesan minuman dan makanan ringan. Jack sungguh tidak berselera. Pandangan matanya menyapu ke segala arah, tetapi tidak di temukan wajah dua orang tersebut. Tetapi di dalam private room tampak ruangan yang menyala terang, bayangannya mirip gadis yang dia kenal. Jack melangkahkan kaki sambil menahan amarah.
Bruak..pintu di dorong dengan kasar, dia marah. karena pertama kali yang di lihatnya adalah sepasang manusia yang berpegangan tangan.
Hai pembaca yang budiman terima kasih sudah mampir di novel perdanaku. jangan lupa like and vote. Muach muach😘😘😘 udah dekat dekat konflik nichhh...
menurut ku si Riza Ema cocok sama si Jack sama munafik....
semoga... anak ya sifatnya nurunnya bukan ke Jack atau si Riza... tapi Ryan...