NovelToon NovelToon
CEO TAMPAN BERDARAH IBLIS

CEO TAMPAN BERDARAH IBLIS

Status: sedang berlangsung
Genre:TimeTravel / Contest / Cinta setelah menikah / Tamat
Popularitas:81k
Nilai: 5
Nama Author: 0409 Ni Luh Budarwi

Hai, novel sebelumnya adalah karya terburuk bagi saya. Jadi, ijinkan saya mengubah hampir keseluruhan alurnya. Ada banyak sekali kesalahan dan seharusnya tidak ditulis, maafkanlah saya🙏
Pada saat itu saya seperti anak kecil yang sangat di luar batas, menulis bukan dari jiwa. Saya tidak mengakui dan sungguh menyesal menulis karya tersebut. Mohon kerjasamanya. Jika ada yang hendak mereview, tolong ijinkan saya menyelesaikan dulu🙏🙏

Dunia ini identik dengan cinta, kasih sayang. Tampak terdengar begitu indah. saya pikir semua itu bertahan, rupanya ketika kita berharap akan hal itu. Dunia seakan begitu kejam. No! Bukan dunia yang kejam, karena dasarnya dunia ini memang demikian. Di mana cinta yang tak berdasarkan iman pada Rabb adalah kekecewaan. Sungguh perbedaan yang sangat nyata ketika kedua cinta itu dialami oleh manusia sepertiku.
Leona Rain.

di karya ini, semoga dapat menghapus kesalahan di masa lalu terhadap penulisan Novel ini. Saya masih merancang jadi tolong bersabarl

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 0409 Ni Luh Budarwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14-Harry Anderson

SELAMAT MEMBACA ☃️

"Semoga saja tidak ma, kita kan juga tidak tahu dan tidak bisa memaksa perasaan. Kalau Tomi sudah tidak mencintai Viana, kita bisa apa?"

"Pa, kita harus lakukan sesuatu atau kita harus cari Tomi. Dia tidak mungkin melupakan Viana begitu saja, Aku sangat mengenalnya. Papa ingat ketika Viana meninggalkan Tomi saat itu?"

"Iya ma, papa ingat sekali. Tomi sampai frustasi dan itu yang menjadi penyebab peristiwa itu terjadi. Bahkan sejak kejadian itu, Tomi seperti orang lain."

"Pa kalau begitu kita harus tanyakan ini pada dokter yang waktu itu merawat Tomi!" Marsha bersikeras untuk mendatangi tempat dokter yang di maksud.

"Iya, ma besok kita kesana. Untuk sekarang papa harus berangkat ke kantor dulu," ucap Mark kepada Marsha.

Mereka sudah menganggap Viana seperti anaknya, karena hubungan bisnis itu membuat kedua keluarga itu semakin kuat sebelum masalah yang terjadi di antara Tomi dan Viana. Meski Rita tidak lagi menghadiri setiap rapat dari perusahaan milik Mark, tapi Mark tetap menghargai Rita. Mark dan Marsha juga masih membantu untuk mencari keberadaan Viana.

Mark sudah sampai di kantornya, semua karyawan menunduk. Biasanya mereka akan menyapa dan selalu ceria, tapi kali ini beda. Mereka tampak murung dan tidak bersemangat.

"Refan," panggil Mark kepada salah satu karyawannya.

"Tuan Mark," jawab Refan tapi setelahnya menunduk.

"Ada apa ini, kenapa semuanya seperti ini?" tanya Mark heran.

"Sebaiknya Tuan melihatnya sendiri, kami tidak berani untuk mengatakannya." Refan kembali menunduk.

"Sepertinya ada yang tidak beres, Aku harus segera masuk ke ruangan ku," batin Mark sambil melangkah menuju ruang kerjanya.

Mark membuka pintu dengan tergesa-gesa, dia sangat terkejut dengan apa yang dilihatnya saat ini. Seseorang duduk di kursinya, padahal tidak ada seorang pun dulunya karena Mark lah bosnya. Dengan sangat marah, Mark menggebrak mejanya. Orang yang duduk di kursi itu masih diam dan membelakangi Mark.

"Siapa kau? berani sekali duduk di kursi ku?!" tanya Mark dengan penuh emosi yang membara.

"Bos, apa Aku tidak salah dengar?" tanya orang itu balik.

"Suara itu," batin Mark sambil mengingat suara yang tidak asing menurutnya.

"Security," panggil orang yang belum bisa Mark kenali dengan jelas namanya itu.

Kriet, suara pintu di buka menampilkan security yang berperawakan tinggi dan besar semampai. Security itu bukannya membawa pentong atau apa, malah membawa mengeluarkan pistol yang siap di gunakan kapan saja.

"Apa-apaan ini? berdiri dari kursi ku!" perintah Mark dengan suara tinggi, tapi malah di sambut orang itu malah terkekeh yang terkesan mengejek.

"Menghina rupanya," ucap Mark, kemudian hendak meraih jas pemuda yang masih membelakangi Mark.

"Tuan, jangan berani menyentuh Tuan Muda! Aku tidak segan untuk melakukan kekerasan," ucap security dengan nada yang berat dan penuh intimidasi.

"Ini ruangan ku, Aku bosnya." Mark berjengking dan tidak terima sekali di perlakukan tidak sopan oleh security itu.

"Tidak lagi Mark, Aku lah bosnya sekarang." kini pemuda itu menghadap ke arah Mark, sehingga Mark dapat melihat dengan jelas siapa pemuda itu. Mata Mark membesar, bersamaan dengan tangannya yang mengepal dan siap menyerang dengan bogem kapan saja.

"Harry Anderson, sekarang hanya Aku bosnya di sini. Aku Harry Anderson dan Aku mau Mark beserta dengan sampah-sampahnya di singkirkan dari perusahaan ku!" Harry tersenyum mengejek melihat Mark yang nampak naik pitam.

"Berani sekali kau," ucap Mark dan nekad menyerang Harry, sebelum sampai tinjunya ke muka Harry. Sudah lebih dulu security menangkap Mark dan membawanya keluar.

"Aku akan membalas mu Harry," teriak Mark sebelum benar-benar keluar dari ruangan itu.

"Sebelum kau membalas ku, kau sudah berduka Mark Wiliam." Harry tersenyum miring, baginya ancaman Mark bukan apa-apa.

Harry mengambil alih semua bisnis dan perusahaan yang Mark rintis. Harry bahkan memecat semua karyawan yang mendukung Mark, hanya beberapa dari mereka yang benar-benar mau bekerja dengan Harry. Mark memprovokasi mereka dengan cara yang licik, namun Harry lebih cerdik dan lebih licik. Jadi semua permainan yang Mark mainkan sudah Harry lengserkan dengan mudahnya.

**********

"Aku sudah melakukan apa yang seharusnya aku lakukan, Tante Rita." Harry berjalan ke arah Rita berdiri.

"Selamat datang Harry, luar biasa. Aku sangat yakin dengan begini Tomi akan segera kembali, dengan begitu Aku bisa membuat mereka hancur sehancur-hancurnya."

"Jika Tomi kembali, apa yang akan Tante lakukan?" tanya Harry dengan serius.

"Bukan aku, tapi Viana yang akan memutuskan sendiri. Tomi membuat kesalahan pada Viana, jadi Viana yang harus menghukumnya." Rita mengambil photo Viana yang ada di dalam ruangannya.

"Kalau Aku ingin menikah dengan Viana, apa Tante setuju?" tanya Harry secara langsung, tanpa takut atau apa.

"Kau mencintai Viana?" tanya Rita dengan terkejut.

"Awalnya tidak, tapi setelahnya rasa cinta itu hadir seiring berjalannya waktu." Harry membuang nafasnya kasar.

"Tante senang, kalau kau mencintai Viana. Tapi kali ini Tante tidak mau membuat kesalahan lagi dengan menjodohkan Viana," ucapan Rita membuat Harry memikirkan cara yang tidak biasa.

"Aku tidak akan memaksa Viana, " ucap Harry mantap, dia sangat yakin Viana bersedia dengan caranya itu.

"Baiklah, Aku mendukung keputusan mu Harry. Tante hanya ingin yang terbaik untuk Viana, dia satu-satunya pewaris di keluarga kami." Rita terlihat jelas sangat menyayangi Viana, meski Viana hanya keponakannya.

"Tante tenang saja, aku akan menjaga Viana dengan baik."

Setelah berbincang cukup lama, Harry meninggalkan kantor Rita. Harry pulang ke Mansionnya, setelah hampir dua Minggu lebih dia tinggalkan. Harry melihat Margaretha mengambil makanan, tapi anehnya Margaretha membawa dua piring makanan. Dahi Harry berkerut, dia berpikir kalau nafsu makan Margaretha begitu banyak. Mampukah dia sendiri yang menghabiskan makanan sebanyak itu?

Harry ingin memanggil adik sepupunya itu, tapi sudah ada panggilan dari lawannya Ardi. Harry hanya mengganti pakaiannya, setelah itu dia kembali pergi bersama Ardi. Mereka pergi ke sebuah bar besar dan merayakan pesta pernikahan Ardi dengan Caca. Keduanya adalah teman Harry sewaktu mereka SMA, sejak saat itu pula Harry mulai akrab dengan keduanya.

"Selamat bro, Ca selamat ya," ucap Harry menyalami mereka satu persatu.

"Thanks bro, kapan lonya?" tanya Ardi yang tidak sabar menunggu jawaban Harry.

"Harry mah, paling cuma main-main aja." Caca tersenyum, dia sangat hafal dengan Harry uang tidak mau serius dengan gadis manapun.

"Bentar lagi kalian berdua bakal dapat undangan dari keluarga Anderson," ucap Harry dengan mantap, sesekali dia melihat ke arah gadis-gadis muda yang berdansa.

"Baru aja bilang, taunya udah lirik-lirik aja." lagi-lagi Caca mengetahui kemana arah mata Harry.

"Sabar bro, kan tahu sendiri Caca ini udah jadi paranormal." Ardi menggoda sahabat, sekaligus istrinya.

"Bisa aja," sahut Caca tampak malu di bilang paranormal, Harry tersenyum melihat dua pasangan itu.

"Udah malam, pulang dulu ya." Harry pamit dengan Keduanya.

"Cepat banget pulangnya, jangan-jangan udah ada yang nungguin," Ardi kembali bercanda.

"Iya, di tungguin sama guling hahaha." Harry keluar dari bar milik Ardi dan meluncur menuju Mansion kembali, sepertinya Harry tidak sabar ingin mengintrogasi adik sepupunya itu.

Bersambung 🌻

Budayakan like ya♥️😊

Doble up, sebagai ganti yang aku kemarin engga up hehe sibuk😂✌️

1
Yudha _GG
1
Anonim
Terima kasih untuk semua reader yang sudah menyempatkan waktunya untuk membaca cerita ini, semoga kalian semua sehat-sehat selalu. Membaca karya ini saja sudah merupakan apreasiasi yang sangat besar, sekali lagi terima kasih banyak 🙏🤗
Laurentis Darwin
ok critanya
Laurentis Darwin
ok bgt
Capricorn girl💫
viana,,,tante dan Tomi ada udang dibalik bakwan tau...
Capricorn girl💫
menarik ceritanya,,aku suka,, semangat kakak author..
Capricorn girl💫
lanjut
Capricorn girl💫
masih nyimak
Agnestinwati gea
saya sangat penasaran dengan isi caritanya
Anonim: Terima kasih sudah mampir KK, nantikan juga season 2.
Banyak keseruannya, terus baca dan berikan dukungan supaya Author lebih bersemangat 🤗✨
total 1 replies
Suprianti Sunandar
sebenarnya siapa Harry see thor
Anonim: Siapa ya?😂 canda kak, nanti ada kejutan kok. Hanya saja belum semua direvisi akan ada beberapa perubahan alur lagi sedikit.🙏🤗
Semoga Kakak tidak bosan berkunjung ke lapak kecil ku✨
total 1 replies
Suprianti Sunandar
ulat bulu muncul
Anonim: 😂baru netas, cuma bisa lihat komentar aja. terima kasih kk sudah mampir 🙏🤗
total 1 replies
Suprianti Sunandar
penghianat tetap penghianat
Sejahtera
Semangat Kakak
Sejahtera
Semangat
Sejahtera
Semangat ^_^
Sejahtera
Semangat Kakak ^_^
Sejahtera
Semangat
Sejahtera
Semangat Kakak ^_^
Sejahtera
Semangat Kakak
Sejahtera
Semangat ^_^
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!