NovelToon NovelToon
CENAYANG PALSU

CENAYANG PALSU

Status: sedang berlangsung
Genre:Hantu / Misteri / Iblis
Popularitas:16.5k
Nilai: 5
Nama Author: Reny Rizky Aryati, SE.

Damon terbangun dari mimpi buruknya.
Ia seperti mendapatkan ilham.
Ibaratnya, Damon bisa melihat makhluk-makhluk tak kasat mata dalam mimpinya.

Semua terjadi setelah ia tak sengaja menabrak batu nisan kuno di area Sungai Qinghe.

Apakah benar Damon bisa melihat sesuatu?
Mari ikuti kisah Damon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reny Rizky Aryati, SE., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15 Kampus Di Qinghe

Kaisar Muchen dan Dewa Zhēn Wǔ Jiàngshén saling menatap diam namun mereka seperti berpikir serius.

"Apa dia hilang ingatan?" kata Muchen bingung disertai bunyi suara dua belas Liu gioknya. Ting... Ting... Ting...

"Mungkin kerasnya pil kultivasi menyebabkan dia seperti itu." sahut Dewa Zhēn Wǔ.

"Tapi kurasa situasi ini mengkhawatirkan, jika dia hilang ingatan artinya kita gagal membentuk Damon." lanjut Muchen.

"Tidak, sementara saja. Dia pasti tersadar kembali." sahut Dewa Zhēn Wǔ Jiàngshén.

"Bagaimana cara menyadarkan Damon?" tanya Kaisar Muchen.

"Akan aku pikirkan caranya agar dia ingat kembali." sahut Dewa Zhēn Wǔ Jiàngshén.

"Tapi... kita tidak punya waktu untuk memikirkannya, Dewa." kata Muchen mulai cemas.

"Tenanglah, Kaisar. Pasti ada caranya buat Damon kembali ingat." kata Dewa Zhēn Wǔ.

Kaisar Muchen menarik nafas panjang lalu menatap lurus ke arah Damon yang meringkuk ketakutan.

"Damon..." panggil Kaisar Muchen.

"Ja-Jangan mendekat padaku!" teriak Damon.

"Aku adalah sahabat mu, kau tidak usah takut padaku, aku yang akan menolongmu kembali ingat, biarkan aku jadi teman baikmu." kata Kaisar Muchen.

"Aku tidak mengenal mu! Jangan dekati aku lagi. Kau Hantu yang menyeramkan!" kata Damon beringsut mundur tapi punggungnya terhadang dinding.

"Damon..." panggil Muchen mendekati Damon. "Percayalah padaku, Damon."

Damon yang tidak berkutik untuk lari, merasakan degup jantungnya kian cepat saat Kaisar Muchen menghampiri nya. Karena ia hilang ingatan maka dia tidak ingat lagi pada Muchen, dan rasa yang tertinggal kini hanyalah rasa ngeri pada diri Damon.

Mendadak tubuh Damon lemas, pikiran nya melayang-layang tak menentu. Dan sedetik kemudian. Ia jatuh pingsan.

"Bruuuk..." Tubuh Damon tergeletak asal di lantai apartemen dalam kondisi tak sadarkan diri.

"Yah, dia pingsan... Bagaimana ini???" ucap Muchen kebingungan.

"Biarkan dia tenang dulu, kita beri waktu padanya agar mengingat kembali, perlahan-lahan ingatannya akan pulih sediakala." kata Dewa Zhēn Wǔ Jiàngshén.

"Demi langit... Tak seharusnya aku memaksakan Damon seperti ini, tugas memburu iblis mimpi bukanlah tugas mudah baginya. Aku takut dia akan kalah sebelum memulainya..." kata Muchen putus asa.

"Dia akan baik-baik saja. Aku melihatnya memiliki peluang besar menjadi pemburu iblis. Percayalah padaku, Kaisar." kata Dewa Zhēn Wǔ menenangkan diri Kaisar Muchen.

"Semoga saja kesempatan itu ada bagi kita..." sahut Muchen berharap cemas.

Hari berganti hari...

Cuaca cerah menyambut suasana hari ini di Qinghe. Dari kejauhan, terdengar suara kicauan burung di langit biru berawan putih.

"Ugh..." Damon tersadar, ia mengurut keningnya yang pening lalu menoleh ke arah lain. "Apa yang terjadi?"

Damon memalingkan pandangannya, mengawasi area sekitar ruangan apartemen nya yang sepi.

"Rupanya aku tertidur lama..." gumamnya seraya beranjak bangun.

Ketika Damon memperhatikan ke arah dirinya, dia langsung terkejut kaget, kedua matanya terbelalak lebar saat memandang badannya yang setengah telanjang.

"Mana pakaianku? Apa yang terjadi padaku? " tanyanya panik seraya meraba-raba dadanya yang telanjang. Keanehan terjadi, Damon baru menyadari akan perubahan pada dirinya. Bentuk badannya terlihat berisi, padat, dan sangat kekar.

Damon mengerling pelan, ia arahkan lengannya ditekuk sehingga menonjolkan otot-otot yang kuat.

"Wow... Aku berotot sekarang... Bagaimana ini bisa terjadi padaku??? Aku berubah kekar sekarang." gumamnya kagum.

Damon teringat kembali pada peristiwa yang terjadi pada nya kemarin. Bahwa dia mengalami kejadian paling menegangkan dalam hidupnya. Bertemu seorang Dewa langit pujaan semua orang di daratan Tiongkok ini.

Dewa Zhēn Wǔ Jiàngshén. Dewa pembasmi iblis yang paling disegani di dunia para Dewa Langit.

Damon tersadar cepat, ia mengedarkan pandangan matanya ke sekitar ruangan apartemen yang sepi.

"Kemana mereka, kenapa aku tidak melihat dua orang itu?" tanyanya heran.

Damon segera beranjak berdiri, berjalan ringan di ruang apartemennya.

"Waktu pergi ke kampus, ada janji temu dengan dosen, aku lupa kalau aku harus revisi skripsiku." kata Damon tersadar cepat.

Damon terburu-buru meraih baju dari tumpukan kardus yang tergeletak asal di lantai apartemen nya. Ia berniat pergi ke kampus hari ini.

"Aku tidak ingin terlambat ke kampus, dosen satu itu sangat sulit ditemui." kata Damon sambil mengikat tali sepatunya.

Ting... Ting... Ting...

Suara bunyi dua belas Liu giok dari mahkota Kaisar Muchen terdengar lagi.

"Kau akan kemana? " Tiba-tiba Kaisar Muchen muncul dengan posisi kepala terbalik di dekat Damon.

"Aaargh....!!!" teriak Damon kaget.

"Jangan berlebihan begitu, masak kau masih tidak ingat aku. Aku kaisar Muchen, arwah pemilik batu nisan yang kau injak di makam keramat." kata Kaisar Muchen.

"Aku tidak menginjaknya, aku tidak sengaja. Tidakkah kau mengerti???" sahut Damon sambil mengusap dadanya yang berdegup kencang.

"Ternyata kau sudah ingat aku lagi." kata Muchen senang.

"Yah, aku masih ingat padamu. Memangnya kenapa dengan ku. Apa aku tiba-tiba hilang ingatan?" kata Damon.

Kaisar Muchen menganggukkan kepala pelan lalu menyeringai lebar.

"Sudah lupakan saja. Aku lega kau ingat aku lagi." kata Muchen. "Kau akan pergi sekarang?"

"Ya, aku harus ke kampus." kata Damon.

"Apa lama kau pergi ke sana?" tanya Muchen diiringi bunyi dua belas Liu gioknya yang menjuntai, tapi diam.

"Aku tidak tahu, sebab dosenku terkenal sulit ditemui. Aku harus menemuinya cepat kalau tidak maka aku akan gagal merevisi skripsiku." kata Damon.

"Kenapa tidak menggunakan kekuatan spiritual mu saja, bukannya kau telah berhasil ber kultivasi tahap pertama." kata Muchen.

"Mana boleh begitu, tugas skripsi, ya, tugas skripsi. Tugas pemburu iblis lain lagi persoalannya." sahut Damon.

"Yah... Yah... Baiklah, terserah padamu saja mana baiknya. Aku cuma memberi saran yang baik padamu, dan yang paling cepat buatmu selesai skripsi." kata Muchen.

Damon melirik jam ditangannya lalu berkata pada Muchen di dekatnya.

"Aku harus pergi sekarang." ucapnya.

"Apa perlu diantar?" tanya Muchen.

"Pakai apa?" balas Damon bertanya.

"Tunggu sebentar..." kata Muchen.

"Apa? " tanya Damon.

"Pakailah kendaraan ini buat kau pergi ke kampus!" sahut Muchen.

Muncul sebuah kereta roda empat di hadapan Damon mirip cikar kuda tapi tidak ada kuda penariknya.

Cikar itu mengambang, tidak menapak di lantai apartemen.

"Apa aku harus mengendarainya ke kampus pakai cikar itu?" tanya Damon.

"Ya, naiklah." sahut Muchen diiringi bunyi "Ting" pada mahkota emasnya yang berhias dua belas giok.

"Bagaimana aku bisa pergi ke kampus pakai cikar? Orang-orang di kampus akan melihat ku bahkan mereka akan menertawakan ku." sahut Damon.

"Sudah, jangan banyak bicara. Naik saja lah, tidak usah pikirkan apa-apa lagi." perintah Muchen.

"Ta-tapi... Mana bisa begini caranya... Aku tidak mau naik cikar ke kampus. Apa kata orang disana nanti..." tolak Damon.

"Ya, ampun... Kau ini... Tinggal naik saja begitu sulitnya. Naik sekarang!" perintah Muchen sambil mengarahkan jari telunjuknya ke Damon.

Sekejap saja, Damon telah melesat kencang menaiki cikar terbang menuju kampus. Kemudian tubuh Damon terpental jatuh ke tanah di area parkiran kampus saat dia tiba.

"Bruuuk..." Wajah Damon mendarat tepat di atas tanah, dia terlihat kesal.

"Lagi-lagi ini terjadi..." gumamnya.

"Ting... Ting... Ting..."

Muncul Muchen di sisi samping Damon dengan tubuh mengambang di atas permukaan tanah.

"Apa ini tempat parkiran?" tanya Muchen lalu mengedarkan pandangan matanya ke sekitar mereka berdua.

"Yah, benar, ini area parkiran kampus." sahut Damon lalu beranjak berdiri tegak.

Kaisar Muchen terperangah kagum saat melihat area parkiran kampus yang dipenuhi oleh deretan mobil-mobil mewah.

Ada Benz Maybach S-Class berharga sekitar delapan milyar, ada juga Porsche Panamera bernilai empat milyar selain itu ada Benz-AMG G63 sekitar delapan milyar, lalu yang paling mahal yaitu Maextro S800 seharga sembilan milyar lebih, semua mobil-mobil mewah itu terparkir rapi di area parkiran kampus.

"Benda apa itu? " tanya Muchen.

"Mobil... Mirip cikar tapi benda itu disebut mobil ditarik mesin, tidak seperti cikar yang ditarik kuda pony." kata Damon.

"Oh... Kenapa kau tidak naik mobil seperti itu juga ke kampus, Damon?" tanya Muchen.

"Mana aku punya uang, aku ini mahasiswa miskin. Kuliah disini saja suatu keberuntungan bagiku, naik mobil semahal itu, pastinya aku bermimpi menang lotre." sahut Damon lalu berjalan ke depan.

"Tapi kau bisa minta pada Dewa langit, pasti permintaan mu untuk memiliki sebuah mobil mewah seperti itu terkabulkan cepat, Damon." kata Muchen memberi saran.

"Sudahlah, tidak usah dipikirkan lagi mengenai mobil-mobil itu, terlalu jauh berharap nanti. Sekarang ini pikiran ku terfokus pada skripsi ku. Bagaimana aku bisa merampungkan nya." sahut Damon sembari berlalu cepat ke gedung kampus.

1
Katarina Samuel
gak bisa ngalahin nih 👍
Katarina Samuel
pil obat penyembuh jiwa aja damon aku saranin ke psikiater atau ke pemuka agama disana biar hantunya keusir dari hidupmu
Katarina Samuel
ini paling ditakutin ketemu dewa beneran gak sih
Katarina Samuel
damono damono
Katarina Samuel
dah megap megap kalau aku mimpi kayak gini damon
Katarina Samuel
kasihan juga jadi damon kalau aku sih bisa pindah alam
Katarina Samuel
lebih nyebelin dari kaisar
Katarina Samuel
sulit bayangin tinggal dihunian seseram ini
Katarina Samuel
👍
Katarina Samuel
hantu paling ngeselin
Katarina Samuel
apes dah si damon
Katarina Samuel
🤣🤣🤣 ya aelah damon damon
Katarina Samuel
konyol sih
Katarina Samuel
serem juga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!