NovelToon NovelToon
Love Scandal 2

Love Scandal 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Tentara
Popularitas:15k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Seorang gadis polos kehilangan harta warisannya akibat kelicikan saudara tiri, ia dipaksa menikah dengan seorang pria dari keluarga perwira tinggi, namun pria tersebut pergi di hari pernikahan hingga akhirnya adik pria tersebut yang notabene seorang duda harus menyelamatkan nama besar keluarga dengan menyembunyikan identitas aslinya. Ayah gadis itu pun seorang tentara tapi seolah tak pernah menyayanginya.

Saat tau kabar kabur tentang identitas pria tersebut. Ibu tiri gadis itu menyesal dan iri setengah mati.

Kesakitan yang di alami gadis itu membuatnya trauma hingga sangat waspada dan sulit percaya. Kini pria tersebut harus berjuang sekuat tenaga untuk menembus tembok pertahanan hati istrinya yang selalu berpura-pura di balik tingkah randomnya, padahal ia tidak tau.. siapa pria yang bersamanya saat ini.

SKIP bagi yang tidak tahan dengan KONFLIK.
.
.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15. Bujukan kecil.

Nafas Bang Reigar terdengar memburu, sekujur tubuhnya panas membara terkena pengaruh empedu kambing dan juga obat yang ia telan tadi. Kini efeknya bekerja sungguh luar biasa kuat.

Akal sehat dan mental tangguh Bang Reigar yang selama ini melekat hebat padanya kini mulai goyah di antara keinginan berselimut rindu yang tertahan dan kesopanan untuk tetap menjaga batas, terutama mengingat kondisi istrinya yang masih belum pulih sepenuhnya. Hanya saja Bang Reigar terasa tak mampu mengingat dirinya kini juga adalah seorang suami.

Di saat ia berjuang keras untuk menahan diri, gadis kecilnya malah semakin mengujinya. Si cantik Jilly semakin memikat hatinya, hawa dingin seolah dengan sengaja ikut memberi kode rahasia segala hal untuk menggoyang kesabaran dan imannya.

Bibir Jilly terus meracau, tingkahnya polos namun penuh rayuan. "Jill mau begini..!!!"

Bang Reigar terpana namun memilih pasrah melihat Jilly yang begitu banyak tingkah, membiarkan gadis itu meluapkan segala rasa yang terpendam. Ia hanya sedikit mengarahkan diri agar sang istri merasa nyaman.

Rintihan kecil Jilly terdengar manja di telinga Bang Reigar sampai gadis itu memeluknya dengan erat. Jantung Bang Reigar berdegup kencang, membuat sikap dinginnya berubah hangat, kekakuannya melunak dan mencair. Jemari lentik itu terus menyapu rambut cepaknya.

"Kamu satu-satunya begal nakal yang Abang maafkan. Kalau setiap hari kau rampok Abang seperti ini.. Abang ikhlas, dek." Bisik Bang Reigar. Tau istrinya belum seberapa 'pintar', Bang Reigar pun mengambil alih situasi.

"Abaaang.. Panaaas..!!! Jill nggak mau begini, tapiiiiii........."

Bang Reigar menangani sang istri, cekatan namun penuh kelembutan juga kehati-hatian. Hanya saja, ia pun pun punya keterbatasan, Bang Reigar lepas kendali dan semua terjadi tanpa bisa di kondisikan. Tembok pertahanannya jebol total.

***

Angin kencang menggoyang jendela kamar menyadarkan Jilly dari tidurnya. Ia terasa sangat lemas, badannya sakit terutama pada 'bagian tubuhnya'. tapi meskipun lelah ada rasa nyaman yang ia rasakan.

Jilly bergeser dari posisinya tapi tubuhnya terasa tertekan, ia melirik ada lengan cukup kuat yang melingkari pinggangnya dengan erat dan menyandarkan pada dada bidangnya.

Perlahan ingatan semalam menghambur silih berganti. Ia ingat betul kelakuannya yang merajuk manja meminta punya anak, tangannya yang nakal asal menyentuh dan memberi bisikan yang tak pernah ia lakukan hingga tiba-tiba rasa sakit yang teramat sangat menyerang bercampur rasakan ni*mat yang belum ia pahami sepenuhnya.

Jilly mendongak, ia tersentak hebat, hampir melompat dari tempat tidur jika saja lengan suaminya tidak menahan tubuhnya. Matanya membulat besar masih tak percaya melihat dirinya yang kini hanya berlapis selimut menutup kulitnya, bahkan keadaan Bang Reigar pun sama seperti dirinya. Selimut itu hanya menutup sebatas pinggang.

Jilly syok melihat dirinya dalam pantulan cermin, ia mengamati dirinya sendiri yang sudah penuh tanda kepemilikan lalu berganti menatap dada yang juga memiliki tanda yang sama dengannya. Ia pun kembali teringat apa yang terjadi semalam saat dirinya sendiri yang berulah.

"Ini... Ini karena aku??? Nggak, kan??? Aku seberani ini????? Hwaaaaaaaaaaaaaaaa..!!!!!!" Jeritan Jilly cukup keras.

Suara melengking itu cukup mengagetkan Bang Reigar. Reflek ia terbangun lalu menarik laci, mengambil senjata dan mengokangnya di tempat. Tangan kirinya sigap mengambil lapisan selimut yang lain untuk menutupi tubuhnya.

"Ada apa?? Kenapa teriak??? Ini masih subuh, dek..!!" Tegur istrinya, wajah Jill begitu pucat, tubuhnya gemetar.

"Baju kita kemana?? Kenapa kita begini?????" Tanya Jilly. "Abang buat apa???????"

"Ini.. Begini nih yang Abang takutkan. Setelah kau bertingkah tak seperti kucing kembang telon, sekarang kau tanya Abang buat apa???"

"Jill.. Nggak aneh-aneh, kan?? Atau Abang melec*hkan Jill??" Selidik Jill penasaran.

"Yang benar saja. Namanya suami istri saling melec*hkan itu akan lebih baik. Apa yang salah??" Tanya Bang Reigar, ia memasukan kembali pistol miliknya ke dalam laci.

"Abang nggak ijin." Pekik Jilly setengah tidak terima meskipun tau hal itu adalah salahnya.

"Kamu yang minta, dek. Sekali lagi Abang perjelas.. KAMU YANG MINTA." Bang Reigar lalu mengambil ponselnya dan membuka rekaman CCTV mereka berdua. CCTV yang memang sudah terpasang tersembunyi di kamar rumah dinasnya sejak lama. "Sebenarnya Abang nggak pengen seperti ini, tidak sopan. Tapi Abang tidak ingin kita meributkan hal seperti ini, jangan ya..!!"

"Tetap Abang tidak sabar, seharusnya Abang tahan..!!!! kembalikan peraw*nnya Jill..!!" Pinta Jill, wajahnya terlihat begitu sedih apalagi usai melirik video CCTV dari ponsel Bang Reigar.

Sejenak Bang Reigar memejamkan matanya, ia merasa sangat bersalah, tidak tega tapi semua sudah terlanjur terjadi. Bang Reigar paham sebenarnya Jilly pun mengerti tentang permasalahan ini, bukannya tidak tau sama sekali. Istrinya hanya ingin 'menghukumnya' agar hatinya susah.

Ia meletakkan kembali ponselnya, mematikan layar yang menampilkan rekaman kejadian semalam, lalu bergeser posisi mendekat Jilly. Ia tidak marah, tidak juga kesal, yang ada hanya rasa gemas bercampur cinta dan sayang yang luar biasa besar. Mungkin Jilly tidak tahan dengan pengaruh obat yang di minumnya, tapi ia cukup kuat bagian sadar sesadar sadarnya apa yang terjadi semalam.

Bang Reigar menyentuh pipi Jilly dengan punggung jarinya. "Kau tau, keper*wanan mu adalah hal yang suci, sesuatu yang kamu berikan sendiri semalam, dengan sukarela, pada satu‑satunya laki‑laki yang berhak menerimanya. Menurutmu siapa laki-laki itu??"

Jilly memalingkan wajahnya tapi jujur suara lembut Bang Reigar sudah membuatnya goyah. "Abang."

"Lalu dimana salahnya jika suamimu yang memintanya? Tidak ridho kah istriku ini??" Bujuk Bang Reigar. Ia tau berdebat secara logika dengan makhluk perasa tidak akan pernah ada manfaatnya sekalipun dirinya bisa menang. "Hmm.. Abang punya penawaran."

"Apa?? Nggak mung_kin dijahit, kan??"

Ekspresi wajah Jilly sangat menggemaskan saat cemas. Bang Reigar menahan tawa geli yang ia tahan. Tatap matanya kini berubah lembut dan penuh rencana jahat yang sangat manis.

"Nggak lah, tapi.. Abang lem ulang." Godanya tapi kemudian senyum itu tenggelam. "Lemnya Abang bukan sembarang lem. Lem ini, lem khusus.. Hanya Abang yang punya dan sekarang hanya kamu satu-satunya yang bisa mendapatkannya. Kamu mau??"

Anehnya, Jilly mengangguk seakan tak sanggup menolak pesona suaminya sendiri.

Hati-hati tapi pasti, Bang Reigar kembali merebahkan Jilly dan membawanya ke dalam pelukan. "Manja lah, sayang. Lakukan apapun semaumu, sesuka hatimu.. Abang tidak akan melawan."

.

.

.

.

1
Tanti
suka deh....mba Nara pst suka bikin teka teki...👍👍👍makin tambah penasaran
dyah EkaPratiwi
apa benar anak papa rinto
Tanti
Reina...reina...tobato yoooo
Bang Huda sabar yaaa...
Tanti
weesss no coment bang🤭🤭
Maysuri
bang huda..... 💪💪💪
Maysuri
hhhhhhhhhh
dyah EkaPratiwi
nggak bener ini reina udahlah bang Huda di kasih lampu hijau tu
Ana
Mantap kali Maju bang Huda semoga dapat perempuab yg baik😄

bang rakit semoga kau juga dapa wanita yg sholeha..amin🙏

dosa klo cinta sm istri abang sendiri🙏
Maysuri
🤣🤣
Tanti
sabar Bang....harap dimaklumi🤭🤭
dyah EkaPratiwi
salah mu sendiri bang reigar, ngerjain istri
Tanti
Dirimu Jiiilll TV segede gaban dipsg dikamar....g bs bayangin itu kamarnya segede apa itu mba Nara???blm prnh bertamu di asrama, mskpn rmhq deket asrama🤭🤭😄
Tanti
Bang Reigar: "apa sih yang nggak buat kamu Jill..."/Kiss/
Jilly : ( pipi udah semerah tomat) 🤣🤣🤣🤣🤣
bayangke sambil ngekekkk/Kiss//Kiss/
Tanti
Mantapp Bang Reigarrr...tnyt dy jg seorang sultan🤭
lanjt mba Nara👍👍👍
dyah EkaPratiwi
🤣🤣 love sekebon bang reigar 😍😍
Maysuri
jill ...tenang saja,masalah pasti terselesaikan,percaya deh am suamimu pasti akan aman dan terkendali....semangat💪💪
dyah EkaPratiwi
semangat Jill percaya sama bang reigar
Esti 523
mancap guliccap ka,abang ganteng gentle bgt aq suja aq suka
Tanti
kok kamu sensi banget sih Jill??🤭🤭
kyknya ada tanda-tanda nih dr Jill... ati² ya Bang Reigar🤭🤭🤭
dyah EkaPratiwi
🤣 semangat bang reigar 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!