NovelToon NovelToon
Teluh ( Pelet Mati )

Teluh ( Pelet Mati )

Status: tamat
Genre:Misteri / Horor / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:62.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

Katanya sakit hati seseorang itu adalah ketika dia diam dan pergi tanpa banyak bicara. Itu yang di lakukan Anjas, dia sakit hati pada istrinya yang selingkuh, tapi bukan pergi untuk menata hati yang hancur, dia justru pergi ke dukun untuk membalas sakit hati.
"Saya ingin dia mati Mbah"
"Ada penyiksaan yang lebih mematikan dari kematian"
"Apa itu Mbah?"
"Rasa cinta yang tak berbalas"
"Bagaimana saya melakukannya?"
"Teluh... Pelet mati"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Satu godaan baru

"Akkhhhhkkkk.... le.. lepaskan aku" lirih Sintia yang tanpa sadar terus mengunyah kue dan juga belatung yang masuk ke dalam mulutnya yang terbuka.

‎"Lepaskan? mbok tidak pernah melepaskan buruan mbok nduk hihihihi.."

‎Sintia terlihat sudah sangat pucat, bibirnya tidak berhenti mengunyah dan tangannya bergerak sendiri memasukkan kue kue itu ke dalam mulutnya. matanya juga tak berhenti mengeluarkan air mata karena dia berusaha keras untuk berhenti tapi tidak bisa.

‎"To... tolong!" teriaknya dan saat itulah Affan yang sudah sampai di lantai atas mendengar teriakan Sintia

‎Dia mengintip di jendela dan hanya melihat Sintia yang sedang makan kue sambil menangis, tapi dia tidak melihat sosok nenek nenek yang sedang menatap Sintia tajam dengan seringai jahat di bibirnya.

‎"Awas kalau kamu berani mengganggu Anakku! aku tidak anak segan segan membuat kamu mati dan akan membawa kamu ke alam ratu Kinasih!" ancam sosok itu saat mata Sintia bertabrakan dengan tatapan matanya yang tajam

‎"Bu Sintia..."  panggilnya

‎"Tolong!" teriaknya sekali lagi dan barulah Affan memberanikan diri untuk masuk.

‎Ceklek.

‎Sosok nenek itu menghilang, wangi kenanga di ruangan itu juga menghilang, semua jejak ketakutan Sintia juga menghilang termasuk belatung yang ada di mulutnya, dan hanya memperlihatkan dia yang tersedak kue yang dia makan.

‎"Ya ampun, Sintia, kamu tersedak?"

‎Affan buru buru mengambil air minum di dispenser yang ada di ruangan Anjas, dia memberikan air minum itu pada Sintia, tapi Sintia malah ingin muntah dan Affan segera membawanya ke toilet di lantai tempat Sintia bekerja dengan cara menggendongnya di lihat beberapa OB yang naik ke lantai paling atas itu untuk menyuguhkan air minum dan makan untuk para karyawannya yang akan rapat.

‎"Kenapa pak Affan menggendong Bu Sintia?" tanya salah satu OB

‎"Mungkin hamil, lihat saja wajahnya pucat begitu, mereka kan sering terlihat bersama saat di kantor meskipun lantai tempat bekerja pak Affan ada di lantai empat" bisik temannya membuat dia terkejut

‎"Kita jangan buka mulut, biasanya hubungan seperti itu biasa di kantor" bisik temannya itu dan dia mengangguk.

‎Mereka kembali bekerja sementara Sintia sudah memuntahkan apa yang dia makan di toilet di bantu Affan, Affan juga membantu Sintia mengusap tengkuknya supaya Sintia bisa bernafas dan membersihkan apa yang di muntahkan Sintia.

‎"Kamu kenapa makan kue sebanyak itu, apa kamu mau celaka?" tanya Affan

‎"Hisk... pak ada hantu" jawab Sintia yang masih terlihat lemas

‎"Hantu apa? kamu tadi sedang duduk di ruangan pak Anjas sambil memakan kue pak Anjas, kamu sudah tidak sopan bagaimana kalau pak Anjas tahu, dia pasti marah karena kue itu adalah dari anak dan adiknya" ucap Affan

‎"Saya serius pak, tadi itu saya di paksa hantu" jawab Sintia

‎"Kamu pasti kuwalat itu, karena makan kue pak Anjas jadi berhalusinasi, kamu jangan mengada-ada" ucap Affan sama sekali tidak percaya karena yang dia lihat adalah Sintia yang makan kue itu dengan tangannya sendiri tidak di paksa siapapun.

‎ Sintia masih mengeluh tapi Affan juga tetap dengan pendiriannya hingga mereka sudah sampai di ruang rapat dan para OB yang ada di sana segera keluar karena mereka melihat Sintia terlihat lemas setelah memuntahkan apa yang dia makan.

‎"Ini kamu minum dulu" ucap Affan dan Sintia menerima segelas air itu dengan tangan gemetar.

‎"Aku takut..."

‎"Tidak perlu takut, aku tidak akan mengatakan apapun pada pak Anjas" bujuk Affan mengusap rambut Sintia karena selain menggoda Anjas, Sintia juga menggoda beberapa ketua divisi di perusahaan Anjas dan salah satunya adalah Affan yang sebenarnya sudah menikah tapi bercerai setelah Affan pindah ke Jakarta karena mantan istrinya tidak mau ikut pindah dengan Affan.

‎"Pak Anjas masih di pabrik, katanya pak Gunawan yang akan memimpin rapat hari ini" ucap Sintia masih dengan tatapan kosong karena dia sekarang merasa ketakutan.

‎"Jangan melamun, hari ini kita harus fokus karena kamu mewakili pak Anjas" ucap Affan dan Sintia mengangguk.

‎ ×××××××××

‎ Sementara itu Anjas sedang makan siang bersama Juno di sebuah kafe, mereka baru selesai meninjau pabrik dan memastikan mesin yang datang dalam keadaan bagus dan bisa beroperasi dengan baik.

‎"Kak, kakak tidak melihat Sintia sering sekali menarik perhatian kakak?" tanya Juno

‎"Kak Juno berencana ingin mengganti dia, sudah beberapa kali dia berusaha menggoda kakak, dulu kakak hampir tergoda karena terlalu lama sendiri dan butuh melepaskan hasrat, tapi untungnya kakak ingat Adisti dan semua itu tidak terjadi, mungkin karena itu dia sedikit kurang ajar sekarang" jawab Anjas

‎"Kalau begitu sebaiknya memang di ganti, Olivia bilang Sintia sering menggoda beberapa karyawan di perusahaan kita, aku tidak mau nantinya ada keributan di sana, apalagi kalau sampai ada data perusahaan yang bocor ke tangan saingan kita" ungkap Juno

‎"Kakak akan mencari gantinya, tapi laki laki saja, kakak tidak mau berurusan dengan perempuan untuk saat ini" jawab Anjas melihat sekeliling karena para perempuan di tempat itu sedang menatapnya kagum.

‎"Pelet kakak ampuh" celetuk Juno membuat Anjas tersedak.

‎"Uhuk... kamu ini bicara apa sih" gerutu Anjas segera meraih gelas yang di sodorkan Juno.

‎"Hahaha... maaf kak, habisnya kemanapun kita pergi, para perempuan terus saja menatap kakak" jawab Juno

‎"Itu hanya Kebetulan saja, mungkin karena sekarang kakak lebih memperhatikan penampilan dan mobil kakak baru" balas Anjas dan keduanya tertawa

‎"Iya, mereka lihat mobil kakak yang baru makanya silau"

‎"Maaf, boleh saya duduk di sini? meja yang lain penuh" tanya seorang perempuan berpakaian cukup terbuka menyapa Anjas dan Juno

‎"Maaf, istri saya melarang saya duduk dengan perempuan lain, kalau anda mau anda bisa menumpang di meja yang lain" jawab Anjas langsung di cubit Juno karena yang mendatanginya adalah seorang artis sinetron yang begitu terkenal.

‎"Kak, dia itu artis Mariska Mariana" bisik Juno

‎"Kakak tidak kenal, kakak tidak pernah nonton sinetron" jawab Anjas cuek melanjutkan makannya

‎"Maaf, saya pikir saya bisa makan di meja yang sedikit sepi karena saya tidak biasa makan di tempat ramai" ucapnya memelas dan Juno terlihat kasihan

‎"Kamu duduk saja tidak apa apa" ucap Juno mendorong satu kursi di samping kursinya.

‎"Terima kasih" ucapnya tersenyum manis

‎"Mbak Mariska sedang istirahat syuting?" tanya Juno

‎"Iya, saya sedang syuting di sekitar sini dan merasa lapar, jadi saya mampir untuk makan" jawab Mariska dengan senyum andalannya tapi matanya terus mencuri pandang pada Anjas.

‎"Kalian juga sedang istirahat makan siang?" tanya Mariska

‎"Iya, kami habis meninjau pabrik" jawab Juno

‎"Pabrik? pabrik apa?" tanya Mariska berpura pura tidak tahu karena dia mengenal Anjas yang wajahnya sering ada di majalah bisnis.

‎"Pabrik cimol, kami buka usaha cimol" jawab Juno hampir membuat Anjas tertawa

‎"Cimol... apa itu sejenis barang?" tanya Mariska polos

‎"Hahaha... iya, itu nama tas branded yang sedang kami buat, merk-nya Cimol bag" jawab Juno tak bisa menahan tawanya

‎"Dasar gila, yang satu gila yang satunya so kaya, masa dia tidak tahu cimol, aku saja yang pengusaha tahu apa itu cimol" cibir Anjas pelan

1
Fitriputri
yuna jdi penghianat
Ridwan01: benar sekali kak 👍
total 1 replies
Arfan Abdillah
cerita nya selalu bagus
aku suka cerita2 nya
sayang banget cerita bagus begini yang baca sedikit
Nur Hasanah
luar bisa bagus banget cerita nya ❤❤❤
Leni Nuraeni
ceritanya sangat bagus
Leni Nuraeni
buat cerita lagi dong thor yg bersangkutan dengan keluarga besar bintang dan kawan",,, sukses selalu thor,semngaattt💪
Leni Nuraeni: ok siap kk
total 2 replies
Leni Nuraeni
akhirnya juno dpt tambatan hatinya,smg samawa juno
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
yaaa tamat,,, ada lagi ga thor klnjutnnya msih rindu ini m Sahara 🤭🤭
neni nuraeni: ya thor udah mmpir... seru ih ceritanya.. 😁😁sukses sllu ya thor🤗🤗
total 2 replies
Seroja
seru
Siti Afsoh
disambung LG ke karya barumu autor sahara harus tetap ada💪😍 mksh.
Ridwan01: terima kasih kembali kak 🙏
total 1 replies
Sri rahayu
terimakasih Thor udah namatin cerita ini .semoga segera louncing cerita baru lagi .yg pastinya lebih seru dari cerita sebelumnya
Ridwan01: siap kak, terima kasih kembali dukungannya 🙏☺️
total 1 replies
Nurr Tika
udah tamat yah, tunggu karya barunya thor
Ridwan01: Ashiap kak terima kasih sudah mendukung karya ini 🙏☺️
total 1 replies
Nurr Tika
mga ja dengan hancurnya kitab itu maka ilmu yg lilis pelajari turut ilang
Ridwan01: aamiin terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
akhirnyaaaa
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Sri rahayu
dhuarr ,hancur sudah kita itu .ga ada yang bisa belajar ilmu santet lagi .tinggal nunggu Lilis end the geng musnah
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
neni nuraeni
semoga Hengki dan anaknya slmt smpai rmh Anjas,,, aduuh deg... deg... ser
neni nuraeni: sama sama....
total 2 replies
Nurr Tika
sahara muncul lgi,, yee kangen sama sahara
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Sri rahayu
Hamka cuma tidak tau warna pelangi atau warna balon aja Anjas .kalau warna kehidupan atau aura kehidupan dia tau 😁😁😁😁
Ridwan01: Hamka memang buta warna makanya dia tidak punya ekspresi kak, tapi setiap dia bahagia, dia akan melihat satu warna dan sekarang Hamka tidak buta warna lagi.
total 1 replies
neni nuraeni
iih lnjut atuh thorr seruu ie tehhh
neni nuraeni: 🤭🤭 ok saya tunggu,,, ap udah up ya soalnya baru megang hp hehee
total 2 replies
Sri rahayu
ada yg penasaran nih 😁😁😁
Ridwan01: iya kak🤭🙏
total 1 replies
Nurr Tika
tukan ingkar janji hamka
Ridwan01: Hamka memang malas bicara aslinya 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!