Aurelia Putri Mahardika adalah seorang anak CEO Perusahaan terkenal se-Indonesia , Aurelia anak tunggal dari pasangan suami istri yang tak lain Andri Putra Mahardika dan Anggi Putrii.
Aurelia mempunyai sifat lembut, perhatian, pengertian, setia, jujur dan baik hatii. Panggil saja Aurel atau Rel ketika bersama sahabatnya.
Aurelia bertemu seorang cowok yang sangat ia kagumi dan ia sukai, yang tak lain adalah Aryana Kevin Mahendra anak CEO Perusahaan yang terkenal ke-2 setelah Perusahaan ayahnya Aurelia.
Berbeda dengan sifat Aurel, Kevin justru sebaliknya dia yang begitu mempunyai sifat Dingin, datar, dan kasar. Aryana Kevin Mahendra ini selalu dipanggil Kevin karena baginya hanya itu yang pantas, Kevin juga terkenal oleh ketampanan nya di dalam Kampus Universitas tersebut.
Brukk. "Maafin aku ngga sengaja" ujar Aurel.
"Loe, kalo jalan pake mata dong!!" bentak Kevin.
"Iyaa maafin akuu arya" penuh permohonan.
Kevin menatap tajam Aurelia karena baru pertama kali ada yg menyebutnya dengan sebutan Arya.
Bagaimana Kisah Selanjutnya??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lusista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode P.C.A Ke - 15
Aurel dan sahabatnya akhirnya duduk dikelasnya, dosen pun masuk ke kelas mereka dan memberikan pengumuman kepada mereka.
"Anak anak besok kalian akan melaksanakan kegiatan perkemahan dihutan bersama dengan yang lainnya, kelompok bisa semau kalian asal dalam satu kelompok berjumlah 4 orang". Ujar dosen tersebut.
"Siapp buu". Ujar mereka.
Akhirnya kelaspun dimulai dengan lancar dan merekapun disuruh membawa alat alat untuk perkemahan sebelum dosen keluar, karena sekarang waktu istirahat Aurel dan sahabatnya berniat ke kantin.
Ditempat lain tepat nya Kevin dan sahabatnya juga akan ke kantin untuk membicarakan kegiatan perkemahan yang akan dilaksanakan besok.
Dan mereka kompak datang ke kantin dan Aurel melihat siapa orang itu kemudian dia memalingkan lagi wajahnya karena yang dilihat nya adalah Kevin.
Sesampainya dikantin Aurel dan sahabatnya mencari tempat duduk ,setelah mendapatkan mereka pun duduk dan memesan makanan mereka. Dari sebrang sana Kevin melihat Aurel dan sahabatnya itu.
"Aurel kaya nya Kevin ngeliatin kamu terus dari tadi". Ujar Nita.
"Ngga mungkin Nita". Ujar Aurel.
"Lihat aja sendiri sama kamu rel". Ujar Nita.
Aurel pun melihat nya dan padangan mereka bertemu, Aurel langsung memalingkan wajahnya.
"Benerkan apa yang aku bilang rel?". Tanya Nita menggoda.
"Ihh apaan sihh udah dehh kita makan ajaa". Ujar Aurel gugup.
"Ahhaa udah ngga usah gugup gitu". Ujar Dina.
"Haha apaan sihh kalian". Ujar Aurel malu.
"Hahahaahaah kamu lucu banget sih Aurel, hahaa". Ujar Dina.
"Udah dongg jangan ketawa lagi malu tauuu". Ujarnya.
Melihat Aurel tertawa bersama sahabatnya membuat dia tersadar dan bergumam bahwa Aurel itu cantik.
"Ternyata dia cantik". Gumamnya namun didengar oleh Ferdi.
"Iyaa cantik banget yaakaan vin?". Tanya Ferdi menggoda.
"Apaan sih lho tiba tiba bilang cantik?". Tanya Kevin gugup.
"Haha gk usah gugup gituu kaya ngerasa kesindir aja lho mahh". Ujar Ferdi.
"Ahh terserah lho ajaa". Ujar Kevin.
Akhirnya mereka pun kembali ke kelas masing masing karena waktu istirahat telah habis , lalu Aurel kembali membahas tentang perkemahan nya dikelas begitupun Kevin yang berada di kelasnyaa.
"Jadi kita besok bawaa apa saja?". Tanya Aurel.
"Bawa aja peralatan yang biasa nya buat berkemah rel". Ujar Dina.
"Okee siapp". Ujar Aurel, Nita dan Cindy.
Merekapun akhirnya telah berbagi tugas untuk membawa peralatan buat besok kegiatan perkemahan nya.
Beberapa jam kemudian, merekapun akhirnya telah selesai kelasnya dan mereka pulang memakai mobilnya masing masing, namun saat Aurel mau menaiki mobilnya tangannya ditarik oleh Kevin.
"Kevin mau apa kamuu?". Tanya Aurel lalu mengempiskan tangan Kevin .
"Gue mau ngomong sama lho rel". Ujar Kevin.
"Ngomong apalagi Kevin? aku buru buru mau pulang". Ujar Aurel.
"Sebentar aja gue mau ngomong". Ujar Kevin.
"Yaudah cepetan bilang kamu mau ngomong apa? ". Tanya Aurel cuek.
"Kenapa lho akhir akhir ini jadi cuek?". Tanya Kevin.
"Emang apa masalahnya sama kamu? aku cuek atau ngga itu urusan akuu". Ujar Aurel.
"Kenapa lho batalin perjodohan kita?". Tanya Kevin.
"Aku kan udah bilang kemarin pas dirumah sama mamah kamuu vin". Ujar Aurel kesal.
Maafin aku, mungkin dengan aku menjadi kaya gini bisa membuat kamu bahagia vin. Batin Aurel.
"Gue mintaa maaf karena gue lho korbanin perjodohannya tapi beneran gue ngga mau perjodohan ini dibatalkan"..Ujar Kevin.
"Biar aku tambah sakit gitu" Gumam Aurel terdengar oleh Kevin.
"Udahlah aku mau pulangg". Ujarnya lalu menjalankan mobilnya meninggalkan Kevin seorang diri.
Maafin guee rel. Batin Kevin
Bagimana kelanjutannya? Mau tau gays?
Jangan lupa Vote, Like and Comment yaa gaisshh:))
👆Gausa dianggep serius😄