NovelToon NovelToon
Istri Cantik Presdir

Istri Cantik Presdir

Status: tamat
Genre:Pernikahan Kilat / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cintapertama / Tamat
Popularitas:46.1k
Nilai: 5
Nama Author: znfadhila

Ibu Alya meninggal karena menyelamatkan anak majikannya yang bernama Bagas, dia adalah tuan muda dari keluarga Danantya.
~
Bagas patah hati karena kepercayaannya dihancurkan oleh calon istrinya Laras, sejak saat itu hatinya beku dan sikapnya berubah dingin.
~
Alya kini jadi yatim piatu, kedua orang tua Bagas yang tidak tega pun memutuskan untuk menjodohkan Bagas dan Alya.
~
Bagas menolak, begitupun Alya namun mereka terpaksa menikah karena terjadi sesuatu yang tidak terduga!
~
Apakah Bagas akan menerima Alya sebagai istrinya? Lalu bagaimana jika Alya ternyata diam-diam mencintai Bagas selama ini?
Mampukah Alya meluluhkan hati Bagas, atau rumah tangga mereka akan hancur?
Ikuti kisahnya hanya di sini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon znfadhila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15.

"Itu semua gak mungkin Lian, Bang Bagas gak mungkin punya perasaan apapun sama aku." Alya langsung menolak dengan keras.

Berlian menghela nafas berat, rupanya Alya masih merasa ada jarak diantara dirinya dan keluarga Berlian, padahal Berlian tidak pernah berpikir seperti itu.

"Kenapa gak mungkin Al? gak ada yang gak mungkin, dan soal perasaan itu juga bisa datang kapan aja, dan lagi kita gatau isi hati seseorang." ucapan Berlian membuat Alya bungkam.

"Al, apa kamu masih berpikir kita itu beda?" tanya Berlian nampak kecewa, Alya menatap sahabatnya itu.

"Berlian aku udah anggap kamu kaya sodara aku sendiri, tapi aku gak berani buat berharap jadi menantu di keluarga kamu." Alya meneteskan airmatanya.

"Sekarang hidup aku lagi banyak masalah, aku gamau bebanin keluarga kamu terutama Bang Bagas.."

"Abang kamu berhak dapat pasangan yang terbaik, tapi bukan aku orangnya Berlian." Alya mengusap airmatanya, dia tidak ingin menyeret siapapun kedalam masalah internal keluarganya.

"Al, kamu gatau apa yang Bang Bagas rasain dia tau apa yang terbaik buat dia, dan kamu tau sebelum kamu nolak dia pun aku udah kasih peringatan."

Alya mengerutkan keningnya tak mengerti apa maksud Berlian.

"Maksudnya gimana?"

Berlian menceritakan semuanya, saat rencana Zaki yang ingin menikahkannya dengan Bagas, jadi rencana ini benar-benar berasal dari Zaki dan Husna yang khawatir pada Alya.

Mereka juga tidak memaksakan kehendak, tapi memang Bagas sendirilah yang setuju dan dia sangat setuju untuk menerima pernikahan ini, Bagas juga tidak ragu untuk membuka hatinya untuk Alya.

Mendengar itu Alya membelalakkan matanya tak percaya, dia tidak pernah berpikir jika Bagas sendiri yang sukarela menerima pernikahan itu, bukan karena terpaksa karena Alya selama ini berpikir Bagas terpaksa saja menuruti keinginan Zaki dan Husna.

Alya tau masa lalu Bagas yang buruk, jadi Alya berpikir Bagas melakukan itu agar kedua orang tuanya tidak kecewa lagi padanya.

"Al aku serius soal ini dan aku gak bohong sama sekali, kamu tau sendiri kan kalo Abang itu punya masalalu yang gak baik, aku tau kamu juga pasti ragu kan Al? tapi aku gak yakin ada orang yang mau nerima masa lalu Abang."

Berlian memang khawatir pada Bagas, masa lalu nya dengan Laras benar-benar buruk, setiap perempuan pasti akan berpikir seperti Alya dan Berlian setuju akan hal itu, tapi disisi lain Bagas juga berhak mendapat kesempatan.

"Al aku tau dan aku yakin kalo aku di posisi kamu pasti aku bakal punya keraguan yang sama, tapi Bang Bagas juga berhak dapet kesempatan kan? gimana kita bisa tau Abang bener-bener udah lupain perasaan itu kalo kesempatan itu gak pernah ada."

Alya terdiam, dia mencerna semua perkataan Berlian memang benar masa lalu Bagas tidak baik, tapi yang diucapkan Berlian juga benar Bagas berhak mendapatkan kesempatan.

"Apa kamu setuju sama perjodohan ini?" tanya Alya menatap serius Berlian.

"Awalnya engga, meskipun Bang Bagas kakak aku tapi aku tetep dukung kamu Al, aku rasa kamu berhak nentuin kebahagiaan kamu sendiri tapi sekarang aku ngerasa Bang Bagas bisa lindungin kamu."

"Sejak denger kamu pulang kesini, Bang Bagas pergi sendiri tadinya Ayah minta Abang nunggu tapi dia gamau, katanya segala kemungkinan bisa terjadi akhirnya feeling abang bener kamu dalam bahaya dan Bang Bagas datang tepat waktu."

Berlian berkata jujur, kini dia yakin Bagas benar-benar serius dan tidak ingin hanya mempermainkan Alya, makanya Berlian berharap yang terbaik untuk mereka.

Meski begitu Berlian tidak akan memaksa, karena keputusan tetap ada di tangan Alya.

"Jadi dia gak terpaksa?" gumam Alya pelan, Berlian bisa mendengar gumaman itu.

"Iya itu semua kebenaran, kayanya kamu perlu bicara dan jujur sama Bang Bagas mungkin setelah itu kalian bisa buat keputusan tanpa nyakitin salah satu pihak." ucap Berlian terdengar sangat bijak.

Tidak lama Bagas datang, dia mengajak Alya untuk berbicara di luar dan Alya setuju.

Melihat kepergian Alya dan Bagas membuat Berlian tersenyum tipis, entah mengapa dia merasa mereka itu sangat cocok sekarang.

"Kalian keliatan cocok, dan aku berharap kalian bisa saling melengkapi." gumam Berlian segera keluar untuk menghampiri Joshua dan juga kedua orang tuanya.

****

Alya dan Bagas kini sudah berada di luar rumah, mereka duduk di kursi depan supaya tidak terjadi kesalah pahaman lagi.

Bagas sudah selesai berbicara dengan Pak Kades dan para warga, Zaki juga ada disana untuk membantu.

"Al, gimana kondisi kamu sekarang? masih pusing?" tanya Bagas menatap Alya yang saat ini tatapannya fokus ke depan.

"Aku udah gapapa Bang, apa masalahnya udah selesai? para warga gak nuduh aku lagi sama hal aneh kan?" Alya balik bertanya, Bagas menggelengkan kepalanya.

"Engga, mereka gak nuduh kita lagi tapi tetep beberapa orang kasih saran supaya kita nikah katanya itu lebih baik supaya fitnah kaya gini gak terjadi lagi."

Alya langsung menoleh dan menatap Bagas serius.

"Tapi kamu tenang aja, Ayah udah bicara sama Pak Kades dan ngasih pengertian jadi keputusan tetep ada di tangan kamu, kalo kamu emang gamau nikah sama aku berarti aku gak bisa maksa kamu." Bagas terlihat tenang meskipun perasaannya tak karuan.

"Makasih Bang udah nolongin aku, maaf sekarang Bang Bagas jadi keseret permasalahan ini." ucap Alya meminta maaf dengan tulus.

"Kenapa kamu minta maaf? itu memang tugas aku sekarang, lain kali kalo mau pergi minimal kamu kabarin Ayah atau Ibu, aku tau kamu gak akan mau buat kasih tau aku." ucapan Bagas sedikit menohok untuk Alya.

"Maaf, aku terlalu ceroboh tadinya aku berpikir gamau repotin Abang sama keluarga Abang lagi." Alya menundukkan kepalanya, Bagas menghela nafas berat.

"Kamu udah jadi keluarga kita Al, dan Bibi udah kaya orang tua buat aku jadi mana mungkin kita biarin kamu kesusahan." Bagas kadang tak mengerti Alya, dia membahayakan dirinya sendiri beruntung Bagas datang tepat waktu.

"Maaf."

"Yang perlu minta maaf itu aku, masalah perjodohan itu jangan di pikirin lagi biar aku yang jelasin sama Ayah, kamu berhak menentukan pilihan kamu dan aku gak akan maksa apapun." ucap Bagas, tatapannya tidak berpaling sedikitpun dari Alya.

"Bang aku-"

"Al, aku tau masa laluku terlalu buruk mungkin aja kalo kamu sama aku, ada bahaya atau masalah besar yang harus kamu hadapi jadi lebih baik kamu sama orang yang gak punya masa lalu seburuk aku."

DEG!

"Bang bukan itu maksudnya." Bagas tersenyum tipis.

"Aku tau itu akan jadi keraguan semua perempuan yang nantinya jadi pasangan aku, tapi percayalah Al semua perasaan itu udah hilang."

"Sejak Ayah bilang soal rencana perjodohan itu aku setuju bukan karena merasa bersalah, tapi rasanya aku sadar sekarang perasaan itu berbalik arah dan tertuju sama kamu."

DEG! DEG! DEG!

"A-apa?!"

"Sejak kita ketemu lagi waktu pernikahan Berlian, mungkin perasaan itu mulai tumbuh..."

'Fakta apa lagi ini? B-bang Bagas...'

Bersambung...........

1
Ika Yanti Unyil
terima kasih atas bacaannya.
terlalu jauh bab babny jadi sampai agak lupa alurnya.
terus semangat berkarya thor ❤️❤️❤️
Rubyshinee: terimakasih sudah mampirrr ditunggu karya selanjutnya ya yang bakal launcing😍
total 1 replies
Pendowo Limo
jooosjiiis
Ridwani
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Soraya
mampir thor
Rubyshinee: semoga suka sama ceritanya🥰
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf Nesia
kasihan kau
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!