Aska dan Carla 2 pewaris Geng saling bermusuhan yang yang tanpa sengaja bertemu dan saling jatuh Cinta. dibawah tekanan Para Tetua Geng yang tidak ingin mereka bersama, mereka berdua tetap nekat untuk bersama.
Carla juga di buru karena di anggap mengandung anak kutukan yang bisa menghancurkan keberlangsungan kedua geng.
Kisah kelam masa lalu membuat kedua geng saling menahan diri untuk tidak berperang semakin membuat semuanya menjadi tegang.
Novel ini benar-benar novel baru dengan ide dan gagasan baru, di luar dari 4 novel sebelumnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fonzo manek, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kunjungan Bu Melisa
Keesokan harinya mereka berkunjung ke kediaman Aska secara rahasia sesuai permintaan para Tetua Black Angel.
Arga sebenarnya Enggan ke rumah Aska namun Dia tidak bisa menolak karena sudah di ancam Melisa.
Kehadiran Melisa di kediaman Aska tidak begitu mengagetkan karena mereka sudah terlebih dahulu membuka komunikasi sebelum datang.
Keikut sertaan Arga membuat kepala pelayan sedikit panik sehingga menghubungi Aska.
Aska langsung pulang saat mendengar Arga ada di rumanya saat ini.
Dia begitu mencemaskan keadaan Carla sehingga tidak peduli dengan proyek yang saat ini sedang di pantau.
Kepala pelayan segera memanggil Carla yang saat itu ada di tempat terapi bersama para perawat.
Kepala pelayan berharap, kehadiran ibunya membuat Carla lebih semangat menjalani pengobatan.
Carla kaget Melihat Melisa ibunya sudah ada di ruang keluarga bersama beberapa orang dengan tampang menyeramkan, Carla segera menghampiri melisa.
Tangis haru menyertai ibu dan anak yang baru bertemu setelah hampir 3 tahun tidak bertemu.
Carla yang baru saja bertemu dengan ibunya, bercerita banyak hal hingga Dia ketiduran di pangkuan ibunya.
Terjadi sedikit keributan membuat Arga terpaksa kembali ke markas Black Angel bersama anggota Black Angel.
Aska yang baru saja tiba Dengan cemas mengecek seluruh anggota tubuh Carla
"Apa mereka menyakitimu ?" tanya Aska dengan cemas dibalas gelengan kepala Carla
"Apa mereka mengancammu ?" tanya Aska dengan cemas dibalas gelengan kepala Carla
"Kamu tau, aku hampir mati cemas di jalan karena mencemaskanmu."
"Terima kasih sudah mencemaskanku Mas." Ucap Carla dengan tulus sambil memeluk erat tubuh Aska
Deheman Melisa mengagetkan mereka berdua terutama Aska sehingga langsung melepaskan pelukannya.
"Maaf Ibu, aku sedang memantau proyek di luar kota sehingga tidak sempat menyambut kedatangan ibu"
"Proyek pembangunan hotel ?" Tanya Bu Melisa
"Iya Bu."
"Kamu tidak usah mencemaskan Arga dan orang-orangnya. mereka tidak mungkin dan tidak akan pernah mencelakai Carla." Nasehat Bu Melisa
"Aku pernah mendengar tentang kebengisan orang itu, dan aku tidak ingin terjadi sesuatu yang tidak pada Carla."
"Meskipun bengis, Arga orang yang bisa di percaya."
"Hmmm..... Baiklah." Aska segera meminta Dokter juga perawat untuk melaporkan catatan kesehatan pada Melisa.
Menurut Aska, sebagai ibu kandung Bu Melisa berhak mengetahui semua catatan kesehatan Carla.
Carla yang kesenangan segera mengajak Melisa untuk melihat tempatnya terapi.
Bu Melisa hanya mengikuti permintaan Putri kecilnya yang manja itu.
Meskipun sudah gede, hingga saat ini Bu Melisa masih menganggap Carla sebagai Putri kecilnya.
Carla yang keasyikan mengobrol dan bermanjaan dengan ibunya lupa waktu sehingga harus di ingatkan untuk makan siang dan minum obat.
Siang itu mereka makan siang bersama. Melihat obat yang cukup banyak membuat Bu Melisa kasihan dengan putrinya sehingga memesan ramuan khusus China melalui Raskara orang kepercayaannya.
Sore harinya, Melisa memilih kembali ke Markas kebesaran Black Angel. Dia tidak ingin menimbulkan kegaduhan yang semakin besar.
Sebelum pergi, Bu Melisa berpesan jika besok akan ada yang datang mengantar Obat Herbal untuk Carla.
Obat itu cukup mujarab dari ahli ramuan Herbal terpercaya sehingga Aska tidak perlu cemas dengan ramuan tersebut di balas anggukan Carla juga Aska.
Bu Melisa juga berpesan jika Besok akan ada yang datang menjemput Carla disini.
Carla akan menemani Bu Melisa jalan-jalan membuat Aska hanya bisa mengiyakan meskipun dengan berat hati.
Bu Melisa meminta Aska untuk tidak cemas, Dia juga sudah menyewa Dokter dan perawat untuk menemani mereka selama perjalanan membuat Aska Tersenyum lega.
Happy Reading, Guyss
tetap semangat yah thor