NovelToon NovelToon
SETELAH AKU BERCERAI

SETELAH AKU BERCERAI

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / POV Pelakor / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:120.3k
Nilai: 5
Nama Author: L-viie Ann

Menikah sekali seumur hidup, itulah impian setiap orang. Tidak ada yang menginginkan perceraian. Namun manusia hanya bisa berencana, tapi Tuhan lah yang menentukan jodoh serta kematian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon L-viie Ann, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SETELAH AKU BERCERAI 15

Aku Olivia , Enam tahun sudah berlalu. Tak terasa banget yah, seperti nya baru kemarin aku berjuang melahirkan putri ku tercinta dengan ditemani oleh Ibu dan Mas Yogi beserta istrinya Mbak Stella.

Dan sekarang, dia sudah menjelma menjadi seorang gadis kecil yang cantik jelita. Keningnya mirip aku, bulu alis, mata dan bibir nya sangat jelas terlihat mirip dengan Mas Al.

Kadang aku merasa ini tidak adil, seharusnya wajah Mas Al tidak punya hak menjadi bagian dari kecantikan putri ku. Tapi... Mau gimana lagi ?

" Mamaa" teriakan Tasyi membuat ku tersenyum, ia melambaikan tangan kemudian berlari ke arah ku.

Setelah mencium tangan serta kedua belah pipi ku, ia berjalan masuk ke dalam mobil kami.

" Gimana sekolah nya sayang ?" Tanyaku sambil mengemudi.

Senyuman Tasyi perlahan memudar, wajahnya tertunduk sambil memintal jari jemari.

Aku rasa , pertanyaan ku tidak ada yang salah. Dan setiap hari aku selalu menanyakan hal itu dan jawabannya dia pasti akan bercerita panjang lebar mengenai pengalaman hari ini di sekolah.

Tapi kenapa sekarang malah membuatnya murung?

" Sayang... kamu oke?"

Reaksinya sungguh mengejutkan, ia menutup wajahnya kemudian sesenggukan menangis.

Terpaksa aku menepikan mobilku di bahu jalan. Lalu ku raih Tasyi untuk duduk di pangkuanku.

" Sayang.. Ada apa ? Kenapa kamu menangis ? Coba cerita sama Mama"

Tasyi menyingkirkan kedua tangannya kemudian memeluk leher ku.

" Mama... besok adalah hari Ayah "

DEGH!!

Jantung ku seakan berhenti berdegup, hal yang selama ini sempat mengkhawatirkan terjadi juga.

Tasyi melerai pelukannya, dua mata sembab yang indah menatap ku lekat.

" Tasyi kan nggak punya Ayah, gimana dong ?"

Otakku ngeblank tidak menemukan jawaban. Yah, selama ini Tasyi hanya tahu Ayahnya sudah meninggal di laut. Aku tidak rela jika aku mengatakan yang sebenarnya, lalu dia meminta untuk bertemu Ayahnya.

Percuma jika aku menghilang kemudian harus bertemu dengan nya lagi. Aku menyembunyikan diri supaya tidak pernah melihat nya, bukan tidak bisa move on. Tapi rasa sakit itu masih ada.

" Ma... " Tasyi merengek manja, ku ulas senyum semanis mungkin.

" Emmm gimana kalau besok Tasyi ikut Mama aja?"

" Kemana ?"

" Play ground ?"

Bibirnya tersenyum lebar.

" Mau"

Akhirnya aku bisa mengalihkan pikirannya dari masalah hari Ayah sedunia. Entah kenapa harus ada hari Ayah? Perasaan dulu di sekolah ku tidak ada namanya hari Ayah.

Dan masalah ini baru pertama kali aku hadapi, karena ini tahun pertamanya Tasyi sekolah TK.

Ponsel ku berdering tiba-tiba, membuat Tasyi bangkit dari pangkuan ku dan kembali ke tempat duduknya.

" Ya Yu... " Aku menjawab telfon dari Ayu.

" Mbak, pemimpin Media TBK INDUSTRI ingin bertemu. Untuk membahas penarikan pasokan beras yang Mbak rekord kan"

" Oh.. Kapan?"

" Hari ini "

" Kok dadakan "

" Seperti yang dikatakan oleh Siful Mbak, pasti mereka kelabakan dengan keputusan Mbak"

Aku tersenyum tipis,

" Baiklah, tunggu aku di rumah ya Yu.. Sebentar lagi aku nyampe "

" Baik"

Talian terputus.

" Ayo sayang kita pulang "

Tasyi mengiyakan ajakan ku.

***

Aku berusaha datang secepat mungkin memenuhi panggilan dari MEDIA TBK INDUSTRI. Semua itu karena aku menarik diri menjadi pemasok terbesar beras di daerah ku. Karena mereka enggan menaikkan harga yang ku ajukan.

Padahal aku tahu, barang jadi yang mereka pasarkan sudah naik harga. Tapi mereka tidak mau menaikkan harga kepada pemasok. Ini sangat tidak adil.

Ayu berusaha mensejajari langkahku yang cepat menuju gedung megah di depan ku.

Aku sudah beberapa kali datang, jadi tahu dimana mereka akan melakukan pertemuan dengan ku.

Seorang perempuan yang ku kenal bernama Vina, menyambut kedatangan ku. Ia mempersilahkan aku masuk setelah dia mengetuk pintu.

Aku pun masuk, membungkuk sebagai salam penghormatan kemudian melangkah ke kursi kosong yang di tunjuk untuk ku.

" Terimakasih " Ucapku kepada pengawal yang mempersilahkan aku untuk duduk.

Di sana rupanya sudah hadir semua staf pengurus untuk melanjutkan rapat ini.

" Ini Ibu Olivia , salah satu pemasok terbesar di daerah ini Pak " Seseorang berdiri memperkenalkan aku, aneh... Bukankah aku dan pemimpin industri sudah cukup saling kenal. Kenapa diperkenalkan lagi?

Aku melirik ke arah tempat duduk yang sering ditempati oleh Pak Salamet, pemimpin industri.

Tapi???

Tubuh ini membeku, dia bukan Pak Salamet. Melainkan...

" Hay... Lama tidak bertemu "

Mas Al tersenyum sembari mengulurkan tangannya.

Aku diam tak bergeming, tangan nya yang terulur ku tatap kosong.

" Pak Al Segaf kenal sama Ibu Olivia ?"

" Iya, dia teman lamaku.. Kalau tahu dia yang akan kita temui. Rasanya tidak perlu lah melakukan pertemuan seperti ini. Akan aku selesaikan masalah ini dengan nya "

Semua orang saling berpandangan satu sama lain.

" Apa maksud mu ? Ini masalah pabrik, kenapa harus ada pertemuan face to face ? Terbuka aja" Bantahku.

Ayu menyentuh bahuku, mungkin dia berusaha agar aku lebih tenang. Tapi yang tidak Ayu ketahui adalah, saat ini aku sedang berhadapan dengan Bapak dari Tasyi.

" Baiklah kalau masalah pabrik, saya akan setujui kesepakatan harga dari Ibu Olivia "

Sebenarnya itu yang aku harapkan sejak kemarin, tapi kenapa aku tidak suka setelah mendengar nya.

" Alhamdulillah " Ayu mengucapkan rasa syukur nya.

" Pak, bukankah masih akan di diskusikan dengan para pihak yang lain " ujar salah seorang manajemen.

" Aku rasa harga yang diajukan oleh Ibu Olivia itu tidak terlalu mahal, dibandingkan dengan harga pengeluaran kita atas produk yang sudah jadi. Kita harus mikir , dia butuh pupuk untuk menyuburkan tanaman , untuk mendapatkan hasil yang bagus. Jadi kita harus mikir juga, bukankah harga barang yang sudah diproduksi sekarang juga naik? Tidak salah kan kalau Ibu Olivia meminta harga lebih. Bayangkan saja anda ada di posisi ibu Olivia, pasti juga akan melakukan hal yang sama bukan"

Semua orang tercengang tanpa ada yang membantah argumen Mas Al.

Ayu senyam-senyum mendengar pembelaan ini, ia cukup terharu tapi tidak dengan ku.

" Kalau begitu, saya rasa rapat hari ini sudah cukup "

Sepertinya semua orang masih ada yang keberatan dengan keputusan Mas Al. Tapi mereka tidak bisa mengatakan nya. Sehingga dengan kondisi yang kurang semangat mereka mohon diri satu persatu.

" Tolong jangan pergi dulu Ibu Olivia " Tiba-tiba suara Mas Al menahan pergerakan ku yang akan meninggalkan kursi.

Semua mata tertuju pada ku, termasuk Ayu.

" Kita perlu bicara " Sambung nya. Benar-benar tidak tahu malu.

" Bukankah keputusan nya sudah final Pak" Jawab ku.

" Belum , perlu ada yang harus dibahas. Dan itu hanya antara aku dengan mu " Bahasa yang diucapkan sangat tidak formal, membuat ku bergidik ngeri.

Apa yang akan dilakukan oleh Mas Al? Apa dia masih dendam padaku? Lalu apa yang membuat dia dendam ? Toh aku tidak pernah mengganggu kehidupan rumah tangganya. Dan malah aku tidak tahu menahu tentang kehidupannya setelah kami bercerai.

1
neng ade
Al ga tau klo Saras kena razia orang gila dan mungkin sekarang ada di RSJ
neng ade
hmm .. pupus sdh rencana nya Yusuf yg ingin mengeruk harta Al .. begitu juga dngn Saras..
neng ade
baguslah jika udah dengar sendiri klo Yusuf udah berhubungan badan sama Saras tapi penasaran Yusuf bicara dngn siapa ??
neng ade
jreng .. jreng .. apa yang akan terjadi setelah sampai di rumah .. dan yang kasih tau Saras klo Al ada di rumah Oliv itu pasti Yusuf karena Saras pun blm tau nmr hp nya Yusuf yang baru
neng ade
Jadi Olivia tak tahu klo Al kecelakaan maka nya sekarang pake jasa sopir .. tapi siapa sangka ternyata sopir itu teman nya Saras waktu sekolah dan dia memang menyukai Saras .. hingga terjadi lah perselingkuhan itu ..
neng ade
haha .. ketahuan juga perselingkuhan km Saras ..
😂😂
neng ade
hmm .. mulai memanas hubungan mertua dan menantu nya
neng ade
syukurlah jika Al peka tentang perasaan Saras istri yang udah 6 thn hidup bersama nya
neng ade
salut sm sosok Olivia.. dia sekarang jadi wanita yang sukses
neng ade
itu derita mu Al .. !
neng ade
iihh .. jahat banget kamu Ayu !
neng ade
Jadi semakin seru nih cerita nya .. semoga aja Santika bukan kaki tangan nya Saras atau pun Al yg menyamar utk menculik Tasyi
neng ade
papa nya udah mati tante.. jadi jangan pernah berniat utk menculik Tasyi
neng ade
apakah dulu juga kamu pikir tak adil bagi Olivia .. apa yang km tanam itu yg km thai sekarang .. jadi nikmatilah !
neng ade: maaf typo harus nya tuai 🙏
total 1 replies
neng ade
aku kasihan. sama. Ayu karena Fadil lebih memilih Olivia .. sabar ya Ayu.
neng ade
waduh .. jadi rumit ya Liv..
neng ade
mungkin udah saat nya Tasyi bertemu dngn ayah nya terlepas dari masalah kedua nya Tasyi berhak tau kalau dia punya ayah .. beruntung nya Al pasti mau mengakui Tasyi sebagai putri nya karena bnyk juga para laki2 yg selingkuh mengabaikan anak nya jangan kan memberi hak nafkah utk anak nya bertemu aja juga tak mau
neng ade
akhir nya Saras km ngerasain juga apa yang Oliv rasakan tentang kehamilan blm lagi rasa sakit karena dikhianati sm Al .. mungkin km juga akan merasakannya
neng ade
Ya jelas jelas udah sangat terlambat.. jadi urus aja tuh wanita yang kamu dan kedua ortu mu itu bangga kan ..
neng ade
ooo .. ternyata Indri itu adik ipar nya Yogi .. gimana tuh kelanjutan nya drama keluarga Al ..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!