[ 𝐓𝐀𝐇𝐀𝐏 𝐑𝐄𝐕𝐈𝐒𝐈 ]
• 𝐊𝐀𝐑𝐘𝐀 𝐏𝐄𝐑𝐓𝐀𝐌𝐀
• 𝐌𝐀𝐀𝐅 𝐉𝐈𝐊𝐀 𝐀𝐃𝐀 𝐊𝐄𝐒𝐀𝐋𝐀𝐇𝐀𝐍 𝐃𝐀𝐋𝐀𝐌 𝐏𝐄𝐍𝐔𝐋𝐈𝐒𝐀𝐍 𝐀𝐓𝐀𝐔𝐏𝐔𝐍 𝐁𝐀𝐇𝐀𝐒𝐀
• 𝐒𝐓𝐀𝐑𝐓 𝟏𝟒 - 𝟎𝟕 - 𝟐𝟎𝟐𝟎
• 𝐅𝐈𝐍𝐈𝐒𝐇 𝟐𝟎 - 𝟏𝟏 - 𝟐𝟎𝟐𝟎
Seorang gadis yang ceria, hangat kepada semua orang, menjadi dingin karna suatu kejadian yang menimpa ayah nya.
Lalu ia mengikuti kakak nya menjadi Leader di kelompok Mafia yang didirikan kakak nya dan menjadi CEO di perusahaan nya sendiri. Ia dan kakak nya berniat akan membalaskan dendam atas kejadian yang menimpa ayah nya yang di habisi langsung di depan matanya sendiri oleh orang suruhan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon A B S T R A C T, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CHAPTER 14 •
Pagi ini Asyila sudah berada di perusahaan karna hari ini ia tidak ada kelas jadi ia pergi ke perusahaan, ia berencana membalas perbuatan Tuan Angga. Ia berencana ingin menurunkan harga saham di perusahaan Tuan Angga tanpa sepengetahuan orang lain kecuali kakak nya ( Alex ), kini Asyila sedang fokus mengotak atik laptop nya untuk menurunkan saham di perusahaan itu. Asyila terlalu fokus sampa-sampai kakak nya masuk pun ia tak sadar
"ekhem" Suara Alex mengejutkan Asyila, "astaga kakak, kalo masuk ketuk pintu dulu kenapa sih" kesal Asyila, "kamu aja yang terlalu fokus, sampe kakak masuk nggak nyadar" ucap Alex
"kakak mau ngapain ke sini" tanya Asyila, "lah kamu sendiri yang nyuruh kakak kesini masa lupa" jawab Alex bingung, padahal tadi malam adik nya bicara sendiri kalau dirinya besok di suruh ke perusahaan milik adik nya
"masa sih, ah ya udah ini aku udah mulai beraksi" ucap Asyila tersenyum licik, "coba liat" Asyila pun memberikan laptopnya kepada Alex, Alex yang melihat pun tersenyum misterius
"tapi apa mereka akan tahu kalau ini ulah mu" tanya Alex, "mereka nggak akan tahu kalau ini semua ulah ku, karna seperti biasa aku bekerja langsung bersih tanpa jejak" jelas Asyila
"tapi itu aku turunin perlahan, setelah perusahaan itu hampir bangkrut kita cabut saham kita di perusahaan itu" sambung Asyila, "kenapa tidak sekalian aja langsung di jatuhin" tanya Alex bingung
"kakak kalau kita langsung jatuhin nanti nggak seru dong, lagian ini baru hukuman kecil" jawab Asyila, "baiklah kakak akan mengikuti permainan mu saja" putus Alex
Karna sudah siang Asyila dan Alex langsung pergi ke Cafe dekat perusahaan Asyila untuk makan siang
• Cafe
"mau pesen apa" tanya Alex, "milkshake coklat aja kak" jawab Asyila, "kamu nggak makan" tanya Alex lagi, "nggak" balas Asyila
"baiklah" Alex pun memanggil pelayan dan memesan minuman, "loh kakak nggak makan" tanya Asyila karna kakaknya hanya memesan minuman
"kakak mau makan di rumah aja" Asyila hanya mengangguk
~
• Mansion keluarga
"bi...bibi..." panggil Alex, "iya den ada apa" tanya bi Sumi, "siapkan makanan untuk kami" kata Alex, "iya den sebentar bibi siapin dulu" bi Sumi undur diri untuk mengambil makanan di dapur, beberapa saat kemudian bi Sumi datang membawa makan siang untuk Alex dan Asyila.
"loh kalian tumben jam segini udah pulang" tanya Sinta menuruni tangga, "iya ma aku sama kak Alex pengen makan siang masakan mama, yakan kak" ucap Asyila di angguki Alex, Sinta hanya terseyum.
"ya sudah kalau gitu kalian makan lah, mama mau ke taman belakang" ucap mama Sinta di angguki kedua anaknya.
• Taman belakang Mansion
"tak terasa sudah hampir 3 tahun kau pergi, kau pergi dari kehidupan ku dan anak-anak, bahkan sekarang Asyila tak seceria dulu saat kau masih ada, tetapi ya sudah lah ini semua sudah takdir aku hanya bisa menerima dan mengikhlaskan nya". gumam Sinta
Sinta termenung mengingat kenangan dimana ia dan keluarga kecil nya sangat bahagia, penuh canda tawa, suka maupun duka tetap bersama, tapi sekarang itu semua hanya kenangan untuk keluarga kecil nya.
Dan tak terasa air matanya pun menetes dengan segera ia menghapus nya karna ia tidak mau anak-anak nya melihat kesedihan pada dirinya.
jangan begitu ahhh,,,😬
setiap novel beda cerita beda alurnya
author hanya menuliskan apa yang ingin ia tuliskan sesuai keinginannya