Karena sebuah kesalahpahaman membuat Arif jadi membenci Rara, beberapa tahun mereka berpisah akhirnya keduanya kembali di pertemukan lagi, namun rasa benci arif semakin bertambah, tatkala orangtua nya memaksa diri nya untuk menikahi rara
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ra', isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Persentasi
dan sampailah rara di tempat rapat, banyak yg heran dengan kedatangan rara bersama manager dari divisinya di ruang rapat.
"selamat siang semuanya, ini adalah karyawan yg akan mewakili Tim dari divisi kami" ucap manager dari Tim divisi rara.
"cihh, bukankah dia karyawan baru, apakah kau yakin dengan kemampuan nya, apakah kau tidak salah pilih" ucap manager dari divisi lain.
"tidak seharusnya kau berkata seperti itu tanpa melihat kemampuan orang lain terlebih dahulu, dia memang karyawan baru dan saya memutuskan untuk memilih nya karna saya rasa dia memang mampu" bela sang manager.
"haha, kita lihat saja nanti, bahkan karyawan baru itu sudah membuat onar dengan presdir di hari pertama nya bekerja" balas sang manager dari divisi lain.
rara hanya diam, dia tidak sama sekali menggubris apa yang di katakan manager sombong itu
seketika keributan terhenti ketika terlihat sang presdis berjalan memasuki ruangan, namun langkahnya seketika terhenti karna melihat rara, namun segera Ia berjalan dan bergabung ke ruang rapat.
"selamat siang semuanya, bagaimana hari ini, apakah kalian sudah mempersiapkan perwakilan terbaik dari divisi kalian masing-masing. ucap arif.
" selamat siang juga pak" ucap para karyawan yg ada di ruangan rapat.
"baiklah, karena semuanya sudah berkumpul disini, sy meminta satu per satu mempersentasikan ide pemikiran nya.
ke 6 orang dari divisi lain sudah mempersentasikan ide mereka dan kini tinggal 1 orang, tampak sang manager memberikan semangat kepada rara, banyak orang yg memandang remeh rara, sebenarnya rara sangat gugup apalagi melihat tatapan-tatapan tajam dari orang-orang apalagi arif, arif tak henti-hentinya memandang rara dengan tatapan yg sulit di artikan.
terlihat rara sedang menghela nafas, iyya mencoba menetralkan kegugupan nya dan kini iyya mulai menjelaskan hasil dari pemikiran nya, iyya bahkan menjelaskan tanpa adanya beban bahkan tak memperdulikan tatapan orang-orang di sekitarnya, terlihat orang-orang tertegung dengan penjelasan yg di lontarkan rara, banyak sekali orang yg menyerang rara dengan berbagai pertanyaan, namun dengan santainya rara menjelaskan dengan tuntas.
arif pun tak henti-hentinya memperhatikan rara.
"saya rasa hanya itu yg dapat saya sampaikan, semoga apa yg saya jelaskan tadi dapat di pahami oleh semua pihak, sekian dan terima kasih" ucap rara seraya membungkukkan badannya sebagai tanda hormat.
suasana di ruang rapat tampak sangat menegangkan, namun tidak dengan rara, iyya akan menerima apa pun hasil nya.
kini tibalah saatnya mengumumkan siapa yg berhasil dalam persentasi kali ini
"baiklah sebelum sy mengumumkan siapa yg berhasil dalam persentasi ini, sy berharap siapa pun yg berhasil kita semua dapat menerima dan saling bekerja sama dengan baik untuk mengembangkan perusahaan kita ini, dan siapa pun yg terpilih sy berharap dia bisa bertanggung jawab" ucap arif dengan gaya cool nya.
dan Hal yg tak di sangka-sangka oleh semua pihak, namun tak banyak juga yg protes karna memang orang itu pantas sebagai pemenang karena ide nya yg sangat bagus. mereka semua salut dengan keputusan yg di ambil oleh sang presdir karna si karyawan baru lah yg berhasil terpilih sebagai pemenang, yah orang itu adalah rara.
"a.a.aku" ucap rara terbata-bata bahkan iyya tak menyangka akan hal itu.
terus semangat buat novel,,ku doain semoga nanti jadi penulis terkenal 🥰
Lea minta maaf ya...
kangen selalu sama kalian...