NovelToon NovelToon
She Is An Angel

She Is An Angel

Status: tamat
Genre:Ibu Mertua Kejam / Tamat
Popularitas:590.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: NuKha

Puella Beradette Giorgio ingin memenuhi permintaan terakhir mommynya yaitu melihatnya menikah dan bahagia bersama orang yang dicintai. Dia meminta sang kekasih, Orsino Giatrakos untuk mulai merencanakan pernikahan karena mereka saling cinta.

Namun, sama-sama suka saja tidak cukup membuat hidup keduanya bahagia. Orang tua Orsino tidak menyukai Puella karena memiliki keterbatasan yang tidak sempurna, dan hal itu menjadi alasan untuk membencinya hingga berusaha memisahkan dua manusia yang saling cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuKha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 15

“Sendirian saja, Pu? Suamimu ke mana?” Pertanyaan bersuara lirih itu lolos dari bibir seorang Deavenny yang sampai saat ini masih perlu perawatan di rumah sakit. Ia melihat sang putri masuk ke ruang rawatnya tanpa ditemani siapapun.

“Oh ... Orsino sedang mengurus pekerjaan, Mom. Katanya masalah di perusahaannya belum selesai juga sampai sekarang,” jawab Puella sesuai apa yang ia tahu dari suaminya. Ia mengambil duduk di kursi samping ranjang pasien supaya lebih dekat dengan sang Mommy.

“Hari libur begini dia masih bekerja?” Marvel ikut menimpali seraya menyodorkan minum untuk putri satu-satunya.

Puella menerima susu kemasan kesukaannya. “Thanks, Dad.” Sembari tersenyum, lalu menyeruput dari sedotan yang telah ditusukkan oleh daddynya. “Iya. Armadanya ada yang mengalami kecelakaan lagi. Jadi, dia harus ganti rugi untuk barang yang dikirimkan.”

“Berapa kerugiannya? Bilang padanya untuk ajukan pencairan dana padaku supaya ku bantu,” ucap Marvel. Memijat pundak Puella, kemudian ia duduk di tepi ranjang yang ditiduri sang istri.

Puella menggeleng tak tahu. “Entah, dia tak pernah mau terbuka dan memberi tahu tentang itu. Aku juga sering menawarkan bantuan, tapi Orsino selalu mengatakan kalau ingin menyelesaikan sendiri dan tak ingin membebaniku.”

“Kalau begitu, nanti aku saja yang bertanya langsung padanya. Dia suamimu dan keluarga kita juga sangat cukup untuk membantu.” Marvel mengeluarkan ponsel dan menghubungi sang menantu.

“Telepon siapa, Dad?” tanya Puella.

“Orsino.”

“Tidak mungkin diangkat, tadi sebelum berangkat ke sini, aku sudah coba menghubunginya, tapi tak diangkat.”

“Benarkah?” Tak berselang lama, Marvel memperlihatkan layar ponsel yang menunjukkan hitungan detik terus bergerak, pertanda panggilan diangkat.

Puella tersenyum hambar ketika mengetahui itu. Dia tak tahu kenapa akhir-akhir ini menghubungi suami sendiri sangat sulit. “Mungkin tadi Ors sedang sibuk.” Tapi, tetap saja selalu pikiran positif yang ditanamkan dalam diri.

Puella memilih tidak menguping pembicaraan Daddy dan suaminya. Ia menggenggam tangan sang Mommy yang seakan menatapnya penuh tanya.

“Hubunganmu dengan Orsino baik-baik saja, kan?” tanya Deavenny.

Mengangguk, walau Puella tak tahu apakah benar baik atau hanya karena ia menganggap semua tak ada masalah yang perlu dirisaukan.

“Syukurlah. Mommy lega mendengarnya. Kapan-kapan kalau suamimu sudah ada waktu luang, ajak dia ke sini, ya?”

“Tentu.” Puella berusaha tersenyum walau tak tahu bisa atau tidak mengajak Orsino.

Semenjak menikah, Puella dan Orsino lebih banyak menghabiskan waktu sendiri-sendiri. Jauh berbeda ketika masih pacaran. Mengingat masa-masa dahulu, rasanya begitu bahagia. Orsino sering mengajaknya main dan tidak pernah malu jalan bersama wanita dengan satu kaki palsu. Perhatian pria itu juga berhasil membuatnya selalu tersipu. Sering ia digendong depan umum.

Apa pun alasan yang membuat Orsino tidak banyak menghabiskan waktu lagi dengannya, Puella tetap yakin kalau suaminya adalah sosok setia dan selalu mencintainya. Hanya saja saat ini ia yang harus pengertian oleh keadaan sang pria.

Sampai sore Puella menghabiskan waktu menemani orang tuanya. Hingga menjelang malam, barulah ia pamit. Memeluk Mommy, lalu bergantian Daddy.

“Perusahaan Orsino katanya tak ada masalah, sudah selesai,” beri tahu Marvel.

Puella hanya mengangguk mendengar itu, syukur kalau begitu. Dan ia berjalan keluar meninggalkan area ruang rawat.

Pulang dengan menaiki taksi, Puella tertegun saat hendak masuk ke dalam apartemennya, sudah ada dua orang wanita berdiri di depan pintu. Satu adalah mertuanya, sementara yang lebih muda dan seksi itu? Entah siapa.

1
orcid
ending nya bikin nyesek thor
Irma Nuftalia
/Good//Good//Good//Good/
DG s
/Scream//Scream//Scream/
2Good2BTrue
Luar biasa
Roroh Rohimah
bagus
Erna Bintarti
Luar biasa
Siti patma
ceritamu novelmu banyak tp yg ini buat endingnya tak bahagia
Eva Karmita
Luar biasa
Selvin Nurmida Silalahi
ors kau pasti dpt karma klo tega nyakitin Pue
Hieny Firman
Luar biasa
Elsi Rovionita
❤️
Safa Almira
sedih
Tuấn Mark: thor bikin novel edberd juga dong
total 1 replies
Yani
Crita deavenny dan marvel judulnya apa
orcid: deavenny choice
total 1 replies
Suginah Ana
sangat keren q suka
matha jannah
Puella...😭😭😭
Aiss Sulastri
Luar biasa
Dev
emng klo author yg satu ini endingnya selalu beda dari yg lain dan gk bs ketebak..good job Thor..
gania
BUTUH SEASON DUAAA....!!/Sob//Sob//Sob//Sob/
cccc
Pu, tinggalkan saja Orsino kondisi rmh tangga sprt ini mlah mbuat Mommy kamu makin sakit
himmy pratama
gmn ya endingnya kayak ada yg kurang .. bersambung gt Thor Thor Sampek ada pendamping vug bener 2 tulus mencintai ..yach
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!