NovelToon NovelToon
Sistem Kekayaan Pria Soleh

Sistem Kekayaan Pria Soleh

Status: tamat
Genre:Sistem / Anak Yatim Piatu / Teen School/College / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:156.7k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Arsen, seorang mafia berdarah dingin, tewas dengan tragis dan bersiap menghadapi hukuman neraka. Namun sebelum ajal menjemput, ia memohon satu kesempatan terakhir—untuk menemukan putra semata wayangnya yang telah hilang sebelas tahun silam.

Doanya terkabul, tapi dengan syarat: Arsen harus hidup kembali… dalam tubuh orang lain.

Ia terbangun sebagai Aziel—seorang remaja miskin, pencuri kecil yang kerap dirundung di sekolah. Takdir mempermainkan Arsen: tubuh barunya adalah anak kandung yang selama ini ia cari.

Dibekali sebuah Sistem, Arsen harus menjalani misi: menjadikan Aziel sebagai pria soleh dan kaya raya, agar dirinya terhindar dari neraka.

Namun menjadi anak sendiri tak semudah yang ia bayangkan. Masa lalu kelam Aziel, trauma, dan lingkungan yang keras menjadi ujian. Apalagi, jiwa mafia dalam diri Arsen terus memberontak setiap kali ia harus berlaku sabar, jujur, dan... bersujud.

Mampukah Arsen mengubah takdir anaknya—atau justru takdir itu akan menelan mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15. Mesjid di Wilayah Terpencil

[ Jadi, kamu mau mansion mewah? Tentu saja bisa! Tapi itu nanti! Saat ini kamu belum membutuhkannya. ]

Aziel menyugar rambutnya melirik gubuk yang ia tempati bersama Joki. "Baik lah! Kira-kira, misi besar apa yang harus saya lakukan malam ini?"

[ Selesaikan pembangunan mesjid yang terbengkalai gara-gara kekurangan biaya! ]

Aziel memutar otak sehingga terlihat memutar matanya. "Bagaimana cara aku bisa menemukan yang demikian?"

[ Ya, silakan kamu yang memikirkan semua. Semua bahan akan tersedia, berapa pun yang kamu butuhkan! ]

"Aku? Sendirian menyelesaikan semuanya?" Aziel memasang tampang tidak yakin. Ia merasa itu semua adalah hal yang mustahil.

"Aku ingat kisah Roro Jongrang pembangunan seribu candi. Sedangkan Bandung Bondowoso saja dibantu oleh jin. Maka, yang akan membantuku siapa?"

[ Kamu sendiri dengan tenaga yang kamu miliki. Sebelum jam dua dini hari, pekerjaanmu sudah harus selesai! Karena, kamu juga harus beristirahat! Saat azan Subuh harus bangun, setelah itu bersiap ke sekolah! ]

"Apaaa? Aku harus ke sekolah lagi?"

*

*

*

Usai melaksanakan salat Isya, Aziel menunggu Joki tidur hingga pulas. Setelah memastikan Joki telah pulas dalam lelapnya, Aziel beranjak. Ia seakan yakin menuju sebuah lokasi yang dipastikan memiliki mesjid yang terbengkalai.

Langkah kakinya terasa sangat cepat. Entah berapa puluh kilo meter yang telah ditempuhnya, tetapi ia bisa lewati dengan singkat karena bantuan Sistem.

Kali ini, Aziel telah tepat berada di depan mesjid yang belum selesai dibangun karena mengalami berbagai macam masalah. Mesjid ini berada di wilayah terpencil, sehingga untuk melakukan pengiriman material, membutuhkan dana yang sangat besar.

Tidak hanya itu, biaya untuk mengupah buruh pun membuat dana pembangunan itu menjadi semakin tersendat. Suasana di desa ini begitu sunyi. Aziel disambut oleh suara gonggongan anjing karena mendapati manusia asing tiba-tiba saja muncul di sana.

Aziel melihat bangunan mesjid yang terbengkalai itu. Ia mengusap dagu, tak tahu harus bagaimana dalam pembangunan ini. Semasa hidupnya hanya lah bertemu dengan stetoskop, gunting, pinset, dan alat-alat bedah lain yang digunakan dalam menanggalkan organ-organ manusia dari dalam tubuhnya.

"Hmmfff ...." Aziel menghela napas panjang.

"Bismillahirahmanirrahim!"

Pussss

Tiba-tiba, muncul begitu saja setumpuk bungkusan semen, bata, pasir, keramik, cat, dan segala peralatan yang dibutuhkan untuk pembangunan. Halaman yang tadinya dipenuhi oleh rumput yang panjang itu, kini telah ramai diisi alat-alat bangunan.

Tanpa menghabiskan banyak waktu lagi, Aziel segera mencampurkan antara pasir, semen, dan air, dengan takaran yang muncul begitu saja di dalam otaknya. Setelah adonan semen itu jadi, dengan gerakan cepat ia melanjutkan pembangunan yang sudah setengah jadi itu.

Ia sendiri bingung kenapa tubuhnya yang tak pernah bekerja sebagai kuli, malah begitu lancar menempelkan bata, merangkai dan memasang besi sebagai penguat pondasi bangunan. Hingga perekatan kuda-kuda untuk tiang dan atap. Ia melakukan semua seolah bukan dirinya yang bekerja.

Setelah semua berhasil terpasang, giliran pelicinan dinding dan pemasangan lantai terbuat dari granit pun ia lakukan dengan cepat. Ketika bahan-bahannya habis, dengan ajaibnya benda-benda itu muncul sebelum diminta.

Aziel mengerjakan semuanya tanpa banyak bicara dan mengeluh hingga pemasangan kubah yang besar selesai. Dengan gerak ringan, ia mengangkat benda besar itu diletakkan di puncak bangunan yang telah ditentukan.

Waktu terus berjalan, dan gerakan cepat Aziel pun kini telah berada pada tahap finishing. Jendela dan pintu mesjid telah terpasang. Mesjid itu telah jadi dengan warna putih yang suci. Bagian yang terakhir adalah aktivasi penerangan yang ia ambil sendiri dari tiangnya.

Klik

Lampu mesjid telah bisa menyala dan mesjid pada desa terpencil itu tampak sangat indah dan mewah. Aziel menepuk kedua tangannya dengan senyum bangga.

"Sist, semua sudah beres. Apa aku sudah boleh pulang dan beristirahat?"

[ Tentu! Terima kasih atas kerja kerasmu dalam menjalankan misi kali ini! ]

[ Seperti yang sudah dijanjikan, kamu berhak mendapatkan reward sebuah rumah sederhana, lengkap dengan isinya. ]

[ Sekarang, jentikan jemarimu! Kamu akan sampai dengan segera! ]

Aziel yang masih berada di wilayah terpencil, kini menjentikan jemarinya seperti apa yang diperintahkan Sistem. Dalam waktu satu detik, kini ia telah berada dalam rumah yang cukup bagus untuk ia tempati.

Aziel berkeliling sejenak, dan menemukan Joki yang masih lelap dalam tidurnya. Setelah ia memperhatikan kembali lokasi rumahnya itu, tepat menggantikan gubuk reot yang tadinya adalah kandang mereka.

Aziel yang dikendalikan oleh Arsen, yang memang tidak banyak bicara, kali ini tidak mengambil pusing. Ia hanya bisa mengucapkan banyak syukur, mendapat rumah yang lebih layak dibanding sebelumnya. Setelah membersihkan diri, ia pun beristirahat.

*

*

*

"Aziieel! Aaaziiiel! Aziiiell! Banguuun! Banguuun!"

Tubuh Aziel diguncang hebat oleh Joki yang baru saja bangun. Ia terlihat sangat terkejut ketika baru bangun, mendapati rumah yang mereka tempati berubah drastis.

1
Muhammad Rahman
dandy teriak dg sombong karena terkenal dg kebangaan kekayaan orangtuanya
Safira Aurora
lnjut
IKKY RAHMADANI
kak ini novel kapan end nya
SoVay: iya, tnggu ya, soalnya lagi hilang ide. mungkin bisa bagi ide? hehehe 🙈
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
aku gak suka sama dandy karna rese k banget
Aku Rajin Membaca
othornya lupa nih bikin bln ramadhan 🤣
SoVay
authornya lupa sedang bulan ramadhan. mau edit, tp lg susah signal 🤣🤣 nanti malam atau esok aja edit inj
IKKY RAHMADANI
sepertinya aziel punya calon istri nih😏
SoVay: tadi baru inget, suasananya dibikin bukan ramadhan 🤣 udah aku edit lg
total 2 replies
IKKY RAHMADANI
kecewa 1 bab
SoVay: sabar ya kak, ini baru update. moga bisa lebih dari 1 bab hari ini 😇
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
kasihan juga ya anak sekecil itu di suruh mencuri
IKKY RAHMADANI
yahh sedikit banget update nya😔
SoVay: soalnya kalau udah hari kerja ini agak susah up bnyak2 kak, tnggu lbur lagi ya 🤣
total 1 replies
goresan curahan keluh kesah
lanjut ga ini novel👉👈😅
SoVay: mau segera ditamatkan. setelah 100 hari arsen jd soleh 😇
total 3 replies
IKKY RAHMADANI
kok bisa ya kak punya ide untuk buat novel gini🤔
SoVay: dulu sempat kehilangan ide gara2 level anjlok dr 7 ke 3. makanya ga lanjut. tp kayak ada hutang, makanya selagi ada waktu luang dilanjut
total 3 replies
goresan curahan keluh kesah
udah baca sampai tamat bacot sistem
SoVay: lanjutin baca ini ya kak
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
sedih banget ceritanya sampai nangis aku
SoVay: brati apa yang aku harapkan sampai pd kakak 😇
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
kak ini bapak nya aziel beneran mati ya
SoVay: kan sejak awal misinya hanya 100 hari d tubuh aziel
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
menangis aku kak, sedih kali ceritanya😭
SoVay: yuk lanjutkan, udah ada eps baru
total 3 replies
IKKY RAHMADANI
menangis aku kak membacanya
Safira Aurora
makanannya bisa diteleport dari warung ayam aja ga si?
Safira Aurora
edisi penuh bawang
Moertini
kok berhenti Thor kan belum tamat penasaran niiiii bagaimana nasib Zein asli setelah daddy nya meninggalkan raganya semangat Thor ditunggu
SoVay: halo bunda, ceritanya udah disambung lagi. ayo dilanjutkan baca. biar ga penasaran
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!