seorang mahasiswi yang tidak pernah tau apa itu cinta, bahkan untuk mencintai diri sendiri tidak tau bagaimana.ia seorang sosok perempuan yang cantik nan anggun. Asyifa namanya gadis aceh yang mencoba mengenyam ilmu dikampus jurusan kedokteran. Kini ia salah masuk kerumah yang ia anggap sebagai alamat kos yang dikirim oleh uminya.
karena keramahan tuan rumah iapun diizinkan tinggal dirumah besar tersebut, dan dirinya jatuh cinta pada pemilih rumah.
hanya secuil kesalahan yang ia perbuat kini, Asyifa harus menikah dengan anak pemilik rumah yang ia tinggali.
selama tinggal disana banyak hal yang sudah ia lalui, dari mencintai dan melupakan. yang namanya jodob memang tidak ada yang bisa menebaknya. kini ia harus menjadi seorang istri dan seorang mahasiswi semester awal.banyak hal-hal yang tidak terduga dikehidupannya, mulai dari percintaan dan percekcokan dalam berumah tangga, karena kehadiran sosok orang ketiga dikehidupan rumah tangga mendatang. Akan kah keduanya bisa bertahan dan bahagia?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zahrina zastia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
buku adalah jendela dunia
Azan Ashar mulai terdengar, Asyifa ketiduran sambil belajar. Iapun terbangun dan segera kekamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya.
Bagi yang melihat kehidupan Asyifa seperti hampa, tapi ia sendiri sangat menikmati dan mensyukuri atas apa yang ia kerjakan selama ini. Baginya buku adalah sahabat terbaik karena buku adalah jendelanya dunia.
Setelah selesai shalat Ashar iapun menyempatkan diri untuk membaca Al quran. Tiba-tiba hatinya membayangkan anaknya tante yunda ketika bersalaman dimushola rumah ia tempati.
hatinya terus bedegup kencang, karena ini pertama kalinya ia bersalaman dengan laki-laki yang bukan muhrim. Asyifa memang gadis pondok, hari-harinya tidak jauh dari pengajian. Walaupun banyak laki-laki yang mengirim salam padanya ia tidak pernah perduli ataupun membuka hati pada siapapun.
Tapi untuk pertama kalinya ia tidak bisa melepaskan kenangan yang dialaminya beberapa jam yang lalu,hanya istigfar yang keluar dari mulutnya. Sesekali ia tersenyum menginggat hal tersebut.
pagi yang cerah.....
Selesai sarapan pagi Asyifapun langsung menuju kekampus, Hari kedua masuk kampus membuat dirinya bersemangat karena menimba ilmu ditempat orang. Cita-citanya hanya satu ia ingin memberikan nilai yang terbaik kepada orang tuanya,ia belajar sangat giat. Bagitu keluar dia langsung menuju perpustakaan.
Walau hanya dua hari berteman Humaira sudah menjadi sahabat barunya. Hunaira juga sangat menyukai perpustakaan maka dari itu mereka bisa berteman.
Asyifa,,,sebelumnya mohon maaf, sejak beberapa menit yang lalu ada beberap kaka leting yang kirim salam pada kamu, terus mereka maksaain untuk minta nomor wa kamu, dan saya sudah memberi nomor kamu pada mereka.
Asyifapun membuka hp dan ia melihat ada 20 panggilan yang tidak terjawab dengan nomor yang berbeda-beda.
kalau sudah dikasih tidak apa-apa, tapi kalau besok ada yang minta lagi saya mohon jangan dikasih lagi yaa? karena saya tidak mau gonta ganti kartu dengan terlfonan orang-orang yang suka iseng.
Sejak pulang dari mondok memang sangat banyak yang terlfon Asyifa, bahkan ia sudah beberapa kali menganti kartu hp karena menganggu aktiftas ia belajar. Ia sering memanfaatkan youtube dalam proses belajarnya.
Mungkin karena syifa tidak pernah pacaran, jadi para kaum adam saling memantaskan diri untuk merebut hatinya.
Dari dipesantren dia sudah banyak digemari para santriwan, bahkan ada beberapa ustd yang datang untuk melamarnya beberapa hari ini. Tapi ia belum kepikiran untuk kesana, karena cita-citanya ingin menjadi Dokter Spesialis bedah.
Beruntungnya punya teman cantik seperti kamu yaa? setidaknya saya bisa ngobrol dengan kakak leting kita yang ganteng-ganteng. Ucap Humaira sambil tersenyum.
kamu bisa saja,kata umi kita semua cantik dan lebih cantik lagi kalau kita bisa mempertahankan maruah keluarga, stop pacaran,stop ngomongin tentang cowok dan fokus pada belajar-belajar dan belajar. ia menyodorkan buku pada sahabatnya.
Asyifa sangat pendiam diruang, tapi ketika ia mempersentasikan tugasnya, banyak para temannya merasa salut padanya ,karena tiap yang ia bicarakan selalu ia terterakan pengarang buku dan halaman buku yang ia baca , bahkan ia menyampaikan menurut pakar-pakar ahli, yang membuat lawan debatnya terdiam karena data yang ia sampaikan. Walau hari kedua ia belajar tapi ilmu yang ia serap sudah terlihat dari jawaban-jawabannya.
Bahkan ada teman-teman yang niat untuk PDKT jadi merasa minder sendiri dengan kepandaiannya.
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
Baca kejar tayang dr pagi sampe malen selesai
Lanjuttt donggf