NovelToon NovelToon
Pernikahan Di Atas Kertas

Pernikahan Di Atas Kertas

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Cinta Murni / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:4.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Dewi rani

Suatu perjodohan yang buat kedua dua insan harus menerima nya, tetapi dengan perjanjian yang dibuat di atas kertas, yang mereka sepakati bersama, walau ada hati yang tersakiti dengan perjanjian itu....

Akan kah mereka dapat melalui lika likunya rumah tangga yang akan mereka hadapi nanty

Ikutin trus, dan slalu siap" dengan cerita baru nanti.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Benar benar cinta

Dela menangis terisak didalam kamar mandi. Sekarang ia sadar akan rasa cintanya. Sangat salahjika ia sampai mencintai Alvano. Sangat salah jika sampai ia berharap pada Alvano. Memang hari-hari mereka tak berarti, tapi Dela selalu memikirkan Alvano. Perjanjian itu? Dela menghapus air matanya dengan kasar kala mengingat malam itu. Bagaimana perasaan orang tuanya jika tau soal ini? Apakah mereka akan menyesal jika mengetahui pilihannya belum bisa membahagiakan anaknya? Melindungi anaknya? Dela meringis membayangkan itu semua.

Dela juga tak menyangkal jika pesona Alvano memang sangat nyata. Baru satu bulan ia tinggal bersama Alvano hatinya saja sudah luluh dibuatnya. Secepat dan semudah inikah iajatuh cinta? Tapi siapapun itu orangnya pasti akan merasakan hal yang sama jika berada diposisi Dela sekarang. Jadi tak salah bukan jika ia mencintai suaminya sendiri? Ya, suami dinginnya itu.

Tidak mau terlarut dalam tangisannya Dela membasuh wajahnya menggunakan air setelah itu keluaryangternyata sudah waktunya jam istirahat. Ia mendesah pelan sampai lupa pada pekerjaannya yang ia tinggalkan tadi. Niatnya ingin membuat teh berujung kekamar mandi dan menangis. Tapi sekarang perutnya terasa lapar, lebih baik Dela pergi menuju kantin dikantor ini.

Setelah memesan makanan Dela segera menghampiri meja yang kosong disudut kantin kantor.

la duduk sendiri seraya melihat sekelilingnya yang saat ini lumayan ramai oleh para karyawan yang sedang makan siang.

Deg!

Jantungnya seperti teremas kala matanya menemukan sosok Alvano yang sedang duduk bersama Angel. Hatinya lagi-lagi sakit melihat kemesraan mereka. Mata teduh Alvano selalu diperlihatkan ketika sedang bersama Angel. Berbanding balikjika berbicara padanya, sorot mata tajam dan dingin serta kebencian selalu terpancarjelas didalam diri Alvano.

"Hey! Kamu gapapakan Del?"

Dela menoleh kekanan lalu menemukan mas Wahyu yang sudah duduk rapi dengan makanannya diatas meja.

"Aurel gapapa mas." jawab Dela seraya tersenyum menyembunyikan raut wajah kecewanya.

"Kamu dari mana aja sampe jam makan siang belum balik ke kubikel? Alya dari tadi khawatir tuh.." jelas mas Wahyi membuat Dela merasa tak enak hati.

"Terus mbak Kinan sekarang dimana?" tanya Dela tanpa menjawab pertanyaan Wahyu.

"Dia lagi dikamar mandi, bentar lagi juga kesini." Dela hanya mengangguk.

"Kamu gapesen makan? Atau mau mas pesenin makanannya?" tanya mas Wahyu.

"Ehh ngga us.."

"Udah kamu tunggu sini ajh dlu, mas pesenin." belum sempat Dela berbicara sudah dipotong oleh mas Wahyu.

"Rel ini pesenannya udah dateng." ujar mas Wahyu menyadarkan lamunan Dela.

Dela hanya tersenyum seraya menerima makanannya lalu memakan pesanannya sesekali melirik Alvano. Sedangkan mbak Alya yang baru memesam makanan hanya terdiam memperhatikan gerak-gerik Dela tanpa Dela sadari.

"Kamu suka sama sibos?"

Uhuk.. Uhuk..

Seketika Dela merasa tersedak dengan pertanyaan mbak Alya yang sangat mengena dihatinya itu.

"lni minum dulu.. maaf yah." ucap mbak Alya merasa tak enak hati membuat Dela seperti itu.

Dela meminum minuman yang disodorkan Alya dengan cepat.

"Lo nanya yang nggak-nggak sih Ya.." ucap mas Wahyu yang sedari tadi hanya menyaksikan.

"Yakan siapa tau gitu.. gue cuma mau ngingetin kalau sibos udah punya pacar. Takut kalau Dela udah jatuh terlalu dalam nanti bangunnya susah, sakitnya lebih nyata, susah moveone gimana? Jadi lebih baik gue ingetin sekarang, selagi Dela masih suka belum cinta. Betul nggak?" jelas mbak Alya menatap Dela dan Wahyu secara bergantian dengan bangga.

Dela merenungkan ucapan mbak Alya. Apakah mungkin ia sudah jatuh terlalu dalam? Rasa ini bukan hanya sekedar suka tapi melainkan rasa cinta. Lalu bagaimana cara menghilangkannya? Apa ia sanggup melupakan Alvano ketika mereka sudah berpisah nanti? Pikir Dela frusrasi.

"Kayanya kamu bener-bener udah sukayah sama sibos? lnget Del bukan kamu doang yang suka disini, kaum hawa dikantor ini yang udah punya anak tiga juga suka sama sibos. Lebih tepatnya sih kagum, jadi saingan kamu bukan hanya Angel kekasihnya itu." sambung Alya seraya terkekeh pelan menyadari ucapannya bahwa Alya juga termasuk pengagum bosnya walaupun dirinya sudah memiliki anak dan suami.

"lya termasuk kamu.." tambah Wahyu membuat Dela dan Alya terkekeh pelan.

"Iya jelas dong, akukan termasuk kaum hawa. Tapi aku lebih ikhlas kalo sibos sama Dela dari pada sama pacarnya itu yang manja, apalagi sama karyawan-karyawan yang centil disini. Ntah kenapa aku ngelihat Dela sama sibos itu rasanya cocok gitu, kamu serasi banget pasti kalau dibandingin sama sibos." kata mbak Kinan seraya tertawa kecil.

"Ekhem,"

Dela, Alya maupun Wahyu langsung diam dan menoleh kala mendengar suara berat dan dingin seseorang. Mereka semua yang ada disana terkejut bukan main ketika melihat wajah datar Alvano yang sudah berdiri disamping Dela yang sedang duduk.

"Kamu sehabis istirahat langsung keruangan saya." ujar Alvano menunjuk Dela sebelum akhirnya pergi tanpa Angel yang tadi menemaninya.

Dela terlihat heran, Alya terlihat salah tingkah atas ucapannya sedangkan Wahyi menatap tak percaya pada Alvano yang mulai melenggang pergi menjauh.

"Aduh.. tadi aku ngomong kedenger sibos nggak yah?" resah mbak Alya membuat Dela terkekeh pelan.

"Gabisanya sibos ngomong langsung kayak gini.." gumam Wahyu membuat Dela seketika menghentikan tawanya.

"Maksudnya?" tanya dela dan Alya bersamaan.

"

"Sibos kalau butuh sesuatu itu biasanya nyuruh Liona sekertarisnya, apapun itu pekerjaannya pasti Liona. Tapi kali ini langsung nyamperin gitu.." kaget Wahyu seraya menggelenggelengkan kepalanya tak percaya yang hanya diangguki setuju dari

Alya.

1
Manga2dew
keren banget
Manga2dew
semangat tor
yingbidew
lanjut
rill store
MANTAP
rill store
kerennn
Manga1
bagus bngt critanya
Manga1
keren
Manga1
hadir
Jhie Abhy
g seru di gantung dech
Rose Aryn
mana epesod seterusnya
Planet cell
keren bngt
-sandalswallow-
Ini kapan up lg yaa
Asjunaini Ahmad
bagus
Nia Nara
Ringan banget tu tangan perasaan. Auto ilfeel lah sama lelaki banci begitu
Nia Nara
Alvano itu tipe psycho apa gimana ya ?
Nia Nara
Padahal della punya background bagus. Ngapain takut sama anceman alvano. Ancem balik lah. Alvano juga takut kan ketauan masih berhubungan dengan angel.
Siska
ini udh hiatus ya.
Endah Sri Prasetyaningsih
rugi telah baca novel ini, ceritanya nggantung jd ogah baca karyamu yg lain
Mishbah Ando Ibang
endingnya tdk seru. ditunggu lanjutannya
Nadrah Nandar
ko banx terulang ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!