NovelToon NovelToon
Satukan Dunia Kembali

Satukan Dunia Kembali

Status: tamat
Genre:Budidaya dan Peningkatan / Spiritual / Epik Petualangan / Ruang Bawah Tanah dan Naga / Akademi Sihir / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:45.1k
Nilai: 5
Nama Author: made kusuma

Be Remake version from 'menjadi naga Satukan Dunia!'


ini adalah cerita dimana dunia yang menjadi begitu berbeda, namun pada awalnya menjadi satu. Meskipun berbeda, namun aturan tetap sama. Yang terkuat akan berkuasa dan Yang lemah akan tertindas.

Terpisahnya kedua belahan dunia ini telah membuat dunia ini sangat tidak stabil. Untuk itu, harus disatukan kembali. Tetapi, bagaimanakah caranya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon made kusuma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Membawanya pulang

Micah terlihat sedang menggerak-gerakkan tangannya, berupaya untuk membuat ikatannya terlepas. Dirinya tahu benar soal trik-trik cara membuka ikatan pada tangan seperti ini. Mendadak, Faerie itu terbang mendekati Micah, sembari berucap, "fu fu!"

Micah mulai merasa begitu kesal, ingin sekali memukuli Faerie yang satu ini. Mendadak dirinya mulai menemukan titik terang. Secara pelan nan pasti, Micah mulai membuat ikatan tali tersebut lepas.

Berhasil lepas, Micah segera menangkap Faerie tersebut dengan satu tangannya, yang membuat Faerie itu kaget bukan main. Micah masih merasa kesal, karena Tadi, Faerie sepertinya mengejeknya.

"Micah, Faerie tidak bermaksud mengejeknya, hanya menasehati dirimu untuk tenang saja. Namun, Faerie hanya bisa berkata fu dan fi. Jadi tidak seharusnya kau marah-marah kepadanya."

Micah kemudian melepaskan Faerie itu, yang membuat Faerie kembali terbebas. Secara mengejutkan, Faerie itu langsung turun ke tanah dan bersujud. Micah kemudian kembali meraihnya, dan melesat untuk menyusul Raven.

Micah akhirnya sampai di hutan yang entah mengapa Micah sangat mengenali tempat ini. Dirinya mendapati ada empat anak kecil berusia sembilan tahun tengah bermain bersama. Mendadak, dirinya segera sadar bahwa keempat orang itu tidak lain adalah dirinya sendiri bersama ketiga sahabat masa kecilnya yang bernama Raven, Collete, dan Rusk.

Micah langsung ingat setelah ini, akan ada sekelompok Demon yang kemudian datang untuk memisahkan mereka, dan benar saja. Demon datang menyerang mereka yang membuat mereka berempat terpisah menjadi dua kelompok. Micah kemudian mencoba mengikuti kelompok Micah dan Raven. Tidak disangka bahwa terjadi hal yang sangat membuat dirinya terkejut sehingga dirinya mulai paham, apa yang sebenarnya terjadi di masa itu.

Muncul dua orang yang memukul tengkuk mereka berdua yang kemudian diculik. Micah segera melesat untuk mengikutinya, sampai akhirnya sampai di sebuah bangunan tua. Dirinya terbelalak, ketika orang itu menyentuh tangannya pada Micah, yang kemudian menyedot energi miliknya.

Dari sini, Micah baru paham, mengapa dirinya tidak memiliki kualifikasi untuk bertarung sebelumnya. Rupanya karena orang ini? Mendadak, Raven segera muncul dan menyerang orang itu. Sebuah tebasan berhasil mengenai baju orang misterius itu.

"Sialan, berani sekali kau melukai, gadis kecil!"

"Apa yang kau rencanakan pada mereka?"

"Tentunya untuk mengambil kekuatan milik mereka. Karena aku tidak dapat mengambil kekuatan kalian si masa selatan, maka aku akan ambil dari masa lalu. Lihatlah kekasihmu ini, dirinya sudah menjadi orang yang tidak berguna!"

"Jadi, kau yang membuat Micah kehilangan kemampuannya? Kau harus aku beri pelajaran!"

"Hey, hey! Kau seharusnya tidak muncul saat aku hendak mengambil kekuatannya di masa kecil!"

Raven mulai bertarung menghadapi orang itu. Namun, tidak disangka bahwa dirinya terlihat lebih kuat. "Jangan remehkan Kirra!"

Raven mulai melesat untuk memberikan tebasan ke arah Kira, namun dengan santai ditangkis olehnya, tidak disangka malah membuat Raven terhuyung. Di saat itu, orang misterius langsung menendang Raven hingga membentur tembok. Dirinya terkena luka parah yang tidak kecil.

"Sungguh miris sekali! Pada awalnya aku hanya ingin mengambil kekuatannya di masa kecil, tetapi sepertinya aku berubah fikiran. Karena kau ada di sini, akan aku ambil semua kekuatanmu yang pastinya lebih besar, dan juga kesucianmu. Hahaha!"

Mendadak, pedang milik Raven tiba tiba terbang sendiri, kemudian bergerak menyerang orang tersebut. Fonemena aneh yang sangat langka, terlihat dari sana.

"Pedang macam apa ini, sialan?"

Pedang tersebut bergerak begitu lincah menghindari kontak senjata dan langsung tertuju ke target serangan yang membuat Orang itu geram. Mendadak, dirinya berhasil memukul pedang tersebut dan kemudian jatuh ke tanah.

"Kau pikir dengan cara demikian, kau dapat membalikkan keadaan, Raven? Apapun yang kau lakukan, tidak akan mampu menghalangiku untuk mengambil seluruh kekuatan dan kesucianmu."

Raven menatap pedang itu nanar, mendadak terlihat sosok Micah di sana, yang membuat dirinya mulai merasa begitu bersalah. Hanya saja, dirinya tidak sadar, bahwa Micah telah berada di sana dengan tangannya sedang menunjuk orang tersebut.

"Maafkan aku, Micah."

"Hahaha, minta maaflah sebanyak-banyaknya karena tidak peduli apa yang terjadi, tidak akan ada yang mampu menghentikan aku!"

Raven kembali menatap orang itu begitu tajam. Mendadak terdengar suara, "Tetapi aku tidak yakin dengan ucapanmu."

Semuanya terkesiap, kemudian melihat sumber suara. Dirinya mendapati Micah dengan pose menunjuk orang misterius itu dan kekuatan yang terkumpul pada tangannya yang begitu besar sudah terlepas dari sana, menuju orang itu. Semuanya telah terlambat dan tidak bisa dihindari lagi.

Kekuatan tersebut langsung mengenai orang itu begitu telak, yang kemudian membuatnya terluka dengan sangat parah. "Raven mungkin tidak bisa, tetapi aku dapat menghentikanmu, jadi jangan sombong."

"Sialan, beraninya kau membuatku seperti ini, dan bagaimana kau bisa memiliki kekuatan sebesar itu, padahal aku telah mengambil kekuatannya di masa kecil!"

"Kau tidak perlu tahu! Fifi, siksa dia."

Mata orang itu membola, saat melihat seekor Faerie melayang ke arahnya, mulai menyiksa Orang itu dengan akhirnya. Sepertinya, Faerie itu memiliki dendam yang begitu besar juga karena sebelumnya, Faerie sekarat juga karena Dirinya.

Mendadak, orang misterius itu langsung berteriak untuk memohon, "ampun! Aku tahu aku salah! Akan aku kembalikan kekuatannya!"

Raven mulai menatap Micah yang mulai berfikir, mendadak berucap, "Fifi. Ingat bahwa dirinya juga menyiksa dirimu tanpa ampun."

Faerie mulai menatap Micah, menunggu perintah langsung darinya. Mendadak, Micah mulai berucap, "Kau mau apakan orang ini, terserahmu. Aku memaafkan orang ini, namun kesalahannya tidak hanya ada ke diriku, juga ke dirimu. Jadi lakukanlah sesuatu yang sesuai dengan hatimu."

Faerie mulai terbang mendekati orang itu, mendadak menempelkan tangannya yang kemudian menyedot seluruh energi milik orang tersebut. Micah terlihat diam saja, membiarkan Faerie tersebut mengambil kembali kekuatan miliknya yang diserap sebelumnya.

Mendadak dirinya mulai merasa bahwa Faerie bertekad menyerap seluruh energi milik orang itu. Begitu selesai, orang itu menjadi tidak berguna. Seluruh tubuhnya kaku, tidak dapat bergerak leluasa yang lebih parah daripada Micah sebelumnya.

Sementara itu, Faerie malah terlihat begitu normal, padahal seharusnya kelebihan kekuatan. Namun dirinya segera sadar, bahwa kemampuan Faerie ini telah meningkat, melebihi dirinya.

"Kita tinggalkan saja tempat ini, biarkan orang itu."

Ucapan Micah benar-benar mengejutkan. Orang itu mulai berteriak-teriak ingin ikut, namun mereka sudah meninggalkan bangunan tua itu.

'Setelah semua, aku mengerti mengapa aku menjadi begitu lemah setelah kejadian pada sembilan tahun yang lalu. Untuk menghentikannya, Raven telah bertindak sejauh ini. Jika tidak, dunia akan kembali berubah.'

"Micah, bagaimana caramu untuk melepaskan diri dan mengetahui keberadaanku?"

"Hanya kebetulan. Sudahlah, ayo kita kembali. Kita tidak mungkin mengubah sejarah lebih jauh lagi."

Raven mendadak menundukkan kepalanya. "Ya, aku tidak bisa membuat Rusk dan Collete selamat dari insiden tersebut, dikala Kirra melakukan tujuannya secara bersamaan. Aku percaya, bahwa masa lalu memang tidak seharusnya diubah."

Micah mulai memeluk Raven, yang membuat mata Raven membola. "Tenangkan dirimu, Raven. Kita hanya bisa melangkah terus ke depan, dan memperbaiki kehidupan di masa depan."

 

1
malest
bagus 👍
malest
bagus
Abi
susah di ingat nama tempat nya thor
Wind Sana: harap dimaklumi karena fantasi semacam ini tergolong baru.
total 1 replies
@Adeline
Aku Mampir
@Adeline: sama-sama
total 2 replies
Ryunivers
mawar buat karya menarik ini
Wind Sana: terimakasih atas kunjungan dan dukungan terhadap karyaku. mohon maaf jika saat membaca, di episode 50-60 Ke atas itu hanya terdapat adegan Filler
total 1 replies
sukses ya ka
Blue
semua nya pada baperan
Blue
Orng dewa terlalu ikut capur urusan anak muda hadehh
Wind Sana: hahaha, sebagai seorang dewi yang kesepian.
total 1 replies
Blue
bukankahc nya juga baperan? knpa solah olah yg cuma Dia? heran
Wind Sana: iya sih, tetapi Collete dan Raven tidak
total 1 replies
Blue
Lama lama jadi bosen sendiri sama mc nya
Wind Sana: lompat episode saja bang, soal nya ini scene Filler bukan Cannon
total 1 replies
Blue
Cuma grgr bercanda aja sampe di bikin rumit masalah nya-_
Blue
Najia jadi cowok baperan bgt,ending jadi cewe aja mc nya
Wind Sana: masih filler bang, coba langsung lompat episode saja bang
total 1 replies
Blue
Baperan amat jadi cowok😪
Wind Sana: ya, mau bagaimana lagi. saat memikirkan main Fighting begitu susah, tetapi sangat tidak menyukai ketinggalan update, oleh karena itu mengapa episode filler ini diciptakan. mohon maafkan kemampuan author yang tidak mampu menyuguhkan cerita Sacred Valley ini dengan baik
total 1 replies
Blue
bukankah master nya terlalu memaksakan kehendak orng lain?
Wind Sana: bagaimana pun hanya Dia yang bisa mengatasi tingkah bandel Pete, jadi ya mau bagaimana lagi
total 1 replies
Mommy Ai💙
mampir thor
ʀᴏʀᴜⁿʸᵃᴇɴᴏᴋʏ
Thor perutku
Wind Sana: kenapa??
total 1 replies
ʀᴏʀᴜⁿʸᵃᴇɴᴏᴋʏ
wih bisa di bilang sepuh umur segitu..
Wind Sana: ya bagi manusia. bagi siluman sih masih remaja namanya
total 1 replies
ʀᴏʀᴜⁿʸᵃᴇɴᴏᴋʏ
Imajinasi author buat alur cerita keren amat😁☝️👌
Wind Sana: terimakasih atas kunjungan dan dukungan terhadap karyaku
total 1 replies
ʀᴏʀᴜⁿʸᵃᴇɴᴏᴋʏ
momongannya kasian jdi rebutan..
ceritanya menarik..
Wind Sana: btw sankyu atas dukungannya terhadap karyaku, walaupun jalan ceritanya acakadul
total 2 replies
ʀᴏʀᴜⁿʸᵃᴇɴᴏᴋʏ
bagus novelnya.. recommend banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!