Seroang mafia masuk ke dalam novel poligami yang sangat dia benci, dia terjebak dalam raga seorang wanita lemah yang merupakan korban poligami dari suami materialistis.
Alina masuk saat ke dalam raga Alya saat dia meregang nyawa setelah didorong ke kolam renang oleh Monica yang merupakan istri kedua.
Alina membatu Alya untuk membalaskan dendam, dengan tau alurnya tentu sangat mudah untuk balas dendam namun Alina malah terjebak dalam jerat cinta CEO penikmat wanita yang merupakan partner bisnisnya.
Akankah Alya(Alina) dan Albert akan bersama? yuk ikuti ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon el Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
akal licik Alya
Keeoskannya Albert datang lagi ke kantor Alya, dia yang sangat penasaran dengan Alya terus saja menekan Alya untuk mau menemaninya minum.
Entah mengapa Albert tak ingin kalah dengan Alya, jiwa casanova yang dia miliki tertantang untuk terus membujuk Alya.
Albert tak akan puas sebelum dia benar-benar mendapatkan Alya hal ini belum pernah terjadi sebelumnya.
"Bagiamana dengan berkas yang saya kirim nona, kalau anda tidak bisa menyanggupi keinginan saya, saya hanya bisa memberi waktu seminggu untuk angkat kaki dari perusahaan ini," kata Albert dengan senyuman liciknya.
Alya tersenyum menyeringai, dia tau ini merupakan kelicikan Albert untuk menjerat dirinya supaya mau diajak minum dan setalah itu Albert dengan mudah menidurinya.
"Masih ada waktu seminggu pak jadi jangan tergesa-gesa," sahut Alya mencoba santai.
Albert mengepalkan tangannya baru kali ini dia tertantang dengan seorang wanita, Alya bak belut yang sulit sekali ditangkap berbeda dengan wanita lain yang dengan mudahnya terjerat oleh dirinya.
Begitulah pria, semakin incarannya sulit di dapat maka semakin gencar dikejar.
"Apa anda yakin Nona dalam seminggu bisa membayar semua kompensasinya," kata Chris mencoba memainkan psikis Alya.
Benar saja mendengar ucapan Chris membuat Alya terdiam, dia tidak yakin kali ini dan ini terlihat jelas dari raut wajah Alya yang tiba-tiba berubah.
Albert tersenyum puas, wanita incarannya memperlihatkan sinyal-sinyal kekalahan.
Inilah kesempatan untuk merayunya dengan mengurangi jumlah kompensasi yang harus Alya bayar.
"Aku akan mengurangi jumlah kompensasi menjadi 30 milyar jika kamu mau menemaniku, bagiamana?" tanya Albert.
"Ini adalah kesempatan emas Nona jadi jangan menyia-nyiakannya," imbuh Chris.
"Pas dengan jumlah uangku," batin Alya
Otak Alya memutar mencari kekurangan Albert dalam novel, penulis novelnya membuat karakter Albert begitu perfect hampir tak memiliki kelemahan.
Mulai dari fisik dan lainnya Albert sungguh perfect, dan ini membuat Alya kesal sendiri padahal saat dia membaca novel ini dia begitu senang karena Albert sangat kuat.
"Kenapa tidak ada kelemahannya sama sekali, apa penulisnya lupa meletakkan kelemahan pada diri Albert," batin Alya.
Tiba-tiba dia ingat akan salah satu part yang mana Albert pernah sakit karena salah meminum sebuah minuman beralkohol, tubunya bereaksi dengan saat meminum minuman tersebut yang mana dia bisa pingsan dan sakit berhari-hari.
Seusai pesta Albert salah minum minuman sehingga membuatnya sakit selama berhari-hari, tubunya memerah, entah alergi apa yang Albert miliki sehingga bisa seperti itu.
"Ah aku tau sekarang," batin Alya dengan tersenyum licik.
Kelemahan Albert telah dia kantongi minimal dengan Alya mengetahui kelemahannya dia bisa aman saat minum dengan Albert.
Albert dan Chris juga tersenyum licik, mereka sama-sama tersenyum licik karena merasa bisa saling berbuat licik.
Beginilah Mafia vs Mafia, sama-sama licik dan kuat, tidak melow seperti pada umumnya.
"Baiklah Tuan saya mau menemani anda minum," kata Alya menyerah, tapi di sini bukan menyerah untuk kalah tapi menyerah untuk menang karena dengan menemani Albert minum dia bisa mendapatkan diskon lima puluh persen.
"Yes," batin Albert, akhrinya Alya mau menemaninya minum juga.
Albert tersenyum puas karena barhasil membuat Alya memenuhi keinginannya.
"Baiklah Nona kalau sudah dibuat kesepakatan kamu pamit untuk undur diri," kata Chris.
"Jangan lupa besok datang, waktu dan tempatnya kami kabari besok," imbuh Chris.
Chris dan Albert pamit untuk undur diri, Albert begitu bahagia karena wanita incarannya masuk ke dalam perangkap.
"Sebentar lagi kamu akan mengaung di bawahku kita lihat bagaimana dirimu saat itu Alya," batin Albert.
Melihat Alber yang senyum-senyum sendiri membuat Chris heran pasalnya ini kali pertama Albert penasaran pada seorang wanita.
Apa Albert sudah menemukan soulmatenya? entahlah.
"Anda senang sekali Tuan," kata Chris.
"Pasti senang lah karena wanita seperti Alya akan bertekuk lutut di bawahku," sahut Albert.
"Anda begitu menginginkannya Tuan," timpal Chris.
"Betul Chris entah kenapa melihatnya aku begitu tertantang apalagi dia begitu sombong dan angkuh," ucap Albert.
"Saya senang karena anda bisa menjeratnya nanti tuan," sahut Chris.
"Dan saya yakin anda akan memintanya untuk menjadi kekasih anda," batin Chris setelahnya.
Di ruangnya Alya juga tersenyum licik, dia akan membuat Albert sakit dengan menukar minuman Albert dengan minuman yang dibawa
"Rasakan Albert, kamu pikir aku tidak tau akal bulus kamu, berkedok mengajak Minum nantinya kamu pasti akan menggagahi aku seperti wanita-wanita kamu pada umumnya tapi sayang aku tidak doyan ************ kamu itu," kata Alya dengan tertawa lepas, dia begitu bahagia karena Akhirnya bisa menyelamatkan perusahaannya yang hampir bangkrut tersebut.
Bossss...
😀😀😀❤❤❤
😁😁