NovelToon NovelToon
SEMESTA MERESTUI KAMI

SEMESTA MERESTUI KAMI

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:151.5k
Nilai: 5
Nama Author: Melisa ekprisa

LANJUTAN KISAH DARI NOVEL SAYEMBARA JODOH.

Selagi masih ada cinta, pasti masih ada jalan untuk pulang.

Sebuah keyakinan yang membuat Dira tetap yakin, bahwa suaminya masih hidup, dan suatu saat akan kembali. Tidak perduli, meski semua orang menganggap Arjuna telah tiada dalam sebuah kecelakaan. Tetapi selagi jasadnya belum di temukan, Dira percaya Suaminya masih bernyawa.

Satu tahun dalam penantian, Dira bertemu dengan seorang pria yang begitu mirip dengan Arjuna.

"Siapakah dia? Kenapa wajahnya sangat mirip dengan Mas Arjuna? Apakah dia Mas Arjunaku?"


Siapakah pria yang mirip dengan Arjuna itu?

Dan Apakah benar dia Arjuna, atau Pria yang berbeda?

Simak kisahnya yuk, hanya di Novel ini.


JANGAN LUPA TEKAN LIKE, FAV, KOMEN DAN VOTENYA. KARENA ITU SANGAT BERHARGA BAGI AUTHOR.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melisa ekprisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15

"Rian ..."

Sesaat pemilik nama itu menoleh. Ada tatapan kuat pada sosok yang menyerukan namanya. Rian menelan salivanya. Apakah sosok itu akan melabraknya terkait yang dia dan Delia lakukan pada Dira. Sama seperti beberapa bulan yang lalu lelaki itu juga melabraknya saat Dira menerima dirinya sebagai calon suaminya. Rian enggan berspekulasi, setidaknya dia mencoba tenang saat sosok mantan rivalnya berdiri di depan mata.

"Kak ..."

Dengan wajah memelas Rian pun harus menghadapi Arjuna yang datang ke kantornya. Tebakannya meleset, Juna malah santai mendatangi dirinya. Oke, sementara dia mengikuti ritme alur yang sudah terjadi.

"Bisa kita bicara?"

"Bisa kak. Disini saja." Rian masih mencoba santai.

"Aku mau bicara soal Dira dan Delia. Bisa?"

Rian mengangguk. Dengan wajah pasrah dia mencoba mengikuti arah pembicaraan Arjuna. Lelaki berbadan tinggi itu pun duduk berhadapan di restoran tak jauh dari kantor Rian.

"Pertama... saya turut sedih apa yang menimpa Delia. Saya tahu tidak mudah menjalani hidup dengan kepingan memori yang terhapus. Apalagi memori yang pernah menjadi kenangan baik manis maupun pahit.

Kedua, saya kesini sangat meminta tolong sama kamu, Rian. Untuk tidak melibatkan Dira lagi, saya paham kamu tidak tega dengan Delia. Tapi pernahkah kamu berpikir dengan mengikuti keinginan Delia malah memperparah penyakitnya, istriku saat ini sedang mengandung, Rian. Kamu tahu kan bagaimana Dira sempat trauma dengan yang dilakukan keluarga Delia. Apa itu masih belum cukup!"

"Maaf, kak. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Tapi satu hal yang kamu ketahui, kalau Delia juga tidak ingin berada di posisi ini. Jauh sebelum penyakit itu datang dia masih bahagia bersamaku."

"Iya, saya paham. Tapi saya mohon dengan sangat jangan datangi Dira lagi. Karena jika terjadi sesuatu dengan anak dan istriku, aku tidak akan memaafkan kamu. Paham!

Saya tidak pernah mengusik kamu dan Delia. Jadi untuk yang terakhir kalinya saya minta. Jangan usik rumah tangga saya dan Dira."

Rian menarik nafasnya dalam-dalam. Dia hanya bisa tersenyum kecut saat Juna mengutarakan kedatangannya. Rian maklum dengan apa yang dilakukan Juna. Suami mana yang tidak marah melihat istrinya drop karena di datangi masa lalunya. Rian adalah mantan tunangan Dira, sementara istrinya adalah mantan tunangan Arjuna. Namun, sebelumnya Rian dan Delia sudah pernah bertemu terlibat one night stand tanpa sengaja. Itu yang membuat Rian mau melepaskan Dira untuk bertanggungjawab pada Delia dan Roger.

"Jadi saya minta jangan lagi bawa Delia menemui Dira selagi saya tidak ada di tempat." ultimatum Juna.

Selepas Juna meninggalkan dirinya sendiri di restoran. Rian pun akhirnya bisa bernafas lega. ultimatum Juna di luar ekspektasinya. Awalnya dia takut sekali kalau akan dihajar oleh Arjuna Bramantyo. Bukan karena dia menjadi pengecut, tapi dia enggan mengotori tangannya membalas kemarahan Juna nantinya.

"Capek, mas." suara lembut menghentikan lamunannya.

Rian saat ini sudah kembali ke ruangannya. Sosok manis yang sudah ada di ruangannya bersama anak mereka, Roger. Rian menarik nafas panjang. Dia tersenyum lebar saat istrinya sedang bermain bersama Roger. Rian pun membaurkan diri dengan anak dan istrinya. Wanita yang sudah di nikahinya tiga bulan yang lalu. Wanita yang membuat dia harus melepaskan Dira.

Beberapa berkas pun seperti menunggu pemeriksaan dirinya. Helaan nafas berat pun terdengar dari mulutnya. Delia melihat hal itu memijit bahu suaminya.

"Capek, mas." Delia mengulang kembali ucapannya.

"Iya, capek banget." jawab Rian.

"Tadi mas kemana? aku nanya sama asistenmu nggak ada yang tahu."

"Maaf, tadi ada urusan kerjaan sebentar."

"Kalau memang kerjaan kenapa asisten kamu nggak tahu. Seharusnya..."

"Kenapa kamu bawel banget sih!" suara Rian meninggi.

"Maaf, mas. aku kan cuma nanya... nggak usah segitunya. Ada Roger, nggak bagus bicara tinggi di depan anak kecil." suara Delia takut-takut.

"Maaf, Del."

Delia mengambil tasnya lalu menggendong Roger. Rian tahu pasti Delia tersinggung dengan sikapnya.

"Sayang .. aku kan sudah minta maaf." Rian menahan Istrinya.

"Mas, aku tidak tahu kenapa bisa menjadi istrimu. Padahal aku ini tunangan Arjuna dan kamu adalah tunangannya Dira. Tapi aku mencoba menerima kamu sebagai suamiku. Walaupun aku sendiri tidak tahu kenapa aku bisa punya anak sama kamu. Padahal kita baru menikah beberapa bulan."

Delia sama sekali tidak ingat bagaimana kejadian one night stand mereka saat di London dulu. Itu yang membuat Rian sedikit lega. Rian takut jika memori one night itu sampai ke Delia mungkin akan berulang bagaimana dulu Delia membenci dirinya. Tidak mengakui Roger.

"Maaf..." Rian memeluk istrinya dengan erat.

Delia duduk di sofa melemas. Ingatannya beralih saat beberapa waktu yang lalu mama mertuanya sangat dingin padanya. Sikap mama Arumi menjadi satu pertanyaan baginya, apakah pernikahan mereka tidak di restui. Apakah karena Rian menikahinya bukan dengan Dira sikap mama mertuanya seperti itu. Delia mengerutkan kepalanya. Entah kenapa dia selalu mendadak pusing setiap banyak pikiran.

Rian belum sempat menjelaskan soal penyakit istrinya saat ini. Delia hanya tahu dari suaminya kalau dirinya ada vertigo.

Perlu diketahui kalau penyakit alzheimer adalah adalah gangguan otak progresif yang menyebabkan penurunan daya ingat, kemampuan berpikir, dan perubahan perilaku. Alzheimer biasanya lebih sering terjadi pada orang berusia di atas 65 tahun. Namun, Alzheimer juga bisa terjadi pada orang dengan usia 40–60 tahun, bahkan ada juga yang terkena di usia muda sekitar 20 tahun keatas.

Penyebab terjadinya Alzheimer pada usia muda sebenarnya belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa ahli medis menduga kondisi ini disebabkan oleh penumpukan protein bernama amiloid di otak. Kondisi ini bisa memengaruhi cara berpikir dan kemudian mengarah menjadi Alzheimer.

"Antarkan aku ke dokter." pinta Delia.

"Untuk?"

"Aku tidak percaya kalau ini vertigo seperti yang kamu bilang, mas. Apakah vertigo berhubungan dengan pikun. Seharian aku merasa kepalaku pusing, aku bahkan lupa kalau kamu adalah suamiku, aku bahkan lupa nomor handphone papaku. Aku bahkan sudah membuat mama Arumi pusing dengan kepikunanku."

"Apa kamu ingat soal papamu, Del?"

"Papa pasti di Lembang mengurusi kebun teh."

"Ya Allah, apa dia lupa kalau Tuan Shahab di penjara karena menculik Dira." batin Rian.

"Aku bahkan seperti devaju, melihat kehadiran kak Juna di sekitar kantor. Aku tahu butuh waktu untuk menerima kalau aku sudah bersuami."

"Kau masih mencintai Arjuna?"

"Aku tidak bisa melupakan kak Juna. Meskipun dulu saat SMA aku tahu kalau Dira mencintai kak Juna. Saat SMA aku tahu kalau surat cinta yang kupakai untuk kak Juna adalah suara hati Dira. Bukan aku."

"Aku masih ada tersisa untuk ku?" Rian merasa sesak menanyakan hal ini pada istrinya.

*

*

*

Segini dulu up nya terimakasih sudah mampir.

1
Spyro
Emang udah jrang banget sukun. Dlu sekali2nya nemu tukang jualan sukun taun 2000an 😂 skrg boro-boro. Pdhl ak tgl d kampung 😣
mama Al: ya namanya juga selera orang ngidam hehehe
total 1 replies
Spyro
Andre ini suaminya Dewi?
mama Al: hooh bapaknya vira
total 1 replies
Spyro
Oh, bu Dewi.. Dewii trnyata Dewi Safitri. Oke...

Vira berati Savira ya? Okeh. Saya marathon.
mama Al: iya
terimakasih sudah mampir
total 1 replies
Elisabeth Ratna Susanti
keren 👍
mama Al: wah terimakasih masih sempat mampir.
total 1 replies
Nori^
akhirnya tamat juga. 🤣🤣
༄༅⃟𝐐QueenCy
absen
⃝⃞🦋⃟ℛ★ᴊᴀɴᴇ★ᴬ∙ᴴ N⃟ʲᵃᵃ࿐
khayalan nya ngeri juga nih... Semoga Juna ga seperti yang di khayal kan ya...
⃝⃞🦋⃟ℛ★ᴊᴀɴᴇ★ᴬ∙ᴴ N⃟ʲᵃᵃ࿐: sama-sama Kak..
total 2 replies
Its me
dah habis ya
Memyr 67
dah tamat ya? sekarang?
Memyr 67
uuu indah sekali. aq sampai baca berulang ulang, supaya ingat
ZasNov
Syukurlah.. Semua hidup bahagia dan penuh cinta.. 🥰
ZasNov
Ah romantisnya Vira dan Dawa.. 🥰
ZasNov
Aamiin.. Semoga Vira dan Danu selalu bahagia sampai maut memisahkan 🥰
ZasNov
Nah begitulah perempuan kalau udah jadi seorang ibu.. 😆
Tapi tenang Juna, pasti kamu tetap jadi prioritas Dira sesuai porsinya 😄
ZasNov
Karena belahan hati Dira adalah Juna.. Begitupun sebaliknya, belaha hati Juna adalah Dira.. 🥰
Elisabeth Ratna Susanti
Mantap 👍
ZasNov
Mampir ah.. Penasaran sama kisah Panji sama Echa selanjutnya.. 😆
Its me
sudah mampir ceritanya keren
Elisabeth Ratna Susanti
good job 👍
Elisabeth Ratna Susanti
aku merinding 😍 sip 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!