wanita yang di tinggal pergi oleh calon suami seminggu sebelum acara ... bukan kah menyedihkan
hidup ku mulai berubah saat aku bertemu malaikat kecil yang sangat cantik... dia adalah anak dari seseorang yang di jodohkan pada ku
apakah aku bisa bahagia ? apakah aku akan mrndapat kan cinta ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#RMH 15
heppy reading guys ...
enjoyy
____________________________________________________________________________
"bagai mana kalau pak abi menikahi keponakan saya saja "
kata kata itu membuat chacha seperti tersambar petir di siang bolong
chacha" om radit (berkaca kaca)
radit" (terkejut) chacha ...
chacha langsung keluar dari ruangan tersebut dan berlari ... iya tak mau melihat om nya dan ingin menenangkan fikiran nya
fani yang berada di luar sontak kaget melihat chacha yang keluar menangis dan berlari begitu saja
fani mengira terjadi sesuatu terjadi di dalam fani melihat radit pun ikut berlari
tak lama abi keluar dari ruangan itu
fani memberanikan diri untuk bertanya apa yang terjadi
fani" maaf pak ... apa saya boleh tahu apa yang terjadi di dalam tadi ?
abi" (menarik nafas) pak radit meminta saya menikahi keponakan nya ..
fani" (terkejut) apa!!! menikah ...
abi"(bingung) kenapa kau berteriak seperti itu ...
abi memang tidak tahu tentang kedekatan fani terhadap radit dan chacha
fani" maaf pak saya hanya terkejut saja ... apa bapak mau menikah dengan wanita itu ? (penasaran)
abi" tak tahu fan ... saya tak ingin menikah karna bisnis dan saya tak akan mengkhianati almarhumah istri saya
fani" hemmm ...
" heh mengkhianati ... sayang sekali anda tidak tahu wanita macam apa istri anda pak " dalam hati fani
chacha sudah melaju dengan mobil nya meninggal kan kantor tersebut
radit terus saja menelfon namun chacha tak merespon nya ...
radit ke toko kue
radit" dimas apa ada chacha? (ter engah engah)
dimas" tidak ... bukannya dia pergi ke kantor Lo ya ...
radit" ooo ya tuhan ... kemana dia
dimas" ada apa sebenar nya ... (Dimas mendengar kecemasan pada wajah Radit)
radit " (beranjak pergi) nanti ku beritahu jika chacha menelpon atau kemari segera hubungi aku
dimas hanya mengangguk, karna ia merasa bingung ... dan iya tahu pasti ada yang tidak beres
dimas menghubungi fani
dimas* fan ... ada apa sebenar nya ini
fani* bisa salam dulu gak sih lu kalau nelpon
dimas* iya iya assalamualaikum fani
fani* walaikumsalam ... nah gitu dong
dimas* udah deh fan gak usah main main ada apa ini ... tadi radit kemari dan muka nya panik banget
fani* chacha gak di sana ...
dimas* iya ... ada apa sebenernya
fani* kemana chacha... di rumah juga gak ada ... ya udah dim kita ketemuan di kafe biasa entar gue kasih tau cerita nya
fani memutuskan panggilan telponnya
dimas bergegas pergi dan tak lupa berpamitan pada semua orang di toko roti
dimas menuju ke tempat yang sudah iya sepakati bersama fani
setibanya di sana Dimas melihat fani sedang duduk bersama radit
dimas" jadi ada apa ini (menarik kursi dan duduk)
radit langsung mejelaskan semuanya pada dimas
radit" aku yakin chacha pasti salah faham ... aku sangat takut terjadi sesuatu pada nya ...
fani" baik lah kita berpencar saja ... kita kunjungi tempat yang biasa chacha kunjungi bila ada yang bertemu langsung beri kabar pada yang lain bagai mana
dimas" setuju ... ayo bergegas .. keburu sore
mereka pergi berpencar untuk mencari chacha
sementara abimanyu masih memikir kan perkataan raditya untuk menikahi chacha
abi berada di rumah nya ... dan iya ingin menanyakan hal ini pada ibu nya
abi" bunda ... boleh abi tanya sesuatu ?
bunda ria" ada apa nak?
abi" bun jika abi menikah lagi ... namun tidak karna cinta karna yang lain ... bagai mana ?
bunda ria" maksud mu ? bunda kurang faham ?
abi" begini bun jika abi menikah ... hanya demi bisnis dan demi rara apakah itu salah
bunda ria" jika itu demi anak mu bunda merasa tak salah jika si wanita mau menerima karna bunda rasa ... cinta itu akan tumbuh seiring waktu
jika karna bisnis bunda tak setuju ... bunda sangat sangat tidak setuju
abi hanya diam menanggapi perkataan bunda nya
bunda ria" bi apakah kamu akan menikah lagi ?
abi" tidak bun abi hanya meminta pendapat dari bunda saja
bunda ria" begitukah ...
abi" hemm ... rara di mana bun ?
bunda ria" sedang mandi dengan ningsih
abi masih berfikir tentang perkataan radit
sementara di tempat lain ketiga orang itu masih sibuk mencari seseorang kesana ke mari
namun nihil ...
tak terasa hari mulai gelap ... namun mereka belum menemukan keberadaan chacha
radit berfikir keras kemana kira kira keponakan nya tersebut ...
sedang berfikir ponsel radit berbunyi
fani calling
radit segera mengangkat nya
radit* apa ada kabar dari chacha fan
fani* belum ... aku masih mencari
radit mendengar suara gemericik air dari tempat fani menelpon radit langsung mengingat satu tempat
radit* fan aku tahu di mana chacha ... kau dan dimas pulang lah ke rumah dan temani bu mia
fani*baik lah
panggilan sudah terputus
radit langsung melajukan mobil nya ... menuju ke satu tempat yang menjadi harapan terakhirnya
radit melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi
sekitar tiga puluh menit radit sampai di sebuah danau yang menjadi favorit keluarga mereka dulu
radit turun dari mobil nya dan berlari menuju tepian danau yang terdapat bangku berbaris
radit" itu dia (bernafas lega)
radit berjalan menuju chacha yang sedang melamun
radit" bodoh ... (memeluk) kenapa kamu pergi begitu saja ... tak mau mendengar penjelasan om dulu
chacha"(menangis) om jahat sama chacha ... om mau jual chacha sama bos nya fani ...
radit" ya allah cha bukan begitu maksud om ... ayo kita pulang om akan jelaskan semua nya
chacha" om gak akan jual chacha kan (terisak)
radit" (tersenyum) tidak ... ayo pulang kamu tidak takut disini sendirian ...
chacha" takut ... makanya chacha gak berani bergerak
radit"(tertawa) ayo pulang
Radit benar benar merasa lega sudah menemukan harta berharga nya masih selamat ...
radit benar benar merasa sangat takut tadi ... karna iya tak sanggup kehilangan lagi
next semuanya ...
jangan lupa ya tinggalin jejak kalian di bawah ya
maaf jika masih ada typo ya semuanya
sekali lagi terimakasih 💗💗💗💗💗