NovelToon NovelToon
Light Road

Light Road

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Horor / Misteri
Popularitas:36.7k
Nilai: 5
Nama Author: wish0430

Permainan hidup mengoyak semua orang yang datang ke desa Sambayang untuk tinggal disana.

Darah, Tumbal, Keserakahan bahkan intrik manusia menghalalkan segala cara demi kesenangan sementara.

Waktu bukanlah teman melainkan lawan, hidup di desa Sambayang tidak seperti yang terlihat oleh mata.

Dasa mengetahui bahwa untuk bisa bertahan lebih lama di desa Sambayang haruslah berkompromi dengan cepat demi mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya. Iapun menyerahkan nyawanya demi semua warga desa dan keluarganya keluar dari desa. Namun, aura mistis desa Sambayang tidak puas maka tangan-tangan tak terlihat mulai menarik pulang satu persatu warga desa termasuk keluarganya.

Apa yang akan dilakukan oleh Dasa, saat tahu ia tahu? Bagaimana caranya melawan ganasnya aura mistis desa Sambayang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wish0430, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 15

Cahaya menatap wajah Ama yang mulai bangun dari tidurnya, marlot baru saja keluar untuk mencari sarapan pagi.

"Pagi sayang"

"Bunda"

"Masih sakit?"

"Tidak bunda, lihat kaki Ama"

Cahaya bingung melihat kaki Ama seperti tidak ada yang terjadi.

"Bunda, tadi malam paman datang"

"Paman yang mana?"

"Ingat tidak bunda, paman yang pernah Ama ceritakan"

"Kapan?"

"ah bunda, Ama kan sudah kasi tau"

Ama cemberut mendengar bunda ternyata tidak memperlihatkan ceritanya. Marlot datang membawa bungkusan plastik yang lumayan besar.

"Ayah..ayah bawa apa buat Ama"

"Memang Ama pesan tadi?"

Marlot sangat senang menggoda Ama putrinya. Cahaya menarik tangan marlot.

"ada apa"

Marlot menyerahkan cemilan kesukaan Ama sebelum keluar mengikuti langkah cahaya yang keluar dari kamar.

"Apa maksud Ama dengan paman?"

"Paman? siapa?"

"Semalam datang ke kamar kata Ama, aku tidur, apa kamu tahu?"

"A-ku tidak tahu"

"Jangan bohongi aku, marlot"

Marlot terdiam sejenak, menimbangnya sebelum berbicara tentang paman yang dimaksud Ama. Cahaya was-was melihat wajah marlot berubah muram.

"Marlot?"

Helaan nafas panjang dari marlot sudah menjawab pertanyaan cahaya. Cahaya berniat untuk meninggalkan marlot tapi tangan marlot mencegahnya pergi.

"Dengarkan aku"

"Apa?"

"Aku menyayangi kalian, ingatlah itu"

"Tapi kamu tidak pernah cukup untuk mencintaiku?"

marlot melepaskan tangannya di tangan Cahaya.

"Maaf"

Ada kalanya cinta bergerak masuk begitu dalam tanpa disadari olehnya kalau cinta itu bersifat abadi.

Marlot meninggalkan Cahaya. Air mata cahaya menetes seperti air terjun yang membasahi batu dibawahnya. Sekeras apapun ia melakukan segalanya untuk marlot tapi sepertinya cinta dihatinya hanya untuk dasa seorang.

Ama tertegun melihat kedua orang tuanya yang berdiri berjauhan. Tadi ia turun berniat meminta bunda untuk ke kamar mandi tapi apa yang dilihatnya barusan tak pernah bisa ia mengerti.

Marlot mengeluarkan sebatang rokok dari sakunya. Sejak Ama lahir, tak pernah disentuh olehnya rokok. Namun, sejak kedatangan makhluk itu mampu membuat dirinya menyadari perasaan sepi dihatinya dan mulai menghisap rokok lagi.

Perasaannya kacau balau antara menolong dasa ataukah keluarga kecilnya yang sudah bertahun-tahun lamanya ia menjaga.

Asap rokok membumbung tinggi membelah diri menjadi kecil hingga hilang ditelan angin yang berhembus pelan menghapus keresahan tak berbatas.

Diinjak kuat-kuat rokok ke lantai. Marlot berbalik arah kehadapan dimana ada Cahaya dan dirinya tersentak melihat putrinya Ama berdiri kening melihat dirinya dan bunda.

Helaan nafasnya sudah seperti rutinitas sehari-hari miliknya akhir-akhir ini. Kakinya berjalan mendekati cahaya, dirangkul pelan.

"Bunda, apa kamu tidak tahu putrimu bingung?"

Cahaya menghapus air matanya cepat lalu mendongak kearah marlot yang sangat dekat dirinya.

"Aku tidak akan pergi meninggalkan kalian tapi aku merasa sudah saatnya kita pulang ke desa"

"Tapi"

"Tentukan sendiri mana yang akan kamu pilih, ikut aku atau aku ikut kamu tapi tidak akan kembali seperti semula"

"Marlot?"

Dilepas rangkulannya beralih ke Ama putrinya yang langsung digendongnya keatas seperti mengendong princess.

"Ayah"teriak Ama histeris karena ayahnya kalau marah karena sesuatu, ujung-ujung harus cahaya yang melakukan semua acara hari ini.

"Ayo bunda masuk kedalam kamar sebentar lagi bakal ada suster."

Bunda mengangguk-angguk mengerti apa yang dibicarakan..Terkadang apa yang terlihat tidaklah seperti itu.

Waktu, teman hanya bagian kecil yang cepat menghilang.

1
✳️Nåtåßÿå_ßÿå✳️🐣
Heh kalau buat novel ga usah pake bahasa daerah soalnya ga semua orang tau artinya!!🙄🙄🙄
natalia sinta: Baik kak, akan saya perbaiki.
Terimakasih sudah mampir 😊
total 1 replies
anggita
sampai sni dlu., slam dri novel silat 13 pembunuh.👏
anggita
marlot.
anggita
Gani.,👌
anggita
like👌👍
Mahija Sakti
silahkan luangkan waktu kalian untuk membaca novel saya

jangan lupa like nanti ku feedback
Dia Ayu
sori kak coba di revisi lagi cara penulisan tanda baca atau bahasa nya
biar lebih nyambung lagi
...
jadi gak banyak tipo ..biar gak susah juga pemahaman ceritanya
natalia sinta: Baik kak. Aku coba perbaiki ya.
Terimakasih sudah mampir membacanya 😊
total 1 replies
Tria Wulandari
hai Thor.. aku pengisi suara audio the light road..
mampir ya kak di tulisanku Putih Abu-Abu 2010 kasih like dan vote
natalia sinta: done...jangan lupa vote ya light road...tq
total 2 replies
Tria Wulandari
like Thor.. tetap semangat ya.. mampir juga di tulisanku Putih Abu-Abu 2010 like dan vote
natalia sinta: done ya...like and vote punyaku ya
total 1 replies
Tria Wulandari
keren Thor.. like ..
mampir ya kak di tulisan ku Putih Abu-Abu 2010 like dan vote
Tria Wulandari
keren Thor.. like ..
mampir ya kak di tulisan ku Putih Abu-Abu 2010 like dan vote
Livia April
aku sudah rate 5 n boomlike ya kak, feedback ke karyaku yuk "mysterious school " ditunggu (:
natalia sinta: done ya... dari light road
total 1 replies
Muhammad Ari
bagus thor, ijin promo, jgn lupa mampir di novel dengan judul "sudden kiss" 😇
nothing but regular human
Permisi. Mampir jga ke novelku: and A Long Nightmare, dan, Silence Love. Semangat berkarya😇
natalia sinta: done...jangan lupa vote ya light road
total 1 replies
Sasaaaa_~
Lanjut kakkk, ceritanya bagus banget, aku udah baca, boom like, coment, rate bintang 5. Tetep semangat ya nulisnya ^^
Jangan lupa baca juga cerita aku judulnya 'BUTTERFLY EFFECT'
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!