NovelToon NovelToon
Mission The Twins To Bunda

Mission The Twins To Bunda

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Petualangan / Cintamanis
Popularitas:4.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mami Arum

agam dan agler adalah anak kembar dari syakila azalea nugraha yang berumur 5 tahun.

mereka menyelidiki tentang sang bunda yang belum mereka ketahui, dan mencari tau apa yang menyebabkan sang bunda mengalami trauma akan kegelapan.

kebungkaman sang bunda akan jati dirinya tak menyulitkan si kembar, tapi banyak cara yang dilakukan untuk mengungkap fakta tersembunyi.

agam dan agler berjanji akan mengembalikan hak yang seharusnya menjadi milik bundanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mami Arum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

sadar

wajah aunty sisi memerah karna menahan kesal, anak nakal "tidak bisakah kalian menunggu aunty", sudahlah aunty tunda marahnya cepat bantu kami bawa bunda" ucap agam datar

"is anak ini" gerutu sisi, pak tolong bantu sahabat saya, mari kita bawa ke mobil. seorang polisi mengangkat lea dan membawanya ke mobil.

bunda bangun

lea bangun...

bun...anak-anak mengguncang tubuh bundanya yang diletakkan dipangkuan sisi, "aunty kenapa bunda masih belum bangun" sisi bingung harus menjawab apa, tenanglah sebentar lagi kita sampai, mudah-mudahan bunda kalian sebentar lagi sadar ya". sisi mencoba menenangkan anak-anak itu.

sampai dirumah sakit lea langsung dilarikan ke UGD, mereka menunggu dengan raut cemas, kenapa lama sekali aunty, apa saja kerja dokter itu aunty, ini sudah satu jam tapi kenapa dokter itu belum keluar" agler mondar mandir panik karna belum ada kabar tentang bundanya.

sisi menatap agler tajam, "duduk sayang, sebentar lagi pasti dokter keluar, "kak kenapa diam saja", agam hanya menatap kembarannya dengan tatapan acuh tak acuh sejujurnya dia juga tak mengerti.

cklek

pintu terbuka dokterpun keluar, "bagaimana dok apa sahabat saya baik-baik saja, "demamnya sudah turun" tenanglah dia hanya shock sepertinya dia mengalami trauma" dokter menerangkan.

sebentar lagi mungkin ibu lea akan sadar, kalau begitu saya permisi, setelah ibu lea dipindahkan ke ruang rawat kalian bisa menjenguknya, "silahkan dok" merekapun duduk kembali menunggu lea di pindahkan keruang rawat.

lea telah dipindahkan keruang rawat, sisi dan sikembar telah berada di ruang perawatan lea, "agam agler kalian istirahatlah biar aunty yang menjaga bunda kalian hm, sisi tau mereka masih mencemaskan bundanya, tapi anak-anak itu perlu istirahat, "mereka hanya menatap sisi dan kemudisn menggangguk.

satu jam kemudian terdengar suara leguhan dari atas ranjang pasien pertanda lea sadar dari pingsannya, "lea kamu sadar" sisi senang lea sudah sadar dan menatap sahabatnya yang masih mengerjab ngerjabkan matanya.

"aku dimana", ini dirumah sakit lea, jangan khawatir kamu sudah aman, sisi antusias meyakinkan.

air mata lea membasahi pipinya "lea kenapa" sisi bertanya karna melihat lea menangis dalam diam, "dimana kedua putraku si" lea megabaikan pertanyaan sisi

"lihatlah mereka tidur di sofa, mereka begitu mencemaskanmu, kami tak menunggumu hingga tengah malam tapi kamu tak kunjubg pulang, jadi kami putuskan mencarimu, d tengah jalan kami melihat mobilmu, tapi kamu tak ada lea, kami yakin sesuatu yang buruk terjadi padamu,, lain kali jangan ernah lagi pulang malam lea" sisi bicara panjang lebar karna rasa khawatirnya.

lea tersenyum pada sahabatnya "terima kasih" hanya itu kata yang bisa lea ucapkan.

is aku tak butuh rasa terima kasihmu, aku mau dan keponakanku baik baik selalu, itu lebih dari cukup, sungut sisi.

ck iya iya bawel "sekarang aku baik-baik saja" lea bicara acuh tak acuh

agam terusik tidurnya karna suara aunty sisi, dia duduk dan melihat bundanya yang telah sadar, berjalan menghampiri sang bunda dalam diam, bundanya merentangkan tangannya pertanda meminta pelukan dari putranya, mata abu abu itu berkaca- kaca, seakan menahan air yang akan tumpah, hidungnya memerah, dia naik keatas ranjang perawatan bundanya dipeluknya bundanya, jangan pernah menghilang lagi bun, aku takut akan kehilanganmu, "dielusnya punggung bergetar putra pertamanya itu, pundak lea basah dia yakin putranya sedang menangis.

1
siti Hasanah
Kecewa
siti Hasanah
Biasa
siti Hasanah
Kecewa
Nurul Muthoharo
Luar biasa
Eka Uderayana
semangat terus ya Thor 💪... kapan kelanjutan episode nya... ditunggu Thor
Eka Uderayana
thanks Thor 🙏 fighting 💪
Eka Uderayana
good job author 👍 thanks 🙏.. setangkai mawar untuk author 🌹
Eka Uderayana
thanks Thor 🙏... cerita nya keren 👍
Eka Uderayana
thanks 🙏... cerita nya bagus dan keren 👍.. setangkai mawar untuk mu author 🌹
Eka Uderayana
author yang baik... lanjutan cerita nya gimana... nanggung Thor...mau lihat ending nya gimana... please !!!
mahliatus sariroh
bagus baget alur ceritanya tp kadang bingung dengan tanda bacanya yang seharusnya sudah ganti orang masih satu kalimat.
Sri Puspitarini
👍
mira ridwan
bagus thor suka ceritanya..tinggal tggu erik le dan sisi bersaru dengqn ankanya mungkin..
mira ridwan
mantap agam hancurkan sinenek lampir itu biar kapok.
Diana Budhiarti
kasian ya Jenar...terlalu serakah ya jadi gitu deh
Jein Lumankun
knapa ngga di lanjutin ceritanya
Wayan Sana
bacaanya salah²
Isty.n gbye😴
sukses selalu buat karyanya ❤️
Elisa
🙂
anys
Kecewa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!