NovelToon NovelToon
Istri Pengganti Sang Duke

Istri Pengganti Sang Duke

Status: tamat
Genre:TimeTravel / Poligami / Patahhati / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:7.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: sayonk

#Maaf jika ada kesamaan nama tokoh.

Alana seorang gadis dari zaman modern. Dirinya harus menggantikan jiwa istri Duke Cristin, yang tak lain sebagai pengganti sang Kakak yang tiba-tiba menghilang di saat pernikahannya atas desakan kedua orang tuanya.

Duchess Viola, anak dari Duke Arland dengan istri keduanya, istri yang tidak di cintainya. Ibunya pergi meninggalkannya saat ia berusia 5 tahun. karena tidak kuat dan sakit hati yang Duke Arland tolehkan.

Hanya karna sebuah pernikahan politik. Viola dan Ibunya sama-sama terjebak ke dalam laki-laki yang tidak pernah mencintainya.

Duke Cristin
"Maafkan aku Vio, aku mencekik mu ke dalam janji itu. Aku tidak bisa mengabaikan janji ku. Aku tidak bisa menghapus tanggung jawab ku. Meskipun janji itu melukai perasaan ku, melawan arus perasaan ku."

ig:@riiez.kha.37

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sayonk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terkejut

"Woooooooooooowwww," Viola berteriak kencang saat kuda hitam itu melaju dengan kencang. Ia sudah jenuh berdebat dengan Flora yang tidak memperbolehkannya menunggangi kuda. Ia sangat ingin menunggangi kuda, sudah lama hobynya tidak di wujudkan. Pada saat masih ada pamannya, ia sering berkunjung ke kampung halaman Pamannya dan menunggangi kuda.

"Nyonya." teriak Flora dengan mata berkaca-kaca. Kuda itu sangat kencang dan rambut hitam yang berkilau itu pun berkibar di terpa angin. Di lihat dari jauh, Seakan sang dewi menunggangi kuda menghampiri mereka. Lalu bertambah dekat sang dewi itu akan menariknya ke dalam dekapannya dan kuda itu pun melewati Flora begitu saja. Flora merutuki khayalannya yang tak sampai.

"Nyonya, berhati hatilah." teriak Flora.

Dari kejauhan dua pasang mata tersenyum, ia mengagumi permainan di depannya itu. Wanita cantik dengan wajah berwibawa tengah menunggangi seekor kuda. Ia semakin tertarik ingin mengenal gadis itu semakin jauh.

Sedangkan sepasang mata lainnya. Tengah tercengang. Ia membulatkan mulutnya berbentuk huruf O. Matanya berkedip tanpa bernafas. Ia mengucek matanya saat kuda itu melewati depannya. Tidak salah lihat, dia wanita yang ia kenal. Duchess Viola, akan tetapi melihatnya dengan menunggangi kuda seakan bukan Duchess Viola yang ia kenal.

"Ah, biarkan saja. Itu bukan urusannya. Lagi pula Paman tidak akan tertarik mendengar ceritanya itu." Laki-laki itu pun pergi ke rumah Duke Cristin untuk menemui sang Paman. Sudah lama dirinya tak berkunjung.

Sesampainya di kediaman Duke. Laki-laki itu turun dari kudanya. Ia melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah itu. Terlihat Duke Cristin, Duke Arland dan Duchess Eliana sedang khawatir. Sedangkan laki-laki di samping Duchess Eliana hanya bersikap santai.

"Ada apa dengan wajah mereka? apa aku salah waktu datang hari ini?" Gumamnya.

"Apa mungkin mereka sibuk mencari Lady Abella?"

"Ada apa Paman? apa Paman sudah menemukan Lady Abella?" tanya laki-laki itu tersenyum.

"Exsel," Duke Cristin memijat pelipisnya. Sejak tadi ia mondar mandir bukan Abella yang terlintas dari pikirannya. Melainkan Viola yang pergi entah kemana tanpa ijin darinya. Dulu Viola sebelum pergi, sesibuk apa pun dirinya. Pasti dia meminta ijin darinya. Tapi sekarang, perubahan Viola membuatnya terkejut, cemas dan senang. Entahlah, itulah hatinya yang ia rasakan jika bersama Viola.

"Bukan, Paman memikirkan Bibi mu yang pergi entah kemana."

"Hah," Exsel menggaruk telingannya yang tak gatal. Apa telinganya sudah tidak berfungsi lagi sampai ia mendengarkan Pamannya mengkhawatirkan Duchess Viola. Sejak dulu Pamannya tidak mau tau apa yang di lakukan oleh Duchess Viola. Ya, bisa di katakan Pamannya tidak memperdulikannya keberadaannya. Bertemu pun dan bertegur sapa mereka sangat jarang. Bahkan mata sang Paman tidak pernah melihat ke arah Duchess Viola sekalipun mereka berpapasan di kediaman ini. Anggaplah Duchess Viola patung keliling menurutnya.

"Paman aku yakin Lady Abella pasti segera di temukan. Paman yang sabar saja. Cinta itu akan indah pada waktunya Paman." ujar Exsel memperlihatkan raut wajah sedih dan mempraktekkan tangannya seakan menggenggam bunga. Ia masih yakin, telinganya pasti salah dengar. Ia meyakinkan hati dan pendengarannya yang di sebutkan Pamannya adalah Lady Abella bukan Duchess Viola.

Duke Cristin menghela nafas, lagi-lagi dirinya di buat pusing dengan kelakuan Exsel yang menurutnya tingkah lakunya sangat aneh. Duke Cristin menangkap kedua tangannya, ia menatap kedua bola mata Exsel.

Deg

Jantung Exsel berdetak cepat, ia menatap wajah Pamannya. Tidak mungkin Pamannya hilang akal karena tidak menemukan Abella.

"Paman, Exsel tau. Exsel belum lah menikah. Paman jangan melakukan ini pada Exsel." Dengan wajah menunduk dan sedih.

Duke Cristin menaikkan alisnya, ia menggerakkan tangannya. Ingin sekali ia membedah otak eror keponakannya itu.

"Exsel dengar," Duke Cristin mengusap lembut kepalanya. Namun kelembutan itu di sertai penekanan. "Paman memikirkan Bibi mu yang tiba-tiba menghilang." Duke Cristin meremas rambut Exsel. Hingga ia meringis kesakitan namun masih terkejut.

"Bibi." Exsel memundurkan langkah kakinya. "Apa Paman tidak tau? Bibi sedang menunggangi kuda. " Exsel mengelus dagunya dengan menyilangkan kedua tangannya. "Bahkan Bibi sangat kelihatan seperti dewi Paman. Aura kecantikannya tidak bisa membuat ku berpaling. Bahkan banyak laki-laki yang kagum dengan Bibi. Sampai mata mereka tidak berkedip." ujarnya mengingat penangkaran di tempat kuda tadi.

"Apa?!" teriak ketiga orang itu.

1
Yulia pacar Jin
kalau kayak gini ceritanya ibu Duke yg meninggal secara gak langsung seperti ibu mertua yg jahat karna wasiat terakhir nyaa tapi mungkin aja ibu nya Duke mengira kalau Duke cinta sama Abella makanya berwasiat untuk menikahi putri nya Duke Arlan yaitu Abella.🥹 jadi Abella sakit, jadi Duke Cristin sakit, jadi Viola sakit, dan READERS pun akhirnya juga sakit😭
Yulia pacar Jin
MAAFFff bgtt nihh thorr kalau tersinggung ta-tapii KALIMAT YANG BENAR ITU MENODONG KAN BUKAN MENYODONGKAN.

-MENODONGKAN berasal dari kata dasar todong, artinya mengarahkan senjata ke orang lain untuk mengancam.
-MENYODONGKAN berasal dari kata sodong, yang artinya menyodorkan atau mengajukan (bukan khusus ancaman senjata)
Karena konteksnya pistol + ancaman, yang tepat menodongkan, bukan menyodongkan
echa purin
👍🏻
mrsdohkyungsoo
thankyouu
Vindy swecut
keren...suka banget am cerita2 author...❤️❤️
Andrea
/Rose//Rose//Rose//Rose/
Nana Niez
lelaki egois,, dan tolol,,, lbh baik g usah punya siapa siapa
Nana Niez
tpi menyakiti fisik dan mental itu sdh keterlaluan namanya,, gt kok masih berharap dicintai,, kan pgn dipisui itu namanya
Nana Niez
awas aja kl SMP masih jodoh sm Siyeon suami laknat dan tinggal sm bapak titisan iblis itu
restu s a
mampir thor
Azlina85
Aku saja tidak memaafknmu.. Apa lg vio...
Nuri_cha: Halo sahabat pembaca,

Aku baru saja menulis novel terbaru. SIAPA AKU DISISIMU

Bercerita tentang seorang wanita yang baru terbangun dari koma, dan tiba-tiba sudah memiliki suami.

Mampir yuk, semoga sesuai dengan genre kamu.

Terima kasih 🙏🏻
total 1 replies
Susi dinerti
bagus
Wulan Sari
pelakor
manira zhang
di buat erosi di awal" sama kelakuan Duke, tp syukurlah happy ending
manira zhang
udah tau bapaknya sama abangnya benci ke viola malah dia pergi demi viola, ku rasa otaknya bermasalah mbak Abella ini
manira zhang
tinggalin aja sih si duke pe'a biar dia tau rasanya kehilangan, bilang cinta tp knp harus menyakiti fisik dan mental orang yg di cintai, klo emang krn janji ke ibu nya, kan cukup di abaikan gk usah ikutan bapaknya yg guwendeng itu buat nyiksa viola jg
manira zhang
lah dia yg udah nyakitin viola knp pula dia kesal klo viola membencinya, anehh🙄
manira zhang
baru baca udah ikutan erosi jiwa😑
gempi
g
Nenie Chusniyah
luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!