Nadia adalah gadis pintar, penurut dan ceria, tetapi sejak mama nya meninggal dunia, ketika nadia ditinggal papanya sebentar kejadian demi kejadian membuat nadia frustasi dan membuat kesalahan besar. sehingga ia harus menikah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mumtazah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pengakuan Nadia
"Bagaima bisa papa menikahkan mu dengan alif nadia, apa yang aku katakan jika alif mengetahui jika kamu sudah kehilangan kehormatan mu yang seharusnya kau jaga untuk suamimu" papa menangis
nadia memeluk papa " papa, percayalah kepada nadia, semalam nadia memang tidak sadarkan diri karena mabok. tapi nadia mempunyai sahabat yang slalu melindungi nadia pa. saat nadia mabok, merlina membawaku keluar dari pesta dan menidurkanku di kamar hotel, marlina menjagaku, nadia tidur bersama merlina pa. bahkan dipagi hari nadia merasa masih sama, tidak ada yang berkurang dari tubuh nadia pa. jika benar nadia sudah kelihangan kehormatan nadia, mana berani nadia bersedia menikah dengan alif yang bahkan menyentuh wanita saja tidak mau, nadia akan malu dan secara langsung menjukan bahwa papa bukan orang baik." nadia menangis di pelukan papa nya, sedangkan papa nadia terus saja menangis
"pa.. baiklah kita pergi ke dokter. biar papa tau dan yakin, apa nadia sudah sehina yang papa pikirkan atau tidak." nadia mengusap air mata papa nya, berusaha untuk menyakinkan papa nya.
"apakah kamu benar-benar masih terjaga nak?" mata papa masih berkaca-kaca
"masih pa, nadia bersumpah bahwa nadia masih menjaganya" nadia tersenyum kepada papanya
"baiklah, papa percaya nak. apakah kamu benar-benar bersedia menikah dengan alif? kamu tidak keberatan sedikitpun?" papa memeluk nadia
"nadia bersedia pa, maafkan nadia yang kemarin sudah dengan berani nya marah dan menolak keinginan papa dan mungkin mama juga, nadia mau bukan karena menebus kesalahan nadia ini, nadia benar-benar mau" nadia menatap papa nya dan matanya berkaca-kaca.
"baiklah, kemasi barang-barang mu untuk sebulan, kita akan ke Surabaya sekarang, papa gak bisa mempercayai mu lagi, papa akan segera menikahkan kamu dengan alif, biar alif yang akan menjagamu" papa terus berjalan menuju kamarnya sambil tersenyum.
papa ti**dak akan melewatkan moment ini nadia, papa akan mengambil kesempatan atas kesalahan mu hahaha... gunam papa dalam hati, pap terlihat senyum bahagia
___
di dalam kamar papa.
"assalamu'alaikum ilyas" suara papa nadia terlihat sangat bahagia
"waalaikumsalam, ardy ada apa siang siang begini kamu menelpon ku, apa semua baik-baik saja" gus ilyas penasaran
"nadia sudah menyetujui semuanya, segera siapkan semuanya, nanti malam aku akan sampai di surabaya"
"apa, bagaimana kau memulai mengatakan kepada nadia" gus ilyas penasaran
"aku akan ceritakan padamu setelah sampai disurabaya, tunggu aku disana"
"hei tapi ilyas lagi tausiah di luar kota, mungkin dia akan tiba besok pagi"
"baiklah, segera tlpn alif agar bersiap untuk menikah hahahah" papa terlihat sangat senang sekali
"baiklah, aku akan segera mempersiapkan kedatanganmu dan calon mantuku, assalamu'alaikum" gus ilyas menutup telepon nya
"Waalaikumsalam" balas papa nadia
setelah itu papa nadia meminta sekertaris nya untuk mempersiapkan 2 tiket untuk ke Surabaya bersama nadia. dan memints bi sumi untuk mengemasi barang-barang nya dan segera membantu nadia bersiap.
___
di kamar nadia, nadia duduk di tepi kasur
*seperti nya papa memanfaatkan ku, ketika aku membuat kesalahan dan menyetujui perjodohan ku, papa langsung membawa ku ke Surabaya, apakah aku akan nikah disana. kayak nya ini tidak adil. aku harus bicara sama papa lagi. tapi.... tidak tidak tidak jika aku menolak ke Surabaya hari ini, maka aku akan menambah kemarahan papa. hmm... seharusnya aku tidak melakukan kesalahan tadi malam, mungkin tidak akan secepat ini.
"nona nadia.." bibi sumi menepuk pundak nadia dan membuyarkan lamunan nadia
"ehh.. iya bi, apakah papa sudah siap?" nadia kaget karena belum mengemasi barang-barang nya
"sudah non, mari saya bantu nona untuk bersiap."
"baiklah bi, ini bi masukan semua baju baju ini ke koper ya, nadia mau mandi" nadia langsung bergegas masuk kamar mandi
ko lama up nya...🙃🙃