NovelToon NovelToon
Hanya Ingin Bersamamu

Hanya Ingin Bersamamu

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:323.6k
Nilai: 5
Nama Author: Sri Hasnayani

Aisyah adalah seorang gadis yang pernah kecewa, pernah terluka, bertemu dengan seseorang pria tampan bernama Azzam kaya raya yang begitu mencintainya .

melalu proses ta'aruf mereka akhirnya menikah . Azzam selalu meletakkan kebahagiaan Aisyah di atas kebahagiaannya . cobaan silih berganti menerpa biduk rumah tangga mereka .

Mampukan mereka bertahan ?

Yuk kita ikuti alur ceritanya. !

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Hasnayani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 14 Dia lagi

Assalamualaikum "

"Waalaikumsalam "

Sambunga telpon terputus . Ahmad kembali mengecas ponsel Aisyah . Dan kembali duduk ngobrol lagi.

Malam itu Anisa ,Farhan dan Ahmad tidur di rumah sakit menemani Aisyah .Pak Sulaiman pulang bersama Pak Agus sopir pribadi Farhan , karena tidak di izinkan anak -anaknya untuk ikut tidur di rumah sakit .

Anisa memberikan 1 box berisi potongan pizza dan martabak ke Pak Agus agar bisa di nikmati dirumah .

Menjelang subuh tepat pukul 03.00 Aisyah terbangun , dia melihat Ahmad dan Abang Iparnya sedang tidur di sofa sedangkan kakaknya Anisa tertidur di kursi samping ranjang kepalanya bersandar diranjang Aisyah .

Aisyah ingin ketoilet, dia tidak tega membangunkan kakaknya , dengan sangat hati -hati dia mencoba turun dari ranjang , dengan tangan gemetar Aisyah menurunkan botol inpus dari tiangnya , karena salah memposisikan botol inpus saat mau ke toilet , mengakibatkan selang didekat jarum inpus yang tadinya berwarna bening berubah menjadi merah , membuatnya kaget , botol inpus yang dia pegang terjatuh ,membangunkan semua yang berada di ruangan itu .

Anisa dengan bergegas memopoh badan Aisyah yang hampir terjatuh didelan pintu toilet Ahmad dan Farhan juga mendekati Aisyah .

"Ya. Ampun mau ketoilet kah ? Kenapa gak bangunkan kakak ? Kata Anisa lalu menganbil botol inpus yang jatuh .

Aisyah hanya mengangguk. Rasa takutnya membuat dia tidak bisa berbicara hanya menunjuk selang jarum yang memerah.

"Ohh. Ini gak papa. Pegang botol inpusnya ditinggikan sedikit. Sini kakak bantu "Kata Anisa .

"Dek Aisyah. Gak papa my ,? Tanya Farhan pada Istrinya

"Gak papa by , Aby lanjut tidur aj " jawab Anisa

Anisa membantu adeknya masuk toilet Farhan kembali merebahkan badannya di sofa sedangkan Ahmad duduk di kursi yang Anisa duduki tadi menunggu keduanya keluar dari toilet .

Pintu toiket terbuka , Ahmad bergegas mendekati keduanya ikut membantu memopoh Aisyah kembali ke tempat tidur.

"kakak ambilkan minum ya ? Mau teh hangat atau air putih ? Tanya Anisa ketika Aisyah sudah duduk di tempat tidur

" Air putih aja. " jawab Aisyah

"Biar Abang ambilkan " kata Ahmad beranjak dari duduknya mengambilkan air putih untuk Aiisyah

Anisa tersenyum sambil mengelus kepala adiknya . Begitulah kedekatan mereka bertiga . Pak Sulaiman dan Bu Yani bisa dibilang orang tua yang sukses dalam mendidik anak - anak mereka .

Aisyah sangat bersyukur punya kakak -kakak seperti Anisa dan Ahmad yang begitu menyayanginya .

"Makasih ya " kata Aisyah dengan mata berkaca -kaca .

"Udah kewajiban kakak lho , untuk menjaga adiknnya " kata Anisa .melirik Ahmad .

Ahmad pun tersenyum .

"Ayah , pulangkah ? " tanya Aisyah

"Iya, Tadi kakak suruh pulang aja. " jawab Anisa

"Aisyah , udah mendingan ni , gak pusing lagi , bisa gak besok pulang aja "

Belum Anisa menjawab. Ahmad meraba kepala Aisyah tepat di tempat luka yang di perban sengaja agak di tekan , membuat Aisyah merasa gaka kesakitan

"Aduuuh. " pekik Aisyah

"Abang ! " tegur Anisa

"Masih sakit kan , berati belum bisa pulang "kata Ahmad

"Tapi jangan digitukan juga " balas Aisyah sambil mencubit lengan abangnya .

"eiii..sudah -sudah " kata Anisa melerai keduanya

"Kalau besok , sepertinya belum bisa dek , mungkin lusa baru bisa pulang . "jelas Anisa

"Tapi kelamaan biayanya semakin membengkak , kakak tau kan biaya yang harus dikeluarkan dengan fasilitas yang Aisyah tempati ini " kata Aisyah .

"Iya kakak tau "jawab Anisa

"Atau Aisyah di pindah aja keruangan yang biasa aja , " pinta Aisyah .

"Sebaiknya Aisyah diberitahu saja , dari pada dia mikir macem -macem " kata Farhan beranjak dari duduknya mendekati mereka bertiga , yang sejak tadi mendemgarkan obrolan mereka .

"Ada apa sich sebenarnya ?"

Ahmad dan Anisa saling pandang .Anisa memberi isyarat agar Ahmad saja yang bicara .karena Ahmad yang lebih tau ,

Ahmad menarik napas panjang. Apa yang dikatakan Farhan ada benarnya. Aisyah akan terus menanyakan , dia takut itu jadi beban pikiran Aisyah yang berdampak pada kesehatannya .

"Okey,,, Baiklah , kamu ingat gak siapa yang bawa kamu kesini " tanya Ahmad memulai pembicaraan .

"Abang. Adek kan pingsan. Mana dia tau ..."sela Anisa

Ahmad meletakkan jari telunjuk di depan bibirnya ,memberi isyarat kepada Anisa untuk membiarkan Aisyah mengingat -ingat kejadian kemaren .

Aisyah tampak sedang mengingat -ingat kejadian kemaren. Dia ingat sebelum dia pingsan wajah Azzam tampak jelas dihadapannya , begitu dekat karena saat itu Azzam sedang menggendongnya sebelum semuanya lenyap dari pandangannya .Tapi kenapa saat dia sadar .

"Hello...Gimana ? Koq malah bengong " tanya Ahmad lagi

"Emangnya kenapa sich ? Aisyah tambah bingung

"Orang yang bawa kamu kesini yang menjamin semua biaya perawatan kamu , dek " Jelas Ahmad

"Jadi Mas Azzam...."

"Iya,, "potong Ahmad

Ahmad lalu menceritakan semuanya . Aisyah seakan tidak percaya dengan apa yang di dengarnya .tapi itulah kenyataannya lelaki yang baru dikenalnya yang sudah berhasil mencuri perhatiannya , yang sudah membuatnya kemaren malam hampir tidak bisa tidur semalaman memikirkannya , kini mengajaknya ta'aruf . Rasa bahagia dan terharu menjadi satu , sehingga tanpa sadar air matanya menetes membasahi pipinya .

"Ais,,keputusannya ada di kamu , kamu yang jalani " kata Ahmad .

"Abang rasa , Azzam lelaki baik " tambah Farhan .

Koq nangis ? Kenapa ? tegur Ahmad melihat linangan air mata Aisyah .

"Aisyah , gak nyangka aja , padahal baru kenal kemaren " jawab Aisyah

"Kamu yang baru kenal dia ,tapi dia sudah lama kenal kamu ." kata Ahmad

"O ya...koq bisa ? Tanya Aisyah

"Kamu tanya aja dia nanti kalo sudah balik " jawab Ahmad.

"Balik , emang dia kemana ? "

"Cieh..cieh yang udah gak sabar pengen ketemu " Farhan mulai menggoda adik iparnya , membuat Aisyah tersipu malu .

"Apaan sich Bang " sahut Aisyah

"Azzam masih diluar kota lusa bilangnya baru balik " jelas Ahmad .

Mendengar perkataan Ahman Aisyah sedikit kecewa .

"jujur sama kakak , kamu juga punya rasa sama Azzam ? tanya Anisa yang sejak tadi diam memandangI Aisyah .

"Entahlah , " jawab Aisyah

"Jadi gimana , ta'arufnya di terima atau tidak ni " tanya Ahmad.

"hmmm , Mas Azzam kan ngomong mau ta'aruf Aisyah di depan ayah sama abang , jadi Aisyah belum bisa jawab " . Jawab Aisyah .

"Maksudnya ? Ahmad bingung ,

"Ais..akan kasih jawaban kalau Mas Azzam ngomong langsung didepan Ais " jawab Aisyah lalu menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya .

"Ooooo...itu to maunya ? Kata Anisa dengan nada meledek .

"Bisa ditebak , kalau keduanya sama-sama punya rasa yang sama " tambah Farhan

"Sepertinya begitu, semoga jodoh ya "lanjut Anisa .

"Amin " kata mereka serempak .

Obrolan mereka terhenti ketika suara azan sholat shubuh berkumandang . Mereka lalu bersiap melaksanakan sholat subuh berjamaah .

***

Mentari pagi mulai menampakkan sinarnya .Bu Yani tampak sibuk didapur dibanru mba Inah menyiapkan sarapan .

Diteras depan tampak Pak Sulaiman . Dia sedang menelpon Ahmad menanyakan keadaan Aisyah . Dia lega ketika mengetahui Aisyah sudah mulai membaik .

Ahmad juga menceritakan kalau mereka sudah memberitahu Aisyah tentang Azzam.

"Gimana tanggapan Ais "

"Sepertinya , Ais juga suka sama Azzam , yah "

"o ya ,,baguslah , jadi dia terima "

"Dia mau Azzam ngomong langsung didepannya "

"Ya., sudah . abang kabari aja Azzam "

"Iya , Yah "

Setelah menelpon Ayahnya , Ahmad pun menelpon Azzam . Ahmad menyampaikan apa yang di katakanAisyah , bahwa Aisyah mau Azzam mengatakan langsung didepannya .

"Iya ,bang , selesai urusan saya di sini saya segera pulang " jawab Azzam

1
Sum Arni
thor ko tega buat q sedih....mudah" han msih hidup cinta sejati nyx ...jgn pisah kan mereka author
Vivi Bidadari
Sebaiknya ga usah pake kata SAYA .. kan mereka sdh bersahabat sejak SMA kesannya jadi kaku gitu ada jarak
Citra Wati
apakah ini kisah nyata atau gmn ko sedih banhet sampai aku terisak sesak rasany dada ini..
Henii Muthmainah
cepet bngt tamat nya. trsentuh bngt baca nya dr awal smpai akhir.🥺
Henii Muthmainah
brhrap ada mujizat dari Allah.sedih bngt deh😭
Henii Muthmainah
mnyentuh bngt deh k hati😍
Henii Muthmainah
mas Azzam bisa aja ngmongnya "biar strong"🥰
Henii Muthmainah
Alhamdulillah....Aisyah udh ingat lg sama Azzam.....sllu smngt deh bcanya.😍
Farrel Hikaru
ka ngak buat noveltoon lagi , ini ceritanya ringan dan mudah di mengerti mungkin karna aku suka baca novel dri dulu
Oktavia
di cerita ini hp selalu klo ga ketinggalan kelupaan ya…. hari gini hp adalah hal yg sangat penting…. apalagi bagi pengusaha, hp selalu ada di sampingnya. ke culai di rumah pas sdh ama klrg. ga jelas nih cerita
Oktavia
krn keras kepala dan egois nya aisyah sendiri sih… sdh tau anak itu yg di nanti2 kan sok ga mau ngerepotin orng, pdhal kondisi kita beda dgn orng lain. ada yg mudah sok dipersulit. jd ga suka krn endingnya ga happy
Oktavia
kurang seru endingnya….. harusnya aisyah punya baby dulu kek pertama kd azam kan merasakan punya anak… setelah itu baru deh jika endingnya pd anak kedua azam meninggal. ini ga. nikah paling pertama… tapi pas anak lahir suami meninggal. miris bgt tau penulis
Oktavia
kaku aisyahnya…. kurang greget sama suami… manjanya dpt, harusnya utk pelayanan suami yg urusan lain juga paham lah
Oktavia
hambar ya hubungannya… aisyah terlalu kaku
Oktavia
vgampang bgt masuk keruangan bos…. utk persh besar susah loh
Oktavia
mibilnya kurang waw…..
Evi Ambon
sabar Azzam
Evi Ambon
heran aja cerita bagus dqn simpel gini g bertele2 ,kurang peminatnya
padahal bagus
Evi Ambon
bagus lo ini ceritanya
Evi Ambon
suka ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!